NovelToon NovelToon
Little Tiger : Harga Sebuah Penolakan

Little Tiger : Harga Sebuah Penolakan

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Fantasi Wanita / Persaingan Mafia
Popularitas:8k
Nilai: 5
Nama Author: linda huang

Kisah Shen Xiao Han dan Colly Shen adalah kelanjutan dari Luka dari Suami, Cinta dari Mafia, yang menyoroti perjalanan orang tua mereka, Holdes Shen dan Janetta Lee.

***

Shen Xiao Han dan Colly Shen, putra-putri Holdes Shen dan Janetta Lee, mewarisi dunia penuh kekuasaan dan bahaya dari orang tua mereka, Holdes dan Janetta.

Shen Xiao Han, alias Little Tiger, menjadi mafia termuda yang memimpin kelompok ayahnya yang sudah pensiun—keberanian dan kekejamannya melebihi siapa pun. Colly Shen, mahasiswi tangguh, terus menghadapi rintangan dengan keteguhan hati yang tak tergoyahkan.

Di dunia di mana kekuasaan, pengkhianatan, dan ancaman mengintai setiap langkah, apakah mereka akan bertahan atau terperangkap oleh bayangan keluarga mereka sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Di seberang jalan butik, di balik kaca mobil berwarna gelap, seorang pria duduk diam sambil menatap ke arah dalam toko.

Boby.

Tatapannya tajam, penuh kebencian yang terpendam rapat. Dari sudut pandangnya, ia bisa melihat Colly duduk di sofa bersama ibunya—tertawa kecil, wajahnya polos, sama sekali tak menyadari bahwa dirinya kini telah masuk dalam bidikan maut.

“Jadi ini Colly Shen…” gumam Boby pelan.

“Adik kesayangan Shen Xiao Han.”

“Kau hidup terlalu nyaman,” bisiknya dingin.

“Belanja, tertawa, dikelilingi kasih sayang. Aku tidak akan membunuhmu sekarang,” lanjutnya dalam hati. “Terlalu cepat.”

Tatapan itu berubah gelap.

“Aku ingin kedua orang tuamu dan kakakmu melihat… merasakan… bagaimana rasanya kehilangan.”

Ia mengeluarkan ponsel, memotret butik dari kejauhan—cukup satu foto Colly yang terlihat jelas di balik kaca.

“Langkah pertama sudah dekat,” gumamnya.

Mesin mobil dinyalakan perlahan, lalu kendaraan itu bergerak menjauh tanpa menarik perhatian siapa pun.

Di dalam butik, Colly masih tersenyum ceria.

Janetta masih berbincang hangat.

Jacky masih memasang wajah ramah.

“Jacky, keluargamu menjalankan bisnis apa?” tanya Janetta sambil menyesap minuman di cangkirnya.

“Kedua orang tua saya telah meninggal,” jawab Jacky dengan nada sopan dan tenang. “Saya dibesarkan oleh paman saya. Saat ini beliau berada di luar negeri.”

Janetta menatapnya lebih saksama.

“Tidak mudah tumbuh tanpa orang tua,” ucapnya lembut. “Siapa nama pamanmu? Apakah beliau juga seorang pebisnis?”

“Paman saya hanya pebisnis biasa,” jawab Jacky singkat. “Tidak banyak yang mengenalnya.”

“Sudah lama belajar di Yang Jing?” tanya Janetta lagi.

“Belum lama, Bibi,” jawab Jacky. “Saya ingin mencoba hidup mandiri, tanpa bayang-bayang paman saya.”

Janetta mengangguk pelan, lalu menatap Colly dan Jacky bergantian.

“Sepertinya kau dan putriku cukup dekat,” katanya tiba-tiba. “Apakah kau menyukainya?”

Pertanyaan itu membuat Colly dan Jacky sama-sama terkejut.

“Ma!” Colly spontan berdiri. “Jangan salah paham. Aku dan Jacky tidak punya hubungan istimewa.”

Janetta tersenyum tenang.

“Tentu Mama tahu,” katanya lembut. “Mama hanya ingin tahu isi hati Jacky.”

Jacky tersenyum tipis, lalu menjawab dengan hati-hati.

“Bibi, aku dan Colly hanya teman. Jika Bibi tidak keberatan, aku ingin menjadi teman baiknya.”

“Mana mungkin Bibi keberatan,” jawab Janetta ramah. “Memiliki kakak kelas yang baik untuk putriku tentu membuatku senang.”

Jacky kemudian bangkit.

“Bibi, Colly, aku harus pamit. Malam ini aku harus masuk kerja.”

“Baik,” ujar Janetta. “Jika ada waktu, silakan datang lagi.”

Setelah Jacky pergi dan butik kembali sepi, Colly menoleh pada ibunya.

“Ma, kenapa Mama bertanya hal-hal aneh tadi?” tanya Colly. “Ke depannya aku akan canggung dengannya.”

Janetta meletakkan cangkirnya perlahan.

“Sayang, apakah seorang pria mencintaimu atau tidak, bisa dilihat dari tatapannya,” ucapnya pelan. “Jacky Yin tidak jujur sejak pertama kali masuk.”

Colly terdiam.

“Itu artinya kau harus berhati-hati,” lanjut Janetta. “Tapi jangan sampai dia tahu.”

“Maksud Mama… dia bukan orang baik?” tanya Colly pelan.

Janetta menatap putrinya penuh arti.

“Bukankah kau sendiri sudah bisa menebaknya?”

Colly mengangguk.

“Iya, Ma. Aku juga curiga sejak awal. Dia mendekatiku terlalu tiba-tiba. Saat aku diserang, dia muncul menolong—terlalu tepat waktunya.”

Janetta menarik napas pelan.

“Kakakmu sudah menceritakan kejadian itu pada Mama. Mama yakin preman-preman itu adalah suruhannya. Setelah itu, dia berpura-pura menjadi pahlawan agar kau percaya padanya.”

“Pantas saja mereka menghilang,” gumam Colly. “Sampai sekarang tak ada jejak sama sekali.”

“Tenang,” ujar Janetta tegas. “Kakakmu pasti akan menemukannya.”

Ia menggenggam tangan Colly erat.

“Ingat baik-baik, latar belakang Jacky Yin belum diketahui. Semakin sulit seseorang ditelusuri, semakin berbahaya dia. Papamu punya banyak musuh. Kita tidak tahu Jacky Yin anak siapa… dan sangat mungkin, itu bukan nama aslinya.”

***

Jacky Yin kembali ke apartemennya. Pintu tertutup pelan di belakangnya, dan keheningan langsung menyelimuti ruangan. Ia melempar jasnya ke kursi, lalu duduk santai di sofa, menatap kosong ke arah jendela besar yang memperlihatkan gemerlap kota.

“Janetta Lee…” gumamnya pelan.

Sudut bibirnya terangkat tipis.

“Wanita itu memiliki tatapan yang tajam. Sulit ditebak.”

Ia menyandarkan kepalanya, mata menyipit penuh perhitungan.

“Holdes Shen benar-benar beruntung memiliki istri yang cerdas.”

Namun senyum itu berubah dingin.

“Tapi semakin cerdas seseorang, semakin berbahaya,” lanjutnya lirih. “Dan justru itu yang membuatnya layak menjadi sasaran pertama.”

Jacky tertawa kecil, tanpa emosi.

“Hari ini baru permulaan.”

Ia meraih segelas air, meminumnya perlahan.

“Jika aku menyentuh Janetta lebih dulu… reaksi apa yang akan ditunjukkan Shen Xiao Han?”

Tatapannya mengeras.

“Setelah itu, barulah giliran Colly Shen.”

Ia teringat kembali senyum Janetta di butik, keramahan yang tampak tulus.

“Menarik… Janetta sudah cukup percaya padaku hanya dengan beberapa kalimat.”

Jacky menghela napas puas.

“Sepertinya aktingku bekerja dengan sangat baik.”

Ia bangkit berdiri, menatap bayangannya sendiri di kaca jendela.

“Tenang saja, keluarga Shen,” bisiknya dingin.

“Permainannya baru saja dimulai.”

"Holdes Shen, istrimu yang cantik itu akan menjadi sasaran utamaku," gumamnya.

1
Tiara Bella
wah penuh misteri ini propesor Zhou...
Tiara Bella
bagus ceritanya aku suka.....
Tiara Bella
bakalan pada kapok ini mah yg mengusik keluarga mafia satu ini.....
Tiara Bella
gk bisa berkata² aku....mafia dilawan
Bonny Liberty
situ emang orang tua ODGJ,👿
Maria Mariati
hellehhh udah ke tepi jurang ga jadi lahhh,balik lagi takutt ga bisa naik lagi,udah emosi sama authorr masa bikin mafia pekok main perempuan 🤣🤣🤣
Pikachu: 😅😅😅😅😅😅😅😅😅
total 1 replies
Tiara Bella
plot twist bngt aku suka.....diluar dugaan semua 😍💪
Tiara Bella
siapa yg dimaksud kakak....masa Jacky
Ayu lestari Ayu
sengaja baru baca ceritanya, nunggu episode banyak dulu baru baca,,, ceritanya GK kalah menarik dari yg season 1,,,😘
Bonny Liberty
kamu kira wanita itu apa😏merendahkan diri sendiri,spek Nyonyah besar aja bisa di duain, apa lagi bocil modal ngangkang doang 👿🤪🤭
Maria Mariati
kapokkkk ,baru nyesel kan telattttt 🤣🤣🤣
Mineaa
bravo mommy janetta........💪
Bonny Liberty
kaga usah di pikir,tar pala loe meledak ga kuat mikir perang elit...sok..sokkan nantangin👿👿👿🤪😏
Bonny Liberty
sudah kebayang kaga kalau harga dirimu sudah kaya penyedap rasa saset 😏🤪👿
Maria Mariati
masuk kandang singa semua 🤣🤣🤣
Inez Putri
menarik. br pertm q baca peran utama cwok,selingkuh. biasa akan bucin. apa lg dl mendptkannya,memperjuangkan menentang smua klan. apakah ada peran cwok utama yg akan muncul.
Maria Mariati
bocah ,singa di lawan,makan tuhh mangsamu janete,bodoh tuh anak,mana ada laki2 udah di bayar trus di nikahin,hehhhh bodoh
Bonny Liberty
badan sih kaga tapi ❤️‍🩹😏
Bonny Liberty
kaga perlu mengaum mba,cukup main cakar,sepi,tiba - tiba /Skull//Chuckle/
Bonny Liberty
kan ga kepikiran sampe situ,cuman mikir sampe dalam rok doang🤪 yang penting aku😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!