NovelToon NovelToon
HASRAT SANG TUAN MUDA

HASRAT SANG TUAN MUDA

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Romansa / Pembantu / Tamat
Popularitas:30.3M
Nilai: 4.7
Nama Author: Mae_jer

Follow My IG : @mae_jer23

Geyara, gadis kampung berusia dua puluh tahun yang bekerja sebagai pembantu di rumah keluarga Cullen. Salah satu keluarga terkaya di kota.

Pada suatu malam, ia harus rela keperawanannya di renggut oleh anak dari sang majikan.

"Tuan muda, jangan begini. Saya mohon, ahh ..."

"Kau sudah kupilih sebagai pelayan ranjangku, tidak boleh menolak." laki-laki itu terus menggerakkan jarinya sesuka hati di tempat yang dia inginkan.

Tiga bulan setelah hari itu Geyara hamil. Masalah makin besar ketika mama Darren mengetahui sang pembantu di hamili oleh sang anak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Diam-diam menyimpan rasa

Ketika Yara membuka mata di pagi harinya, ia merasakan seluruh badannya pegal-pegal. Wanita itu membuka matanya perlahan dan melihat ke seluruh ruangan besar berwarna putih perpaduan dengan abu-abu.

Dimana ini?

Ia melihat ke arah kiri. Ada seorang laki-laki yang masih tertidur lelap di sebelahnya. Laki-laki yang sangat dia kenal. Ya ampun! Yara menutupi mulutnya kuat-kuat, matanya terbuka lebar. Dan ia melihat tubuhnya yang telan-jang di balik selimut putih itu.

Yara baru menyadari kalau dia baru saja melepaskan keperawanannya kepada si anak majikan.

Kamu sudah nggak perawan lagi Yara. Kamu sudah ...

Yara menatap ke laki-laki yang masih tampak pulas itu lagi. Ia tertegun sesaat.

Tampan.

Tampan sekali.

Tuan muda Darren enak sekali dipandang pagi hari begini. Diam-diam Yara tersenyum. Ia ingat habis lelaki itu menggagahinya di siang hari, mereka melanjutkan ronde berikutnya di malam hari. Sampai Yara kehabisan tenaga dan merasa tak sanggup lagi. Yara menjadi bingung karena ia sama sekali tidak menyesal memberikan keperawanannya kepada si tuan muda. Harusnya dia menangis. Tapi ternyata dirinya tidak menangis sama sekali. Yara membalikkan badannya membelakangi Darren.

Pikirannya melayang ke mana-mana. Sentuhan Darren membuatnya ketagihan dan ikut terbawa perasaan.

Kau sudah berubah Yara.

Apakah segampang ini dirinya berubah dari seorang gadis yang polos menjadi seorang wanita yang nakal. Dia ingin tuan mudanya menyentuhnya lagi, tapi dia malu. Sepertinya dia memang sudah jatuh hati pada anak majikannya. Semalam itu sungguh ...

Yara hampir berteriak kaget saat pinggangnya di peluk dari belakang.

"Good morning, my sweet honey."

Yara mengulum senyumnya. Namun singkat sekali. Ia takut Darren akan melihat dia tersenyum dan beranggapan bahwa dirinya menyukai semua perlakuan lembut yang diberikan pria itu padanya. Meski kenyataannya dia memang suka. Tapi kan dia malu. Pasalnya kemaren-kemaren dia terlihat sangat ketakutan pada laki-laki itu.

"Apa di sini masih perih?"

Yara menahan napas ketika tangan Darren turun ke bawah perutnya dan mengusap inti tubuhnya. Masih perih memang. Dia baru saja kehilangan harta paling berharga yang dimiliki semua perempuan. Tubuh Darren menempel lagi di tubuhnya.

"Kau merasa kesakitan kalau ku usap begini?" jemari pria itu mulai menjelajah. Menggoda setiap inci di dalam sana yang ingin dia sentuh.

Bukan kesakitan. Yara justru merasa keenakan.

"Eunghh ..." ia melenguh panjang.

Darren yang berbaring di belakangnya tersenyum. Pria itu merasa sekarang ini mereka persis seperti pengantin baru.

"Ayo lakukan sekali lagi pagi ini." bak seorang pemadat Darren sudah tergila-gila dengan tubuh Yara. Memang benar Darren sudah kecanduan.

Yara pun hanya membiarkan pria itu melakukan apa yang dia mau. Saat tubuhnya di balik menghadap sang tuan muda, ia tersipu malu menatap wajah tampannya. 

Mata Darren menelusuri seluruh tubuh Yara. Yara berusaha menutupinya dengan selimut karena malu ditatap seperti itu. Intens sekali.

Darren terkekeh.

"Aku sudah melihat semuanya. Semua inci tubuhmu sudah aku cicipi. Apa lagi yang perlu kau tutupi, manis." pria itu menarik selimut ke bawah dan berpindah ke atas tubuh Yara.

Ia tidak bisa menahan diri lagi. Darren sudah sangat siap sekarang. Lelaki itu pun membuka paha Yara dan tanpa basa-basi ia menyatukan tubuhnya dengan tubuh Yara.

"Ah ..." rintihan Yara lagi-lagi terdengar seksi sekali ditelinganya.

Darren menyatukan miliknya dalam-dalam, dan sebuah erangan nikmat keluar dari mulutnya ketika dia merasa kenikmatan yang tak bisa dia jelaskan hanya dengan kata-kata.

"Ohh ..." erangnya bergerak makin cepat, dengan begitu ahlinya, membawa Yara menuju puncak kenikmatannya.

Mereka baru selesai setelah hampir tiga puluh menit.

Sudah terdengar ribut-ribut di lantai bawah. Pasti itu adalah para pelayan Darren. Semalam laki-laki itu menelpon dan menyuruh mereka datang di pagi hari untuk membuatkan sarapan untuk dia dan Yara. Ya, itu pasti mereka.

"Mulai sekarang rumahku ini adalah rumahmu juga. Aku tahu kau pasti tidak ingin tinggal dengan kakakmu yang egois itu lagi. Saat kau tidak masuk kerja tinggallah di sini. Aku akan menemanimu kalau aku tidak sibuk." kata Darren.

"Tidak perlu tuan muda. Gajiku cukup besar, aku bisa mencari kosan yang lebih murah." tolak Yara. Tatapan Darren berubah seketika.

"Kau akan tinggal di sini, jangan menolak." katanya tegas. Yara pun terdiam.

"Aku punya banyak uang. Kau bisa berhenti kerja dari sana kalau kau mau. Biar aku saja yang menghidupimu."

Tidak.

Tidak mungkin Yara berhenti kerja. Sekalipun pria itu berkata akan menghidupinya, dia juga tidak tahu kapan laki-laki ini akan bosan terhadapnya dan mencari wanita lain sebagai penggantinya. Karena itu dia harus tetap kerja.

Dia juga berniat untuk lanjut sekolah karena sakit hati pada sang kakak yang terus merendahkan dirinya yang tidak berpendidikan. Umurnya baru dua puluh tahun, masih terbilang muda kalau mau kuliah. Dan Yara akan meraih kesuksesan dengan uang hasil jerih payahnya sendiri, bukan dengan uang orang lain.

"Aku akan tetap kerja." katanya kemudian.

Darren menatapnya lama.

"Baiklah kalau itu maumu. Tapi aku akan tetap menghidupimu. Lihat ke meja, kartu itu adalah milikmu. Kau bisa berbelanja apa saja yang kau mau dengan kartu itu. Sandinya adalah tanggal ulang tahunmu. Baru ku ganti semalam."

Yara melihat sebuah kartu berwarna hitam di atas meja.

Apakah tuan mudanya ini memperlakukan semua wanita seperti ini? Royal sekali terhadap semua perempuan yang dia tiduri?

"Yara,"

Yara menatap pria itu.

"Kau adalah milikku seorang, tidak akan pernah aku bagi dengan pria lain. Jadi jangan pernah berharap kau bisa kembali ke mantan tunanganmu yang brengsek itu atau pun berhubungan dengan laki-laki lain. Kau mengerti?"

Darren serius dengan ucapannya. Dia belum pernah merasa takut kehilangan seperti ini terhadap seorang wanita. Mungkin untuk menikahi Yara dia masih ragu karena masih terlalu dini. Bisa saja perasaannya terhadap wanita ini tidak akan berlangsung lama. Belum lagi menghadapi mamanya yang serba mementingkan status seorang menantu dalam keluarga mereka. Jadi untuk sekarang hanya bisa seperti ini dulu. Saat dirinya sudah benar-benar yakin dengan perasaannya terhadap Yara, apapun akan dia lakukan agar mereka bisa hidup bersama.

"Ayo mandi. Setelah itu kita sarapan. Aku akan sibuk beberapa hari kedepan. Kalau kau mau kembali kerja di rumah orangtuaku, aku akan mengatur seorang sopir mengantarmu." Darren menarik Yara turun dari kasur dan masuk bersama ke kamar mandi. Mereka hanya mandi bersama, tidak melakukan apapun lagi. Darren tidak sehyper itu dalam berhubungan badan. Dia juga tahu porsinya.

1
Ipehmom Rianrafa
lnjuut 💪💪💪
Anonymous
lagian masih sma udah main "genk genk an"😭😭.... kataku stop dehh fokus aja sama masa depan kalian
LiNda D'priNcess Zara
tuh kan bener Silas yang jahat
anita
waaah daddy damini sbgai mafia bner2 ya...
Ketut sariani Sariani
lnjut dong thor......TPI klau bsa BIAN itu harus tegas dan jngan mudah terpacing dengan omongannya silas,dan klau bisa jngan mau di adu domba dan kalau bsa sebelum mengambil keputusan harus selidiki dlu,dan semoga BIAN SMA Zidane bisa bersatu ya thor,biar bian SMA Zia GK berjauhan lgi
Atik Marwati
bian masih belajar Dady dam...
laili_TQ
udah deh bian , kerjasama aja sama zidane, nanti juga tahu alasan silas benci banget sama mereka
anonim
Bian sangat perhatia pada Zia. Rela tidak tidur untuk menunggu Zia yang demam tinggi, mengompres dahinya - lumayan demamnya sudah turun.

Mama menanyakan pada Bian apakah dekat sama Zia.

Mamanya tahu Bian sepertinya menyukai gasis itu.
🌸ReeN🌸
apa ya motif silas apa dia mau pengen jadi ketua gank, atau ada dendam pribadi
wahyu widayati
daddy damini emg luar biasa....lave you sekebon pokoknya....😍😍😍😍
Lusi Sabila
tuh kan bener dugaan ku ..silas
betul kata Damian.. orang yg sok perhatian dan menggebu² seakan Betul² teman yg membela..gak taunya menikam. dan penghianat!
🌸🍣わたなべ_Ryuzu👘🌸
👍💪💪
LANY SUSANA
tuh bener kan biang kerok nya org sendiri dan Silas yg paling keras teriak
bian sela ini km. salah sudah benci zidane, dia ga selidik itu
dan zia jg ga bersalah looo
Dwi Winarni Wina
Bian justru sahabat baikmu itu mengadu domba, daddy damian sampai turun tangan sendiri abislah temanmu baikmu silas itu, dengarkan saran daddy damian jadi seorang pemimpin yg tenang jangan mudah emosi dan bisa menilai orang baik/gaknya...
sahabatmu silas itu mungkin punya dendam pribadi, tapi diam-diam jahat membayar preman keroyok raka sampai babak belur...
silas memfitnah zidane dan teman-teman yg keroyok raka, jangan percaya ucapan silas dulu, tanpa ada bukti yg kuat dan selidiki biar gak salahpaham...

terus kamu akan menyesal telah mengakhiri hubunganmu sama zia, hanya karena salahpaham...

belajar dari daddy damian selalu menghadapi masalah apapun dgn bersikap tenang tanpa marah dan emosi..
bian harus bertindak tegas sama silas, silas selalu mengadu domba...
Dwi Winarni Wina: bian masih terpancing marah dan emosi kak lanny, jadi pemimpin itu harus tenang mengambil keputusan pikiran jernih tanpa marah dan emosi....
total 2 replies
Hesty Mamiena Hg
Uwiihh daddyy.. Aku ❤️ padamu 😘🤭
Hesty Mamiena Hg
Damian bener2 keren.. Beruntung Bian dan adik2nya punya orang yg bisa diandalin spt Damian..😌
Dewi Ambarwati
kan si silas Bing kerok nya parahh
Santi Sukmawati
bian pasti syok KLO silas pelakunya
Riska Baelah
dengerin tuh ap kta daddy damian bian, contoh ny daddy mu 2 sahabat ny matt sama ethan sahabt dri sush sampai sukses jd mafia yg berkuasa👍
Heny Janitasari
❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!