NovelToon NovelToon
Ketika Musuh Menjadi Pengantin Pengganti

Ketika Musuh Menjadi Pengantin Pengganti

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta setelah menikah / Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak / Pelakor jahat / Menikah dengan Musuhku / Tamat
Popularitas:4.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mama Mia

🏆JUARA 3 LOMBA YAAW PERIODE 3 2025🏆

Sharmila, seorang wanita cantik, sedang bersiap untuk hari pernikahannya dengan Devan, bos perusahaan entertainment yang telah dipacarinya selama tiga tahun.

Namun, tiba-tiba Sharmila menerima serangkaian pesan foto dari Vivian, adik sepupunya. Foto kebersamaan Vivian dengan Devan. Hati Sharmila hancur menyadari pengkhianatan itu.

Di tengah kekalutan itu, Devan menghubungi Sharmila, meminta pernikahan diundur keesokan harinya.

Dengan tegas meskipun hatinya hancur, Sharmila membatalkan pernikahan dan mengakhiri hubungan mereka.

Tak ingin Vivian merasa menang, dan untuk menjaga kesehatan kakeknya, Sharmila mencari seorang pria untuk menjadi pengantin pengganti.

Lantas, bagaimana perjalanan pernikahan mereka selanjutnya? Apakah pernikahan karena kesepakatan itu akan berakhir bahagia? Ataukah justru sebaliknya?

Ikuti kisah selengkapnya dalam

KETIKA MUSUH MENJADI PENGANTIN PENGGANTI

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama Mia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20. Ke rumah Zayden

.

Devan mengacak rambutnya frustasi. "Lalu, apa yang harus kita lakukan sekarang, Boby?"

Boby tampak berpikir keras. "Kita harus segera memberikan klarifikasi, Tuan. Memberikan kompensasi yang layak untuk keluarga Pricilia, mungkin bisa membuat situasi mereda."

"Kompensasi?" Devan mendengus. "Enak saja. Aku mengumpulkan uang dengan susah payah. Tiba-tiba harus diberikan begitu saja pada orang gila itu?”

"Untuk saat ini kita tidak punya pilihan lain. Kita harus melakukan sesuatu. Kalau tidak, perusahaan kita bisa hancur."

Devan terdiam. Ia tahu Boby benar. Ia harus bertindak cepat sebelum semuanya terlambat. "Baiklah," katanya akhirnya. "Siapkan konferensi pers secepatnya!" perintahnya.

"Kita akan umumkan permintaan maaf dan kompensasi untuk keluarga Pricilia. Dan pastikan semua orang tahu, saya akan bertanggung jawab penuh atas kejadian ini. Tapi sebelum itu, cari tahu semua tentang Zainal (kakak Pricilia)!" perintah Devan dengan nada tegas.

"Siapa dia, apa pekerjaannya, keluarganya. Aku ingin semua informasi tentangnya secepatnya."

Boby mengangguk cepat. "Baik, Tuan. Akan saya laksanakan."

Devan menghela napas. Ia merasa terpojok. Peduli setan jika tindakannya ini tidak benar. Ia tidak punya pilihan lain. Reputasi perusahaannya tidak boleh tercoreng.

*

*

*

Di ruang kerjanya, Zayden duduk bersandar dengan wajah datar. Kedua matanya fokus memperhatikan layar laptop yang menyala, menampilkan berita tentang perusahaan Devan yang baru saja viral.

"Bagus!" gumamnya dalam hati.

Tiba-tiba, pintu ruang kerjanya diketuk. Detik berikutnya, Joshua, asistennya, muncul. Berjalan mendekat dan menunduk memberikan hormat ketika telah berdiri di depan meja kerjanya.

"Semua telah dilakukan sesuai perintah Anda," ucap Joshua.

"Hmm," jawab Zayden singkat. Pria tampan itu bahkan enggan membuka mulutnya.

Sesungguhnya, kasus meninggalnya Pricilia sudah lama terkubur tanpa seorang pun mengetahuinya. Tetapi, Zayden, yang bagaikan memiliki seribu mata, mengetahui hal tersebut dan memerintahkan seseorang untuk mengangkatnya kembali. Orang suruhannya juga yang telah membuat kakak Pricilia berani bersuara.

Flashback

Hari itu kala malam menyelimuti bumi , Zayden duduk di kursi kerjanya. Di hadapannya, seorang pria berjaket hitam berdiri dengan tegap.

"Bagaimana perkembangan di Silverstar Entertainment?" tanya Zayden tanpa basa-basi.

Pria itu menunduk hormat. "Tuan, ada informasi penting yang perlu saya laporkan. Beberapa waktu lalu, ada seorang peserta audisi bernama Pricilia yang didiskualifikasi secara tidak adil."

Zayden mengangkat alisnya. "Tidak adil? Jelaskan."

“Saya melihat sendiri waktu itu. Pricilia sebenarnya memiliki bakat yang sangat menjanjikan. Namun, dia didiskualifikasi karena perintah langsung dari Devan Aditama."

"Devan?" Zayden menyipitkan matanya. "Kenapa dia melakukan itu?"

"Inilah yang menjadi rahasia umum di Silverstar entertainment, Tuan Devan ingin memprioritaskan peserta lain bernama Vivian, yang memiliki hubungan dekat dengannya."

Tanpa suara, Zayden terdiam dengan mata menatap lurus ke arah orang kepercayaannya. Bahasa yang begitu dipahami oleh orang itu sebagai perintah untuk melanjutkan informasi.

"Dia mengalami depresi berat, Tuan. Dan beberapa waktu lalu, dia ditemukan meninggal dunia. Diduga bunuh diri."

Zayden mengepalkan tangannya. "Catat semua informasi ini. Pastikan tidak ada orang lain yang tahu.”

"Siap, Tuan," jawab pria itu. Orang itu pun undur diri setelah memberikan hormat.

“Aku memiliki kartu As mu, Devan. Waspadalah!" gumam Zayden kala itu.

End Flashback

Joshua masih berdiri di hadapan Zayden, menunggu perintah selanjutnya.

"Pastikan Devan tidak punya waktu untuk bernapas," kata Zayden dengan nada dingin. "Buat dia merasakan apa yang seharusnya dia rasakan."

"Siap, Tuan," jawab Joshua. Ia menunduk hormat sebelum berbalik dan meninggalkan ruangan. Zayden kembali menatap layar laptopnya, senyum tipis menghiasi bibirnya.

"Ini baru permulaan, Devan," gumamnya. "Kau akan membayar semua yang telah kau lakukan pada Sharmila.”

*

*

*

Pagi berikutnya, Sharmila sedang mengemasi barang-barang pribadinya. Pikirannya berkecamuk. Meninggalkan rumah ini berarti meninggalkan kenangan masa kecilnya.

Tok! Tok! Tok!

"Nyonya," suara pelayan dari balik pintu. "Maaf mengganggu, tapi Tuan Ricky sudah datang."

Sharmila menghela napas. Waktunya telah tiba. "Baik, Bi. Suruh masuk saja."

Pintu terbuka, dan Ricky, sopir yang dikirimkan oleh Zayden masuk ke dalam kamar. "Selamat pagi, Nyonya," sapa Ricky dengan sopan. Apa ada yang bisa saya bantu?"

Sharmila tersenyum tipis. "Hanya itu saja, Kak Ricky ," jawabnya sambil menunjuk sebuah tas besar di sudut kamar.

Ricky mengangguk. "Baik, Nyonya. Biar saya bawakan." Dengan sigap, Ricky mengangkat tas tersebut dan membawanya keluar kamar.

Sharmila menatap sekeliling kamar untuk terakhir kalinya. Ia mencoba mengabadikan setiap detail ruangan ini dalam ingatannya.

"Nona Muda," suara Bi Wati, pelayan yang bersikap paling berani terhadap Devan, memecah lamunannya. .

Sharmila menoleh dan mendapati ketiga bibi pelayannya berdiri di ambang pintu. Mata mereka tampak berkaca-kaca.

"Ya Allah, Nona Muda mau pergi," isak Bi Minah, berlari kecil mendekat sambil menghapus air mata dengan ujung kebayanya.

Di rumah Sharmila, para pelayan memang tidak mengenakan seragam pelayan. Karena Sharmila tidak menganggap mereka sebagai pelayan, melainkan keluarga sendiri. Karena mereka lah yang telah menemani Sharmila sejak kecil, sejak kedua orang tuanya masih ada.

"Jangan sedih, Bi," kata Sharmila sambil merentangkan tangan menerima pelukan mereka. "Mila janji akan sering-sering berkunjung."

Ketiga bibi pelayan itu langsung memeluk Sharmila erat-erat. "Kami pasti akan merindukan Nona Muda," kata Bi Imah dengan suara bergetar.

"Mila juga akan merindukan kalian," balas Sharmila sambil membalas pelukan mereka lebih erat.

"Nona Muda harus jaga diri baik-baik di sana," pesan Bi wati. "Jangan lupa makan, jangan lupa istirahat." Wanita paruh baya yang berbicara sambil menghapus ingus dengan ujung tuniknya.

"Iya, benar. Sekarang sudah ada Tuan Muda Pratama yang mencintai Nona,” sela Bi Imah. "Tuan Muda sangat kaya raya, harusnya Non Mila gak perlu kerja terlalu keras seperti dulu lagi.”

"Iya, Bi," jawab Sharmila sambil tersenyum meskipun hatinya getir. "Kalian juga jaga diri baik-baik di sini." Para bibi yang tidak tahu, bahwa dirinya menikah dengan Arya hanya untuk menyelamatkan wajah.

Setelah berpamitan dan berpelukan, Sharmila akhirnya melangkah keluar kamar. Ia berjalan menuju mobil yang sudah menunggunya di depan rumah.

"Mila pergi, ya," pamit Sharmila pada ketiga bibi pelayannya yang masih berdiri di samping pintu mobil.

"Hati-hati di jalan, Nona Muda," jawab mereka serempak.

Sharmila mengangguk dan memasuki mobil. Ricky menutup pintu dan segera melajukan mobil meninggalkan rumah Sharmila.

Dari dalam mobil, Sharmila menatap rumahnya yang semakin menjauh. Ia merasakan hatinya berat. Namun, demi harga diri, demi kakek, dan demi kelangsungan grup Natakusuma, ia akan menjalani pernikahan ini, apapun yang terjadi.

""Mohon dimaklumi, ya, Nyonya. Tuan Muda tidak bisa menjemput karena ada yang harus diselesaikan di perusahaan."

Suara pak Ricky memecah keheningan membuat Sharmila mengerutkan kening, kenapa ada seorang sopir meminta pemakluman untuk majikan? Arya orang yang dingin dan tak tersentuh, tapi kenapa sopir terlihat begitu menyayanginya.

"Tuan Muda meminta saya mengantar Nyonya ke perusahaan, supaya Nyonya tidak di rumah sendirian," lanjut Ricky .

Sharmila mengangguk dan tersenyum. Dalam hatinya ada sedikit rasa cemas. "Arya tidak menyuruhku ke perusahaan untuk mempermalukan aku, kan?" gumamnya

1
v_cupid
wahhh
Zakaria Nasution
kebanyakan masalalu
v_cupid
mulai deh
v_cupid
sip cerita nya
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: terima kasih kak
total 1 replies
Marina Tarigan
kedua veo oni bodoh soal perasaan pintar dlm minpin perusahaan mknya keterbukaan perlu dlm pernikahan
Marina Tarigan
katanya impoten sarmila juga pernah menhangka begitu
Marina Tarigan
hantam saja Karina semoga kamu bisa kalau kau berhasil terima kasih hancurpun lenya dari muka bumi ini emang kami pikori kami tdk makan dari perusahaan itu mampus pun kamu semua ke naraka sana apa urusan kami
Marina Tarigan
jgn binatang yg serakah itu menang thour sdh cukup korban ayahnya Aria yg korban dan mati sdh cukup aria yg susah payah membesarkan perusahannya itu berkembang buat Karina dan Tristan sepeperti Devan yg salah yg hancur bukan yg kerja keras
Marina Tarigan
hancurkan Tristan biadap sm kek ibunya serakah kurang ajar biadap mau merebut punys orang yg sdh kamu plototi uang ayahnya Rian sampai dipenjara dan meninggal ulah Karina biadap itu tak selamanya kamu bisa moroti orang niadap
v_cupid
waahh musuh baru muncul
v_cupid
lucu
Marina Tarigan
semoga otong Devan tifur selamanya karena niatnya mau meniduri Sarmila gak jadi deh
Marina Tarigan
hancur bagi orang yg menganggap sepele pd hal yg sangat pentimg masa pernikahan yg tgl beberapa memit lagi ditunda besok dimana letak otaknya sdh salah berulah terus nilmati daja nak
Marina Tarigan
terima ksh penyelamat semoga Devan tgl nama saja ya upah orang gila
Marina Tarigan
dlm situasi imi sedikit aku rasa Sarmila kurang peka pd hal sdh ber kali2 Devan selalu mengusiknya aturannya kantor itu kantor besar kgm lawan dgn kata2 membangkitkan kemarahan tpi dhn kelembutan supaya bisa terhinfar dr orang yg sdh lepas kendali tapi karena imo verita halu boleh2 saja harus pake taktik bukan marah2
Marina Tarigan
good Devan baru Devan namanys bagus sekali tdk bisa secara baik kekerasan ya semoga berhasil dan akibatnya Sarmila akan makin benci padamu dan keselamatanmu mkn terancam beserta perusahaanmu bodat
Marina Tarigan
orang gila mau merampas istri orang aneh
Marina Tarigan
tak ada itu seberaninya menilai orang presiden istrinya saja tak berani bertindak begitu ini artis ya 1 triliun honornya sekali manggung ya. ada2 saja
Marina Tarigan
masa pernikahan yg sesuai peraturan yg sdh dilaksanakan secara agama hukum sandiwara aneh
Marina Tarigan
vivian zdevan manusia biadap gila tdk waras masa pernikahan hari h ditunda begitu saja sdh dirias pengantin nya persiapan sdh selesai semua mampus lo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!