Mencintai sang wanita walaupun wanita punya seseorang yang di cintai nya, tapi dia tetap mencintai sang wanita, dan sang wanita tau kalo dia di cintai, hanya saja dia mempunyai kekasih……
“Kamu selingkuh?….
PLAKK!!
Menampar sang kekasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Junita Aisyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
16
“Kalo jenisa kalo gak tidur yaa membaca atau nonton biasanya! Kurang tau juga kalo anak itu!” Ucap Jessi
Pulang sekolah
“Taevin!” Lilis mendekati Taevin
“Boleh aku Nebeng pulang bareng sama kamu gak?” Tanya Lilis
“Aku gak pulang! Aku ada urusan di luar! Maaf” Taevin memakai helm nya lalu pergi
“Haiiyooo gagal? Aduhh! Bukan gitu cara menggoda nya!” Ucap jenisa
“Kamu punya ide?” Tanya rosyi
“Bayar!” Jenisa natap Lilis
“Kamu!”
“Kenapa? Kamu gak sanggup?” Jenisa natap Lilis
“1jt”
“Oke! Satu juta satu ide! Lumayan!”
“Kamu memang tau cara berbisnis!”
“Apa cara nya?” Tanya Lilis
“Kamu pura-pura jatuh di depan nya! Atau pura-pura pingsan di depan nya apalagi besok ada pengumuman baris kepala sekolah! Kamu harus di samping nya! Lalu dia akan gendong kamu!” Jenisa natap Lilis
“Ide bagus juga!” Jessi natap Lilis
“Oke aku terima saran mu!” Ucap Lilis
“1jt! Pakai Qris aja!” Jenisa nunjuk hp nya langsung di Qris sama Lilis
“Kalo gitu aku pulang dulu!” Ucap Lilis lalu pergi
“Kamu yakin ide itu berhasil?” Tanya Jessi ke Lilis
“Aihh! Yakin atau gak nya kita mana tau! Kalo gak di coba mana tau! Yang penting 1jt ku di tangan! Bayy gue pulang dulu!” Jenisa melambai ke jessi sama rosyi
“Memang gadis gak punya hati!” Ucap rosyi sama jessi
“Jadi makan tempat ku? Ayok! Aku pulang sama kamu aja!” Ucap Jessi natap rosyi
“Baik” ucap rosyi
Lalu mereka pun pulang
sementara jiandra natap dari jauh
“Aku benar-benar kehilangan di sini!” Ucap jiandra senyum
“Aku… menyesal!” Jiandra Nunduk menahan sedih nya
“Kamu kenapa?” Tanya Sandi anak klub musik juga
“Gak papa!”
“Nongkrong?” Tanya Sandi
“Baik!” Jiandra senyum
“Apa masalah percintaan mu?”
“Tidak! Ini masalah persahabatan ku!”
“Aduhh! Hidup memang seperti itu! Slalu ada aja masalah! Kalo gak ada masalah mati aja!”
“Aihh, ayok pulang!” Ucap jiandra
______
Rosyi sampai rumah Jessi tiba-tiba ada notif masuk uang 150jt dari Resti tapi rosyi hanya diam aja padahal dia sangat shock sama uang sebanyak itu
“Kamu kemana aja?” Tanya mama Jessi
“Aku Kerumah jenisa hehehe”
“Kamu bosan sama rumah mama?” Tanya mama Jessi natap rosyi
“Tentu saja tidak! Ini rumah favorit ku!” Ucap rosyi
“Bagus kalo gitu!” Mama senyum
“Makan yang banyak!” Papa natap rosyi
“Baik pa!”
Sementara Lilis dia Sengaja Beli es batu sebanyak-banyak nya, lalu dia berendam lama di bak mandi dengan es batu itu, lalu dia ngirim foto ke jenisa.
💬apa kamu gila? Ucap jenisa shock
💬Ini nama nya cinta
💬Cinta memang benar! Tapi ini nama nya gila! You know!
Lilis cuma read dan jenisa kirim ke grub yang mana isi nya cuma dia,rosyi sama jessi aja.
💬wawww! Rosyi
💬apa dia senekat itu buat dekat sama Taevin? Jessi kaget
💬Aku gak tau! Ternyata dia memang serius suka sama Taevin! Balas jenisa
💬ku harap besok harus berhasil balas jessi
💬iya! Kalo gak, gak tau nanti sekecewa apa dia! Rosyi
💬kalo gak berhasil mungkin ini jadi penyesalan terbesar ku karena memberi ide konyol yang di anggap serius sama nya! Jenisa
💬tapi ide mu bagus juga buat di coba Jessi
💬iya benar!rosyi
Itulah isi chat mereka yang mana berakhir setelah jenisa gak membalas lagi
Sementara Resti samaJelisa mereka selesai latihan jadi istirahat bersama.
“Gimana adek mu?” Tanya Jelisa
“Dia mungkin masih kecewa!” Ucap Resti
“Suatu hari nanti pasti ada kesempatan baikan nya! Kita cuma nunggu waktu itu aja! Saat nunggu waktu itu kamu jangan nyerah memanjakan adek kamu! Sebenarnya ini semua salah keluarga mu! Sebagai orang tua seharus nya bersikap adil sama Anaknya, apalagi adek mu itu paling kecil di keluarga yang harus di manjakan tapi adek mu malah yang di asing kan!” Jelisa
“Kamu benar! Ini juga kesalahan saya karena slalu mengambil perhatian orang tua” resti merasa sedih lagi
“Kalo kamu sama adek mu?” Tanya Resti
“Adek ku sangat di manja dari kecil, dulu keluarga ku kaya apa lagi aku slalu di luar negeri sekolah, kamu tau sendiri walaupun keluarga bangkrut dalam 6 tahun ini Peehatian kami sama adek kami tetap gak akan berubah, aku senang juga adek ku selalu bisa berdamai sama situasi apapun, walaupun sekarang keluarga serba kekurangan tapi dia sudah berdamai sama semua nya” ucap Jelisa
“Aku pernah ketemu adek kamu di sekolah! Tapi dia seperti menghindari ku”
“Dia juga benci sama kamu! Semua teman-teman nya juga benci sama kamu sama keluarga kamu! Keluarga ku aja benci sama kamu sama keluarga mu, Saat lomba mu tayang di rumah mama ku langsung mencabut kabel tv”
“Aihhh! Aku aja mendengar cerita mu merasa benci sama diri ku sendiri!”
“Tapi aku pengen ketemu sama adek kamu! Buat kasih ide buat bisa mendekati adek ku!”
“Seperti nya gak akan berhasil, adek ku mulut nya seperti nenek ku, Dia juga Keras kepala, mulut nya tajam!” Jelisa senyum kecil
“Apa rosyi sering kerumah mu?” Tanya resti
”sering! Bahkan nginap juga! Keluarga ku sudah nganggap dia seperti anak nya sendiri, bahkan saat kami sekeluarga pergi berlibur dia ikut juga, dia juga lucu kalo berdebat sama jenisa, jadi rumah jadi rame jadi kami juga senang” Jelisa senyum membayang kan momen itu
“Aku iri mendengar nya”
“Adek ku suka uang! Sepertinya ini kode yang ku kasih kalo kamu mau bicara sama adek ku! Aku pergi dulu! Aku anggota baru jika istirahat lama-lama bisa-bisa di anggap pemalas nanti!” Jelisa lalu pergi meninggalkan Resti di sana
“MAKASIHH!” Teriak Resti di sepanjang koridor Melambai ke punggung Jelisa
Besok hari nya
Tiba-tiba aja Resti depan motor jenisa
“Pa! Motor ku udah papa keluar kan?” Tanya Jenisa
“Kata kakak mu kamu bareng seseorang berangkat nya!” Tanya papa
“Siapa?” Tanya jenisa
“Rosyi?” Tanya jenisa lagi
“Mana papa tau! Kalo rosyi jg pasti masuk makan bersama! Kaek bukan” kata papa
“Terus siapa?” Tanya jenisa lalu keluar dan melihat kakak nya rosyi
”Kenapa harus dia?” Ucap jenisa dalam hati tapi dia tetap menghampiri kakak nya rosyi yang nunggu di luar pagar rumah nya
“Ada apa ini?” Tanya jenisa
“Aku perlu bicara sama kamu! Pulang sekolah nanti! Jadi berangkat bareng aku pagi ini” ucap Resti
“Siapa yang mau bicara sama mu!” Ucap Jenisa