NovelToon NovelToon
Touch Me, Uncle Dom!

Touch Me, Uncle Dom!

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Beda Usia / Romansa / Tamat
Popularitas:15M
Nilai: 4.9
Nama Author: lena linol

Sequel dari novel Pesona Ayah Mertua.

Terpaksa menikah dengan Uncle Dom yang super dingin datar, membuat Emily merasa seperti tokoh protagonis wanita yang ada di dalam novel yang berperan menjadi istri yang tidak di inginkan oleh suaminya sendiri.

Penasaran dengan kisahnya? Jangan lupa subscribe agar kalian tidak ketinggalan pemberitahuan update Novel ini.

Follow IG emak @Thalinda Lena

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecewa

Aslan mengendari mobilnya tepat di belakang mobil Dom yang terus melaju kencang dan akhirnya mereka sampai di Mansion.

Emily keluar dari mobil, bersamaan dengan Dom yang keluar dari mobilnya.

"Uncle, apa yang terjadi kepadamu?!" Emily sangat panik ketika melihat wajah Dom lebam dan sudut bibir suaminya itu mengeluarkan darah segar.

Dom tidak menjawab pertanyaan Emily, akan tetapi pria tersebut berjalan memasuki Mansion tanpa memedulikan istrinya.

"Apakah dia habis berkelahi dengan mafia?" tanya Aslan kepada Emily.

Emily menggeleng sebagai jawaban, lalu beranjak meninggalkan Aslan untuk mengikuti suaminya.

Dom mencari keberadaan bibinya yang ternyata sedang berada di taman belakang Mansion tersebut bersama Hana dan Arra.

"Bibi!" seru Dom.

Ke-tiga wanita yang tampak sedang berbincang itu menoleh ke arah sumber suara. Mereka terkejut saat melihat wajah Dom yang nyaris lebam semuanya.

"Dom, apa yang terjadi?" Bibi yang panik segera beranjak dari duduknya dan berjalan menghampiri keponakannya.

Hana dan Arra pun ikut beranjak dari sana, dan menghampiri Dom.

"Kita harus segera pergi dari sini!" tegas Dom kepada bibinya.

"Dom, jelaskan dulu kepada Bibi, kenapa kamu tiba-tiba mengajak Bibi pergi dari sini?" Bibi Jasmine merasa kebingungan dengan tingkah Dom yang tiba-tiba mengajaknya pergi.

"Dom, kamu ini kenapa?" Hana bertanya dengan raut bingung.

Pandangan Dom beralih pada Hana yang berdiri di samping Bibi Jasmine.

"Tanyakan saja kepada suamimu!" jawab Dom dingin, lalu beranjak dari sana sambil menarik tangan Bibi Jasmine.

"Dom pelan-pelan, nanti aku bisa jatuh," ucap Bibi Jasmine yang kesulitan mengimbangi langkah Dom.

Dom menghentikan langkahnya lalu menatap Bibi Jasmine dengan tatapan sedihnya.

Bibi Jasmine yang melihat tatapan mata Dom yang tidak biasa pun akhirnya mengerti jika keponakannya sedang dalam masalah yang besar.

"Kita bicarakan masalahmu di kamar Bibi," ucap Bibi Jasmine dan di angguki oleh Dom.

Emily melihat Dom dan Bibi Jasmine datang dari arah belakang. Ia pun segera menghampiri suaminya.

"Uncle, aku sangat mencemaskanmu tapi kenapa kamu malah seperti ini?!" tanya Emily sambil mengatur nafasnya karena ia mencari keberadaan Dom hampir ke seluruh Mansion yang besar dan luas itu.

Dom tidak mendengarkan perkataan istrinya, pria itu terus berjalan sambil menggandeng tangan Bibi Jasmine menuju kamar bibinya yang letaknya tidak jauh dari ruang tamu.

Hati Emily terasa sangat sakit saat di abaikan oleh suaminya sendiri.

Apa salah dirinya? Hingga di perlakukan seperti ini? Pikir Emily.

*

*

"Sekarang ceritakan kepada Bibi!" tegas Bibi Jasmine saat sudah berada di dalam kamarnya.

Dom yang duduk di sofa menghela nafasnya dengan kasar, tidak berselang lama dirinya menangis lirih.

Bibi Jasmine mengambil kotak obat untuk mengobati luka Dom. "Terkadang menangis itu memang di butuhkan, jadi menangislah jika itu membuat hatimu tenang," ucap Bibi Jasmine sambil mengobati luka yang ada di wajah Dom.

"Bi, aku sebenarnya sangat mencintai Lily. Tapi, karena kesepakatan itu, aku sudah membuat hati Lily terluka." Dom mulai bercerita ketika dirinya mulai merasa tenang.

"Kesepakatan apa?" Bibi Jasmine menghentikan gerakan tangannya yang sedang mengobati wajah Dom.

"Ya, kesepakatan konyol, antara aku dan Dante," jawab Dom lalu menjelaskan semuanya kepada Bibi Jasmine yang sudah ia anggap orang tuanya sendiri.

Bibi Jasmine menggelengkan kepalanya berulang kali saat mendengar penjelasan Dom. Ia tidak menyangka jika keponakannya bisa sebodoh itu.

***

Author Note:

Ini update pagi ya, review lama bestie, NT lagi eror😭🙏

1
Erina Munir
aju takut tinggi thor...pobia tinggi...😔
Erina Munir
ikutin aja sonya....🤣🤣🤣
Erina Munir
o on aja yg ceweknya...knp mau ...De el deh luuh
Erina Munir
black geer nih yee 😄😄😄😄
Erina Munir
hahaaa...masa sihh bau prasaan sih eenya bayi ga bau deeh....aah othor bisa aja niih
Erina Munir
dasarr dompreet 🤣🤣🤣🤣
Erina Munir
dom kurang peka ya sm lily
Erina Munir
🤣🤣🤣🤣🤣 hrs nurut kesian nnti bayinya kan ga tau klo ada kuman2 d jenggot km dom
Erina Munir
semoga black berjodoh dngn sonya
Erina Munir
ayuuh luuh arraa
Erina Munir
ok outhoor
Erina Munir
ahaahaa arra mang udh gila pas kenal carlos
Erina Munir
kayanya ada yg kangeen arra niihh 😄😄😄
Erina Munir
ihhh arra berani bneer ya...
Erina Munir
dasar dompreet....jdi doyan ya kau
Erina Munir
ahaaahaa deddy encokaan yaa
Erina Munir
ahaaaahaaa kocak othor takut juga d slepet 🤣🤣🤣
Erina Munir
hahaaa othor ada2 aja
Erina Munir
kerjain sja s carlos arra
Erina Munir
ya ampuunn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!