-Dark Romance
-Bukan untuk anak-anak.
-Adegan kekerasan dan darah.
Sherly gadis berusia 21 tahun, yang mengalami kematian setelah tertabrak mobil. Kini jiwanya justru memasuki sebuah novel, dan masuk ke dalam raga dari sang tokoh utama yang memiliki nama depan sama sepertinya.
Sherly Agda Yeremia, tokoh utama perempuan bodoh dan lemah yang tidak pernah dianggap, bahkan diselingkuhi beberapa kali oleh Vincent suaminya.
Tapi dengan jiwa baru, semua cerita berubah. Sherly yang baru tidak peduli dan mengabaikan Vincent. Bahkan Sherly memilih untuk melindungi, Jeremy Christ Chadwick, tokoh antagonis favoritnya yang akan mati pada akhir cerita.
Di balik wajah tampan penuh pesona, Sherly tidak pernah menduga jika Jeremy memiliki sisi gelap dan obsesi tersembunyi pada tokoh utama.
“Setelah ini, kau tidak akan bisa lari dariku, Sherly sayang~ Kau adalah milikku, tidak peduli jika kau sudah memiliki suami.”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 15 : Jeremy melabrak Vincent
Tap.. Tap.. Tap..
Sebuah suara langkah kaki terdengar, membuat sosok lelaki di dalam ruangan itu mempersiapkan dirinya. Pagi ini, entah siapa, ada tamu yang ingin menemuinya di dalam ruangan kerjanya. Jadilah sosok lelaki yang duduk di kursi kebesarannya, menata semua dokumen di atas mejanya, hingga pintu terbuka, dan dia menyapa tamu yang datang sebelum menatap ke arah pintu.
“Selamat datang- Anda ??!”
Jeremy menyeringai, menatap Vincent di depan matanya. Jeremy, masuk ke dalam, dan menutup pintu ruangan itu. Tanpa memperdulikan tatapan penuh curiga dan tanda tanya dari Vincent, Jeremy melangkahkan kakinya mendekat, dan duduk berhadapan dengan Vincent.
“Aku ada urusan pribadi denganmu.” Ujar Jeremy dengan santai, dengan memberikan tatapan tajam dan sinis.
“Dan itu mengenai ??”
Jeremy tidak berbicara banyak, dia mengeluarkan sebuah dokumen dari balik jas miliknya. Lalu menaruh kertas dokumen itu di atas meja, dan mendorongnya mendekat ke Vincent.
“Baca, dan tanda tangani.” Ujar Jeremy dengan nada dingin, Vincent meraih dokumen itu dan membaca satu persatu kalimat, dia menaikkan satu alisnya dengan bingung.
“Ini surat perceraian ??”
“Kekerasan yang kau lakukan pada Sherly, akan mempermudah jalan perceraian. Sebaiknya kau lepaskan saja Sherly, jika kau tidak menginginkannya.” Ujar Jeremy masih dengan tatapan tajam, dan nada dinginnya.
“Kenapa ?? Apa kau ada rencana untuk menarik Sherly ??” Vincent menatap tajam ke arah Jeremy, dengan nada sinis.
Jeremy terkekeh pelan, “Kau tahu ?? Jika seorang pelakor berhasil meraih suami seseorang, maka bersiaplah akan ada banyak para pebinor yang siap menangkap sang istri, yang diabaikan bahkan di campakkan suaminya.” Ujar Jeremy tersenyum miring, Vincent mengepalkan tangannya kesal.
“Tanda tangani, dan aku tidak akan membeberkan kekerasanmu pada semua orang. Aku tahu, kau bekerja begitu keras untuk nama baikmu.” Lanjut Jeremy dengan nada mencibir Vincent.
“Ck !! Apa sebenarnya masalahmu denganku ?!”
“Banyak, termasuk menikahi wanita yang aku suka.” Ujar Jeremy dengan penuh nada penekanan, Vincent sedikit tidak percaya dengan perkataan Jeremy. Bukankah lelaki di depannya baru bertemu istrinya beberapa bulan yang lalu ?? Dan bisa-bisanya Jeremy, mengklaim istrinya ?!
“Kau bertemu Sherly setelah dia menikah denganku, dan kau bertingkah seolah-olah aku merebutnya darimu !!”
“Oh jangan salah, karena setelah pertemuan satu menit itu, aku sudah mengklaim wanita itu, menjadi milikku. Dan kau tahu, perkataanku itu mutlak !! Tidak peduli dia memiliki suami atau tidak.” Ujar Jeremy dengan nada angkuhnya, seakan dirinya bangga bisa merebut sang wanita idamannya.
Inilah kenapa, Jeremy masuk sebagai tokoh antagonis dalam novel, karena sifatnya yang arogan dan angkuh, jika dia menginginkan sesuatu, maka keinginannya itu seperti perintah mutlak yang harus terjadi.
Jeremy bukanlah teman semasa kecil Sherly atau apapun. Dirinya hanya bertemu, di sebuah acara pesta yang diadakan beberapa perusahaan besar beberapa bulan yang lalu. Dan secara tidak sengaja, Jeremy melihat Sherly, istri Vincent. Dan seketika itu juga, Jeremy mengklaim dan Sherly sebagai miliknya.
Vincent berdecih kesal, tapi dia akhirnya memilih menandatangi surat perceraian itu. Toh Vincent sebenarnya tidak ada rasa sedikit pun pada Sherly, jadilah tanpa ancaman sebenarnya lelaki itu akan menceraikan Sherly.
Jeremy tersenyum dengan senang, tapi itu bukanlah akhir dari keinginan Jeremy, sebaliknya itu adalah awal kehancuran Vincent yang disiapkan oleh Jeremy sendiri.
Kau menganiaya wanita-ku dengan sesuka hatimu, jadi permainanku tidak akan semudah ini, Vincent. Kita lihat, seperti apa reaksimu, saat tahu.. Rahasia, wanita yang kau bela habis-habisan.. Batin Jeremy sembari tertawa licik di dalam hatinya.
...
Damiel melangkahkan kakinya masuk ke dalam perusahaannya, awalnya lelaki itu ingin memasuki ruangan kerjanya, tapi kemudian dirinya teringat jika memiliki urusan kecil dengan Vincent, jadilah dia melangkahkan kakinya ke arah ruangan Vincent, tapi langkahnya sempat terhenti saat pintu ruangan Vincent terbuka dan menampilkan sosok Jeremy yang keluar dari ruangan itu.
Jeremy sempat tersenyum puas, menutup pintu ruangan itu, hingga kepalanya menatap ke depan, matanya melihat Damiel menatap curiga ke arahnya. Tapi Jeremy tersenyum miring, lalu berjalan mendekati Damiel.
“Aku hanya memiliki urusan pribadi dengan tangan kananmu, jangan khawatir.. Ini bukan tentang perusahaan, hanya masalah pribadi.” Ujar Jeremy dengan nada ramah yang di buat-buat, dan tatapan meremehkan, lalu Jeremy melangkah melewati Damiel, membuat lelaki itu mengepalkan tangannya kesal.
Sialan !! Pasti ada sesuatu antara Jeremy dan Vincent !! Jangan bilang ini terkait dengan Sherly batin Damiel dengan khawatir, seketika lelaki itu melangkahkan kakinya dengan cepat lalu membuka pintu ruangan, membuat Vincent terkejut dengan kedatangan atasannya.
“Tuan Damiel..??”
“Ah maaf, aku tadi sempat melihat Jeremy, apakah dia tadi ke ruanganmu ??” Ujar Damiel dengan nada curiga, Vincent tersenyum kecil.
“Ah iya Tuan.. Ada sedikit masalah pribadi.. Tapi anda tidak perlu khawatir, ini tidak ada hubungannya dengan masalah perusahaan.” Ujar Vincent menjelaskan secara jelas, agar tidak terjadi kesalahpahaman antara dirinya dan atasannya.
“Begitu ya..”
“Oh iya Tuan, untuk beberapa hari, saya ijin untuk mengambil setengah hari besok.”
“Tentu saja, untuk apa ??”
“Saya harus mengurus perceraian dengan Sherly, Tuan.”
Apakah Jeremy mendesak Vincent untuk menceraikan Sherly ?! Ah sialan !! Aku semakin kesulitan mengawasi wanita itu !! Dan kesempatanku untuk bisa meraih Sherly, semakin kecil !! Batin Damiel menggeram kesal. Lagi-lagi Jeremy bisa mendahuluinya mendapatkan wanita yang dia inginkan.
Seharusnya sejak dulu, aku pepet saja Sherly, saat Vincent masih sibuk dengan Aluna !! Batin Damiel kembali menyesali keterlambatannya untuk mendapatkan Sherly, wanita cantik yang dicampakkan oleh suami bodohnya.
“Tuan Damiel..”
“Ah iya, aku ikut sedih. Tapi kenapa kalian harus berpisah ?? Apakah ada masalah serius ??” Tanya Damiel dengan ekspresi wajah sedih, dan seakan mengiba mengenai apa yang telah terjadi pada Vincent dan Sherly.
“Ah iya, ini karena keinginan Sherly.. Mungkin memang ini yang terbaik untuk kita berdua.”
“Begitu ya ?? Baiklah, aku hanya bisa mendoakan yang terbaik. Tapi saran saja, sebaiknya kalian melakukan mediasi terlebih dulu. Bukankah lebih baik memperbaiki, daripada merusak rumah tangga yang sudah kalian bina.” Ujar Damiel memberikan saran, tapi Vincent hanya bisa tersenyum kecil.
“Terima kasih atas sarannya, mungkin bisa kita lakukan besok.” Ujar Vincent yang tentu saja, tidak akan melakukannya. Karena Jeremy sudah mengancamnya akan membeberkan perselingkuhan sekaligus kekerasannya pada Sherly ke publik, jika dia tidak menceraikan Sherly.
Urusan pekerjaan, kau memang pintar Vincent, tapi kenapa urusan percintaan kau sangat-sangat bodoh !! Meninggalkan wanita secantik Sherly, sama seperti membuang berlian ke jalanan batin Damiel sebenarnya kesal dengan bawahannya.
Bahkan Damiel sendiri, sudah siap menangkap Sherly jika dia ditinggalkan oleh Vincent, sayangnya dia terlambat menyadari hal ini. Mungkin jika Damiel yang mendapatkan Sherly, maka lelaki itu pasti akan sangat mendukung perceraian Vincent dan Sherly.
🌟🌟🌟🌟
..