NovelToon NovelToon
Between Kook & V

Between Kook & V

Status: sedang berlangsung
Genre:BTS / BXB / Teen School/College / Diam-Diam Cinta
Popularitas:946
Nilai: 5
Nama Author: Axeira

Berisi kumpulan cerita KookV dari berbagai semesta. Romantis, komedi, gelap, hangat, sampai kisah yang tak pernah berjalan sesuai rencana.

Karena di antara Kook dan V,
selalu ada cerita yang layak diceritakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Axeira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 3 RIVAL WITH CRUSH

Semua berawal dari satu komentar iseng.

Waktu itu, Geng Jungkook dan Geng Taehyung lagi duduk berseberangan di taman sekolah, masing-masing pura-pura nggak saling lihat. Sampai akhirnya Hoseok—yang lagi makan permen kapas warna pink dari koperasi—nyeletuk:

“Menurut lo semua… siapa di antara kita yang paling romantis?”

Langit hening. Angin berhenti. Burung pun nahan napas.

Taehyung mendongak. “Pasti gue lah. Gue puitis, artsy, dan bisa masak ramen pakai topping cinta.”

Yoongi nyaris nyedak minuman. “Topping cinta? Gue muntah dikit barusan.”

Seokjin menimpali, “Romantis tuh bukan cuma kata-kata. Harus dari tindakan juga. Kayak... ngasih bunga, atau—”

“Ngasih bunga plastik karena takut layu?” potong Namjoon sambil nyengir.

“Setidaknya nggak nyengir doang tiap naksir orang,” balas Seokjin sambil lirikan tajam ke Namjoon.

Lalu, tanpa sadar... tantangan pun tercipta.

🎯 TANTANGAN GENG: SIAPA PALING ROMANTIS?

Peraturannya sederhana:

Setiap anggota geng harus bikin satu aksi romantis—boleh puisi, hadiah, surat cinta, lagu, atau apapun.

Tapi... tidak boleh bilang itu untuk siapa.

Yang lain harus nebak: siapa targetnya?

Dan ya... siapa yang paling bikin deg-degan.

💌 Hari Penilaian Romantis:

📍 Lokasi: Aula sekolah yang mereka pinjam diam-diam

📍 Saksi: Seluruh anggota dua geng, Lisa (yang ikut sendiri), dan Jaehyun (lagi-lagi terseret tanpa tahu apa-apa)

1. Namjoon

Membacakan puisi klasik yang katanya “terinspirasi dari sejarah dan hati manusia”.

“Ia bukan raja, tapi matanya membuatku tunduk.

Langkahnya ringan, tapi keberadaannya mengguncang.

Dan senyumnya… adalah kudeta terbesar dalam hidupku.”

Semua tepuk tangan. Tapi Seokjin diam-diam senyum kecil—lalu pura-pura batuk.

2. Taehyung

Menggambar wajah seseorang... dari belakang.

Saat ditanya siapa, dia hanya bilang, “Dia punya rambut paling nyebelin, tapi pas dia senyum, gue jadi idiot.”

Jungkook pura-pura main HP, padahal telinganya merah kayak tomat.

3. Jimin

Menari solo dengan lagu lembut yang ending-nya… berhenti di depan tempat duduk Hoseok.

Semua diam.

Lisa menatap tajam. Hoseok? Masih bengong.

4. Yoongi

Main lagu piano instrumental pendek, tanpa kata-kata.

Tapi... di akhir lagu, dia menatap ke arah Jimin.

Lama. Dan jelas.

Jimin berkedip cepat. “Itu... bagian dari pertunjukan, kan?”

Yoongi diam. Lalu nyengir kecil. “Iya. Tapi yang jadi inspirasi bukan pertunjukan.”

5. Seokjin

Membawakan kotak makanan lucu isi kue stroberi homemade. “Ini bukan hadiah mewah. Tapi gue bikin sambil mikirin satu orang yang suka senyum diem-diem waktu makan manis.”

Namjoon refleks: “Gue?”

Semua noleh. Namjoon menutup mulut sendiri. “Eh, maksudnya… siapa aja bisa...”

6. Hoseok

Menggambar siluet dua orang yang saling membelakangi tapi ujung jarinya hampir bersentuhan.

Di bawahnya tertulis:

“Kadang, kita paling dekat… saat kita paling takut untuk lihat satu sama lain.”

Jimin langsung bangkit dan keluar aula. Lisa ikut keluar… tapi jalannya ke arah berlawanan.

7. Jungkook

Menempelkan satu kertas kecil di papan aula.

“Aku nggak tahu siapa yang naruh surat-surat misterius di bukuku.

Tapi kalau kamu nonton ini, dan kamu benar orangnya...

Mungkin ini jawabanku: aku siap tahu kamu siapa. Asal kamu juga siap.”

Semua diam.

Taehyung menatap Jungkook lama... tapi tetap diam.

🎭 Setelahnya...

Lisa duduk sendirian di taman.

“Jimin lebih kuat dari yang aku kira,” gumamnya.

Tapi matanya tetap menatap ke arah jendela lantai dua—ruang musik, tempat Hoseok dan Jimin sama-sama belum keluar.

Sementara itu, Jungkook duduk di lorong, menunggu seseorang.

Taehyung lewat.

Berhenti.

Melirik kertas di papan—lalu menatap Jungkook.

Mereka saling tatap. Lama. Tapi belum ada yang bicara.

Belum.

1
elleaa_
kapan lanjut lagi kakkk? aku menunguuuu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!