NovelToon NovelToon
Bangkitnya Permaisuri Yang Tersakiti

Bangkitnya Permaisuri Yang Tersakiti

Status: tamat
Genre:Pembaca Pikiran / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh / Reinkarnasi / Dokter Genius / Mengubah Takdir / Agen Wanita / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: inda

Yulia Lingga gadis berusia 25 seorang tentara wanita yang meninggal karena kucing hitam dan masuk kejurang.

Yulia meninggal lalu melintasi waktu dan memasuki tubuh seorang permaisuri yang di meninggal di hari pernikahan karena penghianatan suaminya yang menikahi wanita lain di hari pernikahan nya

Bagaimana kelanjutan kisah mereka, apa Yulia bisa membalaskan dendam sang permaisuri atau iya tidak bisa menerima perpindahan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon inda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Setelah mengurusi pedang selesai Yuan dan Ning pamit pada pria tua itu untuk pergi.

Setelah mendapatkan nasehat dari pria itu Yuan dan Ning pun benar benar pergi dari sana.

Baru beberapa langkah mereka melangkah tempat yang baru di datangi mereka pun menghilang.

"Jie jie rumah itu menghilang?" tanya Ning

"Iya... Mungkin tugasnya selesai dan ia bisa pergi dari sini" Jawab Yuan

"Ayo kita pergi, setelah ini kita bersiap untuk pergi menuju kota kekaisaran, aku ingin mengikuti kompetisi itu" ujar Yuan

"Baik jie jie, aku sudah tidak sabar untuk pergi kesana dan mengubah hidup kita lebih baik lagi, aku ingin Jie jie menjadi terkenal agar keluarga jie jie yang jahat itu tau bagaimana kehebatan jie jie dan membuat mereka semua menyesal" ujar Ning penuh semangat

"Ya tentu saja kita akan buat orang orang yang tidak menginginkan kita menjadi menyesal" jawab Yuan

Tidak lama akhirnya mereka pun sampai di penginapan, baru saja mereka sampai mereka melihat sebuah keributan di depan penginapan.

"Ning ayo kita lihat ada apa itu " ajak Yuan

"Baik jie jie" jawab Ning

Di depan penginapan terlihat seorang ibu ibu manangis dan memohon pada seorang wanita yanga dan di depanya.

"Nona tolong selamatkan putri saya, dia sedang sakit parah semua tabib di sini sudah pergi menuju Kekaisaran, dan orang orang bilang anda adalah tabib yang hebat jadi mohon selamatkan putri saya" tangis seorang ibu

Sedangkan wanita yang di sebut tabib itu berdiri dengan angkuh dan tidak sedikitpun merasa iba ia justru seperti di atas angin.

"Aku sudah bilang penyakit putrimu sangat parah dan harus segera di obati jika ingin di obati kau harus menyiapkan uang 100 keping emas maka aku akan menyembuhkan putrimu, tidak ada yang murah" jawab wanita itu dengan sombong.

Semua yang mendengar itu sangat shock, dengan biaya pengobatan itu.

"Nona tolong kasihani kami, kami bahkan tidak memiliki satu koin perak pun" jawab ibu itu.

"Cih... Jika kau tidak punya uang mati saja, tidak perlu di obati tunggu ajal menjemput putrimu, menyusahkan saja" hina wanita sombong itu.

Yuan yang mendengar itu sangat geram, ia lalu mendekati anak yang terbaring di atas bambu di depan penginapan itu tanpa banyak bicara.

Ia memeriksa denyut nadi gadis kecil itu, lalu ia pun tau apa yang di derita gadis kecil itu saat ini.

Dengan cepat iya menusukkan satu jarum di leher belakang gadis kecil itu, setelah itu ia pun memberikan sebuah pil kecil berwarna merah pada gadis kecil itu, tidak lama kemudian Yuan pun mencabut jarum dari leher gadis kecil itu dan pengobatan pun selesai.

Ibu suri Niang

"kenapa berhenti bicaranya apa kau sudah selesai bicara, jika belum lanjutkan lah aku ingin tahu apalagi yang ingin kau ucapkan. Apa kau benar seorang tabib jika kau benar-benar seorang tabib berarti kau tidak pantas untuk mendapatkan gelar seorang tabib. Karena seorang tabib akan segera menyelamatkan nyawa seseorang tanpa memikirkan biayanya terlebih dahulu" Ujar Yuan dengan dingin

"Lalu apa yang kau lakukan mencerminkan jiwa seorang tabib, jawabannya tentu tidak. kau belum sempat memeriksa tapi sudah mematok harga yang di luar nalar Kau sangat sombong kau pikir hanya kau yang seorang tabib di dunia ini hingga kau memberi harga mahal" marah Yuan lagi

" Aku ingin tahu seberapa besar kemampuanmu hingga membuatmu menjadi wanita yang sombong dan besar kepala" ujar Yuan lagi dengan pandangan menusuk.

"Dan untukmu Ibu kenapa engkau harus selalu memohon seperti itu kepada sesama manusia dia bukan dewa yang bisa menentukan hidup dan mati seseorang. Dia juga manusia biasa hanya memiliki kepintaran di dunia pengobatan, tapi apa gunanya Dia memiliki itu jika dia memiliki sifat yang sombong dan serakah"Ujar Yuan pada ibu gadis kecil itu

"Aku jadi penasaran apa niat dia menjadi tabib, Jika dia ingin menjadi tabib sesungguhnya dia tidak akan memikirkan bayarannya yang terpenting bagaimana caranya dia bisa menyelamatkan nyawa seseorang" tanya Yuan dengan pandangan menusuk.

"Ibu kembalilah ke rumah bahwa putrimu dia sudah baik-baik saja dan ambillah pil Ini berikan padanya keesokan harinya karena dia baru saja meminum pil penyembuh dan lihatlah dia sudah baik-baik saja hanya tinggal pemulihan agar benar benar sehat" jelas Yuan

"Apa bagaimana bisa.... Tidak mungkin kau Asti menipu" seru wanita sombong itu

"Kenapa apa kau terkejut,dasar bodoh" ejek tuan

"Benarkah nona putriku sudah baik-baik saja, nona terima kasih... terima kasih... Atas kebaikan nona, bagaimana aku harus membalas kebaikan nona. Terima kasih nona" seru ibu itu dengan menangis haru.

"Ibu bangunlah jangan seperti ini engkau lebih tua dariku cepat bangun segeralah pulang kondisi putrimu masih lemah karena baru saja melewati masa sulitnya dia masih butuh istirahat jadi pulanglah" seru Yuan lalu membantu ibu itu yang masih menangis haru melihat putrinya sudah sadar.

"Sekali lagi terima kasih nona, kami akan pamit pulang dulu" ucap wanita itu yang sangat antusias atas kesembuhan sang putri.

Setelah kepergian ibu itu Yuan pun menghadap wanita sombong tadi.

"Mau pergi ke mana kau Aku belum selesai denganmu Aku akan memberikan hadiah untuk mu jika kau memang hebat lakukanlah untuk menyelamatkan hidupmu. Tapi jika kau tidak sanggup kau harus berlutut di depan ibu tadi seperti ia berlutut di di depanmu tadi ia memohon maaf lah padanya dengan tulus, Maja kau akan mendapatkan penawar itu dengan sendirinya" ujar Yuan santai.

"Tapi jika kau tetap keras kepala dan tidak menyesali perbuatan mu maka kau akan merasakan sakit yang luar biasa. Kau hanya punya waktu 2 bulan" ucap Yuan dan berlalu pergi dari sana.

Sedangkan gadis itu yang dari tadi mulutnya terkunci mulai bisa bicara tapi bukan ucapan yang di dengan dari mulutnya tapi sebuah teriakan kuat karena kesakitan.

"Ahrkkkk... Ahrkkkk... Ahrkkkk... Sakit, tolong aku" teriakan itu terdengar sangat kuat lalu wanita itu jatuh pingsan.

Sedangkan semua orang merasa sangat shock melihat semua kejadian itu.

Sedangkan Yuan saat ini sudah berasa di dalam kamar bersama Ning.

"Ning ayo cepat berbenah kita akan pergi sekarang juga" ujar Yuan

"Nona sebaiknya nona gunakan teleportasi agar cepat sampai di kota kekaisaran, karena jika dilalui dengan menggunakan kuda Nona akan sampai di sana lusa dan itu akan membuat anda tidak bisa mengikuti kompetisi itu" jelas Long Wei

"Benarkan... Jika begitu baiklah aku akan menggunakan teleportasi saat sudah keluar desa ini, karena aku butuh kusaku" jawab Yuan

"Benar nona, jika begitu pergilah sekarang karena perjalanan menuju luar kota hujan ini memerlukan waktu tiga pembakaran dupa" jelas Long wei

"Baiklah kami juga sudah siap dan akan pergi sekarang, terima kasih sudah memberi tau ku hal ini" Yuan

"Sama sama nona" jawab long Wei

Setelah itu Yuan pun keluar dari penginapan, dan mengambil kuda mereka.

Mereka pergi dengan cepat agar tidak ada masalah, Mereka pergi keluar keluar kota hujan tanpa hambatan setelah perjalanan cukup lama akhirnya mereka sudah keluar dari kota hujan.

"Ning ayo ke ujung sana lalu pegang tangan ku erat erat lalu pejamkan matamu, sebelum aku meminta mu untuk membuka mata jangan pernah membuka matamu, jika tidak kau pasti akan menyesal. apa kau mengerti?" tanya Yuan

"Baik jie jie aku mengerti" jawab Ning

Bersambung

1
umi istilatun
👍
Hariyanti
aku suka ceritanya.menarik dan menghibur 👍
panjul man09
sukaa ceritanya
ahyuun.e
Thanks author sudah merampungkan ceritanya keren. Ditunggu kisah kaisar mudanya kan belum nikah 🤣
Rahima Nurlaela
Luarrr Biasaaa
Ummi Nurul
sangat menarik ceritanya
ahyuun.e
long we kolong wewe 🤣🤣🤣
Memyr 67
𝗋𝖺𝗃𝖺 𝗄𝗈𝗄 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀. 𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝖽𝗂𝗌𝖾𝗅𝗂𝖽𝗂𝗄𝗂 𝖻𝖾𝗇𝖺𝗋, 𝗐𝖺𝗇𝗂𝗍𝖺 𝗒𝗀 𝗆𝖾𝗇𝗈𝗅𝗈𝗇𝗀𝗇𝗒𝖺 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝗒𝗎𝖺𝗇 𝗅𝗂𝗇𝗀? 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗌𝖺𝗅𝖺𝗁, 𝗍𝗂𝗇𝗀𝗀𝖺𝗅 𝗇𝗒𝖾𝗌𝖾𝗅
Ade Irma
ceritanya bagus..tapi perlu edit lagi huruf2 nya ya Thor..
hmmmm
woahh yuan keren 😁😂
Hasna Nursyafah
wow...yuan...😁
Nurul Fatimah
aduh Thor suka salah ketik, di koreksi lagi Thor tulisannya👍
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "Parting Smile" ya, siapa tau Kaka suka.
insyaallah seru ko... xixi
di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
Fanny Puspita
karya yang luar biasa
Bunga Cahaya
salah pilih kawan 🤭
Wahyune Puzzme
pokok padamu thor
$ᑕĥ¡ẓน𝕣υ: Baca karyaku juga kak. Judulnya 'Reinkarnasi Sima Yi'

Sima Yi berjalan tanpa arah, matanya menyapu aktivitas orang-orang di sekitarnya. 'Apa yang harus kulakukan sekarang? Aku bahkan tak punya sepeser perunggu pun…' batinnya, diiringi desahan kasar dari bibirnya.

Langkah Sima Yi seketika terhenti oleh suara serak seseorang. "Jiwa yang menanggung siksaan kelam itu… telah kembali!"

"Anak muda… atau haruskah aku memanggilmu senior…?" Seorang pengemis tua dengan punggung yang terbungkuk duduk di pinggir jalan.

Semoga suka/Smile/
total 1 replies
Khaslana
Bagus banget kak🫶,boleh gak mampir punyaku🙏
Khaslana
Bagus banget kak🫶,boleh gak mampir punyaku🙏
De_Rin
istana kaki?
Mariatul
🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!