NovelToon NovelToon
Dosen Posesif

Dosen Posesif

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Dosen / One Night Stand / Cinta setelah menikah / Crazy Rich/Konglomerat / Cintapertama
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: ArsyaNendra

{Area khusus dewasa}
"Saya mohon tolong lepaskan saya, saya mohon." Permintaan wanita itu dengan suara lirih memohon pada pria itu.

 "Tidak bisa,hanya kamu yang bisa melakukannya, sampai kapanpun kamu tak akan bisa pergi."ucap pria itu dengan nada serius.

  "Tapi kenapa harus saya, masih banyak wanita lain yang mau dengan Anda."

 Wanita itu semakin ketakutan, setelah Apa yang dilakukan oleh pria itu.Berharap mampu bisa menghindarinya, tapi tetap saja tak bisa dia hindari ketika ambisi dari pria itu begitu besar terhadap dirinya.

  Apakah nantinya dirinya akan menerima kehadiran pria itu atau dirinya lebih memilih untuk pergi dari kehidupannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ArsyaNendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Wanita penganggu ~

  "Malia."

 "Nita." Malia kaget dengan kehadiran Nita di depan pintu kelas.

 "Kenapa wajahmu kusut begitu,ada masalah lagi?" Tanya Nita pada Malia.

 "Iya, masalah sama satu dosen itu.Rasanya ingin aku lempar dengan sambal wajahnya." Jawab Malia dengan nada marahnya

"Dosen siapa lagi?"

 "Itu Pak Dio." Jawab Malia yang sangat kesal dengan apa yang dia perbuat pada dirinya.

 "Ya ampun,pak dosen baru itu.Sebuah keberuntungan kamu bisa dekat dengannya."

 "Keberuntungan apanya,malah adanya sial jika berhadapan pak dosen itu." Nita tertawa terbahak-bahak mendengar jawaban itu.

 "Awas lho,nanti kamu diam-diam suka." Nita mulai mengejek temannya.

 "Suka bagaimana,status kami berbeda.Beliau keluarga dari konglomerat ,sedangkan aku hanya anak panti asuhan jauh beda." Ucap Malia yang mengakui perbedaan itu.

 "Tapi dengar Malia,tak semua orang memandang status itu.Yang penting kita bisa memberikan tempat yang nyaman itu sudah lebih baik." Nita mengucapkan dengan nada serius.

 "Sudahlah,kita masuk kelas saja sebelum Bu dosen masuk." Akhirnya mereka masuk keruang kelas mereka melanjutkan tugas mereka.

 Beberapa jam kemudian

 Sudah waktunya Malia untuk pulang.Saat dirinya berjalan kearah pintu keluar,tidak sengaja Malia ada sosok pria yang dia kenali berdiri di samping mobil.

 "Dia lagi." Ekspresi Malia berubah kesal melihat kehadiran pria itu lagi.

 "Ayo sayang ,kita pulang." Ajak Dio yang sudah menunggu kehadirannya.

 Malia menoleh kanan kiri, takutnya ada seseorang yang melihat dirinya masuk kedalam mobil bersama Dosennya itu.

 "Aman sayang, tidak ada orang disini."Malia bergegas masuk takutnya ada orang lain yang melihat dirinya.

 Malia segera masuk mobil itu dengan perasaan was-was,"Mulai Besok aku akan pulang sendiri, jangan menungguku."Malia tak ingin nanti jadinya akan menjadi bahan gosip di tempat kampusnya.

 "Aku bilang tidak, jangan membantah perintahku."Malia benar-benar kesal dengan sifat pemaksa pria itu.

 "Dasar gila." Gumam lirih Malia yang sudah kesal dengan tindakan yang dilakukan pria itu.

 Mobil mereka berhenti diarea parkir di apartemen."Lebih baik kamu pulang lebih dulu sayang,aku harus pergi menyelesaikan pekerjaan di kantor." Malia hanya melirik dan langsung membuka pintu mobil.Tiba-tiba saja tangan Malia di tarik oleh Dio, hingga Dio mencium bibir manis Malia.

 Dio membalas dengan senyuman kearah Malia,berbeda dengan Malia yang justru kaget dengan apa yang Pria itu lakukan.

 Dio langsung melanjutkan perjalanan menuju kantor tempat kerjanya,diruangan itu sudah ada Hendri yang sudah sedari tadi menunggu kehadiran tuannya.

 "Apa tuan Marvel?"

 "Iya tuan, beliau ingin bertemu dengan Anda tuan." Jawab Hendri yang menyampaikan laporannya pada tuannya.

 "Baiklah,kamu atur semuanya.Kamu cek juga beberapa dokumen milik tuan Marvel."Perintah Dio yang langsung memberikan arahan pada asistennya.

 Setelah semuanya selesai barulah Dio kembali pulang ke Apartemennya.Sebelum dia pulang,sengaja Dio mampir ke toko bunga,membeli buket bunga untuk Malia.

 Perubahan besar nampak terlihat dalam diri Dio yang awalnya dingin seketika melunak setelah kehadiran Malia di hidupnya.Dio tak menyangka jika dirinya bisa berubah sedemikian mungkin dengan sisi romantisnya.

 Apalagi semua berkaitan tentang dirinya,yang harus mengakui memiliki kekurangan tapinya semua berubah dengan kehadiran wanita itu di sisinya.

 Di saat Dio hendak akan keluar dari toko itu,Dio dikejutkan dengan kehadiran seorang wanita yang menyapa dirinya.

 "Dio ." Sapa seorang wanita cantik yang terkejut melihat kehadiran Dio ditempat itu.

 Dio hanya terdiam sembari memandang wanita itu,yang sebenarnya dia kenali.

 "Wanita itu lagi." Batin Dio yang hanya membalas dengan menganggukkan kepala.

 "Kebetulan kita bertemu disini." Ucap wanita itu dengan senyuman kearah Dio.

 Dio pun langsung pergi tanpa menghiraukan wanita itu,"Dio." Namanya pun masih dipanggil oleh wanita itu.

 Dio langsung menoleh tanpa membalas panggilan itu."Bisa kita bicara berdua,ada sesuatu yang ingin aku bicarakan denganmu." Dio hanya terdiam mengetahui apa maksud dari wanita itu.

 "Maaf aku tidak bisa." Jawab Dio dengan ekspresi dingin dia tunjukkan pada wanita itu.

 "Sebentar saja." Bella memohon pada Dio agar dirinya bersedia bicara berdua sebentar saja.

 "Tidak bisa,aku sudah ditunggu seseorang." Jawab Dio yang langsung menolaknya.

 "Seseorang siapa?" Tanya Bella yang langsung mencurigai sesuatu.

 "Tak perlu kamu tahu siapa orang itu."

 "Apa dia kekasihmu?"Pertanyaan langsung di Jawab dengan anggukkan kepala.

 "Jika iya kenapa."jawaban itu langsung membuat Bella terkejut.

 "Tidak mungkin." Batin Bella tak percaya begitu saja, orang yang dia cintai ternyata sudah memiliki wanita lain.

 "Jangan terlalu berharap lebih padaku." Dio langsung berkata seperti itu pada Bella.

 Bella langsung terdiam,"Aku tahu kamu mengharapkan sesuatu padaku, aku pun tidak tertarik denganmu."Dio langsung mencecar dengan jawaban itu yang langsung direspon ekspresi kecewa dari Bella.

 "Apa kamu bilang."

 "Aku tahu tujuanmu mendekati keluargaku hanya untuk mendekatiku. Cara terlalu mudah aku baca."jawab Dio yang sudah tidak kaget lagi dengan apa yang dilakukan oleh Bella kepada keluarganya.

 "Lebih baik kamu fokus dengan karir, jangan melakukan sesuatu hal bodoh hanya demi keinginanmu sendiri."Dio langsung pergi tanpa mengucapkan sesuatu yang direspon Bella dengan ekspresi marah.

 "Akan aku pastikan dia akan menyesal dengan apa yang dia katakan."batin Bella yang mulai kesal dengan sikap Dio yang begitu dingin kepada dirinya.

 Posisi Dio saat ini sudah berada di dalam lift, dia masih kesal dengan kejadian di saat tidak sengaja dirinya bertemu dengan Bella.

 "Wanita itu berani membuat masalah denganku apa dia kira aku tidak tahu kebusukannya selama ini."batin Dio yang diam-diam sudah mengawasi apa yang selama ini wanita itu lakukan.

 Dari itulah dia tidak kaget dengan apa yang selama ini wanita itu lakukan kepada keluarganya.

 Akhirnya sampai di apartemennya, saat itu situasi terlihat dengan sepi dan dia pun segera pergi ke arah dapur yang di mana Malia berada di sana.

"Sayang."Dio langsung memeluk Malia dari arah belakang, sontak saja Malia dibuat terkejut dengan kehadiran Dio yang tiba-tiba saja memeluk dirinya dari belakang.

 "Sedang apa sayang?"tanya Dio yang menyandarkan kepalanya di bahu Malia.

 "Sudah tahu aku lagi masak masih tanya aku sedang apa."jawab Malia dengan nada kesal.

 "Pintarnya istriku."ucap Dio sembari mengecup pipi kanan Malia.

 "Apa, istri?"

 "Iya istri, Memangnya salah?"Tanya balik Dio kepada Malia.

 "Sangat salah, kita belum menikah dan beraninya kamu mengakui jika aku istrimu."

 "Sebentar lagi akan aku tunjukkan padamu jika aku benar-benar serius." Jawab Dio dengan senyuman dan mulai mencium bibir manis.

1
Blueberry Solenne
enaknya jadi Dosen tinggal tunjuk aja bawain tugas muridnya😁
Blueberry Solenne
Lokal banget namanya tapi bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!