NovelToon NovelToon
Air Mata Di Atas Mahkota

Air Mata Di Atas Mahkota

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Penyesalan Suami / Balas Dendam
Popularitas:35.7k
Nilai: 5
Nama Author: Frenzy hrp

Saat hamil tujuh bulan, Kayla baru sadar bahwa pernikahannya hanyalah kebohongan.
Suaminya berselingkuh.

Mertuanya membencinya.
Dan rumah mewah yang dulu ia sebut rumah perlahan berubah menjadi neraka.
Padahal tanpa Kayla, Adrian Wijaya bukan siapa-siapa.

Dikhianati saat mengandung, dibuang ketika paling rapuh, Kayla memilih bangkit. Perlahan, wanita yang dulu diremehkan itu berubah menjadi sosok yang tak lagi bisa disentuh.

Kini saat semua pria mulai berlutut memperebutkan hatinya...
mantan suaminya justru kehilangan segalanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Frenzy hrp, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pintu yang Terkunci

Detik jam dinding di kamar VIP Rumah Sakit Arka Medika terasa berdentang lebih keras di telinga Kayla.

Sudah empat jam sejak dia menekan tombol kirim pada email balasannya ke Pratama & Co. Namun, kotak masuk di ponsel retaknya masih tetap sepi. Tidak ada gelembung notifikasi baru. Hanya layar buram yang sesekali berkedip, menampilkan pantulan wajah pucat Kayla yang kian tirus.

Kayla mengembuskan napas berat. Untuk mengusir rasa cemas yang mulai menggerogoti dadanya, dia kembali membuka mesin pencari Google. Jemarinya yang kurus mengetik dengan cepat: Lowongan kerja akuntan remote freelance.

Dia tahu kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk bekerja kantoran. Jangankan berjalan tegak, bergeser dari ranjang ke kursi roda saja membutuhkan perjuangan yang membuat pelipisnya dibanjiri keringat dingin. Kerja dari ranjang rumah sakit adalah satu-satunya jalan.

Satu per satu situs lowongan kerja dia buka. Namun, setiap kali dia membaca kolom persyaratan, hatinya perlahan mencelos.

“Pengalaman minimal 2 tahun di bidang yang sama.”

“Tidak memiliki gap karier lebih dari 1 tahun.”

“Diutamakan yang berdomisili di Jakarta untuk koordinasi mingguan.”

Kayla menyandarkan kepalanya ke dinding dengan lemas. Tiga tahun. Dia memiliki gap kosong di CV-nya selama tiga tahun penuh.

Tiga tahun berharga yang dia habiskan di dapur mansion Wijaya, mengurus cucian kotor Ibu Sandra, meladeni kemanjaan Tiara, dan membereskan pembukuan Adrian dari balik meja makan tanpa pernah digaji sepeser pun. Di mata dunia profesional, dia adalah wanita yang sudah tertinggal kereta. Kemampuan geniusnya sebagai lulusan terbaik seolah terhapus begitu saja oleh status "ibu rumah tangga".

"Enggak, aku gak boleh putus asa," bisik Kayla pada dirinya sendiri.

Dia kembali menggulir layar, mencoba memasukkan draf lamaran ke beberapa perusahaan rintisan kecil. Dia melampirkan transkrip nilai kuliahnya yang sempurna. Namun, tanggapan yang dia terima melalui email otomatis dalam beberapa jam kemudian selalu sama:

“Terima kasih atas ketertarikan Anda. Namun saat ini, profil Anda belum sesuai dengan kriteria yang kami butuhkan...”

Ditolak.

Ditolak lagi.

Dan ditolak lagi.

Kata-kata penolakan itu seolah berubah menjadi tangan-tangan tak kasat mata yang menekan dada Kayla hingga sesak. Rasa rendah diri yang selama tiga tahun ini ditanamkan oleh keluarga Adrian perlahan merayap naik kembali, membisikkan kalimat-kalimat beracun di telinganya.

Sadar diri, Kay. Kamu itu siapa tanpa Adrian? Kamu cuma wanita miskin yang gak punya apa-apa.

"Ugh..." Kayla meringis pelan. Rasa stres yang memuncak mendadak memicu kedutan nyeri di perut bawahnya. Jahitan pasca-operasi sesarnya terasa seperti ditarik paksa, meninggalkan rasa perih yang membakar.

Di dalam boks bayi, Arsen tiba-tiba menggeliat gelisah. Bayi kecil itu mengeluarkan suara rengekan halus, seolah bisa merasakan gelombang kecemasan yang sedang melanda ibunya.

Melihat hal itu, Kayla buru-buru meletakkan ponselnya. Dia memiringkan tubuhnya dengan perlahan, menahan ringisan di bibir, lalu mengulurkan tangan untuk mengusap dada kecil Arsen.

"Cup, cup... anak pintar. Ibu di sini, Sayang. Maafkan Ibu, ya..." suara Kayla bergetar halus.

Air mata yang sejak tadi dia tahan akhirnya menetes juga, jatuh membasahi sudut kasur. Rasa takut yang teramat sangat menyergap jiwanya. Dia tidak takut pada kemiskinan, dia juga tidak peduli lagi jika dirinya harus kelaparan. Tapi membayangkan sebulan lagi dia tidak mampu membelikan popok yang layak atau mengimunisasi Arsen... pikiran itu benar-benar membuat Kayla merasa begitu kerdil dan tak berguna.

Di tengah keheningan kamar yang mencekam dan penuh air mata itu, tiba-tiba—

Ting!

Sebuah suara notifikasi yang nyaring memecah kesunyian.

Tubuh Kayla menegang seketika. Jantungnya berdegup sangat kencang hingga dadanya terasa sakit. Dengan tangan yang gemetar hebat, dia meraih kembali ponsel retaknya.

Satu pesan baru muncul di baris paling atas kotak masuk Gmail-nya.

Pengirim: HRD Pratama & Co.

Napas Kayla mendadak berhenti. Dia menatap layar itu selama beberapa detik dengan mata berkaca-kaca, terlalu takut untuk membuka pesan yang mungkin saja berisi penolakan terakhir yang akan menghancurkan seluruh sisa harapannya.

1
Mundri Astuti
sok aja atuh....lagian Arsen juga masih bayi..kelewatan kalian...bener" ga mandang Kayla sebagai ibunya
Lee Mba Young
Syukurin laki yg hidup dlm ketek orang tua ya kayak km Adrian. di setir ortu. semoga Kalah di pengadilan Dan mlh rusak kehormatan kluarga itu.
Mundri Astuti
tuh masih di dlm perut aja emang kamu peduli...ngga kan, mang kamu mikir Kayla melahirkan siapa yg dampingi, siapa yg membayar perawatan, tinggal dimana, mknnya gimana ....mikir kesana ngga kamu sama papamu ....
heran ...horang kaya ga ada akhlak
Kale
thor,jngn sampai Adrian dpt hak asuh arzen,,dulu dicampakkn,diusir,dihina,,skrng dicari,,bin tentang arzen,tp Adrian butuh cara kerja kayla
Kale
jngn sampai terlena Kay,,,adrian itu cma butuh kepintaranmu,,,jngn sampai terkecoh untuk kedua kalinya
Kale
nanti klau dibalik sama Kayla,,klau sang pelakor ,hayooo,,malunyaaa
Imas Masitoh
keren, penasaran sama alur nya👍
Kale
klau Devan single,,smoga author menjodohkn dia dng Kayla,,,
kay harus bhgia,dng laki"yg bisa mencintai jga melindungi Kay jga Arsen
Kale
membuang berlian demi memungut batu kerikil
Kale
salahnya knpa kayla diusir
Kale
tanpa kayla,,adrian tidak bisa apapun,,sdngkn kayla tanpa Adrian,dia tetap bisa apapum
Mundri Astuti
dasar lampir kamu aja yg dengkian, Kayla mah ga perlu godain laki org tuk cari validasi, cukup punya otak bnyk org penting yg melihat dan mengakui.
Kale
perjuangan istri yg terdzolimi,,ibu tunggal,yg ingin tetap berdiri tegak tnpa bantuan mantan suami,,,
Kale
semoga kedepannya,kamu dn Arsen dimudahkn rejekimu, sukses,,tanpa Adrian ,kmu masih tetap berdiri tgak kayla
Mundri Astuti
semangat Kayla, kamu cerdas, kamu mampu berdiri diatas kakimu sendiri, kamu kuat, semangat berjuang buat Arsen 💪💪
Mundri Astuti
tenang Kayla ada saksi hidup si Devan tea, mudah"an dia mau bersaksi nanti di persidangan, dia yg menemukan kamu ditengah hujan saat kamu diusir dari rmh adrian
Mundri Astuti
ntu yg terakhir lebih tepat, mengambil sesuatu yg dulu sdh mereka buang sendiri, halloo....Adrian masih inget ngga, jangan pura" amnesia ...
Ester Natalia
mnta bantuan devan kayla
Ester Natalia
dasar kunti uda dpt adrian lom puas juga
Mundri Astuti
ni org...rusuh beud y selingkuhan doang..Kayla dah pergi masih aja ....di utak atik, pelajaran nih buat Kayla, ngomong aja apa adanya sama tetangganya ga sih, kan biar dilindungin juga, mudah"an Devan tetep memberi perlindungan buat Kayla dan anaknya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!