Tanda tangani ini, dan semua hutangmu dianggap lunas," ucap Minghua Zhang sambil melemparkan kontrak pernikahan ke atas meja yang penuh puntung rokok. Chen Song menatap angka di kertas itu, lalu menatap wajah dingin Luna di pojok ruangan. Baginya, ini bukan pernikahan, ini adalah tiket keluar dari neraka—yang tanpa ia sadari, justru akan membawanya ke neraka jenis baru.
Chen Song adalah seorang pria dari kelas menengah ke bawah yang memiliki kecanduan judi yang parah. Dalam sebuah permainan berisiko tinggi di kasino bawah tanah, ia kehilangan segalanya. Ternyata, lawan mainnya adalah seorang kolektor hutang kejam yang bekerja untuk relasi bisnis keluarga Zhang. Chen Song berhutang dalam jumlah yang mustahil ia bayar miliaran yuan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon richard ariadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
seleksi alam keluarga zhang
Proses pengambilalihan aset ini bukan sekadar pemindahan nama, melainkan sebuah "Operasi Pembersihan Finansial" yang sangat masif. Dengan bantuan Elara (sang peretas) dan kekuatan hukum rahasia dari Lylia Song, seluruh kekayaan yang selama ini digunakan untuk menindas orang lain kini berada sepenuhnya di bawah kendali Luna Zhang.
Gedung pencakar langit yang menjadi simbol kekuasaan keluarga Zhang di pusat kota kini berganti nama menjadi "Song-Zhang Pavilion". Semua bendera klan Zhang diturunkan dan diganti dengan simbol Teratai Ungu. Gedung ini sekarang menjadi pusat komando bagi pasukan bawah tanah Chen Song sekaligus kantor pusat bisnis baru Luna.
Dana Gelap William Elara berhasil membongkar akun-akun rahasia William di luar negeri. Dana sebesar 120 Triliun dialihkan hanya dalam satu malam.
Aset Saham Luna kini memegang 95% saham di seluruh anak perusahaan keluarga Zhang, mulai dari logistik, pertambangan, hingga properti. Para pemegang saham kecil yang dulu takut pada William, kini bersujud memberikan kesetiaan mereka pada Luna.
Puri Utama Zhang: Sesuai perintah Chen Song, rumah mewah yang menjadi saksi penderitaan mereka itu diratakan dengan tanah. Di atas lahan tersebut, Luna memerintahkan pembangunan sebuah taman peringatan dan pusat pelatihan bagi anak-anak yatim piatu yang berbakat kultivasi.
Mansion Rahasia Semua vila mewah milik Carren dan Monica disita dan diubah menjadi asrama bagi pasukan Legiun Bayangan yang setia kepada Chen Song.
Gou Tun City mengalami guncangan hebat. Para pengusaha yang dulu bersekutu dengan William kini mengantre di depan kantor Luna, memohon agar bisnis mereka tidak dihancurkan. Luna menunjukkan sisi kepemimpinannya yang baru: Tegas, Adil, namun Dingin.
Luna Zhang (Duduk di kursi utama klan Zhang) "Kekayaan ini dulu dibangun di atas air mata orang lemah. Mulai hari ini, setiap koin yang keluar dari gedung ini harus digunakan untuk memperkuat kekuasaan keluarga kita suamiku dan kesejahteraan rakyat yang mereka tindas."
Langkah Luna Zhang menunjukkan kedewasaan dan kebijaksanaan seorang penguasa sejati. Ia tidak melakukan pembantaian membabi buta terhadap seluruh garis keturunan, melainkan menerapkan sistem "Penyaringan Berdarah" yang sangat ketat.
Luna memerintahkan Elara dan Gorgon untuk mengumpulkan seluruh anggota keluarga cabang, baik yang tinggal di Gou Tun City maupun di luar kota. Di aula besar Song-Zhang Pavilion, Luna duduk di singgasana tinggi, didampingi oleh Chen Song yang berdiri bagaikan bayangan maut di sampingnya.
Interogasi Jiwa Setiap kerabat harus melewati pemeriksaan batin. Luna menggunakan energi Teratai Ungu untuk mendeteksi kebohongan. Jika mereka pernah terlibat dalam skema William untuk mencelakai Luna atau Chen Song, energi tersebut akan bereaksi, membuat jantung mereka berdegup kencang secara menyakitkan.
Audit Finansial Rekening setiap kerabat diperiksa. Mereka yang terbukti menerima "uang darah" dari hasil menindas rakyat kecil atau membantu William melakukan korupsi langsung dipisahkan.
Bagi mereka yang terbukti bersalah—para paman, bibi, dan sepupu yang dulu ikut tertawa saat Luna diusir—tidak ada ampunan.
Luna "Keadilan bukan berarti memaafkan segalanya. Kalian yang tangannya kotor akan menyusul William, Carren, dan Monica ke sel bawah tanah. Rasakan kegelapan yang selama ini kalian berikan pada orang lain."
Puluhan kerabat yang bersalah diseret oleh pasukan hitam menuju penjara bawah tanah, membuat sel tersebut kini penuh dengan tangisan penyesalan anggota keluarga Zhang yang berkhianat.
Bagi keluarga cabang yang selama ini hanya menjadi penonton atau bahkan ikut tertindas oleh keluarga utama, Luna memberikan pengampunan.
Pekerjaan Berdasarkan Kontrak Darah, Luna tetap mempekerjakan mereka di berbagai anak perusahaan yang telah diambil alih. Namun, mereka harus menandatangani kontrak yang mengikat secara mistis dan hukum.
Posisi Baru Mereka diberikan posisi sebagai manajer atau staf operasional, namun di bawah pengawasan ketat mata-mata Chen Song.
Loyalitas Baru "Aku tidak butuh cinta kalian," tegas Luna kepada mereka. "Aku hanya butuh loyalitas dan kerja keras kalian untuk membangun kembali apa yang telah dihancurkan William. Jika kalian berkhianat, kalian sudah tahu ke mana kalian akan pergi."
Chen Song menatap tindakan istrinya dengan bangga. Ia menyadari bahwa Luna adalah pelengkap sempurna bagi dirinya. Jika Chen Song adalah pedang yang menghancurkan, maka Luna adalah tangan yang membangun kembali.
Chen Song (Berbisik pada Luna) "Kau memiliki hati seorang Ratu, Luna. Tapi ingat, jika salah satu dari mereka berani mengangkat kepala untuk melawanmu, pedangku akan selalu siap memenggalnya sebelum mereka sempat berkedip."
Dengan stabilnya ekonomi dan dukungan dari keluarga cabang yang loyal, kekuasaan Luna dan Chen Song di Gou Tun City kini tak tergoyahkan. Namun, di perbatasan kota, Grandmaster Mo telah melihat melalui mata batinnya bahwa keluarga Zhang telah runtuh.
Ia membawa pasukan Sekte Bayangan Darah dan utusan dari Ibu Kota untuk merebut kembali aset yang kini dikuasai Luna.