NovelToon NovelToon
Istri Berbahaya Sang Mafia

Istri Berbahaya Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Ketos / Mafia / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ecly

Lea Michele wanita berusia ( 22 ) tahun, seorang wanita berdarah dingin, dan bekerja sebagai pembunuh bayaran, yang harus mengalami kecelakaan hebat. alih-alih pergi ke alam baka. jiwanya malah terperangah di dalam tubuh seorang gadis yang bernama Carlin Christine. seorang gadis yang sudah menikah. tapi yang tidak pernah di anggap sebagai istri oleh suaminya.

__________________________________________

lantas bagaimana kelanjutan kisahnya, mari kita bersama-sama untuk membacanya. mampukah Lea sang pembunuh bayaran, berperan sebagai Carlin Christine. atau malah sebaliknya...!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ecly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di serang

Keluarga Jonathan hanya menyaksikan, kemesraan pasangan suami-istri itu, dengan tidak berdaya. Axel dan Carlin terlihat sangat harmonis, dan saling mencintai. Menghancurkan berbagai rumor, yang mengatakan bahwa Axel tidak perduli, dan tidak mencintai istrinya.

    Megan kepanasan, ingin sekali dia mencakar wajah sok cantik itu, padahal yang berharap di puji habis-habisan kan dia, ah semuanya jadi kacau gara-gara Lea.

Axel tersenyum tipis di bibirnya, saat melihat ekspresi wajah keluarga Jonathan, selain itu rencananya mengajak Lea tadi, berjalan mulus sesuai keinginan apa lagi saat ini dia begitu senang saat melihat ekspresi langka di wajahnya istrinya.

    " Sayang kamu mau coba punya ku? sini aku suap? " Axel tiba-tiba mengarahkan potongan daging ke arah mulut Lea, dan bicara dengan lembut.

" Tentu saja? " sahut Lea dengan tatapan tajamnya, rasanya dia ingin muntah darah, saat mendengar pria itu berkata dengan penuh kelembutan, akan tetapi dia hanya bisa memaki Axel dalam hatinya, dia pun terpaksa membiarkan pria itu menyuapinya.

   Megan mengepal kuat tangannya, hingga urat-urat di tangannya, menonjol keluar. dia menatap penuh benci ke arah Lea.

" Oh iya tuan Alexander, bagaimana dengan kerja sama kita, untuk pembangunan di kawasan C! "

Jonathan memilih membicarakan tentang pekerjaan, dari pada terus-menerus melihat kemesraan pasangan itu. apa lagi dia melihat wajah Megan, yang merah padam menahan amarahnya. lagian setelah melihat hubungan Axel dan Lea, yang begitu romantis putrinya itu sudah tidak punya kesempatan lagi, untuk di jodohkan dengan Axel.

*****

( new york.)

Sementara itu, di negara yang berbeda. 2 pria tampan yang sedang fokus menatap, layar laptop nya masing-masing.Tangannya bergerak lincah. Zona waktu Russia, dan negara yang mereka tempati, berbeda 9 jam.

   " Gyan semuanya nggak bisa, di akses. apa dia pernah membicarakan sistem dengan mu? " tanya Alvin, serius.

Gyan yang tengah fokus menatap layar laptop nya, langsung menoleh, pria tampan itu menaik sebelah alisnya.

   " Nggak dia nggak pernah suka, berbagi informasi seperti itu! "

Alvin menghela nafas dalam-dalam, tubuhnya kembali merosot ke lantai. pria tampan itu memijit pelipisnya, sudah dari berapa jam yang lalu, mereka berdua mencoba meretas akun milik Lea, tapi hasilnya sia-sia. dia merasa frustasi karena tidak bisa menembus sistem apapun. Padahal dia adalah peretas handal! tapi sekarang dia tidak bisa berbuat apa-apa.

    " Aku sudah melakukannya semampu ku. tapi nggak bisa di retas! sebenarnya sistem apa yang Lea pakai? ucap Alvin dengan nada putus asa, Gyan menatap tak percaya.

" Seorang Alvino tidak bisa menembus sistem pertahanan? Jangan bercanda, bukan selama ini kamu selalu bisa! " sahut Gyan dengan nada mengejek.

    " Aku sedang tidak bercanda, aku juga tidak bohong Gyan! Karena aku memang sudah berusaha! "

Sahutnya yang kembali menatap ke arah layar laptop. yang terus-menerus memperhatikan.

anda sudah melampaui batas akses sistem

silahkan coba lagi, dalam beberapa menit ke depannya. Alvin mengusap wajahnya.

    " Tapi ini sangat keren kan? " Gyan menatap polos, sambil menghisap rokoknya dalam-dalam.

Alvin melebarkan matanya, dia jadi ingan memukuli wajah sok polos Gyan.

" Sialan kamu, keren apanya? Ini sudah cukup membuat ku frustasi! " ucapnya tak terima.

" Tapi dengan sistem rumit seperti ini, yang susah di tembus, bahkan olah seorang peretas sinting seperti mu. Itu artinya semua kekayaan dan harta Lea. tidak bisa di ambil oleh orang-orang sembarang, dan harta kekayaannya tetap aman! " ucap Gyan, yang langsung membuat Alvin menatap tajam.

   " Hey bro aku juga sangat bangga dengan positif itu, tapi... kita melakukan ini bukan hanya karena semata-mata untuk kepentingan pribadi kita. Melainkan untuk menyerahkan semuanya peninggalannya kepada Bryan...! " Sahut Alvin dengan tatapan sinis nya.

    Gyan terdiam, dia hanya tersenyum kikuk karena sudah melupakan tujuan awal mereka.

apa lagi mereka juga pernah berjanji, akan membantu Bryan mendapatkan semua harta kakaknya, dia juga ikut tertekan.

Klik...!

" Hallo. pangeran tampan rupawan, datang membawa amunisi untuk rakyat jelata nya..."

Gyan dan Kelvin mendengus. saat melihat tingkah laku Ethan. ke 2 pria tampan itu jadi teringat dengan Lea, karena biasanya jika Ethan bertingkat seperti itu, Lea sudah pasti langsung melemparkan pisau ke arahnya.

sehingga membuat Ethan harus sembunyi di belakang Gyan dan Alvin.

" Heh kalian kenapa lagi? aku jadi merasa dejavu. sama reaksi kalian! "

    " Andai saja Lea masih hidup, habis kamu di rujaknya! " ucap Gyan dingin. Membuat Ethan mengembuskan napas panjangnya, karena di ingatkan dengan kebiasaan mereka.

    " Yang tadi bilang mau memeriksa pendataan harta peninggalan Lea. kok malah seperti mau baru di mulai? Jadi dari tadi ngapain! tidur? Menuntaskan misi pribadi?

jadi baru sempat mau mengerjakannya? "

Ujar Ethan panjang lebar.

" Itu semua kebiasaan mu! " sahut Gyan dan Alvin dengan kompak, Ethan meringis.

" kami berdua sudah mencobanya, tapi sistemnya nggak bisa di tembus. aku nggak tau wanita gila itu memakai code apa untuk melindungi semua hartanya.! " ucap Alvin, frustasi.

Ethan menyipitkan matanya, dia nampak tidak percaya, dengan apa yang di katakan Alvin.

     " ngomong-ngomong kenapa kamu ke sini? Lalu meninggalkan Bryan sendirian? Gyan menatap tajam, ke arah Ethan.

" Bryan sudah beristirahat. lagi pula kita sudah menyuruh beberapa orang untuk menjaganya, tadi sih masih aman-aman saja.

selain itu aku bosan sendirian! Karena dia tidur trus..aku juga sekaligus bertemu dengan mommy ku! " ucap Ethan dengan santai.

" Oh mommy sudah tiba di New york? "

tanya Gyan.

" Iya. mommy langsung memutuskan penerbangan dari Itali, ke sini! setalah mendengar kabar tentang anak perempuannya.!"

Ibunya Ethan memang sangat menyayangi Lea. bahkan ibunya juga sudah mengangkat ke 4 tamannya menjadi anak angkatnya juga.

saat mendengar kabar tentang kematian Lea dengan cara yang menyedihkan, ibunya tidak bisa diam saja.

" Huft jadi ini gimana? " Alvin membuyarkan

kesedihan yang siap menghampiri, mereka lagi.

   " Kenapa nanya aku? aku nggak tahu, bukan kamu sama Gyan yang ahli meretas? " Ethan langsung mengambil kopi, yang sudah dia beli tadi, lalu memberikan kepada Gyan dan Alvin. kedua temannya menerima kopinya.

" Nanti saja melanjutkan lagi. sekarang istirahat, dan minum kopinya dulu! " Gyan dan Alvin Hanya mengangguk saja.

*****

Lea menggosok tangannya dengan kuat. karena dari tadi, selalu di genggam Axel. dia kesal karena dari tadi mau cepat-cepat pulang, akan tetapi Axel malah asyik bicara tentang bisnisnya dengan Jonathan. dia menatap datar wajahnya, saat ini dia sedang berada di kamar mandi, mansion Jonathan.

" Si brengsek itu, lama sekali pulangnya? nyebelin banget. " gumamnya.

Klik...!

Lea keluar dari kamar mandinya, akan tetapi dia melihat Megan yang sedang menatapnya marah'! Lea mengeryit heran. karena wanita itu menyusulnya ke kamar mandi, dengan wajah merah padam, rahangnya mengeras giginya bergemuruh. baru saja Megan ingin mencaci-maki Lea, tiba-tiba Axel muncul. sehingga membuat Megan, dengan terpaksa menghentikan niatnya.

" Kenapa kamu ke sini? " tanya Lea. saat melihat wajah datar pria itu, yang melawati Megan begitu saja, tanpa menoleh sedikitpun.

" Tua...!"

" Aku menyusul mu, karena kamu terlalu lama di kamar mandi. aku pikir kamu sedang tertidur di kamar mandi, kamu kan tukang tidur? " ucapnya dengan nada menjengkelkan dan langsung memotong perkataan Megan.

Axel melirik dari ekor matanya, ke arah Megan, dia langsung tersenyum menyeringai.

Lea mendengus dingin, setelah mengetahui alasan suami sialan nya itu. dia melangkah ke arah Axel, dan berniat mencubit pinggangnya.

akan tetapi belum sempat tangannya menyentuh pinggang pria itu, Axel dengan tiba-tiba menarik tangannya, lalu.

Cup~

Lea melebarkan matanya, mulutnya menganga. emosinya langsung meledak-ledak.

" Kamu...! "

Cup~cup~

Lea mengeram marah' karena Axel mencium tangannya, sampai tiga kali.

" Axe...! "

" Ayo pulang? " potong Axel. kemudian langsung menggandeng tangannya, dan pergi dari depan kamar mandinya. dia tersenyum tipis di bibirnya, saat melihat wajah Megan yang merah padam.

Megan menggertak Giginya, dia mengepal kuat tangannya. dia marah dan muak. saat melihat perlakuan Axel kepada Lea, dia bersumpah akan membalas dendamnya kepada Lea, suatu saat nanti.

Axel segera pamit undur diri, kepada Jonathan dan istrinya! setelah berpamitan ala kadarnya, mereka segera pulang.

" Berhenti menatap ku seperti itu tuan Axel Alexander? " ucap lea ketus.

Sejak mereka pulang dari mansion Jonathan.

Axel terus-menerus menatapnya dengan penuh curiga. Lea yang sedang kesal dengan Axel, karena sudah mencium tangannya tadi. memilih diam, dan melihat ke luar jendela mobilnya jadi risih. karena pria itu malah menatapnya, tanpa berkedip.

" Apa yang sudah kamu, lakukan terhadap nona Megan Jonathan tadi? " Axel bertanya tanpa memalingkan wajahnya, sedikitpun dari wajah Lea.

Juan yang sedang menyetir mobilnya, dengan cepat mempertajam kan indra pendengarnya. dia sangat kepo. karena dari tadi mereka hanya menunggu di halaman mansion saja. tanpa masuk ke dalam rumah, dia ikut penasaran apa yang sudah terjadi di dalam rumah tadi.

" Kenapa kamu bertanya seperti itu kepada ku? Memangnya apa yang sudah ku lakukan kepada nona Megan tadi! apa kamu punya bukti bahwa aku ada menya---"

Lea membelalakkan matanya, tubuhnya menegang, keringat dingin mulai mengucur deras dari keningnya, saat Axel tiba-tiba memeluknya dengan erat.

" Axel bajingan, apa yang sedang kamu lakukan, cepat lepaskan aku? sebelum aku mematahkan tulang rusuk...! " saat Lea ingin mengamuk, dan melepaskan dirinya dari pelukan Axel. tiba-tiba suara bising dari luar sudah memberinya jawaban.

Dor~ dor~dor!

Lea tertegun sejenak saat mendengar suara letusan senjata api, dari depan, dan belakang mobil mereka.

" Kenapa jantung mu, berdetak kencang! ternyata jantung mu, berfungsi juga? " sindir Lea. Setelah mendengar detak jantung Axel yang berpacu dengan cepat.

Axel menunduk. untuk menatap wajah istrinya. yang masih berada dalam pelukannya. " Aku manusia biasa, bukan setan? tentu saja jantung ku berdetak. "

Axel yang sedang salah tingkah, langsung kesal ketika mendengar sindiran dari istrinya.

Apa lagi saat ini Lea menatapnya dengan mengejek. bisa-bisanya istrinya itu di saat keadaan sedang darurat malah menyindir, dan mengejeknya.

1
Reka Cantika
lanjutkan lagi Thor
Reka Cantika
lanjutkan
winda _
lanjut Thor 💪❤️❤️
KaylaKesya
terbaek thor💪🥰
Trifandi Saputro
kayak pernah baca. .alurnya sama hanya namanya aja beda. . .
yaaahhh mungkin cuma kebetulan sama aja kali yAA
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!