NovelToon NovelToon
RUMAH BELANDA DI ATAS KUBURAN

RUMAH BELANDA DI ATAS KUBURAN

Status: tamat
Genre:Teen / Misteri / Horor / Tamat
Popularitas:91.1k
Nilai: 4.6
Nama Author: Embart Nugroho II

Dia akan datang menuntut balas.
Rumah yang ditempati keluarga Riri ternyata bekas rumah Belanda. Dulu di rumah itu seorang janda mati mengenaskan dibakar oleh warga. Kejadian masa lalu membuat arwah seorang janda membalaskan dendam ya. Rumah itu berdiri diatas kuburan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Embart Nugroho II, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 17, BALAS DENDAM

Jalan hitam

terlihat becek. Hujan deras menyisakan gerimis kecil. Sebuah mobil melaju

kencang dengan sorot lampu yang redup. Dengan sedikit mata yang

mengantuk sang pengemudi berusaha menembus jalan agar tiba di rumah secepatnya.

Sesekali ia terhentak ketika melewati tikungan. Matanya juga masih terasa

sangat berat.

Di sebuah tikungan, ia mendadak saja menginjak rem dengan kuat. Roda mobil

berderit hingga mengeluarkan bahu karet terbakar. Sang pengemudi berusaha

mengelakkan dari seorang bocah yang melintas secara mendadak. Mata sang

pengemudi terbelalak dengan nafas tersengal. Kemudian memperhatikan jalan

hitam yang sepi. Ia membuka pintu mobil sambil berjaga-jaga.

‘Siapa anak itu, ya. Kok malam-malam begini keluyuran?’ pikirnya.

Sekelebatan bayangan putih melintas di depannya. Hanya sekilas, namun

membangkitkan bulu kuduk hingga berdiri tegak. Suara-suara rintihan aneh

membuat keributan dari balik pohon-pohon besar di pinggir jalan. Si pengemudi

cepat-cepat masuk ke dalam mobilnya. Kemudian menyalakan dengan gugup. Mendadak

saja sosok perempuan berbaju putih muncul di depan mobilnya. Tubuhnya terlihat

melepuh dengan usus terburai dan bahu daging terbakar. Rambutnya juga terlihat

seperti habis dilahap si jago merah. Si pengemudi terkejut dan

ketakutan. Sosok mengerikan itu melotot tajam ke arahnya. Bola matanya yang

menjuntai keluar mendadak saja copot dari kelopaknya.

Mobil tidak mau distarter. Kuncinya mendadak saja jatuh entah kemana.

Pengemudi itu panik dengan keringat dingin yang mengucur deras. Buru-buru ia

keluar dari dalam mobil dan berlari sekencang-kencangnya. Melewati jalan aspal

yang becek dan penuh dengan genangan-genangan air hujan.

Sosok mengerikan itu menghadangnya dari depan. Menebarkan bahu yang sangat

memuakkan. Sang pengemudi mundur dengan rasa takut.

“Siapa kau!!” pekiknya keras. “Jangan ganggu aku!! Jangan sakiti aku!!”

Sosok mengerikan itu menyeringai dengan suara melengking tinggi.

“Kau, telah membunuhku!!”

Sosok mengerikan itupun terus mengejar Prapto hingga

dia kelelahan. Nafas Prapto tersengal.  Suara lolongan anjing terdengar

mengerikan.

***

Suriati masih duduk di ruang tamu. Menunggu suaminya yang belum

juga pulang. Sudah pukul satu malam. Suriati beberapa kali

menguap dengan mata berat. Adam menghampiri mamanya dengan perlahan.

“Sudahlah, Ma. Mama tidur saja dulu. Papa pasti pulang,”

“Tapi perasaan mama tidak enak, Dam. Tidak seperti biasanya papa kamu

pulang malam begini.”

Adam menghela. “Tapi mama jangan cemas itu dong. Mungkin saja papa memang

masih ada keperluan lain,”

“Tapi, Dam…”

“Sudahlah, mama tidur saja. Biar Adam yang menunggu papa.”

Mata Suriati menatap Adam dengan lekat. Matanya sayu

karena menahan kantuk yang teramat berat. Suriati pun

beranjak masuk ke kamarnya

“Mama tidur dulu ya, Dam. Kalau papa kamu pulang tolong banguni mama.”

“Iya deh, Ma.”

Adam duduk di sofa sambil tiduran. Namun hingga pagi papanya belum juga

pulang.

Suriati terpaku di ruang tamu. Hatinya gunda gulana bercampur

cemas. Mengapa sampai saat ini suaminya belum juga kembali. Mendadak

saja Suriati tersentak ketika suara ketukan pintu dari luar.

Buru-buru Suriati membukakan pintu. Berharap papa kembali

dengan selamat. Tapi Suriatimalah mengerutkan kening ketika pintu

dibuka.

“Maaf, Bu, kami dari kepolisian. Apa benar ini

rumah bapak Prapto?”

“Iya, benar. Ada apa ya, Pak?”Suriati balik

bertanya.

“Kami menemukan mobil pak Prapto. Berhenti di tengah jalan dengan pintu terbuka.

Kami menemukan dompet pak Subroto terjatuh tidak

jauh dari mobilnya,”

“Oh…” wajah Suriati terlihat pias, panik. Matanya merebak. Nelangsa.

“Trus suami saya dimana, Pak?” tanyanya dengan suara

berat, jugapanik.

“Kami tidak menemukan suami ibu. Tapi kami akan berusaha mencari. Saya

khawatir suami ibu adalah korban perampokan,”

“Pak, saya minta tolong, carikan suami saya,” ujar Suriatimenahan

tangis.

“Tenang, Bu. Kami akan berusaha mencari suami ibu,”

Suriatimasih sesenggukan. Matanya kembali berlinang sambil

menggigit bibirnya.

Adam bingung melihat mobil polisi dan ambulance bertengger di rumahnya.

Banyak tetangga berkerudung memakai baju hitam. Adam pun segera berlari melihat

keadaan di dalam rumah. Suriatiterlihat

sesenggukan dengan tubuh terguncang. Di depannya terlihat sosok tubuh tak

bergerak, kaku dan pucat.

Adam melangkah dengan perlahan. Begitu Suriati melihat

Adam yang baru saja pulang dari sekolah, Suriati langsung

menangis sejadi-jadinya. Adam pun segera menghampiri tubuh papanya yang sudah

menjadi mayat. Menangis sedih dan sesenggukan.

“Papaaa....” jerit Adam menahan kesedihan. Adam menangis sambil memeluk

papanya.

Setelah pemakaman, Adam

lebih banyak diamdi

rumah. Ia tak habis pikir kematian papanya begitu tragis. Ia juga tidak tahu

apa hubungan papanya dengan bangunan tua itu. Mengapa papanya bisa tewas

mengenaskan di sana.

Malam itu Riri memberikan ucapan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya ke

Adam.

“Aku turut berduka, Dam atas meninggalnya papa kamu,”ujar

Riri malam itu.

“Aku sedih banget, Ri. Papa pergi justru aku sangat membutuhkannya dan aku

tidak tahu mengapa papa sampai ke bangunan tua itu,”

“Sudahlah, Dam. Mungkin saja itu sudah menjadi takdir papa kamu harus

menemui ajalnya di sana?”

Adam tertunduk. Entah mengapa perasaanya selalu terusik dengan bangunan tua

yang sudah berumur ratusan tahun itu. Apalagi bentuk bangunannya yang memang

benar-benar membuat bulu kuduk merinding. Kejadian-kejadian

mengerikan yang pernah terjadi di sana, membuat Adam selalu dihantui rasa penasaran.

”Aku ingin tahu misteri apa yang ada di bangunan tua itu, Ri,”

Riri menatap wajah Adam dengan lekat. ”Jangan senekat itu, Dam. Sudah

banyak yang tewas di bangunan tua itu. Kamu gak maukan mati konyol seperti yang

lainnya?”

Adam tertunduk. ”Aku tidak mau makin banyak korban, Ri,”

”Ini ada sangkut pautnya dengan kejadian dua puluh tahun lalu, Dam,”

“Kejadian apa?”

Riri menceritakan kejadian itu. Dimana papa Adam terlibat pembunuhan sadis

seorang janda.

“Kita terkena imbas dari perbuatan orangtua kita, Dam. Kita harus

mengakhiri ini semua.”

“Bagaimana caranya, Ri?”

“Kita tanya Marioto,”

“Siapa Marioto?”

“Tukang kebun kakekku. Dulu dia mengabdi di kediaman kakek,”

“Kamu tahu rumahnya?”

“Mereka tinggal di belakang rumahku,”

“Sebaiknya kita tanyakan pak Marioto, Ri.”

“Dia tidak ada di rumah. Aku tidak melihatnya beberapa hari ini. Mungkin

besok, Dam,”

“Baiklah, Ri. Kita temui pak Marioto besok,”

1
Yurnita Yurnita
thor mm nya ko gak melindungi anak perempuan nya
Yurnita Yurnita
ini yang aku gak suka . semua orang gak percaya
Yurnita Yurnita
nah karma ya Thor
Yurnita Yurnita
katanya takut
Yurnita Yurnita
ceritanya serem kk
Yurnita Yurnita
mampir thor
Dinnar
thor....di awal cerita kan perempuan yg mati di bakar warga itu dukun beranak trus di fitnah jdi kutilanak pengisap darah karna ada yg melahirkan trus meninggal karna kehabisan darah...kok di bab selanjutnya perempuan itu mati karna di fitnah berzinah sih jdi bingung thor bacanya
Aries Gi-Erl
iya ceritanya bagus, hanya satu penggambaran cerita, to the point tapi bikin bingung dengan tokoh2 yang tiba2 sudah mati, nggak di ceritain seperti bobby, farida dan anaknya, terus ada lagi tokoh tiara.
Aries Gi-Erl
hadeuuh kenapa nggak ke pak ustadz aja ri? oia suka2 othor. hehehe baru bab 8 ya thor.😅
Teh lia
Maaf thoor Bukan nya pa fahmi mati ketabrak truk,disini diceritakan lgi mati di bangunan kosong,,aneh,kisah nya rame tapi msih ada yg hrus di koreksi,,sekali lgi maaf ya thor 🙏🙏🙏
Dinnar: thor ceritanya kok jdi beda sih
total 1 replies
Henny Sadeli
ceritanya bagus tidak berbelit2
Naradifr🌸
ini udah pernah di saya baca di novel
judulnya Rumah Belanda

film juga udah ada
Bagus Wafiudy
para tokoh novel ini banyak yang gak percaya sama hal goib, sama kaya sodara saya gak percaya sama hal goib bahkan gak percaya sama corona giliran kena corona heboh dan masih ttep gak percaya 😩
🐾🐾🎯Chandra Dewi♐🐾🐾
duh tari.. cupet bgt sih otakmu.. apa dg bunuh diri bisa menyelesaikan masalah? yg ada malah nambah masalah hidupmu selepas mati..
Melody
aisssh...kepo bgt riri ini haah
Richa Rostika
lanjut..
Richa Rostika
lanjut.,
Ela Qilun
tegang ya baca ny..fuuhh...
Embart Nugroho II: heheheh...
total 1 replies
Ela Qilun
haduch mulai sereum nich .mana baca ny malem lagi .
Embart Nugroho II: rasakan keseremannya.... merinding gak ya... hihihi
total 1 replies
Novitasari Olii
bagus ya ceritanya
Embart Nugroho II: makasih novita olii
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!