Sepulang nya Alvira dari mengantar kan putri nya ke sekolah, Alvira berniat singgah di rumah mertua nya.
Tapi alangkah terkejut nya Alvira saat dia mengetahui bahwa di rumah mertua nya sedang ada acara pernikahan kedua suami nya.
Sang suami yang kata nya pergi ke kantor, kini sedang melaksanakan akad nikah atas nama wanita lain.
Alvira bertekad untuk membalas semua perbuatan mereka, suami nya, mertua nya dan juga adik ipar nya yang mendukung suami nya.
Ikuti kisah nya di sini.
Jangan lupa like, komen dan follow ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
19
Jam kerja sudah berakhir, Bayi sudah bersiap untuk pulang. Dia sudah mengganti seragam OB nya dengan baju yang dia gunakan tadi pagi, dia tidak sabar ingin segera membawa Miranda ke rumah yang sebelum nya sudah dia bayar uang muka nya.
"Mas Bayu, mana kunci mobil?" Tanya Vira secara tiba - tiba dan dia sudah berdiri di belakang Bayu.
"Untuk apa kau meminta kunci mobil Vira?" Tanya Bayu dengan heran.
"Kamu lupa mas, mobil yang kamu gunakan adalah mobil kantor. Karena sekarang kau bukan lagi seorang direktur di perusahan ini, maka inventaris kantor harus di kembali kan!" Vira berkata sambil menadah kan tangan nya meminta kunci mobil pada Bayu.
"Jangan keterlaluan Vira, aku ini adalah suami mu!" Bentak Bayu dengan kasar.
"Aku tidak perduli, sekarang kembali kan mobil kantor. Aku tidak mau mobil kantor di gunakan untuk bersenang - senang dengan jalang itu!" Vira tak mau kalah, dia meminta agar mobil kantor segera di kembali kan.
"Aku sudah melakukan banyak hal untuk perusahan ini, apakah ini adalah bentuk balas jasa untuk ku?" Tanya Bayu lagi dengan tatapan tajam.
"Bersyukur lah karena saat ini status mu masih suami ku, karena jika tidak kau dan gundik mu itu akan mendekam di dalam penjara karena akan sudah berani mencuri uang perusahaan milik orang tua ku!" Vira kembali mengingat kan Bayu.
"Ini ambil lah!" Bayu melempar kan kunci mobil tepat di dekat kaki nya.
Vira segera menunduk untuk memungut kunci mobil itu, kini dia menunjuk kan betapa tidak berharga nya Bayu tanpa dukungan dari nya.
Bayu bergegas pergi meninggal kan Vira, dia kini tidak lagi mengenal istri nya yang lembut dan penyayang itu.
"Kita akan lihat mas, seperti apa diri mu tanpa fasilitas dari ku!" Guman Vira sambil memperhatikan punggung Bayu yang semakin menjauh.
Sementara itu, bu Tuti dan Miranda sudah pergi dari rumah Vira dengan perasaan kecewa. Niat nya ingin menekan Vira agar menuruti keinginan mereka, tapi kini malah diri nya berhadapan dengan Mama Dita.
"Bagai mana ini bu? Mas Bayu tidak ada kabar, dan sekarang kita juga gagal menekan Vira!" Miranda semakin kesal dengan apa yang menimpa nya sekarang.
"Kita tunggu saya Bayu di rumah, kita tunggu kabar dari Bayu!" Bu Tuti juga tampak sangat kesal dengan Mama nya Vira
"Bu, bisa - bisa nya ibu bilang bahwa aku adalah keponakan ibu. Harus nya ibu bilang saja bahwa aku ini adalah istri nya mas Bayu juga, bukan cuma Vira!" Miranda semakin kesal pada ibu mertua nya karena menyembunyikan status nya di depan Mama nya Vira.
"Miranda, kau tidak tahu seperti apa Mama nya Vira. Dia bisa melakukan apa saja jika dia tahu bahwa kau adakah istri nya Bayu, untuk saat ini sebaik nya kau diam saja dulu. Akan lebih baik untuk mu dan juga Bayu jika dia tidak tahu mengenai hubungan kalian, biar kan Bayu mengurus semua nya!" Bu Tuti memberi pengertian pada menantu baru nya.
"Kenapa sih ibu takut banget sama Mama nya Vira? Bukan nya mas Bayu adalah pemilik perusahan itu, mas Bayu bisa mengusir Vira jika dia tidak terima di madu!" Ujar Miranda yang tampak masih sangat kesal dengan Bu Tuti.
"Miranda, sebaik nya kau diam dan jangan banyak bicara jika kau mau di nikah secara resmi. Bagai mana jika Vira menuntut mu, apakah kau mau di penjara?" Bu Tuti menakutkan Miranda agar wanita itu tidak banyak menuntut.
"Tapi bu, mas Bayu sendiri yang bilang kan bahwa Vira itu hanya menghabis kan uang nya saja. Untuk apa di pertahankan, aku selama ini yang membantu mas Bayu mengurus perusahan nya!" Miranda merasa bahwa selama ini diri nya lah yang ada di samping Bayu.
Ketika bu Tuti dan Miranda sedang berdebat, Bayu pulang dengan wajah dan penampilan yang kasut. Berbeda ketika dia berangkat tadi pagi, Vira sudah memutar balik kan dunia nya dalam sekejap.
Miranda dan bu Tuti tidak menyadari kepulangan Bayu, mereka tidak mendengar suara mobil nya Bayu. Karena memang Bayu pulang tidak lagi menggunakan mobil nya, mobil itu sudah di sita oleh Vira.
"Mas, kau sudah pulang? Mana mobil? Kenapa kau pulang tidak membawa mobil?" Pertanyan beruntun keluar begitu saja dari mulut Miranda.
"Iya nak, kenapa wajah mu begitu kasut?" Tanya Bu Tuto heran, tidak biasanya putra nya pulang dengan penampilan yang awut - awutan seperti ini.
Bayu tidak menjawab pertanyan dari istri dan juga Ibu nya, dia lalu menjatuhkan bokong nya di atas sofa.
"Mas, kamu kenapa sih? Di tanya kok diam saja!" Miranda yang sudah kesal sejak tadi semakin bertambah kesal melihat suami nya.
"Mobil ku sudah di ambil oleh Vira!" Jawab Bayu dengan suara lirih.
"Apa???" Sontak saja hal itu membuat bu Tuti dan juga Miranda terkejut dan tidak percaya mendengar nya.
"Iya bu, Vira sudah sangat keterlaluan. Dia sudah mengambil alih jabatan ku di kantor dan sekarang dia juga sudah mengambil mobil ku!" Bayu mengadukan perbuatan Vira pada ibu nya.
"Perempuan itu semakin keterlaluan, tidak hanya dia. Tapi Mama nya juga sudah sangat keterlaluan, tadi Mama datang ke rumah kalian dan ternyata di sana ada Mama nya Vira!" Bu Tuti menceritakan semua kejadian tadi siang.
"Apakah Mama nya Vira sudah tahu kalau aku datang Miranda sudah menikah?" Tanya Bayu dengan suara tegang.
"Tidak nak, dia tidak tahu!" Bu Tuti menggeleng kan kepala nya.
"Syukur lah jika Mama nya Vira tidak tahu, bisa habis kita semua jika orang tua nya Vira sampai tahu semua ini!" Bayu menarik nafas lega saat dia mengetahui bahwa perbuatan nya tidak di ketahui oleh mertua nya.
"Mas, sebenar nya ada apa sih? Kenapa seperti nya kalian begitu takut pada orang tua nya Vira. Tinggal cerai kan saja Vira, kan semua masalah nya akan beres!" Miranda tetap menuntut Bayu untuk segera mencerai kan Vira.
"Mencerai kan Vira tidak semudah itu, Mir. Vira bisa saja menuntut kita berdua, aku tidak mau masuk penjara!" Bayu berkata pada Miranda.
"Lalu sampai kapan semuanya akan di kuasai oleh Vira? Aku tidak mau terus - terusan seperti ini mas!" Miranda berkata dengan wajah cemberut.
Bayu meraup wajah nya dengan kasar, dia tidak menyangka impian nya memiliki 2 orang istri ternyata tidak semenyenangkan seperti yang ada di dalam fikiran nya. Hidup nya semakin kacau setelah dia memutuskan untuk berpoligami, Vira menolak hal itu dan membuat hancur semua impian nya.
"Mas, ayo kita pergi ke rumah kita. Aku bosan dan setidak nya fikiran ku akan sedikit lebih tenang berada di rumah kita!" Miranda mengajak Bayu pergi ke rumah yang sebelum nya sudah di beli oleh Bayu untuk diri nya.
yg di maksut vira itu... bukan mngembalikan posisimu jdi ceo... tpi mngembaliknmu ke stelan awal... di mna saat km msih jdi karyawan biasa🤣🤣
ya bgitu saja vira biar km bisa terus di manfaat kan bayu.
tak Kira teges ternyata ah sudah lah.
lagian.... jdi org g brsyukur... dpt istri baik... cantik... kaya.... derajatmu di angkat.... eeee pke belagu nmbah istri...😅😅😅