Cinta Untuk CINDERELLA

Cinta Untuk CINDERELLA

Menjaga Kesetiaan

"Kamu yakin menolak lamaran saya?" Tanya seorang pria pada seorang wanita cantik yang berada di hadapannya.

Wanita itu menunduk tak berani mengangkat kepalanya. Sepertinya Wanita itu cukup takut.

"Kenapa kamu diam? Saya tanya.. Kamu yakin menolak lamaran saya?" Wanita itu menghela nafas panjang sebelum akhirnya dia memberanikan diri mengangkat kepalanya menatap mata sendu pria yang diam-diam selama setahun ini selalu saja mengejarnya.

Pria itu bernama Davin Anggara Sanjaya. Seorang Ceo kaya yang namanya di kenal oleh banyak orang. Di usianya yang ke dua puluh tujuh tahun pria itu sudah mampu memimpin perusahaan yang di wariskan Daddy nya dengan baik. Dan sekarang perusahaan tersebut semakin berkembang pesat.

Mengingat Davin adalah putra sulung dari Tuan besar Nalendra, Banyak pengusaha-pengusaha yang berlomba lomba ingin bekerja sama dengannya. Bahkan di usianya yang terbilang masih muda, Davin pemegang saham paling banyak di beberapa perusahaan.

Selama hidup, Davin tak pernah dekat apalagi sampai jatuh cinta pada seorang wanita.

Dan baru pertama kalinya ini Kakak dari Davina itu merasakan jatuh cinta pada seorang wanita yang dimana satu tahun yang lalu telah menolongnya.

Sejak saat itulah Davin mulai tertarik pada seorang wanita yang bernama lengkap Cinderella Anesya atau yang biasa di panggil Ella itu.

Tak jarang Davin sengaja menemui Ella. Bahkan berulang kali pria itu menyatakan cinta terhadap Ella, Sayangnya wanita itu selalu menolak. Entah apa alasannya Davin belum tahu.

Davin juga sering mengirim paket barang untuk wanita yang selalu di cintanya itu. Mau tak mau Ella selalu menerima walau kadang bukan dia yang menerimanya melainkan adiknya.

Dan malam ini, Saat Ella pulang dari kantor tempat dimana dia bekerja. Davin mengajak Ella bertemu di cafe.

Dan di sinilah sekarang keduanya berada. Malam ini Davin menyatakan kembali cintanya pada wanita cantik itu.

Tak hanya sekedar pernyataan cinta seperti sebelum sebelumnya Davin juga melamar Ella sebagai istrinya.

"Maafkan saya Tuan.. Tapi saya sudah punya tunangan. Saya sudah punya calon suami.. " Jawab Ella pada Davin dengan sopan.

"Saya sudah tahu.." Ella terkejut bukan main, Darimana pria ini tahu kalau dia sudah punya calon suami? Bukankah dia tidak pernah bercerita pada pria itu. Pikir Ella..

Mungkin Ellla lupa siapa Davin. Pria itu mampu melakukan apapun dan semua yang dia mau pasti terwujud. Tentang Ella serta kehidupan yang di alami gadis itu selama ini Davin jelas tahu. Dan di sinilah Davin mengerti kenapa Ella selalu menghindar bahkan menolak cintanya.

"Saya sudah tahu kalau kamu itu punya tunangan. Kalian bertunangan karena sebuah perjodohan kan? Dan saya tahu semua yang kamu alami selama ini?

"Tuan, Tuan mengikuti saya?

"Apa yang tidak saya tahu tentang kamu? Saya melamar kamu sebagai istri saya. Tapi kamu nolak saya demi pria yang tak pernah menganggap kamu itu ada.." Ella kembali menunduk, Matanya mulai berkaca-kaca. Apa yang di katakan oleh Davin semuanya benar.

Dia cinta pada tunangannya sudah sejak lama sayangnya pria yang biasa di sapa Araka itu tak pernah menganggapnya. Araka lebih cenderung dekat dengan adiknya.

"Jadilah istri saya, Saya janji akan memberikan cinta serta kebahagiaan untuk kamu.." Ella menatap mata Davin cukup lama, Sekali lagi dia menggelengkan kepalanya.

"Maaf saya gak bisa.. Saya sudah terlanjur punya janji pada Nenek Araka kalau saya sudah bersedia menjadi menantu cucunya. Lagi pula saya yakin kok kalau Araka akan berubah. Mungkin sekarang dia masih belum terbiasa saja.. Mungkin setelah kami menikah dia akan terbiasa.." Kata Ella yang sebenarnya tidak yakin apakah Araka akan berubah atau tidak.

Davin tak mampu berkata-kata lagi. Pria itu tahu kalau Ella adalah wanita yang selalu menjaga kesetiaannya.

Dan memang benar, Ella mencintai Araka sudah sejak lama. Meski pria itu bertahun-tahun kuliah di luar negeri cinta Ella terhadap Araka takkan hilang. Menolak lamaran Davin pun karena wanita itu setia pada Araka.

"Baiklah.. Kalau memang itu keputusan mu.. Tidak apa-apa.." Ucap Davin dengan wajah penuh kecewa. Tapi mau bagaimana lagi, Cinta tak dapat di paksakan.

"Maafkan saya Tuan.." Kata Ella dengan kepala menunduk.

"Tidak apa-apa.. Jangan minta maaf, Kau tidak salah.." Davin berdiri dari duduknya, Ia meraih sesuatu lalu menyerahkan kartu nama untuk Ella.

"Jangan di tolak lagi.. Simpan ini untuk berjaga-jaga.. " Setelah mengatakan itu, Davin berlalu pergi. Kini hanya tinggal Ella seorang diri, Matanya tak lepas menatap kartu nama itu.

Biasanya dia akan menolaknya tapi entah kenapa kali ini Ella merasa harus mengambil dan menyimpannya saja..

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Ella pulang dengan berjalan kaki. Malam yang gelap dan aura yang dingin menusuk hingga ke tulang-tulang.

Tatapan wanita cantik itu tampak kosong. Ucapan Davin terngiang di telinganya.

"Aku memang butuh cinta dan kasih sayang hanya itu saja.." Gumamnya. Ia menghela nafas panjang, Hingga sebuah mobil yang tak asing berhenti.

Kaca mobil itu terbuka, Dan lagi sebuah pemandangan yang menyakitkan kini terpampang nyata depan matanya.

Araka tunangannya dan Lentera adiknya berada dalam satu mobil.

"Kak.. Kenapa kakak malam-malam ada disini? Mama dari tadi bingung tuh nyariin.." Ujar Lentera pada Ella. Tak lama, Seorang pria tampan keluar dari kendaraan roda empat tersebut.

"Sekarang masuk! Kamu itu nyusahin mulu.." Kata Araka dingin. Ella hanya diam, Bisa tidak pria ini bicara dengan lemah lembut. Bukankah dia adalah tunangannya, Kenapa dia yang selalu di perlakukan seperti itu.

"Kamu pulang aja dulu.. Aku bisa pulang sendiri.." Kata Ella, Dia sudah lelah dengan semua ini. Percuma satu mobil kalau akhirnya dia menyaksikan kedekatan tunangannya bersama adiknya, Atau lebih tepatnya adik tiri.

"Kau itu jangan ngeyel.. Kalau terjadi apapun padamu aku yang di marahi oleh nenek. Kau jangan jadi orang yang selalu menyusah...

"Justru itu kau pergilah dulu.. Biar aku tidak menyusahkan mu.." Ella pun berlalu pergi. Tak peduli dengan Araka yang membujuknya.

Begitu sampai di rumah, Seperti biasa Ella langsung di sambut tatapan tajam oleh ayahnya.

"Darimana saja kamu malam-malam begini? Bukankah kantor Araka sudah pulang sejak tadi sore?

"Ella masih ada keperluan di luar yah.. Makanya pulang telat.." Jawab Ella. Ia melirik wanita paruh baya yang tak lain adalah Mamanya itu hanya diam saja. Tak ada pembelaan dari wanita yang telah melahirkannya itu.

"Alasan! Dasar anak tak berguna.." Ella tak lagi mendengar, Dia sudah lelah fisik dia tak mau menambah beban dengan menyiksa batin dan mentalnya juga.

"ELLA! MAU KEMANA KAMU!!

BRAAAK!!

Ella menutup pintu kamarnya dengan keras. Ia langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidurnya. Helaan nafas kasar terdengar..

Matanya hendak terpejam namun sebelum itu, Ella membuka laci mengambil selembar foto seorang pria yang dulu ia temukan di gudang rumah lamanya.

"Papa.. Papa dimana? Ella kangen.." Air matanya mengalir membasahi bantal. Andai saja Papanya masih ada, Dia tidak akan menderita seperti ini. Hanya Papa nya yang sayang padanya. Namun sejak Mama dan Papanya cerai, Semua hancur sudah. Dia tak pagi di sayangi, Sementara Papanya hilang kabar entah kemana.

TBC

...Assalamualaikum ........

Bismillah.. Othor Kembali merilis Karya baru yang berjudul " Cinta Untuk Cinderella " Ini kisah Davin, Kakak Davina.. Yuk, Othor mohon mampir serta dukungannya.. 🥰❤️

NB: Untuk Cover sedikit ada kesalahan ya, Sehingga tidak bisa di kasih judul🙏 Mohon di maklumi..

Terpopuler

Comments

Deera__

Deera__

Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh... Hay salam kenal Thor.. aku izin singgah membaca iya.. 🙏
semoga diriku terpikat akan keindahan seni karya tulismu

2026-05-11

0

Nice1808

Nice1808

Saya dah dtg thor membaca karya mu ini, semangat thor💪💪
pasti ceritanya gk kalah bagus👍👍👍

2025-12-29

1

Ita rahmawati

Ita rahmawati

setelah baca beberapa karya authornya yg udh tamat sekarang baca yg ini 🤗

2026-01-03

1

lihat semua
Episodes
1 Menjaga Kesetiaan
2 Semenjak Dia Hadir + Visual
3 Tak Mau Mengalah Lagi
4 Kecurangan Hendra
5 Ini Menyakitkan
6 Isi Hati Cinderella
7 Penyelamat Malam
8 Selalu Berlaku Untukmu
9 Keputusan Malam Ini
10 Fakta Tentang Amran
11 Harga Yang Tak Sama
12 Di Malam Ulang Tahun Nenek
13 Permintaan Maaf Ella
14 Amran Sembuh
15 Pertemuan Davin Dan Nenek Cahya
16 Cerdik Dan Licik
17 Ulang Tahun Cinderella
18 Hadiah Yang Paling Di Nantikan
19 Desakan Lentera
20 Bertemu Calon Mertua
21 Fitting Baju Pengantin
22 Ternyata Mereka Tahu
23 Hari H
24 Kejutan Dari Cinderella
25 Kejutan Yang Lainnya
26 Fakta Pahit Lentera
27 Penolakan Keluarga Araka
28 Sudah Jatuh, Tertimpa Tangga Pula
29 Ada Aku Yang Selalu Mencintaimu
30 Hari Pertama Menjadi Istri
31 Seharusnya Mama
32 Hari Resepsi
33 Cinderella Berhak Bahagia
34 Izinkan Aku Menjadi Istrimu Seutuhnya
35 Kamu Milikku Seutuhnya Malam Ini
36 Jadi Bahan Gunjingan Orang
37 Perhatian Davin
38 Kasih Sayang Yang Sempat Tertunda
39 Mau Bulan Madu Dimana?
40 Keluarga Impian
41 Minta Pertanggung Jawaban
42 Untuk Cinderella
43 Maureen Yang Tegas
44 Kedatangan Keluarga Amran
45 Ingin Haknya Kembali
46 Saling Menyalahkan
47 Gombalan Ala Davin
48 Akan Belajar Mencintai Mu..
49 Pergi Ke Kantor Bersama
50 Jangan Sentuh Cinderella Ku..
51 Hanya Alat Balas Dendam
52 Hujatan Untuk Lentera
53 Sambung Rasa Kandung
54 Rumah Baru
55 Apapun Untuk Kamu
56 Peringatan Pertama Dan Terakhir
57 Panggilan Untuk Lentera
58 Meminta Pertanggungjawaban Lagi
59 Meminta Keringanan
60 Ella Yang Tega
61 Perubahan Araka
62 Ariel Dan Kaivan
63 Ketika Davina Yang Bertindak
64 Malam Yang Indah
65 Hukum Karma Itu Nyata..
66 Memang Kamu Pantas?
67 Ingatan Penyesalan
68 Patah Hati (Ariel)
69 Pertahankan Harga Diri
70 Karena Dia Istri Saya
71 Bertemu (Ella & Lentera)
72 Uncle Brian
73 Karma Is Real
74 Anugerah Di Tengah Kerapuhan
75 Kata Cinta Untuk Davin
76 Sudah Ada Pengganti (Ariel)
77 Surat Tangkapan Untuk Lentera
78 Kehancuran Dewi
79 Fakta Pahit Yang Harus Di Terima
80 Kekhawatiran Davin
81 Persetujuan & Gugat Cerai
82 Pengabdian Untuk Seorang Ibu
83 Susah Move On
84 Ariel & Bodyguard Baru
85 Patah Hati Seorang Kaivan
86 Dewi Sembuh
87 Persiapan
88 Keberangkatan
89 Terlambat
90 Benar-benar Terlambat
91 Kedatangan Kaivan
92 Akan Aku Jaga Dia Selamanya
93 Penggerebekan
94 Negara Baru Kehidupan Baru
95 Semua Tiada Guna
96 Menjadi Pria Yang Sejati
97 Kelahiran Seorang Pangeran
98 Nenek Cahya Ikut Bahagia
99 Menghubungi Dewi
100 Maafkan Mama
101 Tempat Yang Nyaman
102 Permohonan Dewi
103 Beginikah Rasanya?
104 Promo Novel Baru : Dylan & Marissa (Bukan Antagonis)
105 Semua Kesayangan Ella
106 Cinta Untuk Cinderella (End)
107 Promo Novel Baru : Bukan Suami Rahasia
Episodes

Updated 107 Episodes

1
Menjaga Kesetiaan
2
Semenjak Dia Hadir + Visual
3
Tak Mau Mengalah Lagi
4
Kecurangan Hendra
5
Ini Menyakitkan
6
Isi Hati Cinderella
7
Penyelamat Malam
8
Selalu Berlaku Untukmu
9
Keputusan Malam Ini
10
Fakta Tentang Amran
11
Harga Yang Tak Sama
12
Di Malam Ulang Tahun Nenek
13
Permintaan Maaf Ella
14
Amran Sembuh
15
Pertemuan Davin Dan Nenek Cahya
16
Cerdik Dan Licik
17
Ulang Tahun Cinderella
18
Hadiah Yang Paling Di Nantikan
19
Desakan Lentera
20
Bertemu Calon Mertua
21
Fitting Baju Pengantin
22
Ternyata Mereka Tahu
23
Hari H
24
Kejutan Dari Cinderella
25
Kejutan Yang Lainnya
26
Fakta Pahit Lentera
27
Penolakan Keluarga Araka
28
Sudah Jatuh, Tertimpa Tangga Pula
29
Ada Aku Yang Selalu Mencintaimu
30
Hari Pertama Menjadi Istri
31
Seharusnya Mama
32
Hari Resepsi
33
Cinderella Berhak Bahagia
34
Izinkan Aku Menjadi Istrimu Seutuhnya
35
Kamu Milikku Seutuhnya Malam Ini
36
Jadi Bahan Gunjingan Orang
37
Perhatian Davin
38
Kasih Sayang Yang Sempat Tertunda
39
Mau Bulan Madu Dimana?
40
Keluarga Impian
41
Minta Pertanggung Jawaban
42
Untuk Cinderella
43
Maureen Yang Tegas
44
Kedatangan Keluarga Amran
45
Ingin Haknya Kembali
46
Saling Menyalahkan
47
Gombalan Ala Davin
48
Akan Belajar Mencintai Mu..
49
Pergi Ke Kantor Bersama
50
Jangan Sentuh Cinderella Ku..
51
Hanya Alat Balas Dendam
52
Hujatan Untuk Lentera
53
Sambung Rasa Kandung
54
Rumah Baru
55
Apapun Untuk Kamu
56
Peringatan Pertama Dan Terakhir
57
Panggilan Untuk Lentera
58
Meminta Pertanggungjawaban Lagi
59
Meminta Keringanan
60
Ella Yang Tega
61
Perubahan Araka
62
Ariel Dan Kaivan
63
Ketika Davina Yang Bertindak
64
Malam Yang Indah
65
Hukum Karma Itu Nyata..
66
Memang Kamu Pantas?
67
Ingatan Penyesalan
68
Patah Hati (Ariel)
69
Pertahankan Harga Diri
70
Karena Dia Istri Saya
71
Bertemu (Ella & Lentera)
72
Uncle Brian
73
Karma Is Real
74
Anugerah Di Tengah Kerapuhan
75
Kata Cinta Untuk Davin
76
Sudah Ada Pengganti (Ariel)
77
Surat Tangkapan Untuk Lentera
78
Kehancuran Dewi
79
Fakta Pahit Yang Harus Di Terima
80
Kekhawatiran Davin
81
Persetujuan & Gugat Cerai
82
Pengabdian Untuk Seorang Ibu
83
Susah Move On
84
Ariel & Bodyguard Baru
85
Patah Hati Seorang Kaivan
86
Dewi Sembuh
87
Persiapan
88
Keberangkatan
89
Terlambat
90
Benar-benar Terlambat
91
Kedatangan Kaivan
92
Akan Aku Jaga Dia Selamanya
93
Penggerebekan
94
Negara Baru Kehidupan Baru
95
Semua Tiada Guna
96
Menjadi Pria Yang Sejati
97
Kelahiran Seorang Pangeran
98
Nenek Cahya Ikut Bahagia
99
Menghubungi Dewi
100
Maafkan Mama
101
Tempat Yang Nyaman
102
Permohonan Dewi
103
Beginikah Rasanya?
104
Promo Novel Baru : Dylan & Marissa (Bukan Antagonis)
105
Semua Kesayangan Ella
106
Cinta Untuk Cinderella (End)
107
Promo Novel Baru : Bukan Suami Rahasia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!