NovelToon NovelToon
Eldest Lady Master

Eldest Lady Master

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Nikahmuda / Duda / Tamat
Popularitas:672k
Nilai: 5
Nama Author: Wachid Tiara

ini cerita gue...

Dimana gue harus di jodohkan sama pria yang usianya jauh banget dari gue, dan dia juga seorang duda. It's a nightmare!

Tapi pada akhirnya gue juga mulai suka sama si duda ganteng ini. Tapi gue harus menempuh perjalanan sulit untuk memperjuangkan cinta gue. this is my story, I am the eldest Lady Master of my family.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wachid Tiara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eldest Lady Master 17

.

Mendengar itu Jarvis terlihat marah.

Dia memang tidak suka dengan ucapan Lilo yang satu itu.

"Jangan berfikir untuk melakukan hal itu Lilo! Sekalipun kita saling membenci, tetap saja perjodohan ini harus terjadi sampai akhir! Apapun keadaannya, perjodohan ini tidak akan berakhir, kecuali jika salah satu atau bahkan kita berdua mati!" jawab Jarvis.

Lilo mengerutkan keningnya, dia tidak mengira jika Jarvis akan semarah itu saat ini.

Jarvis mengeratkan pelukannya, dia benar-benar tidak suka saat Lilo mengatakan hal seperti itu, dia tidak suka apapaun yang Lilo atau siapapun yang mengatakan untuk mengakhiri perjodohan itu.

Dia tidak pernah tertarik pada wanita selama hampir 36 tahun hidupnya, dan kini dia mulai tertarik saat dia bertemu dengan Lilo. Gadis kecil yang selalu bisa membuatnya tersenyum dan tertawa. Dia tidak akan pernah mau untuk melepaskannya. Baginya Lilo adalah cinta pertamanya.

"Paman duda....Aku sesak nafas... lepasin pelukannya!" ucap Lilo seraya berusaha untuk mendorong tubuh Jarvis.

Jarvis tersenyum lebar mendengar itu tadi.

"Kamu sesak nafas hum?" Jarvis menatap nakal wajah cantik Lilo yang kini mendongak menatapnya. Dia juga mengangkat tubuh Lilo hingga Lilo duduk di pangkuannya.

"Paman!"

"Shhh... pelankan suaramu sayang..." bisik Jarvis dengan senyuman yang jelas sengaja ingin menggoda Lilo.

'Kenapa paman duda ini ngeliatin gue gitu amet ya... Feeling gue bilang kalau...'

Lilo membelalakkan matanya, saat Jarvis dengan begitu saja mencium bibirnya.Ciuman Jarvis begitu rakus dan membabi buta, dia bahkan sampai mendorong tubuh Lilo, hingga Lilo kini berada di bawah kungkungan tubuhnya.

'Sial! Paman duda telat pubertas ini benar-benar sengaja buat nyiksa gue! ciumannya maaaaaak... Ini kayak di drama Korea si Ji Chang Wook sama Kim Ji Won pas mereka adegan ranjang! Please tolongin gue! Gue masih ank SMA... Gua belom bikin KTP! Papa juga belum bolehin gue punya SIM! Jangan sampai lepasin baju gue okay?'

Lilo mendorong dada bidang Jarvis untuk sedikit menjauh darinya, setidaknya dia melepaskan sejenak ciumannya yang justru semakin membuatnya sesak nafas.

"Paman! Paman enggak bakalan ngapa-ngapain gue kan?! Paman bisa di penjara sama papa Bian! ini adalah sexual harassment!" Jarvis terkikik geli mendengar bagaimana Lilo mengatakan semuanya itu tadi.

"Lilo... Kita ini adalah pasangan calon suami istri. Bagaimana bisa ini di sebut sebagai kekerasan seksual? Kita sama-sama suka saat melakukannya, jadiini bukan juga sebuah pemaksaan. Bukan begitu?" Jarvis kembali bergerak menciumnya, bahkan sebelum Lilo siap untuk melakukannya.

'Ah! paman duda gila! Dia nyium gue lagi! Mana dia bugil gini! Astaga! Kuatkan iman ku ini dari godaan paman duda yang berotot kekar... Haissshh... Dengan wajah yang tampan juga... jauhkan gue dari godaan makhluk tampan yang bikin gue khilaf!' batin Lilo berteriak-teriak.

Walaupun begitu dia justru membalas ciuman Jarvis.

Dia juga mengalungkan lengannya di leher Jarvis yang masih mengungkung tubuhnya.

Lilo membelalakkan matanya, saat dia merasakan sesuatu yang bergerak-gerak di antara pahanya.

"Paman!"

"Shhhh.... Dia aktif sendiri saat keadaan seperti ini... Lagi pula kamu tidak takut pisang Ambon kan?" jawab Jarvis sembari mulai menciumi leher Lilo.

"Paman!!!" gerutu Lilo kesal.

Jarvis tersenyum puas.

"Sayang... jika kamu terus bergerak dan berteriak, maka aku tidak akan berani menjamin jika kamu akan baik-baik saja malam ini!" bisik Jarvis dengan nada mengancamnya.

Gue enggak bakalan bergerak-gerak! Dan lie juga harus ngelakuin hal yang sama! Dari tadi ada yang terus gerak-gerak di bawah, dan itu beneran bikin gue enggak nyaman!" Jawab Lilo dengan wajahnya yang memerah.

Cup

Jarvis mengecup kening Lilo dengan begitu lembut dan penuh perasaan.

'Rasanya hangat...' batin Lilo.

"Tidurlah... Aku tidak akan melakukan apapun. Aku akan memelukmu sampai pagi." bisik Jarvis sembari bergerak dari posisinya.

Dia berbaring di sebelah tubuh Lilo, kemudian masuk ke dalam selimut bersama dengan Lilo. Dia juga segera memeluk Lilo dengan lengan kekarnya.

"Tidurlah... Jangan cemaskan apapun. Aku hanya ingin menjagamu." ucap Jarvis lagi.

Lilo menganggukan kepalanya, dia memejamkan matanya yang memang sudah terasa berat.

Dia juga merasa sangat nyaman dengan pelukan Jarvis yang begitu hangat. Terlebih dia merasakan secara langsung kulit tubuh Jarvis yang hangat dan menenangkan.

Perlahan tapi pasti, Lilo saat ini sudah terlelap dalam tidurnya. Melihat itu Jarvis tersenyum.

"Selamat malam gadis kecil kesayangan ku..." Jarvis mengecup bibir Lilo sekilas. Kemudian dia juga mulai memejamkan matanya untuk ikut terbang bersama Lilo ke dalam dunia mimpinya.

.

Pagi harinya.

Lilo terbangun saat mendengar suara seseorang yang yang sedang menggoyangkan tubuhnya agar segera membuka matanya

"Lilo! Bangun Woiii!" teriaknya.

"Paman duda... Gue masih ngantuk!" jawab Lilo dengan suara yang serak khas orang baru bangun tidur.

"Paman duda? loe mimpi basah ya? Loe mimpi begituan sama paman duda jodoh loe itu?" Nila tertawa geli sembari terus mencoba untuk membangunkan Lilo.

"Gue enggak mimpi! Semaleman dia peluk gue. Dia juga cium gue! Dia telanjang!" jawab Lilo masih dengan mata yang tertutup.

"Astaga Lilo... loe beneran mimpi basah!" Nila semakin kuat menggoyangkan badan Lilo agar dia segera terbangun dari tidurnya.

"Lilo! Bangun deh!! Kita bakalan berberes sekarang! Kita turun gunung sekarang!" ucap Nila lagi untuk membangunkan sahabatnya yang masih saja terlelap dalam tidurnya, Walaupun hari sudah siang

"Lilo!!!"

"Apa?!" Lilo terlonjak dari tidurnya, dia juga segera duduk dengan cepet.

"Nila?!! Ada apaan?" Lilo melihat ke sekelilingnya.

"Di mana paman duda?"

Nila tersenyum jahil mendengar apa yang Lilo tanyakan itu.

"Paman duda yang telanjang ya? yang udah nyium elo? juga meluk elo semaleman?" tanya Nila sengaja menggodanya

Wajah Lilo memerah seketika.

"Loe liat?"

"Gue liat semuanya!" jawab Nila.

"Loe liat otot-ototnya juga?"

"Liat dong... Otot bawahnya juga." jawab Nila semakin ingin menggoda Lilo, yang menurutnya hanya sedang bermimpi.

"Serius?! Jadi loe liat pas 'itunya' gerak-gerak gitu..." wajah Lilo semakin memerah saat mengatakan hal itu.

"Astaga Lilo!" Nila segera menutupi telinganya dengan kedua tangannya rapat-rapat,."telinga gue yang suci kini telah ternoda gara-gara mimpi basah sahabat gue!"

"Mimpi basah? Maksud loe, gue cuman mimpi?" tanya Lilo memastikan.

Dia sendiri tidak melihat Jarvis di sana saat ini.

"Ya pasti itu mim..." Nila menghentikan kata-katanya.

Dia shock saat melihat sesuatu yang sangat mencengangkan.

"Lilo! Leher loe!"

Lilo menyentuh lehernya.

"Leher gue kenapa?"

"Astaga..." Nila segera mengambil bedak di tas Lilo dan segera memperlihatkan apa yang dia lihat di sana.

Lilo membelalakkan matanya saat melihat banyaknya tanda gigitan cinta yang di tinggalkan oleh Jarvis semalam.

'jangan-jangan si paman duda jodoh Lilo beneran datang ke sini? Dia benar-benar melakukan itu dengan Lilo? Oh My.... Sahabat gue pasti bentar lagi punya anak! Siapin kado apa gue....' batin Nila.

"Oh My Gosh!!! Makhluk apa yang nggigit gue semalem?!"

"Makhluk asing paman duda kesayangan loe, my lady..." jawab Nila dengan tawa menggoda Lilo.

"Sialan! Dia kabur gitu aja abis nggigit leher gue! Awas aja, gue bales besok berkali-kali lipat!" sungut Lilo

.

1
Ayana🇮🇩🇯🇵
Karna gk suka novel sad ending,Pas nemu cerita ini untung lngsung baca episode trakhir ternyata sad ending juga😌
Nazia Farah Halida
mantap author nya bikin cerita.pinter amat sich....
Cahaya Cita
gemes sama lili...gk berubah
Fuziie_aN
Luar biasa
desakpadna
hue sad ending😭😭😭😭
desakpadna
saki[ perut liat mivita marah" sama maya🤣
desakpadna
org it gk bz d lenyapkan ya lama sx ngatasin musuh gk tuntas" asem gedeg
desakpadna
gak kek berry ma nila berbelit sm kek jarvis juga🤣
desakpadna
bengek🤣 ud smngt 45 jarvis dnger lilo mimpin permainan eh malah molor🤣🤣🤣
desakpadna
ud gk begok dy gess😅😁
desakpadna
ad jarvis versi k dua s nol and begok ya juga hih mau aj d jdiin pion nenek lampir A?
desakpadna
gedeg n greget ma sikap jarvis yg bkin org lain jd keseret am masalahnya,, dia melihara ular bertahun" bodoh
desakpadna
gk di saat gni ad yg dnger ap ya obrolan mreka pzt jarvis kecewa berat n ngejauh dr mreka😁
desakpadna
wah pny uler si jarvis gk slah lilo blg gtu org yg pny niat buruk😪😁
Desak Reni
jahat andraa
Desak Reni
jangan 2 orang tua darvis itu dito saamma maya
Liadys Al Aysah
Jarvis emng goblok GK ada tegas tegasnya
piiisssss
Liadys Al Aysah
Ong gw mutilasi si Andara boleh gak Thor hhee
Liadys Al Aysah
sumpah ya pngn gw timpuk bngtt si nenek sihir
Liadys Al Aysah
ko alurnya gitu" aja sih Thor
yg bener aja Jarvis mau nyari pngacara buat Andara.

kaya Dika tegas,GK mudah dibohongi bisa baca pikiran org kalo ada yg mau nrbuat jahat
Jarvis gak ada tegas tegasnya ciihhh lemah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!