NovelToon NovelToon
Anak Kembar Sang Mafia

Anak Kembar Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / One Night Stand / Single Mom / Anak Kembar / CEO / Hamil di luar nikah / Chicklit
Popularitas:232.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: Miss AL

Derasnya hujan malam ini, seorang gadis yang sedang merenungkan nasibnya sekarang, air mata terus berjatuhan tak ada niatan untuk di hentikan, bibirnya mengatup hanya ada isakan yang terdengar, matanya hanya tertuju pada satu benda dan kertas foto persegi kotak di tangannya dan seluruh tubuhnya bergetar hebat "Apa, yang harus aku lakukan." Jeritnya pilu.

Keputusan apa yang akan ia pilih. melepas atau menerimanya dan pergi menjauh ia butuh ketenangan.

Dan apa jadinya saat kehidupannya sudah tenang seolah olah takdir sedang mempermainkannya.

Ini tantangan hidup apakah ia bisa melawan traumanya karena masa lalu ataukah ia akan menemukan takdirnya bersamaan kembalinya dia dan orang orang masa lalu yang mulai hadir.


Heyy buat para reader semoga suka karena karya ini asli hasil imajinasi sendiri NO PLAGIAT NO CURI² MILIK ORANG LAIN, murni hasil berpikir sendiri 😁.

selamat membaca 💞

salam dari Author 💋😻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss AL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AKSM 18

Sedangkan di bagian luar mereka sedang asik terlibat pembicaraan yang serius yang ternyata sedang menggosipkan Yashica.

"Eh eh kalian mau tau sesuatu gak?" Ucap waitress satu.

"Apa?" Tanya waitress dua dan tiga.

"Tadi waktu dari gudang aku sempat masuk ke toilet, kalian tau gak? Tanyanya.

"Ya gak tau lah, kau saja belum ngasih tau," Jawab waitress dua.

"Tadi aku lihat di dalam toilet ada Yashica sama mbak Rahma dan yang muntah muntah itu Yashica tau," Ucap waitress satu.

"Ya terus kenapa? Orang muntahkan bisa saja karena sakit, masuk angin atau salah makan," Ucap waitress tiga.

"Iya ih, kamu mah aneh aku kira berita heboh apa?" Ucap waitress dua.

"Ihhhh emang berita heboh tau...,"Kesel waitress satu.

"Emang ada berita heboh apa? Tanya Desi yang tiba tiba nimbrung. Desi memang sedari tadi menguping pembicaraan sesama rekannya itu karena rasa keponya yang sangat tinggi, akhirnya ia tak tahan juga ingin tau kenapa Yashica bisa muntah muntah.

"Itu loh... waktu aku di toilet gak sengaja melihat Yashica muntah tapi yang di muntahin itu bukan makanan tapi cairan kuning macam orang lagi hamil ajah," Ucapnya julid.

"hus, gak boleh berprasangka buruk gitu, siapa tau dia punya sakit lambung," Ucap waitress tiga.

"Gak mungkinlah kalo punya penyakit lambung, buktinya selama ini dia kerja yang kita lihat baik baik ajah tuh gak ada muntah,"

"Iya juga ya...," Ucap waitress dua.

"Bisa jadi, lagi pula kita gak ada yang tau di luar sana dia seperti apa dan pula dia punya pekerjaan lain selain cafe ini, kalian juga tau bukan gaji menjadi waitress berapa bukan? Ucap Desi menambahi bara api.

"Betul itu, selama ini kita sudah tertipu dengan wajah sok polosnya eeehh ternyata," Ucap waitress satu julid.

"Iya yah, iihhh ngeri ternyata diam diam, gak nyangka aku tuh," Ucap waitress dua yang masih gak nyangka.

Sedangkan Desi mulai membentuk senyuman menyeringai karena berhasil menghasut dua teman kerjaanya untuk tidak menyukai Yashica. Dari awal Yashica bekerja Desi memang sudah tidak menyukainya karena menurutnya Yashica sudah merebut posisinya dan Yashica adalah ancaman untuknya dia selama ini tidak bertindak jauh karena ada dua orang sepasang manusia yang melindunginya.

"Sudah ku bilang jangan berprasangka buruk dulu, kalo ternyata bukan gimana? Yang ada kalian sendiri nanti yang malu. Kita jangan menilai seseorang dari luarnya aja," Ucap waitress tiga dengan bijak.

"Halah sok bijak lo, entar kalo tenyata benar dia hamil, gue yakin lo juga bakal ikutan ngejulid juga," Ucap waitress dua mencibir.

Saat mereka masih berkumpul di saat jam kerja mau di mulai tiba tiba ada suara berat dari arah belakang mereka.

"Kalian saya gaji bukan buat menggosip, kalo kalian sudah bosan kerja di sini silahkan ajukan surat resign di meja saya," Seru suara bernada dingin itu.

mereka berempat serempak membalikan tubuh dimana asal suara itu setelah berbalik sempurna kepala mereka yang tegak berdiri seketika itu langsung menunduk setelah tau siapa yang menegur mereka. Di antara mereka berempat tiada yang berani membuka suara satu pun, kembali kepala semakin di tundukan karena tatapan tajam sang pemilik cafe sangat menusuk sekali.

"Saya tidak menyangka ternyata memelihara seorang karyawan yang suka bergosip seperti kalian, kalian saya gaji untuk bekerja di sini bukan menjadi pembawa berita gosip murahan," Ucapnya sarkas.

Sedangkan di bagian belakang. Saat Rio mendapat laporan pemilik cafe datang ia setengah berlari untuk ke depan.

"Pak bos," Sapa Rio. Ia melirik empat waitress sedang menunduk dalam di hadapan pemilik cafe tersebut.

"Hem." Ia menjawab sapaan Rio dengan deheman sambil matanya tetap menghunus tajam di depan. Setelahnya ia beralih menatap Rio. Lalu berkata "Mana tanggung jawab kamu Rio! Ucapnya mengintimidasi.

Rio yang mendapat pertanyaan tersebut pun binggung karena ia saja baru sampai cafe karena ada insiden kecil saat sebelum berangkat kerja. Sang pemilik cafe yang melihat raut wajah kebinggungan Rio pun bersuara.

"Jadi kau tak tau ada insiden apa di sini?" Ucapnya sambil menatap tajam Rio.

"Maaf Pak bok, saya berangkat agak terlambat karena ada sedikit insiden jadi sekali lagi mohon maaf saya betul betul tidak tahu," Ucap Rio segan.

"Hemmm, tak apa kali ini saya maafkan dan kamu sebagai manager, saya minta untuk mendisiplinkan mereka kalau mereka masih mau kerja di sini tetapi kalo tidak silahkan buat surat resign dan dengan suka rela akan saya tunggu," Ucapnya seraya berbalik ke ruangannya di lantai 3.

"Fuhh... Jadi ada yang bisa menjelaskan sampai pak bos tadi marah besar?" Tanya Rio menuntut penjelasan dari salah satu ke empat orang di depannya.

Beberapa menit tidak ada yang buka suara dengan inisiatifnya waitress tiga mulai mengangkat tangannya seraya berkata "Saya bisa jelaskan mas,"

"Ya tolong jelaskan Eli," Ucap Rio menunggu.

"Tadi waktu saya dan Tia baru bersiap untuk buka cafe tiba tiba Lia datang bla bla bla.... Jadi begitu mas," Ucap Eli usai menjelaskan secara singkat. Eli tidak menghiraukan tatapan sinis dari tiga rekan kerjanya.

○●

Sedangkan di dalam toilet masih ada keberadaannya Yashica dan Rahma.

"Udah mbk, makasih ya mbak Rahma," Ucapnya seraya berdiri di bantu Rahma.

"Hati-hati, Ca," Ucapnya."Mending ke rumah sakit Ca, aku takut kamu kenapa-napa," Lanjutnya tak tega melihat wajah pucat Yashica.

"Aku gak pa-pa mbak, lagi pula di bawa istirahat bakal ilang kok, ya sudah kita lanjut kerja lagi mbak" Ucap Yashica tak mau merepotkan seniornya ini. Saat mereka keluar dari toilet tiba tiba keseimbangan Yashica tidak stabil karena pusing yang menderanya menyebabkan ia pingsan untung Rahma masih ada di belakangnya langsung menangkap tubuh Yashica yang hampir jatuh ke lantai.

"Shica....," Teriak Rahma yang kaget melihat Yashica tiba tiba pingsan.

Dito yang hendak menuju ke ruangannya terhenti karena mendengar teriakan Rahma yang mengema di seluruh cafe termasuk Rio yang sedang mengintrogasi ke empat karyawannya yang menggosipkan Yashica. untung suasana cafe masih sepi pengunjung jadi tidak menarik perhatian banyak orang. Rio dan karyawan yang ada di sana berlari ke asal suara tadi. Dito yang lebih dulu datang karena dekat langsung menghampiri Yashica yang pingsan dan Rahma yang sedang menompang tubuh pingsan Yashica.

"Shica kenapa bisa pingsan, Ma?" Tanya Dito menghampiri mereka dan tanpa babibu Dito langsung membopong Yashica. "Kita ke rumah sakit sekarang dan kamu ikut saya dan tolong bukain pintu mobil tengah," Lanjutnya seraya berjalan keluar cafe.

"Baik pak,"Ucap Rahma seyara mengambil tas dan berlari untuk membukakan pintu.

Mereka yang sempat berlari karena teriakan Rahma langsung berhenti karena melihat tubuh Yashica yang pingsan sedang di bopong oleh pak bos. Mereka bertanya tanya tapi tak ada satu pun yang bisa menjawab.

"Tuhkan apa aku bilang, dia sampai pingsan gitu," Ucap Lia yang orang pertama bergosip.

"Sudah Lia, kamu gak kapok apa, lagi pula kita jangan berspekulasi nanti jatuhnya jadi fitnah kasihan Shica," Ucap Eli.

"Alah, sok bijak lo!" sinis Lia.

□■

Sesampainya mereka di rumah sakit.

"Tolong pak satpam teman saya pingsan," Ucap Rahma yang langsung turun dari mobil begitu mobil berhenti di depan pintu IGD.

Kebetulan di depan IGD ada pak satpam dan perawat laki laki yang sepertinya habis mengantarkan pasien rawat jalan. Mereka yang mendengar teriakan orang dari arah mobil yang berhenti di depan, mereka langsung sigap mengambil brankar, kebetulan Dito yang sedang membopong Yashica langsung meletakan tubuh Yashica ke brankar yang di bawa pak satpam dan perawat laki laki, mereka pun segera membawa Yashica masuk untuk segera di tangani. Dito dan Rahma yang ingin ikut masuk di hentikan oleh Pak satpam

"Mohon maaf, Pak, Bu, tolong tunggu di luar sebelum di panggil untuk perwakilan dan tolong selesaikan administrasi pasien dulu," Ucap Pak satpam sambil menutup pintu IGD.

"Rahma kamu di ruang tunggu saja biar saya yang ke bagian administrasi," Ucap Dito sambil berlalu setelah mendapat anggukan dari Rahma.

Setelah menyelesaikan adm ke bagian pendaftaran Dito menyusul Rahma ya sudah di ruang tunggu.

"Bang Ditooo," Teriak Alexa dari arah lobby di ikuti Tarissa.

Dito yang merasa namanya di panggil seseorang langsung menoleh ke bagian lobby, ia melihat sang sepupu yang berlari di ikuti temannya, Dito hanya beberapa kali bertemu teman Alexa yang satu itu karena ke sibukannya, berbeda dengan yang lainnya yang sering main ke rumah sang sepupu atau ke rumah ortunya sang sepupu kalo sudah datang ke rumahnya untuk bertamu tujuannya hanya satu apa lagi kalo bukan merampok makanan buatan sang Bunda. Dito sampai heran sepupunya itu doyan makan tapi badan tetap stabil gak melar melar. Waktu di bagian adm Dito sempat menghubungi Alexa tentang keadaanya Yashica yang pingsan dan masuk rumah sakit kebetulan saat Dito menghubungi sang sepupu, Alexa tak sendiri ada Tarissa yang bersamanya alhasil sekarang mereka berdua ada di rumah sakit.

"Bang, gimana keadaan Shica?" Tanya Alexa yang sekarang ada di hadapan Dito.

"Abang belum tau keadannya yang sekarang dek, soalnya abang baru selesai ke bagian adm buat daftarin Shica rawat jalan," Ucap Dito menjelaskan. Dito sekilas melihat teman Alexa yang menatapnya dengan dingin.

Mereka pun bersama sama ke bagian IGD ruang tunggu, beberapa jam menunggu seorang Dokter dan suster keluar dari IGD.

"Keluarga nona Yashica," Panggil sang suster.

"Ya kami keluarganya, bagaimana keadaannya Dok?" Tanya Alexa menghampiri Dokter bersama yang lainnya ikut berdiri.

"Keadaan nona Yashica baik, tapi saya sarankan untuk pemeriksaan lebih lanjut ke bagian poli kandungan," Ucap Dokter Umum. "Tapi setelah pasien siuman silahkan kalian melihatnya, kalo gitu kami permisi," Lanjutnya tersenyum ramah sambil kembali ke dalam.

"Baik Dok, terima kasih," Ucap Alexa.

Setelah kepergian Dokter dan suster. Alexa dan Tarissa saling pandang sedangkan Dito mengeryitkan dahi karena binggung dan Rahma matanya membola karena kecurigaannya benar tetapi ia tak ingin lancang menanyakan langsung ke Dokter biarlah Yashica di periksa terlebih dahulu.

♤♡◇♧

1
Glastor Roy
update lagi torr
Nurjannah Rajja
Yg dilahirkan bayi kembar sebelum mommynya meninggal siapa ya?
Miss AL: Terima kasih sudah mengingatkan nnti akan di perbaiki dan karena terburu2 update masih kurang beberapa kata, silahkan di baca ulang 🙏
total 1 replies
Nurjannah Rajja
Kacian Ansel dibilang bocah nakal padahal mafia...kejam lagi.
Nurjannah Rajja
Ayah dari ayah bocil... camtuhhh.
Glastor Roy
update lagi torr ku
Agustina Amy
Lama sekali updatenya thor
Nurjannah Rajja
Kalau orang bugis Calleda namanya kalau ngomong terus tanpa henti...😁
Noris 569
bagus cerita ya tp jgn bertele-tele
Farida Irwanq
di tunggu up selanjutnya kak.trimakasih🙏
Farida Irwanq
Di tunggu up nya lagi kak, terimakasih 🙏
Glastor Roy
update ya torrr ku
Glastor Roy
up
Glastor Roy
Napa nggak pernah update lgi
Farida Irwanq
up kak
Farida Irwanq
kak gak up lgi ya.
Glastor Roy
tolong la
Glastor Roy
up ya torrr
Wiwik Wardoyo
di part ini ikut mewek 😭
Wiwik Wardoyo
tapi aku suka dengan ceritanya thooorrr 👍
Wiwik Wardoyo
aku ikut deg2an thooorrr bacanya 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!