NovelToon NovelToon
Bakti Suami Derita Istri

Bakti Suami Derita Istri

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Ibu Mertua Kejam / Identitas Tersembunyi / Nikahmuda / Keluarga / Romansa
Popularitas:25.4k
Nilai: 5
Nama Author: blcak areng

"Bagimu, Ibu adalah surga. Tapi bagiku, caramu berbakti adalah neraka yang menghanguskan masa depan anak kita."

Disa mengira pernikahannya dengan Abdi adalah akhir dari perjuangan, namun ternyata itu awal dari kemelaratan yang direncanakan. Abdi adalah suami yang sempurna di mata dunia anak yang berbakti, saudara yang murah hati. Namun di balik itu, ia diam-diam menguras tabungan pendidikan anak mereka demi renovasi rumah mertua dan gaya hidup adik-adiknya yang parasit.

​Saat putra mereka, Fikri, butuh biaya pengobatan darurat, barulah Disa tersadar: Di dompet Abdi, ada hak semua keluarganya, kecuali hak istri dan anaknya sendiri.

​Kini, Disa tidak akan lagi menangis memohon belas kasih. Jika berbakti harus dengan cara mengemis di rumah sendiri, maka Disa memilih untuk pergi dan mengambil kembali setiap rupiah yang telah dicuri darinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon blcak areng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bakti Suami Derita Istri

​Satu bulan telah berlalu sejak "Gempa Senin Pagi" yang menghancurkan karier Abdi. Kini, rumah kontrakan yang dulunya hangat, berubah menjadi kotak beton yang dingin dan pengap. Abdi duduk di lantai ruang tamu, menatap tumpukan surat peringatan dari kantor lamanya yang kini sudah berubah menjadi ancaman pelaporan polisi jika uang delapan ratus juta itu tidak segera dikembalikan.

​Kondisi Abdi sangat mengenaskan. Berat badannya turun drastis, matanya cekung, dan rambutnya berantakan. Selama sebulan ini, Disa benar-benar menjadi "orang asing". Disa tetap pulang, namun dia tidak pernah lagi menyentuh urusan Abdi. Tidak ada masakan, tidak ada cucian bersih, bahkan tidak ada tegur sapa. Disa hidup di dalam kamar dengan dunianya sendiri, sementara Abdi hanya dianggap hantu penunggu rumah.

​Puncaknya adalah pagi ini. Abdi terbangun karena suara gaduh. Begitu membuka mata, dia melihat beberapa orang kekar sedang mengangkut kulkas, mesin cuci, dan sofa satu-satunya yang masih empuk ke dalam truk besar.

​"Lho, Pak! Ini mau dibawa ke mana?!" teriak Abdi panik.

​"Maaf Pak, Ibu Disa sudah menjual barang-barang ini. Beliau bilang ini milik pribadi," jawab petugas itu tanpa menoleh.

​Abdi menoleh dan melihat Disa berdiri di ambang pintu kamar, menyesap kopi dengan ekspresi tenang. "Dis! Kamu keterlaluan! Aku mau makan apa kalau kulkas nggak ada? Baju aku gimana?!" raung Abdi frustrasi.

​"Cuci pakai tangan, Mas. Dulu aku juga begitu selama tiga tahun saat kamu bilang uang sabun cuci mahal tapi kamu malah belikan Amel mesin cuci terbaru. Sekarang, rasakan sendiri. Lagipula, hari ini sewa rumah ini habis. Aku tidak memperpanjangnya."

​Abdi ternganga. "Terus aku tinggal di mana, Dis?! Kita ini masih suami istri! Kamu nggak bisa telantarkan aku begini!"

​Mendengar kata "suami istri", Disa tersenyum tipis sebuah senyuman yang lebih mirip ejekan. "Suami istri? Oh, kamu baru ingat status itu sekarang, Mas? Saat kamu butuh atap untuk berteduh?"

​Disa melangkah mendekat, auranya begitu menekan. "Selama satu bulan ini, aku bekerja keras bukan untuk mempertahankan hubungan ini, tapi untuk memastikan aku punya cukup kekuatan untuk membuangmu. Kamu benar, kita masih suami istri secara hukum. Itu sebabnya aku tidak melaporkanmu ke polisi atas kasus penelantaran... belum."

​Abdi mencoba meraih tangan Disa, berharap ada sisa belas kasihan. "Dis, kalau kita masih suami istri, ayo pindah bareng. Kita cari tempat yang lebih kecil, aku bakal cari kerja apa saja—"

​"Siapa bilang aku akan pindah bersamamu?" potong Disa cepat. "Aku sudah punya tempat tinggal baru yang jauh lebih layak untukku dan Fikri. Kamu? Silakan cari perlindungan ke rumah 'mewah' Ibumu yang sudah kamu bangun pakai uang asuransi anakku. Bukankah itu tujuanmu selama ini? Membahagiakan mereka?"

​"Tapi aku suamimu, Disa! Kamu wajib ikut aku!" Abdi mencoba menegaskan otoritasnya yang sudah runtuh.

​Disa tertawa kecil. "Wajib? Mas, kewajiban itu lahir dari hak yang terpenuhi. Kamu sudah gagal memberikan hakku selama tiga tahun, jadi jangan bicara soal kewajiban padaku. Aku akan tetap memegang status ini untuk sementara waktu hanya untuk memastikan aku bisa melihatmu hancur perlahan tanpa ada wanita lain yang bisa kamu jadikan sandaran."

​Disa melirik jam tangannya yang berkilau. Pencapaiannya di kantor baru dalam sebulan ini memberinya rasa percaya diri yang mutlak. "Waktuku habis, Mas. Truk sudah penuh. Selamat menikmati rumah kosong ini sampai pemiliknya datang mengusirmu siang nanti."

​Disa berjalan keluar, meninggalkan Abdi yang terduduk di lantai ubin yang dingin. Abdi menyadari satu hal: Disa tidak sedang meninggalkannya, Disa sedang menyiksanya dengan membiarkannya tetap terikat dalam status pernikahan yang kini terasa seperti penjara tanpa jeruji.

1
Noey Aprilia
Blng aja kl arlanda sklian pdkt sm clon ank tirinya,kn kl udh dkt sm anknya tar emaknya jg bkln dkt....
udh dpt lmpu hjau dr clon mrtua tu disa,jd kl arlanda ngjak srius trima aja...
Ariany Sudjana
ayo Disa tunggu apa lagi, seluruh keluarga besar Abimanyu mendukung kamu jadi istrinya Arlanda
Noey Aprilia
Waahhhh.....
s bpk gercep bgt buat pdkt sm disa....udh bkin heboh krna smp rela jmput pjaan hti,d ajk kncan jg.....
Ariany Sudjana
tinggal tunggu Arlanda melamar Disa
Noey Aprilia
Busyeettt.....
skluarga jd piaraan smua..yg laki piaraan tante girang,yg wnita piaraan om hdung belang.....ccckkkk......
Ariany Sudjana
hahaha ternyata andi juga hanya jadi laki-laki peliharaan 🤣🤣😄
Noey Aprilia
Boleh ktwa guling2 ga siihhh????
Dr yg songong'nya amit2,skrng jualn tisu buat mkn...ada lg yg lbh lwak,mntan suami yg ngrim chat cma buat mnta uang.....y aampuuunnn.....
Ariany Sudjana
bagus disa, kamu tidak jadi kacang yang lupa kulit, kamu tetap loyal pada kantor pa Heru dan teman-teman kamu di kantor pa Heru, dan kamu tetap ingat jasa pa Heru yang mengangkat kamu dan memberi kami kepercayaan di saat kamu terpuruk. tetap menjadi Disa yang rendah hati dan jujur, meskipun tawaran dari Miranda dan Arlanda juga ga bisa dianggap remeh
Andez Aryani
lah bukan'y udh janji ma pak heru gk bakal ninggalin kantor'y klo d ajak kerja ma miranda thor
Ariany Sudjana
sudah Disa, jangan pikirkan keluarga toxic itu, saatnya fokus sama Fikri dan juga Arlanda 😄
Noey Aprilia
Hbis glap,trbitlah terang y disa....😁😁😁....
ga ush mkrin mreka yg udh bkin km mndrta,biar aja mreka jd gmbel....yg pnting km sm kluargamu baik2 aja,apa lg skrng bestie sm holang kaya....
Noey Aprilia
Pdhl buat mkan aja susah,msih smpet neror disa....tp syangnya,dia ga tau kl disa d jgain singa galak mlai skrng...jd spa pun yg ngusik,abs lh kna trkam....
Ariany Sudjana
wah siap-siap Disa jadi calon istrinya Arland la 😄😄, setuju
Ariany Sudjana
bagus Arlanda, kamu gercep melindungi disa dan keluarganya di kampung, jangan biarkan Tio menyentuh Fikri seujung kuku pun
Noey Aprilia
1 kta buat mreka....sokooorrr.....
eehhh....spa lg tu yg bkln nysul jd gmbel???brani bgt ngusik disa yg udh d lndungi sm sing galak.....
Ariany Sudjana
aduh siapa lagi yang meneror Disa? semoga arlanda bisa bergerak cepat melindungi Fikri
Noey Aprilia
Woooowww.....
disa emng kerennn...dlu d abaikn suami,d hina mrtua plus ipar yg sma2 gila....smp hrus mnhan lpar dmi bakti...skrng....dia mmetik buah dr ksbaran'nya....smnggttt...
Ariany Sudjana
berarti Arlanda akan jadi jodohnya Disa? bagus, sama-sama cerdas, berintegritas, jujur, ga berat sebelah seperti dengan abdi
stela aza
lanjut thor langsung 3 bab y ,,, kemarin g up sekarang upny cuma dikit🤦
Ariany Sudjana
hahaha mampus kalian semua 🤣🤣🤭🤭 sudah jadi gembel dan hanya bisa saling menyalahkan 🤣🤣😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!