NovelToon NovelToon
Mereka Kebahagiaanku

Mereka Kebahagiaanku

Status: sedang berlangsung
Genre:Persahabatan / Penyelamat / Keluarga / Teen School/College / Teen / Anak Yatim Piatu
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: FZR

ini karyaku yang ke enam, mohon dukungan nya ya....
*************

Eltav Aarav Exellenza (baxter), seorang cowok berusia 17 tahun dan hidup seorang diri dengan ketiga maid nya meskipun ia masih memiliki keluarga. keluarga nya tidak peduli pada nya kecuali abang nya apalagi ia baru mengetahui bahwa diri nya hanyalah seorang anak angkat.

ia sangat tertutup dan enggan menceritakan kisah hidup nya pada orang lain termasuk sahabat satu satu nya. ya, hanya sahabat nya lah yang mau berteman dengan nya sedangkan yang lain hanya menganggap nya seperti sampah, namun semua itu tidak pernah di hiraukan oleh nya.

hingga suatu saat, ia menemukan dua anak kecil yang berbeda usia yang tertidur di bawa guyuran air hujan tepat di depan gerbang rumah nya.

siapakah dua anak kecil tersebut? apakah Eltav akan menolong dan merawat mereka atau akan membiarkan nya begitu saja? silahkan ikuti kisah nya dan jangan lupa berikan like, komentar, subcribe dan vote ya, terima kasih dukungan nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FZR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MK 17 |TEMAN MASA KECIL|

        Malam ini adalah malam yang di tunggu tunggu oleh Roy yang tadi nya berpikir bahwa untuk membuktikan siapa yang paling hebat, namun kini berganti untuk membuktikan siapa Eltav bagi nya di masa lalu.

      Sedangkan di rumah Eltav, Eltav juga bersiap setelah menidurkan kedua anak nya untuk pergi memenuhi tantangan yang Roy berikan pada nya dan berharap Roy mengingat masa lalu mereka.

    Ya, Ryu sudah menceritakan bahwa Roy pernah mengalami kecelakaan yang mana membuat sebagian ingatan nya menghilang termasuk kenangan masa lalu nya dan Ryu juga tidak tau bahwa Eltav termasuk bagian dari masa lalu Roy.

"Zufa, aku nitip anak anak ya, kalo ada apa apa hubungi aku" ucap Eltav.

"iya, kamu hati hati ya, bang Zahen dan bang Ryu juga hati hati" ucap Zufa.

"iya"

      Mereka pun berangkat ke tempat balapan dengan mengendarai motor sport masing masing, Eltav paling depan dan Zahen di belakang nya bersama Ryu. Namun tiba tiba dari arah samping sebuah motor sport datang dan hendak menyerempet motor sport Eltav, tapi Eltav yang memiliki insting yang kuat pun langsung menghindari nya membuat pengendara tersebut sedikit oleng.

     Zahen dan Ryu yang berada di belakang nya pun terkejut dan setelah itu bernafas lega karna Eltav dapat menghindari nya, namun mereka juga waspada kala pengendara tersebut mulai mengejar Eltav dan berusaha untuk menjatuhkan nya.

✴✴✴

     Akhir nya mereka sampai di arena balap bersama dengan pengendara yang hendak menjatuhkan Eltav. Pengendara tersebut yang sudah tidak bisa lagi mencelakai Eltav pun hendak pergi, namun Eltav yang tidak akan membiarkan nya pergi begitu saja, lantas Eltav dengan cepat memutar motor nya untuk menghalangi nya.

"mau apa lo" tanya nya sedikit takut karna merasakan atmosfer di sekitar nya yang mencekam karna aura Eltav.

"menurut lo?" tanya balik Eltav dingin.

"kalian, cepat ikat dia dan bakar motor nya" titah nya dingin pada kedua anak buah nya yang sudah stand by di arena.

    Kedua nya pun langsung melaksanakan apa yang di perintahkan sang pemimpin meski mereka berbeda gank, tapi masih tetap satu pimpinan dan yang membedakan dari kedua geng tersebut adalah cara kerja nya.

"bilang sama bos lo, jangan jadi pengecut yang cuma bisa ngirim anak buah nya buat beresin gue" ucap Eltav sambil menampar pelan pipi cowok tersebut.

SRET

"kirim dia pulang"

     Kedua anak buah Eltav pun langsung melaksanakan apa yang di perintahkan pemimpin nya, sedangkan Eltav langsung pergi ke arena dan Zahen serta Ryu pergi berkumpul bersama Regan dan Abigail dkk.

     Eltav dan Roy pun bersiap saat seorang cowok yang juga bersiap menurunkan bendera nya di antara dua pembalap di hadapan nya.

      Bendera pun di turunkan kemudian Eltav dan Roy pun melaju dengan kencang memutari arena yang luas, Roy merasa sedang bernostalgia apalagi saat mereka sampai di garis finish secara bersamaan.

"hm, sama seperti dulu" ucap Eltav.

"seperti dulu?" tanya Roy.

     Namun Eltav hanya tersenyum tipis yang hanya Roy yang bisa melihat senyum tipis itu, dan kemudian Roy langsung menyerang Eltav tanpa aba aba, tapi beruntung Eltav dapat menghindari nya.

"tantangan nya masih berlangsung Eltav" ucap roy penuh semangat.

"ya" sahut Eltav yang tak kalah bersemangat.

     Roy terus melayangkan pukulan dan tendangan pada Eltav, sedangkan Eltav hanya menghindar dan menangkis tapi juga sesekali melayangkan pukulan nya bila ada celah yang terlihat.

    Yang lain nya hanya melihat mereka bertarung tanpa ada yang berniat memisahkan mereka karna duel tersebut termasuk tantangan yang di berikan Roy, meski begitu Ryu tetap khawatir pada sang adek bahkan beberapa kali hendak membantu nya bila terjatuh karna pukulan Eltav, namun Zahen mencegah nya dan meminta nya untuk tenang.

BUGH BUGH

DAK

DUK

BUGH

BRUK

DAK DUK

BUGH BUGH BUGH

      Roy kembali terjatuh ke tanah dengan nafas lelah dan beberapa bagian tubuh nya terasa sakit dan lebam karna pukulan Eltav, sedangkan hanya terkena tiga pukulan dari Roy tepat di bagian dada, rahang dan perut nya.

     Eltav pun berjalan mendekati Roy dan mengulurkan tangan nya untuk membantu nya berdiri, Roy pun tersenyum dan dengan senang hati menerima uluran tangan tersebut.

"lo udah jauh lebih kuat dari terakhir kali kita duel" gumam Eltav namun masih bisa di dengar oleh Roy.

"thanks Aarav" ucap Roy sambil memeluk Eltav membuat yang lain terkejut sekaligus heran.

"sudah ingat rupa nya, selamat datang Avie"

"ya, gue kembali Rav"

Eltav pun mengajak Roy berjalan menghampiri yang lain nya yang masih menatap mereka heran.

"mereka temen temen gue, kalo mereka berdua lo udah kenal kan, bang Ryu sama bang Zahen" ucap Eltav.

"bukan nya dia musuh lo ya El?" tanya Abigail.

"gue gak pernah anggep dia musuh" jawab Eltav.

"maksud lo?" tanya Digo.

"dia hanya di peralat oleh anak buah nya sendiri"

"tapi kan...." ucap Griffon.

"dia sahabat kecil gue dan gue tau gimana dia" ucap Eltav telak membuat semua nya terdiam.

"terima kasih sudah gak bunuh adek gue El" ucap Ryu.

"hm"

"Davis, besok malam kumpulkan semua nya di aula" titah Eltav.

"baik lord" jawab Davis.

"tunggu, Davis...." ucap Roy.

"ya, dia anak buah gue juga, tangan kanan gue di crystal blood"

"crystal blood punya lo El?" tanya Griffon.

"hm"

"ngapain lo ngumpulin mereka?" tanya Regan.

"gue mau jadiin Roy ketua di sana, tapi tetep gue yang pantau"

✴✴✴

Sesampai nya di rumah, Eltav dan yang lain nya di kejutkan dengan Zufa dan duo kecil yang berada di ruang keluarga dengan di temani oleh ketiga abang nya yang sedang berkutat dengan laptop masing masing.

"daddy" panggil kedua nya seraya berjalan menghampiri Eltav.

"daddy?" tanya Roy.

"mereka anak angkat Eltav" jawab Ryu.

"kenapa kalian bangun hm? Ini masih malam loh" ujar Eltav sambil mensejajarkan tinggi nya dengan kedua nya.

"mau ama daddy" jawab Fayren.

"kan ada buna"

"ndak, mau ama daddy"

"ya sudah ayo ke kamar, kita tidur lagi. Terima kasih Zufa, maaf karna mereka mengganggu tidurmu"

"tidak apa apa El"

"kalian bertiga juga tidur sana, jangan kerja aja"

"iya sebentar lagi kita tidur" sahut Veer mewakili yang lain nya.

Eltav pun mengajak kedua anak nya untuk kembali ke kamar nya, begitu juga dengan yang lain nya sedangkan Roy tidur sekamar dengan abang nya.

"abang kenapa nyusul ke sini? Dan kenapa bisa tau kalo gue ke sini?" tanya Roy.

"karna lo baru aja sembuh, dan selama satu tahun lalu abang kerahin semua anak buah yang abang punya buat nyariin lo, tapi baru beberapa bulan yang lalu nemu jejak lo di sini"

"terus bagaimana dengan...."

"batal, abang yang batalin karna dia tetep gak suka sama lo. Inget Roy, lo keluarga abang satu satu nya yang abang punya jadi jangan pergi ninggalin abang lagi"

"tapi kan....."

"di sini juga masih banyak kok dan gak kalah cantik dengan yang di negara sana, tapi banyak yang lebih baik di sini dari dia"

"maaf bang, gue udah ngerepotin lo dan...."

"udah, gak usah ngerasa bersalah sama dia, gue gak mau ninggalin lo sendirian Roy" ucap Ryu lirih sebelum terlelap.

"terima kasih bang dan maaf" gumam Roy kemudian ikut tidur di samping sang abang.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!