NovelToon NovelToon
WANG SHIN

WANG SHIN

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengawal / Identitas Tersembunyi / Balas Dendam
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: Eka Magisna

𝘛𝘳𝘢𝘨𝘦𝘥𝘪 𝘱𝘦𝘮𝘣𝘦𝘳𝘴𝘪𝘩𝘢𝘯 𝙈𝙤𝙧𝙣𝙞𝙣𝙜 𝙂𝙡𝙤𝙧𝙮—𝘖𝘳𝘨𝘢𝘯𝘪𝘴𝘢𝘴𝘪 𝘱𝘳𝘢𝘫𝘶𝘳𝘪𝘵 𝘣𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘴𝘢𝘳𝘬𝘢𝘯 𝘞𝘢𝘯𝘨 𝘚𝘩𝘪𝘯 𝘴𝘦𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪 𝘮𝘢𝘴𝘵𝘦𝘳 𝘦𝘭𝘪𝘵𝘦 𝘱𝘳𝘢𝘫𝘶𝘳𝘪𝘵, 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘸𝘢𝘴𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘣𝘦𝘳𝘢𝘱𝘢 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘳𝘦𝘬𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢, 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘵𝘦𝘳𝘱𝘶𝘳𝘶𝘬 𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘥𝘪𝘢𝘯𝘨𝘨𝘢𝘱 𝘴𝘦𝘭𝘦𝘴𝘢𝘪 𝘣𝘦𝘨𝘪𝘵𝘶 𝘴𝘢𝘫𝘢.
𝘚𝘩𝘪𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯𝘪 𝘬𝘦𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱𝘢𝘯 𝘳𝘢𝘯𝘥𝘰𝘮 𝘴𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘪𝘵𝘶— 𝘵𝘦𝘳𝘮𝘢𝘴𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘴𝘶𝘢𝘮𝘪 𝘴𝘦𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘵𝘶𝘢.
𝘕𝘢𝘮𝘶𝘯 𝘥𝘪 𝘣𝘢𝘭𝘪𝘬 𝘪𝘵𝘶 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢, 𝘥𝘪𝘢 𝘵𝘦𝘯𝘨𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘯𝘨𝘶𝘯 𝘬𝘦𝘬𝘶𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘴𝘢𝘳 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘱𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘢𝘴𝘢𝘯 𝘥𝘦𝘯𝘥𝘢𝘮.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka Magisna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

왕신 ー 29

𝐻𝒶𝓅𝓅𝓎 𝓇𝑒𝒶𝒹𝒾𝓃𝑔!

(Masih kilas balik)

Penjelasan sederhana Shin langsung bisa ditangkap baik oleh Lim Suyu maupun oleh satu-satunya orang kepercayaan wanita itu―Han Taeja.

Pembicaraan masih di kamar Lim Suyu, di mana Shin dan Tae-ja duduk di sofa berjauhan, sedang wanita itu di atas ranjang, menyandarkan punggung pada bantal dengan kepala tegak.

Hati dan pikiran Lim Suyu bekerjasama, memikirkan ide Shin dengan mendalam dan hati-hati.

Ancaman kemerosotannya adalah karena dia tidak punya pewaris kuat untuk meneruskan perusahaan saat dia sudah tak sanggup menjalankan dengan tangannya. Tidak ada adik tercinta, tidak ada suami apalagi anak.

Selama ini dia hanya berusaha berdiri tegak di antara pukulan berulang kali dari pengkhiatan, permusuhan dan perebutan. Kuat demi kerja keras mendiang sang ayah agar tak hancur.

Sebenarnya Lim Suyu takut, merasa sendirian dan telanjang. Berdiri di dalam cahaya redup di tengah lingkaran orang-orang.

Kelak, jika keadaan benar-benar sampai di poros yang 'tak bisa ditawar lagi akan kemundurannya, Dewi Fortuna mutlak tercondong ke arah Kwon bersaudara. Itu bukan pilihan bijak, mereka tamak, apalagi jika sampai keduanya terbukti sebagai pelaku pembunuhan Lim Sah-yeob yang merupakan pewaris sebenarnya.

Dan yang ditawarkan Shin adalah penciptaan penerus baru ― dirinya ― sebagai suami Lim Suyu, seseorang yang jelas punya hak kuat sebagai pengganti pemegang kendali. Ini sementara sampai setidaknya Lim Suyu menemukan orang yang pantas, integritas, loyalitas dan kejujurannya untuk meneruskan perusahaan.

Di sela pembicaraan, Han Taeja mengungkapkan jika Lim Suyu memiliki banyak anak asuh dari kalangan kurang beruntung. Mereka dalam pendidikan serius urusan bisnis, beberapa nampak punya potensi. Kelak, mungkin salah satunya yang akan berdiri menggantikan wanita itu.

“Itu bagus," Shin sangat mendukung. "Apakah salah satunya sudah bisa ditarik ke permukaan?”

Suyu dan Taeja terdiam sebelum akhirnya sama-sama menggeleng.

“Mereka masih minor. Belum mumpuni dan mapan untuk bisa ditarik cepat.” Taeja pun menyayangkan itu, dan ikut memikirkan ide Shin yang sebenarnya sangat brilian jika benar-benar pengawal itu bisa melakukannya dengan baik.

“Apa kau yakin dengan penawaranmu?” Lim Suyu masih skeptis. “Kau paham urusan perusahaan?”

Sebelum menjawab, Shin lebih dulu melirik Han Taeja yang kebetulan melihat ke arahnya juga. Tatapan pengacara itu sedikit lebar, memaknai suatu pemahaman besar di dalamnya.

Dia tersenyum untuk sikap pengacara itu sebelum ke sekian kali memandang ke arah Lim Suyu. “Tentu saja,” katanya yakin. “Sedikit pun aku tidak akan membuat goresan. Cukup kalian percaya padaku saja. Bu Pimpinan juga harus berusaha dan semangat untuk sembuh. Jalanilah pengobatan yang benar dan tenang. Demi kebaikan semua, demi ketidaksia-siaan perjuangan Anda sejauh ini.”

Lim Suyu tidak menyangka. Kata-kata Shin yang meyakinkan itu membuatnya tenggelam dalam pemikiran penuh.

Sembari menggali kebenarannya, dia menatap Shin sampai ke kejauhan, menilai dan menyelaraskan, tapi sial, tidak setitik pun dia mendapati kebohongan di mata itu.

“Lagipula pernikahan ini hanya status saja, tidak untuk seutuhnya kita membangun keluarga,” Shin menyambung. “Kecuali di tengah-tengah, Anda jatuh cinta padaku. Aku bisa pikirkan untuk bisa menjadi suami yang baik.” Dia terkekeh, untuk dirinya sendiri.

Sedang bagi Lim Suyu, itu jelas lelucon yang buruk, mulutnya mendengus, “Jangan mengada-ada!”

“Karena itu!” sergah Shin, perubahan di sorot matanya cepat, menjadi sangat serius. “Ayo kita lakukan.”

Lim Suyu dan Taejja bersamaan mendongak.

Berpikir menjadi bagian penting di sesi ini, keduanya melakukannya berulang kali. Namun kali ini Lim Suyu paling terasa tegang, ada tekanan yang memaksa untuk dia segera mengambil keputusan.

“Tapi tentu saja tidak gratis!” Shin menambahkan, dibumbui seringai di sudut bibir dan sorot mata. “Aku bukan naif yang berkiblat penuh pada Philia. Bisnis tetaplah bisnis. Anda membayarku besar sebagai pengawal, dan untuk ini ... tentu saja harus lebih besar dibanding itu. Seperti beberapa persen saham misalnya!”

Philia; kasih persahabatan atau persaudaraan.

Seperti halnya pada Yoo Ana, dia murni ingin membantu, tapi akhirnya berujung sial. Dramatis, karena Ana tiba-tiba menyatakan ketertarikan untuk membangun keluarga utuh, yang lalu ditutup dengan pengkhiatan yang terlalu klasik oleh wanita itu sendiri.

Tidak! tidak untuk sekali lagi.

Sebenarnya bukan tidak mungkin Lim Suyu juga jatuh cinta padanya, tapi Shin akan menyikapi lebih tegas kali ini. Bukan karena usia, hanya masih banyak tugas yang akan dia kerjakan di masa depan, yang menuntut dirinya fokus tanpa hal-hal sejenis urusan rumah tangga. Jadi Ana termasuk bagian dari kesalahannya.

 Prioritas sekarang adalah mengamankan aset Lim Suyu, membuat semua pengorbanan wanita tua itu tak sia-sia, juga mencari pelaku sesungguhnya atas kematian Lim Sah-yeob, satu-satunya keluarga Lim yang seharusnya bisa diandalkan untuk mengendalikan.

Flashback end---

Saat ini .....

Shin, Lim Suyu dan Han Taeja berkumpul di ruangan fokus cctv, di mana Lim Suyu biasa menghabiskan waktu mengasuh para layar itu untuk memastikan tidak ada bahaya yang masuk ke kediamannya.

Kamera-kamera yang tidak bisa mengelabui Shin meski dengan ukuran mikro dan terpasang di tempat yang tidak diduga, di ruangan ini pusat semua mata elekronik itu berkumpul.

“Jadi, apa rencanamu selanjutnya?” tanya Lim Suyu setelah berhasil mengusir berisik di kepalanya. Kini nampak lebih santai duduk di kursi yang selalu setia menyangga kelelahannya.

Masih canggung sebenarnya, apalagi saat mengingat bahwa dia dan Wang Shin baru saja menikah.

Ya, meskipun pernikahan itu hanya kamuflase, setidaknya status dalam hukum jelas bukan mainan.

Shin sedang memerhatikan kertas kontrak pernikahan yang dibuat Han Taeja saat pertanyaan itu terlontar dari mulut Lim Suyu.

Senyum simpul menghias wajah bersamaan dengan kertas itu diserahkan kembali ke tangan Han Taeja. Dua sikut menumpu di meja sementara dua telapak mengepal menyangga dagu.

“Aku akan melakukan sebuah upaya. Upaya untuk mengubah konflik yang tidak terorganisir, yang kacau, yang penuh intimidasi dan kekerasan, atau yang terlalu brutal ... menjadi permainan yang menyenangkan.”

Lim Suyu dan Taeja teredam diam di wajahnya sebelum akhirnya beradu pandang dengan tatapan sama-sama tidak mengerti. Seperti itu sampai kembali ke wajah Shin untuk menatapnya sekali lagi, meminta penjelasan.

“Maksudmu?” ― Lim Suyu.

“Mengubahnya menjadi permainan yang menyenangkan?” ― Han Taeja.

“Ya!”

“Apa yang akan kau lakukan?” Taeja tak sabar.

"Banyak!"

“Salah satunya?"

“Membuat mereka terpedaya dengan kondisi kesehatan buruk Anda ... Bu Pimpinan, atau ... Istriku.”

 

Selain Shin, Lim Suyu dan Taeja serta beberapa orang di kantor pencatatan nikah yang dibungkam dengan uang, pernikahan itu tentu saja masih utuh dirahasiakan.

Suyu sangat penasaran tentang apa yang akan dilakukan Shin terkait pencarian bukti kematian adiknya. Tapi Shin menekankan, “Jangan pikirkan apa pun, fokus saja pada kesehatan Anda. Jangan mengerjakan pekerjaan yang terlalu berat, meski hanya melangkah naik turun tangga.”

Lim Suyu kembali ke perusahaan untuk bekerja, memaksakan diri. Shin menurutinya dan Han Taeja dipaksa jangan menjauh.

Sementara di dalam perusahaan sendiri, kabar dia yang mengidap penyakit cepat menyebar luas.

Kasak-kusuk para karyawan memenuhi seperti bunyi lebah yang menguing-nguing.

“Jangan terpengaruh, Bu Pimpinan. Shin bilang, begini sudah cukup bagus.” ―Han Taeja.

1
Blueberry Solenne
Shin punya sembilan nyawa kayaknya wkwkwk
≛⃝ᴹᵃᵍⁱˢⁿᵃ❀࿐: Kalo gk salah masih ada tiga tambahan lagi
total 1 replies
Blueberry Solenne
tapi berhubungan seperti suami istri sungguhan, hahaha
≛⃝ᴹᵃᵍⁱˢⁿᵃ❀࿐: Yg penting ada status, nggak jasa sekali pake trus dibayar murah🤣
total 1 replies
Blueberry Solenne
Weh habis olahraga di bawah selimut
≛⃝ᴹᵃᵍⁱˢⁿᵃ❀࿐: Olahraga apa namanya?🤣
total 1 replies
chaa
semangat 💪
≛⃝ᴹᵃᵍⁱˢⁿᵃ❀࿐: nggak, Kak.
gk semangat aku ... 😭
total 1 replies
Be___Mei
Hemmm, pekerjaan Shin nggak jauh jauh dari orang berkuasa.
≛⃝ᴹᵃᵍⁱˢⁿᵃ❀࿐: emang gitu, Mak?🤓
total 1 replies
Be___Mei
Nahhh, kan. Gerak-gerik Nyonya Lim nggak bisa. Orang kaya elit emang begitu 🤧
Be___Mei
Pinter juga Nyonya ini
Be___Mei
Ian, cewek???
≛⃝ᴹᵃᵍⁱˢⁿᵃ❀࿐: Laki, Mak.
Ian Haris🤓
total 1 replies
Be___Mei
Cobain masakan Kalimantan juga ya 😂
≛⃝ᴹᵃᵍⁱˢⁿᵃ❀࿐: Jangan bilang buaya goreng?🤣
total 1 replies
Be___Mei
kwkwkwk barulah terungkap bahwa Shin tajir melintir 😂😂
Be___Mei
Udahlah, Shin. Cewek banyak kok di dunia. Salah satunya aku 🤭 cuma aku sedikit berbeda dengan Ana. Kalau Ana biasanya pakai gaun seksoi, aku pakainya daster 😂😂
Be___Mei
Aishhh!! Ana Sibal ****
Be___Mei
Ya elah, Neng! Dikasih aman malah kabur.
Be___Mei
Mamam tuh calon mantu idaman
Be___Mei
Iya juga. Ngapain coba meladeni Gibek padahal dia udah hapus ikatan kontrak sama Shin. Apakah dia mau berpijak di dua perahu?? Ana oh Ana
Be___Mei
Bayangin wajah visual artis kpopnya kebingungan. Pasti lucu tapi kasihan juga 🥲🤣
Be___Mei
Istri mana yang bisa menolak pesona seorang Shin?! Walaupun nikah kontrak, tapi mereka pasangan sah 🤧
Be___Mei
Teman Anda! Teman baru Anda 🤧 orang yang selalu kau andalkan, itu dia suami Ana
Be___Mei
Perasaanku mengatakan Takeda masih hidup. Pria sekuat itu tidak mudah jadi ubi kan mak???
Machan
kurang menantang ye, Shin😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!