Di dunia di mana Peringkat Bakat adalah hukum tertinggi, Lu Chen hanyalah sebutir debu. Saat Upacara Penentuan Takdir, dia dipermalukan di depan seluruh sekte karena hanya memiliki bakat F-Rank dengan afinitas spiritual nol. Dunia mencapnya sebagai sampah, namun mereka tidak tahu bahwa Lu Chen menyembunyikan sistem SSS+ "Omnipotence Mask" yang mampu menutupi keberadaan aslinya dari mata dewa sekalipun.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kaka's, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 7: Evolusi Pertama Sang Raja Semut
Malam kembali menyelimuti Lembah Binatang Buas dengan keheningan yang lebih pekat dari biasanya. Setelah insiden hilangnya Phoenix Es, penjagaan di gerbang utama diperketat, namun di dalam area kandang itu sendiri, Lu Chen diberikan kebebasan mutlak—sebuah hukuman yang sebenarnya adalah anugerah.
Lin Xinyue tidak menyadari bahwa dengan memberikan tugas pembersihan Blok A dan B sendirian kepada Lu Chen, dia telah menyingkirkan semua mata-mata yang bisa menghambat pergerakan pemuda itu.
Lu Chen melangkah masuk ke Blok B. Berbeda dengan Blok C yang berisi hewan ternak spiritual, Blok B berisi binatang buas yang lebih agresif: Macan Taring Perak, Elang badai, dan Kadal Kerak Bumi. Hewan-hewan ini diberi makan dengan mineral dan logam spiritual untuk memperkuat pertahanan tubuh mereka.
"Ignis, waktunya makan malam," bisik Lu Chen sembari meletakkan tangannya di atas tumpukan Logam Hitam Meteor yang baru saja dikirim untuk makanan Macan Taring Perak.
Ignis tidak lagi menunggu perintah. Semut itu melompat turun, tubuh kecilnya kini memiliki kilauan metalik yang tidak wajar. Begitu ia menyentuh logam meteor itu, sebuah fenomena aneh terjadi. Logam yang seharusnya sekeras baja itu mulai melunak seperti lilin di bawah rahang Ignis.
"Kualitasnya lumayan... tapi aku butuh lebih banyak esensi api untuk memicu perubahan bentuk," suara Ignis bergema di benak Lu Chen, kali ini lebih berat dan berwibawa.
[Ding! Hewan Kontrak mengonsumsi Logam Hitam Meteor (Grade Bumi - Rendah).]
[Poin Evolusi Terdeteksi: 85%... 92%... 98%...]
Lu Chen merasa suhu di dalam Blok B mulai meningkat secara drastis. Dia segera duduk bersila di sudut gelap, menggunakan teknik 'Napas Naga Tak Terlihat' untuk menyerap umpan balik energi yang meluap dari Ignis.
Tiba-tiba, jantung Lu Chen berdegup kencang. Di dalam penglihatan batinnya, sistem SSS+ Omnipotence Mask mulai bergetar hebat.
[Peringatan: Evolusi Tingkat Pertama Segera Dimulai!]
[Subjek: Ignis (Reinkarnasi Raja Naga Merah)]
[Syarat Terpenuhi: 100% Poin Evolusi & Sinkronisasi Jiwa Naga Tahap Awal.]
[Memulai Proses: Transformasi Semut Naga Api.]
Ruangan itu seketika diterangi oleh cahaya merah darah yang pekat. Tubuh semut Ignis mulai terbungkus oleh kepompong energi api yang sangat padat. Panasnya begitu luar biasa hingga lantai batu di bawahnya mulai mencair dan membentuk genangan lava kecil.
Lu Chen merasa pembuluh darahnya seolah dialiri oleh cairan logam panas. Ini adalah bagian dari 'Sinkronisasi'. Apapun yang dialami Ignis dalam proses evolusi, Lu Chen harus menanggung setengah dari tekanannya.
"Ugh... kuatkan...!" Lu Chen menggertakkan giginya hingga berdarah. Keringat yang bercampur dengan kotoran hitam (kotoran sisa dari pori-porinya) keluar dari tubuhnya. Ini adalah proses Marrow Cleansing atau pembersihan sumsum tulang yang sangat murni.
Di dalam kepompong api, bentuk Ignis mulai berubah. Enam kakinya yang tipis berubah menjadi lebih kokoh, dilapisi dengan sisik naga mikroskopis yang sangat keras. Sepasang sayap transparan yang hampir tak terlihat tumbuh di punggungnya, memancarkan percikan api setiap kali bergetar. Kepalanya kini memiliki tanduk kecil yang melengkung ke belakang, persis seperti miniatur kepala naga purba.
BOOM!
Gelombang kejut energi yang halus meledak dari pusat evolusi. Jika bukan karena sistem yang menahan gelombang itu di dalam 'Zona Ilusi', seluruh lembah pasti sudah terbangun karena tekanan spiritual ini.
[Evolusi Berhasil!]
[Nama Spesies Baru: Semut Naga Api Surgawi (Tingkat Pertumbuhan: Anak).]
[Kemampuan Baru Unik: 'Lidah Api Pemakan Segalanya' & 'Aura Dominasi Naga'.]
Cahaya merah memudar, menyisakan seekor makhluk kecil yang tampak jauh lebih elegan dan berbahaya di atas lantai yang menghitam. Ignis mendongakkan kepalanya, dan untuk pertama kalinya, dia mengeluarkan suara yang bukan hanya transmisi batin, melainkan desisan nyata yang terdengar seperti raungan naga dari kejauhan.
"Akhirnya... aku bisa merasakan sisa-sisa otoritas milikku kembali," Ignis mengepakkan sayap kecilnya dan terbang, mendarat di ujung hidung Lu Chen. "Bagaimana perasaanmu, Manusia? Kau terlihat... sedikit lebih layak sekarang."
Lu Chen membuka matanya. Pupil matanya sesaat berkilat dengan warna emas kemerahan sebelum kembali menjadi hitam pekat berkat topeng sistemnya. Dia mengepalkan tangannya dan merasakan kekuatan yang meledak-ledak.
[Status Lu Chen Terkini:]
[Kultivasi: Tahap Pembangunan Fondasi - Level 1 (Sangat Tersembunyi).]
[Kekuatan Fisik: Setara dengan Hewan Buas Tingkat Tinggi.]
"Pembangunan Fondasi..." Lu Chen bergumam tak percaya. Hanya dalam beberapa hari, dia telah melompati seluruh Tahap Pengumpulan Roh yang biasanya membutuhkan waktu bertahun-tahun bagi murid biasa. "Aku sudah melewati batas murid sekte luar hanya dalam semalam."
"Jangan cepat puas," Ignis mengingatkan, suaranya kini mengandung sedikit rasa hormat yang tersembunyi. "Di dunia atas, Pembangunan Fondasi hanyalah bayi yang baru belajar merangkak. Tapi untuk sekarang, di sekte kecil ini... kau sudah memiliki modal untuk mematahkan leher siapa pun yang berani mengganggumu."
Lu Chen berdiri, tubuhnya terasa jauh lebih tinggi dan atletis meskipun penyamaran sistem tetap membuatnya terlihat kurus dan lemah dari luar. Dia melihat ke arah sel-sel di Blok B. Binatang-binatang buas yang tadi menggeram kini meringkuk di sudut sel mereka masing-masing, gemetar ketakutan karena mencium sedikit aura dari 'Semut Naga Api' yang baru saja berevolusi.
"Ignis, sembunyikan sayap dan tandukmu. Jika ada yang melihatmu seperti ini, tamatlah kita," perintah Lu Chen.
Ignis mendengus, namun dia tetap menurut. Dengan sedikit manipulasi energi, dia menarik kembali sayap dan tanduknya, kembali terlihat seperti semut hitam biasa, meskipun sisiknya tetap memberikan kilauan yang lebih tajam.
Tiba-tiba, suara sistem kembali berbunyi, memberikan kejutan lain.
[Ding! Misi Tersembunyi Selesai: Mencapai Evolusi Pertama dalam 7 Hari.]
[Hadiah Bonus: Teknik Gerakan 'Langkah Bayangan Naga'.]
[Misi Baru: Ikuti 'Turnamen Seleksi Sekte Dalam' yang akan diadakan 3 hari lagi. Tunjukkan kekuatan Anda tanpa mengungkap identitas SSS+.]
Lu Chen menyipitkan matanya. Turnamen Seleksi? Itu adalah tempat di mana Han Wei dan murid-murid jenius lainnya akan pamer kekuatan.
"Tunjukkan kekuatan tanpa mengungkap identitas..." Lu Chen tersenyum dingin. "Artinya, aku harus menang dengan cara yang membuat mereka mengira aku hanya 'beruntung'. Menarik."
"Hah! Beruntung?" Ignis merayap masuk ke rambut Lu Chen. "Aku akan memastikan siapa pun yang melawanmu akan merasa bahwa seluruh nasib buruk alam semesta sedang menimpa mereka. Mari kita persiapkan kejutan untuk para 'jenius' itu, Lu Chen."
Malam itu, di dalam kandang yang gelap, seorang "pelayan sampah" dan "seekor semut" mulai merencanakan bagaimana mereka akan menjungkirbalikkan hierarki Sekte Langit Biru dalam tiga hari ke depan.