NovelToon NovelToon
ABC ( AMARAH, BENCI, CINTA)

ABC ( AMARAH, BENCI, CINTA)

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Misteri / Contest / Mafia / Tamat
Popularitas:260.4k
Nilai: 5
Nama Author: poppy susan

Season 1

Kiara Anggun Taylor, seorang wanita cantik yang mempunyai trauma karena waktu kecil dia harus menyaksikan semua anggota keluarganya dibantai oleh sekelompok mafia kejam.

Hingga akhirnya, tidak sengaja Kiara bertemu dengan Frans Wild Blood seorang ketua Mafia paling kejam dan juga psyco yang tidak lain merupakan anak dari orang yang sudah membunuh keluarga Kiara.

Disisi lain, muncullah seorang pria tampan yang merupakan intel dari kepolisian, saat ini dia sedang mengemban tugas mengusut tragedi pembantai satu keluarga 20 tahun lalu yang ternyata adalah keluarga Kiara.


Season 2

Gerrald Alexander Crush, seorang ketua mafia paling kejam dan ditakuti diseluruh dunia merasa jatuh cinta kepada wanita cantik nan menggemaskan yang ditemuinya di pesawat yang tidak lain adalah Gladis Taylor Prayoga puteri dari Kiara dan Al.

Bisakah Gerrald mendapatkan hati Gladis?sedangkan orangtua Gladis sangat membenci segala hal yang berhubungan dengan mafia dan berusaha memberantas para mafia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Maafkan Aku

🔪

🔪

🔪

🔪

🔪

Alex sudah memberi tahukan kepada Al kalau Frans sudah pergi dari Rumah Sakit tapi dua Pengawal Frans masih setia menunggu didepan pintu.

"Bagaimana caranya aku mau masuk kedalam ruangan Kiara," seru Al.

Semuanya tampak berpikir dan tidak lama kemudian muncullah ide Boby.

Al pun menyamar menjadi cleaning servis yang akan membersihkan ruangan Kiara.

"Maaf Tuan,saya mau membersihkan ruangan pasien dulu," seru Al.

Kedua Pengawal Frans memperhatikan penampilan Al dan keduanya saling pandang hingga akhirnya mereka menganggukan kepalanya dan memberi jalan kepada Al.

"Terima kasih Tuan."

Al pun segera masuk kedalam ruangan rawat Kiara.

"Om Alex," bisik Al.

"Al."

"Maaf Om,Al harus menyamar dulu supaya bisa masuk kesini."

Al pun menghampiri Kiara dan betapa terkejutnya Al melihat wajah Kiara yang putih mulus penuh dengan luka lebam.

"Kurang ajar kamu Frans,berani-beraninya kamu menyakiti Kiara," gumam Al dengan mengepalkan tangannya.

Tidak lama kemudian,Al mengangkat tangannya dan perlahan mengusap wajah Kiara yang penuh dengan luka lebam itu.

Ada perasaan sakit didalam hati Al saat melihat keadaan Kiara seperti itu,Al sangat marah kepada dirinya sendiri karena tidak bisa menjaga Kiara.

Sementara itu Alex yang melihat perhatian Al terhadap Kiara merasakan ada kelegaan dihatinya,Alex yakin kalau Al menyayangi Kiara.

"Apa kamu menyukai Kiara Al?" tanya Alex dengan menepuk pundak Al.

Pertanyaan Alex membuat Al tersentak dan terkejut.

"Laki-laki mana yang tidak menyukai Kiara Om,semua laki-laki juga pasti menginginkan Kiara termasuk Al,tapi sepertinya itu tidak mungkin karena Kiara mana mungkin mau sama Al," sahut Al.

"Jangan menyerah dulu,sifat Kiara memang seperti itu dingin tapi sebenarnya dia itu anak yang baik,Om sangat khawatir saat Kiara dekat dengan Frans dan ternyata kekhawatiran dan ketakutan Om terbukti,Frans menyakiti Kiara seperti ini," seru Alex dengan tatapan sayu.

"Al janji Om akan melindungi Kiara apapun yang terjadi dan Om juga kalau membutuhkan sesuatu dan bantuan jangan sungkan untuk menghubungi Al," ucap Al.

"Iya Al,terima kasih ya karena sudah peduli sama Kiara," sahut Alex.

Tidak lama kemudian ada pergerakan dari Kiara dan Kiara pun mulai membuka matanya.

"Dimana aku?" gumam Kiara lirih.

"Kiara,kamu sudah sadar Nak," sahut Alex.

Kiara berusaha bangun dan duduk dengan sigap Alex membantu Kiara untuk duduk.

"Kenapa aku ada disini?" tanya Kiara lemah.

"Tadi Frans yang membawa kamu kesini dengan keadaan tak sadarkan diri,dan Al memberi tahu kan Ayah kalau kamu ada disini," jelas Alex.

"Al."

"Iya Ra,ini aku," sahut Al.

Kiara tampak mengerutkan keningnya,kemudian Al membuka topi dan kumis yang dia pakai.

"Maaf aku harus menyamar untuk masuk kesini karena Pengawal Frans tidak memperbolehkan siapapun masuk kesini," sahut Al.

"Al lebih baik kamu jauhi aku karena Frans tidak akan membiarkan siapapun yang mendekati aku hidup dengan tenang," seru Kiara.

"Aku tidak peduli apapun yang terjadi aku tidak akan pernah membiarkan kamu sendirian,aku akan selalu berada disamping kamu," ucap Al dengan menggenggam tangan Kiara.

Kiara menggelengkan kepalanya lemah..

"Tidak Al,aku tidak mau orang-orang yang aku sayangi terluka karena aku," sahut Kiara.

Kemudian Al mendekati Kiara dan memegang kedua pipi Kiara dan mengusap luka lebam diwajah Kiara dengan lembut.

"Aku tidak peduli Kiara,meskipun aku harus mati untuk kamu aku rela," seru Al.

Kiara menitikan air matanya begitupun Alex yang ikut menitikan air mata karena pasalnya baru Al yang mampu mengajak Kiara berbicara.

"Jujur aku jatuh cinta sama kamu Kiara,aku ingin menjaga dan melindungi kamu," ucap Al dengan mengusap air mata Kiara.

"Tidak Al,kamu mencintai orang yang salah aku tidak pantas untukmu dan Frans juga tidak akan membiarkan siapapun untuk mendekati aku," sahut Kiara.

"Kalau mencintaimu merupakan sebuah kesalahan,biarlah aku yang salah terus karena aku tidak bisa mengilangkan perasaan ini dari dalam hatiku," jawab Al.

"Ra,kamu pantas bahagia dan orang yang tepat untukmu itu adalah Al,karena Ayah yakin kalau Al bisa menjaga dan melindungi kamu,Ayah percaya kepada Al dia anak yang baik," seru Alex.

"Kiara,bisakah kita menjalin suatu hubungan yang lebih dari teman?" seru Al.

"Tapi Frans---"

"Kamu tidak usah memikirkan dia,kita jalani saja hubungan yang tanpa diketahui oleh Frans,kita diam-diam saja hanya kamu,aku,dan Om Alex yang mengetahuinya,bagaimana apa kamu mau menerimaku?" tanya Al dengan penuh harap.

Kiara tampak berpikir dan sejenak Kiara menoleh kearah Alex,Alex tersenyum dan menganggukan kepalanya.

Sementar Al masih menatap Kiara dengan penuh harap dan menunggu jawaban dari Kiara.

Kiara balik menatap Al,seketika senyuman Kiara terbit dan Kiara menganggukan kepalanya.

"Terima kasih Ra,terima kasih," Al mencium tangan Kiara.

Al sangat bahagia akhirnya cintanya terbalaskan,begitu juga dengan Alex yang tampak terharu melihat Kiara.Untuk pertama kalinya Alex melihat Kiara tersenyum dan yang berhasil membuat Kiara tersenyum adalah Al.

"Kalau begitu aku keruangan sebelah dulu ya,soalnya Arya dirawat disana," seru Al.

"Arya."

"Iya,Arya mengalami kecelakaan kabel rem mobilnya ada yang memotong dengan sengaja untung Arya melajukan mobilnya tidak terlalu kencang padahal Arya biasa ngebut kalau sampai ngebut aku ga tahu nyawa Arya bakalan tertolong atau enggak," jelas Al.

"Itu semua gara-gara aku Al,Frans marah karena aku tadi latihan Boxing sama kamu dan saat kita sedang latihan ada orang yang mengambil foto kita berdua," sahut Kiara.

"Terus luka lebam diwajah kamu,apa itu perbuatan Frans?" tanya Al.

Kiara menunduk dan menganggukan kepalanya.

"Sialan,berani sekali dia memukul wanita," Al terlihat geram.

Bahkan Alex pun yang mendengar pengakuan Kiara ikut merasakan emosi kepada Frans.

"Si Frans memang gila," sahut Alex.

"Ya sudah,kalau begitu aku pergi dulu ya takutnya para Pengawal itu curiga karena aku terlalu lama disini,nanti malam aku kesini lagi ya,Om Al keruangan sebelah dulu ya!" seru Al.

Al pun dengan cepat keluar dari ruangan Kiara dan pergi menuju ruangan rawat Arya.

Malam pun tiba,Kiara yang sudah makan dan minum obat terlihat mengotak-ngatik Ponselnya,Kiara senyum-senyum sendiri karena saat ini Kiara sedang membalas pesan dari Al.

Dari arah luar terdengar suara Frans datang,Kiara dengan cepat segera berbaring dan menonaktifkan Ponselnya kemudian Kiara pura -pura tidur.

Frans masuk kedalam dan lihatnya Kiara sedang tertidur,kemudian Frans mendekat dan duduk disamping Kiara.

Frans mengusap pipi Kiara yang masih sangat terlihat lebam karena ulahnya.

"Maafkan aku Sayang,aku tidak bermaksud untuk membiarkan mu terluka karena kamu sudah membuatku marah,aku tidak suka melihat kamu dekat dengan laki-laki itu,dan kalau sampai aku melihat kamu dekat lagi sama dia,aku ga akan segan-segan membuat laki-laki itu lenyap dari muka bumi ini," seru Frans dengan mencium tangan Kiara.

Kiara yang memang berpura-pura tidur sangat marah mendengar ucapan Frans tapi Kiara juga merasa takut akan hubungannya kedepannya bersama Al.

Apakah dirinya dan Al mampu mempertahankan dan menjalin hubungan ditengah-tengah kekejaman seorang Frans.

Tiba-tiba Ponsel Frans kembali berbunyi,Frans dengan cepat mengangkatnya.

"Apa?kenapa bisa seperti itu?Ok malam ini juga aku akan berangkat ke Jepang," seru Frans dengan menutup kembali telponnya.

"Jack.." panggil Frans.

"Iya Tuan."

"Siapkan pesawat pribadi,malam ini juga kita berangkat ke Jepang PHANTOM menyerang markas kita," seru Frans.

"Baik Tuan."

Jack pun pergi meninggalkan Rumah Sakit..

"Sayang maaf,aku harus pergi dulu ke Jepang kamu jangan macam-macam disini karena aku akan selalu mengawasi kamu," seru Frans.

Frans pun mencium kening Kiara dan langsung pergi meninggalkan Rumah Sakit dengan terburu-buru.

Kiara segera membuka mata dan menggosok-gosok keningnya dengan tangannya,Kiara merasa jijik sudah dicium oleh Frans.

Kiara pun bangun dan mendudukan dirinya,Alex dari tadi pulang kerumah dan belum kembali lagi ke Rumah Sakit.

Waktu sudah menunjukan pukul 22.00 malam tapi Kiara belum juga bisa memejamkan matanya,otaknya sedang berpikir mengenai ucapan Frans.

"PHANTOM,,apa itu?dan Frans bilang PHANTOM menyerang markasnya,siapa sebenarnya Frans?" gumam Kiara.

Dibalik kebingungannya yang sedang memikirkan mengenai ucapan Frans tadi,Kiara dikejutkan dengan kehadiran seseorang yang datang dari belakangnya.

"Hayo lagi mikirin apa?" seru Al mengagetkan Kiara.

"Astagfirullah Al,ya ampun ngagetin aja aku kira Frans yang datang," sahut Kiara dengan memegang dadanya.

"Habisnya kamu lagi ngelamunin apa?" tanya Al yang langsung duduk dihadapan Kiara.

"Ga ada apa-apa,aku cuman pengen tahu aja PHANTOM itu apa ya?" tanya Kiara.

Al tampak terkejut mendengar pertanyaan Kiara.

"Ada apa kamu tanya soal PHANTOM?"

"Ya pengen tahu aja PHANTOM itu apa?"

"PHANTOM itu nama kelompok Mafia Ra,mereka terkenal bengis kelompok Mafia yang sulit ditemukan mereka melakukan perdagangan ilegal,seperti perdagangan manusia,jual beli organ dalam manusia,narkoba dan sebagainya mereka adalah kelompok penjahat yang terorganisir bahkan tidak banyak juga dari mereka yang mempunyai rekan dari Pejabat Pemerintah sampai Pejabat Kepolisian gunanya untuk melindungi mereka," jelas Al.

Kiara sangat terkejut dengan penjelasan Al,Kiara bingung ada hubungan apa Frans dengan PHANTOM itu.

"Tapi ada yang lebih kejam dan keji lagi namanya THE BLOOD,selain kejam dan keji yang aku dengar ketuanya itu seorang Psikopat gila dia selalu memutilasi korbannya,organ dalamnya diambil dan organ yang lainnya biasanya dijadikan koleksi seperti jari dan mata," jelas Al.

Kiara yang mendengarnya sampai merinding.

"Astaga orang macam apa mereka?" seru Kiara.

"Bahkan THE BLOOD sangat licin seperti belut,jejaknya susah di temukan dan kasus-kasusnya selalu bersih tanpa sidik jari sedikitpun,kamu tahu pembunuhan yang akhir-akhir ini terjadi yang korbannya selalu dimutilasi dan selalu dalam keadaan anggota tubuh yang ga utuh?" tanya Al.

Kiara menganggukan kepalanya..

"Aku yakin itu semua perbuatan THE BLOOD,kamu tahu YAKUZA ga?kelompok mafia Jepang yang paling terkenal didunia,dengar-dengar THE BLOOD itu belajar dari YAKUZA makannya THE BLOOD sangat kuat karena dapat dukungan dari YAKUZA," jelas Al.

Kiara hanya bisa mengangguk-ngangguk mendengar penjelasan dari Al.

"Tapi kok kamu tahu sampai sejauh dan sedetil itu sih?" tanya Kiara.

Al kaget,dia lupa kok bisa sampai ceroboh seperti itu.

"Aku--aku cuma dengar saja sih dari orang-orang," ucap Al cengengesan.

"Oh iya,kok kamu bisa masuk kesini?kan ruangan ini dijaga sama Pengawalnya Frans," seru Kiara.

"Mereka berdua sudah pada ngorok tuh dikursi tunggu," jawab Al.

Al dan Kiara pun terlihat saling diam,mereka merasa canggung berada berduaan didalam ruangan.

" Ra,apa kamu punya masalah yang ingin kamu selesaikan?" tanya Al memecahkan keheningan.

"Maksud kamu apa Al?" Kiara tampak bingung dengan pertanyaan Al.

"Tidak apa-apa lupakan saja," seru Al.

Kiara mengerutkan keningnya sepertinya ada yang Al ketahui tentang dirinya.

"Ya sudah,ini sudah malam kamu tidur kamu kan baru saja sembuh harus banyak istirahat," seru Al.

Kiara pun mulai merebahkan tubuhnya,Al memakaikan selimut dan kemudian mengusap kepala Kiara lembut.

"Jangan banyak pikiran tidur yang nyenyak,kalau kamu butuh bantuan apapun itu kamu tinggal hubungi aku,aku akan selalu ada untuk kamu kapanpun dan dimanapun."

"Terima kasih Al."

Al pun tersenyum kepada Kiara,perlahan mata Kiara mulai sayu dan akhirnya tertutup,tidak lama kemudian terdengar nafas Kiara yang teratur menandakan kalau Kiara sudah tertidur lelap.

"Aku tahu keluargamu semua dibunuh dan hanya menyisakan Mamah kamu dan saat ini dalam keadaan defresi,20 tahun kamu menjalani hidup seperti ini aku sangat bangga kepadamu Kiara bisa bangkit dengan sendirinya,wanita lain belum tentu sanggup sepertimu," gumam Al dengan terus mengusap kepala Kiara.

"Frans aku benci sama kamu,aku sendiri yang akan bunuh Papah kamu karena Papah kamu sudah membunuh semua keluargaku," Kiara kembali mengigau.

Tangan Kiara menggenggam tangan Al dengan eratnya,sementara Al tampak terkejut dengan ucapan Kiara.

Satu hal lagi yang mulai Al ketahui tentang Kiara ternyata yang membunuh keluarga Kiara adalah Papahnya Frans.

"Tenang Kiara,aku akan bantu kamu mengungkapkan pembunuhan yang menimpa keluargamu,kamu tidak sendiri masih ada aku dan yang lainnya yang akan membantu dan melindungi kamu," gumam Al.

Al pun mencium kening Kiara dan memutuskan untuk kembali keruangan Arya,Al tampak mengendap-ngendap dan mengintip dari balik pintu.

Dan ternyata kedua Pengawal itu masih mengorok di kursi yang berjejer didepan setiap ruangan itu.

Dengan cepat Al keluar dan buru-buru berlari keruangan rawat Arya,sesampainya didalam ruangan rawat Arya,Al melihat semua sahabatnya itu sudah berada di alam mimpi masing-masing.

Al pun menyusul mereka dan tertidur di sofa karena kelelahan,Al tidak membutuhkan banyak waktu untuk Al menyusul sahabat-sahabatnya berada dalam alam mimpi.

🔪

🔪

🔪

🔪

🔪

Hallo semuanya,ayo dong mana dukungannya jangan lupa sehabis baca selalu tinggalkan like,komen,dan vote sebanyak-banyaknya🙏🙏😘😘

Jangan lupa

like

vote n

komen

TERIMA KASIH

LOVE YOU💕💕💕

1
Qaisaa Nazarudin
Tapi kata2 nya sama kayak Frans,Yang mengkalim dan memaksa sesuka hati..
Qaisaa Nazarudin
Gerrald anak siapa? Yg pasti bukan anak Frans kan??
Qaisaa Nazarudin
Alex yg milih gak Nikah2 Ternyata Jodohnya Isteri dari sahabatnya..
Qaisaa Nazarudin
Heran deh Al dan Kiara udah tau ada anak dan isteri Kim disana,malah mau pergi gitu aja,padahal mereka sudah menangkap Kim,tentulah Anak dan isterinya gak bakalan tinggal diam..Aneh..
Qaisaa Nazarudin
Tembak anak dan isterinya,itu adalah kelemahannya..Bukannya tadi dia dirumah Pram ya?? Kapan dia kabur? Tau2 sudah ada di bandara aja?? 🤔🤔😇😇
Qaisaa Nazarudin
Nah kan biasanya emang gitu,orang JAHAT yang Ingin membunuh musuhnya,Yang ada malah Orang yg mereka sayangi yg terbunuh..Itu lah KARMA nya dari kejahatan sendiri..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan inilah saat nya yg ku tunggu-tunggu,Pengen liat reaksi Frans,mau gak tuh bunuh Kiara..🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
CKK POLOS BIN BODOH..🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
SEMOGA Al BERHASIL..🤲🤲🤲
Qaisaa Nazarudin
Nah kan..Harusnya jangan keluar rumah,Susah payah Alex menyembunyikan kalian puluhan tahun, Akhirnya dengan kebodohan kamu,semuanya malah terbongkar 🤦🤦🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Hadeeuuuh bikin MASALAH deh...🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
OMG SEMOGA FRANS TIDAK MENDENGAR APA YG MEREKA BICARAKAN TTG KIARA TADI YA..🙏🙏🙏🥹🥹
Qaisaa Nazarudin
SETUJU banget tuh...
Qaisaa Nazarudin
Untung aja Kiara sudah tau siapa Frans...Maaf ya thor di.awal aku kira Kiara nikahnya sama Frans,gak terima aja aku..Taoi saat ku baca ulang sinopsisnya oh baru lega, Ternyata Kiara Nikahnya sama Al yang nama anak mereka itu Gladis kan? Baru lega aku..😁😁🙏🙏
Qaisaa Nazarudin
Percaya sama Al,Dia JODOH kamu,Dan orang baik,pasti dia akan melindungi kamu..
Qaisaa Nazarudin
MILIKKU🤣🤣🤣🤣 Apa yg akan kamu lakukan saat tau kalo wanita itu yg selama ini kamu cari dan ingin kamu bunuh??
Qaisaa Nazarudin
Nah ini sodorkan saja dia ke Frans, COCOK tuh
Qaisaa Nazarudin
Ntar saat udah ketemu bukannya Bunuh, tapi kamu Nikahin..aneh..
Qaisaa Nazarudin
Pram ini kan yg memperkosa Mamanya Kiara dan Yg membawa Chen papanya Kiara masuk ke dunia hitam...ckkk
Qaisaa Nazarudin
Sekarang aja benci dan marah,tapi hujung2 nya malah Nikah dengan orang yg ada sangkut-paut nya dengan kejiadian pembantaian itu,aneh gak sih..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!