NovelToon NovelToon
Tanda Huruf 'S' & Misteri Kayu Ilegal

Tanda Huruf 'S' & Misteri Kayu Ilegal

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: kegelapan malam

Seorang pemulung menemukan jasad tanpa wajah di Kampung Kemarin. Hanya ada cincin bertanda 'S' dan sehelai kertas tentang "kayu ilegal" sebagai petunjuk.

Detektif Ratna Sari menyadari kasus ini tidak biasa – setiap jejak selalu mengarah pada huruf 'S': dari identitas korban, kelompok tersembunyi, hingga lokasi rahasia bisnis gelap.

Ancaman datang dari mana saja, bahkan dari dalam. Bisakah Ratna mengungkap makna sebenarnya dari 'S' sebelum pelaku utama melarikan diri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kegelapan malam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18 (eighteen)

Hujan rintik-rintik menyambut kedatangan sebuah bus antar-provinsi di Terminal Baranangsiang, Bogor. Di barisan kursi paling belakang, dua sosok dengan jaket hoodie kebesaran dan masker medis tampak tertidur lelap. Namun, di balik kelopak mata yang terpejam, indra Ratna Sari tetap terjaga sepenuhnya. Setiap langkah kaki penumpang yang naik atau turun, setiap suara radio dari warung pojok, ia rekam dengan presisi seorang jenderal.

"Duduk tenang, Teguh. Jangan menatap layar televisi itu," bisik Ratna tanpa membuka mata.

Di langit-langit bus, sebuah layar televisi tua menyiarkan berita darurat dengan tulisan besar berwarna merah: "PERBURUAN TERORIS: RATNA SARI & TEGUH PRATAMA - HIDUP ATAU MATI." Foto mereka berdua terpampang jelas, diambil dari arsip kepolisian yang kini dikhianati.

"Mereka menyebut kita pembunuh Mbah Mansur dan keluarganya, Bu," bisik Teguh, suaranya bergetar karena amarah yang tertahan. "Itu fitnah paling rendah yang pernah aku dengar."

Ratna mengepalkan tangannya di dalam saku jaket. Kabar itu seperti belati yang menusuk jantungnya. "Mereka ingin kita emosional, Teguh. Mereka ingin kita melakukan kesalahan. Kita harus tetap fokus. Tujuan kita adalah Panti Jompo 'Bina Kasih' di kaki Gunung Salak."

(Panti Jompo Bina Kasih: Sangkar Emas)

Berbeda dengan panti jompo pada umumnya, Bina Kasih terletak di sebuah kompleks mewah yang dikelilingi pagar beton setinggi tiga meter dengan kawat berduri di atasnya. Di depan gerbang, dua penjaga berseragam safari berdiri dengan sikap tegap yang tidak bisa menyembunyikan latar belakang militer mereka.

"Ini bukan panti jompo. Ini penjara dengan kedok fasilitas medis," gumam Teguh saat mereka mengintai dari balik rimbunnya pohon pinus di seberang jalan.

Ratna mengeluarkan teropong kecil. "Lihat di balkon lantai dua, sektor sayap barat. Itu ibuku."

Seorang wanita paruh baya dengan rambut yang hampir seluruhnya memutih duduk di kursi roda, menatap kosong ke arah hutan. Itu adalah Sarah, wanita yang sepuluh tahun lalu dinyatakan tewas dalam kecelakaan mobil yang aneh.

"Bagaimana kita masuk? Penjaganya terlalu banyak," tanya Teguh.

"Kita tidak masuk lewat gerbang," jawab Ratna. Ia melihat sebuah mobil boks pengantar tabung oksigen yang sedang bersiap masuk. "Ingat pelajaran infiltrasi tingkat tiga? Kita akan menjadi bagian dari oksigen mereka."

(Infiltrasi: Di Dalam Jantung Musuh)

Dengan gerakan yang senyap dan cepat, mereka berhasil menyelinap ke bagian bawah mobil boks saat penjaga sedang memeriksa manifest. Begitu mobil parkir di area bongkar muat, Ratna dan Teguh segera memisahkan diri, bergerak di antara bayang-bayang lorong rumah sakit yang berbau karbol.

Ratna sampai di depan pintu kamar 204. Jantungnya berdegup kencang sesuatu yang jarang ia rasakan bahkan saat dikepung peluru. Ia memutar knop pintu perlahan.

Di dalam, Sarah masih duduk diam. Saat Ratna mendekat, Sarah tidak menoleh, namun bibirnya bergerak pelan, menggumamkan barisan angka yang terdengar seperti rintihan.

"Ibu?" bisik Ratna pelan.

Sarah tersentak. Bahunya menegang. Ia perlahan memutar kursi rodanya. Matanya yang sayu menatap Ratna, namun tidak ada pengenalan di sana. Hanya ada ketakutan yang mendalam.

"Sembilan... empat... tujuh... nol... delapan..." gumam Sarah terus-menerus.

"Ibu, ini aku. Ratna," Ratna berlutut di depan ibunya, menggenggam tangan wanita itu yang terasa sangat dingin.

Sarah berhenti bergumam. Ia menatap lekat-lekat wajah Ratna. Tiba-tiba, ia menarik tangannya dengan kasar dan mulai berteriak tanpa suara, menunjuk ke arah cermin besar di dinding kamar.

"Hati-hati dengan bayangan! Bayangan itu adalah S!" teriak Sarah tiba-tiba dengan suara serak.

Teguh, yang berjaga di depan pintu, segera masuk. "Bu, ada gerakan di lorong! Pasukan Black Cobra sudah sampai di gedung ini. Mereka tahu kita di sini!"

Ratna menyadari sesuatu yang mengerikan. Cermin di dinding itu bukan sekadar cermin; itu adalah kaca dua arah. Siska dan timnya telah menonton setiap gerakan mereka sejak mereka menginjakkan kaki di ruangan ini.

"Ibu, kita harus pergi!" Ratna mencoba mengangkat ibunya, namun Sarah justru memberikan sebuah benda kecil yang disembunyikan di balik bantalnya. Sebuah liontin perak berbentuk jantung yang di tengahnya terdapat ukiran mikro.

"Kuncinya... bukan di komputer," bisik Sarah, kali ini suaranya terdengar sangat jernih dan berwibawa, sisa-sisa dari kecerdasannya sebagai ahli sandi negara kembali muncul sekejap. "Kuncinya ada di dalam darah kita, Ratna. Project Hydra hanya bisa dihentikan oleh DNA garis keturunan asli. Larilah!"

Tepat saat itu, pintu kamar diledakkan. Siska melangkah masuk, kali ini dengan baju zirah taktis dan masker gas. Di tangannya, ia memegang sebuah peluncur gas tidur.

"Reuni keluarga yang sangat mengharukan," suara Siska terdistorsi oleh masker. "Sayangnya, ini adalah kunjungan terakhirmu, Detektif."

1
Valencia
duh semoga aja gak ketahuan tempat persembunyian ratna sama teguh
Valencia
Alhamdulillah teguh bisa menyelamatkan cucu dan menantu mbah teguh
Valencia
Semoga Ratna berhasil, dan teguh juga bisa menyelamatkan cucu mbah teguh
Valencia
betul apa yang di katakan teguh, soal nama baik masih bisa di kemudian hari, yang terpenting kalian semua memegang kunci kebenaran
Valencia
Wah komisaris yang kek gini nih perlu di musnahkan penghianat negara, masak udah tau salah malah di lindungi
Valencia
Waduh mbah mansur di jadikan sandra sebenarnya siapa S dan kenapa komisaris bambang sepertinya dekat sama sindikat2 itu
Valencia
Sepertinya komisarisnya ada sangkut pautnya nih, gak mungkin kan masalah sebesar ini diam
Valencia
Wah siapa kira yang membunuh, apa korbannya seorang pekerja atau seorang lawan sesama mafia kayu
❤️⃟Wᵃf🤎M𝐀⃝🥀MIˢ⍣⃟ₛ §͜¢☘𝓡𝓳
bikin tegang dan bikin penasaran saja apa yang akan ratna lakukan🤔
❤️⃟Wᵃf🤎M𝐀⃝🥀MIˢ⍣⃟ₛ §͜¢☘𝓡𝓳
akhirnya selamat tapi tantangan masih di depan mata masih perlu banyak perjuangan
❤️⃟Wᵃf🤎M𝐀⃝🥀MIˢ⍣⃟ₛ §͜¢☘𝓡𝓳
ratna semoga bisa ketemu kode yang di berikan ibunya aihhh othor pinter amat bikin readers tegang
❤️⃟Wᵃf🤎M𝐀⃝🥀MIˢ⍣⃟ₛ §͜¢☘𝓡𝓳
si buta mengorbankan diri demi negara sungguh kehormatan bagi si buta, ternyata ibu nya ratna menghilang masih hidup
❤️⃟Wᵃf🤎M𝐀⃝🥀MIˢ⍣⃟ₛ §͜¢☘𝓡𝓳
sungguh sangat menegangkan mereka menghadapi penjahat yang sangat susah di Lumpuhkan penuh dengan bahaya
❤️⃟Wᵃf🤎M𝐀⃝🥀MIˢ⍣⃟ₛ §͜¢☘𝓡𝓳
masih banyak misi yang harus ratna perjuangan ini sudah masuk internasional terlalu bahaya
❤️⃟Wᵃf🤎M𝐀⃝🥀MIˢ⍣⃟ₛ §͜¢☘𝓡𝓳
pintar sekali ya siska para penjahat benar-benar cerdik semoga ratna bisa keluar dan selamat
❤️⃟Wᵃf🤎Vella☘𝓡𝓳●⑅⃝ᷟ◌ͩѕ⍣⃝✰
benar keluarga memang harus tau terlebih itu istrinya
❤️⃟Wᵃf🤎M𝐀⃝🥀MIˢ⍣⃟ₛ §͜¢☘𝓡𝓳
waduh ketahuan semoga mereka bisa keluar mereka dalam bahaya
❤️⃟Wᵃf🤎Vella☘𝓡𝓳●⑅⃝ᷟ◌ͩѕ⍣⃝✰
kenapa komandan bersikap begini harusnya ikut andil dalam menyikapi masalah bukan malah marah2
❤️⃟Wᵃf🤎Vella☘𝓡𝓳●⑅⃝ᷟ◌ͩѕ⍣⃝✰
waduh niat mencari untuk bisa menghasilkan makanan malah menemukan mayat
❤️⃟Wᵃf🤎M𝐀⃝🥀MIˢ⍣⃟ₛ §͜¢☘𝓡𝓳
parfum nya kok sama wanginya tanda apa ya itu aihhh othor bikin penasaran sama tanda S itu🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!