Angin kekacauan berhembus dari utara, membawa peperangan yang tiada akhirnya. Seorang pemuda berjubah merah berdiri di atas takhtanya, memandang tiga alam di bawah kakinya. Qin Shan menutup matanya dan mulai mengangkat pedangnya ke atas langit tertinggi seraya berkata, “Beri aku waktu seribu tahun untuk mengakhiri kekacauan ini.”
Genre: Wuxia, Xianxia
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LEVIATHAN_M.S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch. 17 - Latih Tanding
"Qin'er, sepertinya tingkat kultivasimu telah meningkat?"
Ling Wei yang telah kembali dari misinya itu melihat ada perkembangan besar pada tubuh Qin Shan. Dia menyadari bahwa anaknya tersebut telah menembus tingkatan yang lebih tinggi.
"Ya, aku memang bertambah kuat... Tapi ini belum cukup!" balas Qin Shan.
Mereka berdua tengah duduk santai di halaman rumah yang luas sambil meminum secangkir teh hijau. Saat Ling Wei mendengar kata-kata semangat Ling Qin Shan, dia tertawa lantang.
"Hahaha! Itulah anakku, jika saja ibumu ada di sini dia akan bangga padamu!"
Keduanya kembali melanjutkan perbincangan mereka dengan riang. Qin Shan yang satu hari lalu tengah berada di hutan kematian telah kembali ke klannya. Dia segera menuju aula Pertempuran di Klan Ling dan secepatnya mendaftarkan diri. Ini hampir saja ditutup dan dia berhasil sampai tepat waktu!
Memang sebenarnya Qin Shan telah bertambah kuat selama dia berada di hutan kematian, dan basis kultivasinya juga meningkat. Namun, dalam hal pengalaman, Qin Shan tak meningkat banyak. Sebab dirinya yang sebenarnya sudah terlalu kuat di dunia fana ini.
Saat ini Qin Shan memiliki kemungkinan seratus persen untuk memenangkan pertandingan antar pemuda klan. Dia sendiri hampir mencapai tahap Pemurnian Roh, itu hanya sebatas sehelai rambut saja.
"Hmm.... Karena kau sudah bertambah kuat dari beberapa bulan lalu, aku ingin mengukur seberapa kuat kau." Ling Wei tiba-tiba berdiri dan melirik Qin Shan.
Qin Shan tersenyum tipis dan menyetujui permintaan ayahnya itu.
"Ayah, sebenarnya aku sangat ingin melihat bagaimana kekuatan dari seorang Xiantian di dunia ini..." kata Qin Shan dan berdiri di depan Ling Wei. Jarak di antara mereka hanya 10 meter.
"Oh! Aku juga ingin melihat bagaimana kekuatanmu, jangan sembunyikan kekuatanmu dari ayahmu ini!" kata Ling Wei.
Mereka berdua kemudian mulai mengambil napas dalam-dalam lalu bergerak ke depan dengan sangat cepat. Saat ini Ling Wei telah menekan tingkat kultivasinya menjadi Penyempurnaan Qi Tahap Awal. Namun, kecepatan yang dia miliki tetap luar biasa.
Mereka berdua sama-sama menggunakan pedang yang sama. Pedang besi yang merupakan senjata biasa yang tidak bisa dianggap berharga. Namun, setiap serangan yang dihasilkan tanpa celah dan tidak membiarkan keduanya saling melukai.
Clank! Clank! Clank!
Sudah lebih dari 10 dentangan pedang terdengar, saat ini tidak ada yang telah menggunakan teknik tertentu untuk menyerang.
Ling Wei menjadi semakin bersemangat dengan pedang yang dilawan pedangnya. Dia kemudian mengubah posisi menyerang dan menyempurnakan kuda-kudanya.
"Pedang Berembun!"
Seketika pedang yang berada di tangan Ling Wei melesat ke depan menuju perut Qin Shan, kecepatannya sungguh mencengangkan. Bahkan saat serangan pedang itu mengarah kepada Qin Shan, muncul kabut tipis yang agak dingin. Ini menyebabkan hati Qin Shan sedikit bimbang.
"Seni Pertahanan, Menahan Arus Sungai!"
Teknik yang digunakan Qin Shan hampir sama dengan teknik kelas menengah di klan Ling, dan tekniknya tidak cukup untuk menghentikan teknik yang dimiliki Ayahnya yang juga merupakan teknik tingkat menengah. Namun, teknik yang dilatih Qin Shan sudah berada pada tahap lanjutan!
CLANK!
Suara yang muncul akibat benturan pedang itu membuat telinga seseorang yang mendengarkannya akan terasa sakit, dan itu mengandung kekuatan yang besar walau hanya suaranya saja.
Serangan Ling Wei dengan mudah di blokir oleh Qin Shan.
Mereka terus bertukar serangan hingga lebih dari seratus kali saat ini. Setiap serangan yang dibuat Ling Wei benar-benar kuat, namun serangan dari Qin Shan juga patut dipertimbangkan.
"Wah... Memang benar sepertinya kau sudah menjadi kuat, tapi tidak cukup kuat untuk mengalahkanku!" Ling Wei kemudian memutar tubuhnya saat melayang di udara.
Begitu Ling Wei menapakan kakinya ke tanah, pedang yang berada digenggamannya tiba-tiba menghunus ke depan.
"Pedang Menembus Awan!"
Serangan tersebut tertuju pada Jantung Qin Shan!
Serangan dari ayahnya ini membuat Qin Shan berpikir apakah ayahnya ingin membunuhnya?!
Qin Shan tentu tidak tinggal diam, dia sekali lagi menggunakan teknik bertahan melalui pedang lalu membalikan serangan Ling Wei.
"Melodi Hujan!" begitu Qin Shan mengubah kuda-kudanya, secara tiba-tiba pedangnya menjadi amat lincah dan itu menghasilkan beberapa bayangan saking cepatnya pedangnya itu.
Berbagai sabetan pedang menuju kearah Ling Wei, saat ini ekspresinya menunjukan kekaguman dan ketidak percayaan.
Teknik Melodi Hujan adalah teknik dengan peringkat Tingkat Atas di klan Ling. Dan tentu saja sangat sulit untuk dikuasai, bahkan Ling Wei pun membutuhkan waktu 5 tahun untuk mempelajarinya dan itu hanya setengahnya saja.
Ling Wei segera menciptakan pelindung dari pemadatan energi Qi di dalam tubuhnya, sehingga sabetan-sabetan pedang yang mengarah padanya terhalangi oleh pelindung tersebut, dan menggagalkan sebagian serangan Qin Shan.
Sebenarnya Qin Shan tidak pernah belajar teknik berpedang dari Klan Ling. Dia berpikir teknik pedang yang dia miliki saat ini sudah lebih dari cukup. Namun, Qin Shan tidak menyadari bahwa teknik Melodi Hujan adalah teknik tingkat atas di klan Ling.
Dia tidak tahu mengapa, teknik tersebut berada di klan Ling, namun mengingat itu adalah tekniknya yang termasuk lemah. Tidak ada anehnya jika klan Ling memilikinya.
Setelah serangan yang terarah padanya barusan, Ling Wei mengangkat tangannya dan memberhentikan pertarungan.
"Baiklah kita imbang! Tak kusangka ternyata kau lebih kuat dari dugaanku!" Ling Wei melesat ke belakang dan mencoba untuk segera menghindari serangan Melodi Hujan Qin Shan.
Walaupun dia telah melindungi tubuhnya dengan Kepadatan Energi Qi, namun jika itu serangan beruntun yang mana satu serangan dapat melukainya dengan serius, maka tidak ada pilihan lain selain mundur bagi Ling Wei.
Mereka berdua saling bertatap muka, tidak ada yang mengeluarkan sepatah kata pun sampai akhirnya Qin Shan menyarungkan kembali pedang besi miliknya.
"Jadi, apa hadiah dari kemenanganku?"
.....
500 ribu km , jauh boss ,...
500000 km = 39 kali diameter bumi , atau
= 12 kali keliling bumi ,...
69 3
hhhhhh