seorang wanita kejam yang baru saja menyelesaikan tugasnya, tiba-tiba saja mengalami kecelakaan di jalan.
dia menatap kearah langit yang gelap disertai dengan gerimis yang mulai turun,bibirnya tersenyum dingin karna merasa semua ini seperti mimpi.
" ini lah akhir seorang wanita berdarah dingin,,bahkan aku tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu harus berakhir seperti ini " gumamnya,dia menahan rasa sakit di seluruh tubuhnya.
nafasnya mulai tersengal-sengal,tapi wanita itu tetap menampilkan senyuman dinginnya.
" jika ada kehidupan kedua ,aku ingin merasakan kasih sayang seorang ibu,,itu saja yang aku harapkan " setelah mengatakan itu,wanita cantik yang terkenal haus darah akhirnya mengembuskan napas terakhir.
dan hujan deras turun melanda kota itu,disertai angin yang berhembus kencang.
bagaimana dengan kisah selanjutnya??
apakah keinginan nya di dengar oleh tuhan??
yuk baca cerita nya disini,,,jangan lupa like,komen, ya terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menolong dua orang paruh baya yang di asingkan
Sedangkan disisi lain,Aluna saat ini dia telah berada di rumah sederhana milik Alex yang di temani oleh Arjuna pengawal nya.
Ibunya Alex dan Nadia merasa gemas melihat pipi Aluna yang sejak tadi menguyah,dan mereka fikir Aluna tidak jadi datang kerumah mereka.
" yang mulia apa makanannya enak,dari tadi anda sudah makan banyak,apa yang mulia kelaparan? " tanya Arjuna yang membuat Aluna tersedak.
Alex buru-buru memberikan minum pada Aluna dan di terima baik oleh-nya,Aluna minum cepat dan setelah itu dia menatap pengawal nya dengan tajam.
" apa kamu ingin membuat ku mati !! " tekan Aluna yang terlihat geram.
Arjuna menggeleng,dia menatap Aluna dengan cemberut..
" yang mulia maafkan saya,tadi saya hanya bercanda saja " cicit Arjuna yang terlihat malu,dan dia sesekali melirik Nadia adik Alex yang menurutnya sangat manis..
Sedangkan ibunya Alex tersenyum geleng-geleng melihat mereka,dia juga sering kali curi-curi pandang ke arah Aluna..
" aku tidak menyangka anak sekecil ini sudah menjadi Ratu, tanggung jawab nya sangat besar tapi lebih luar biasa nya lagi dia bisa menjalankan tugasnya sebagai Ratu pemimpin kerajaan ini,dia Ratu yang bijaksana dan dermawan" batin ibu nya Alex.
Setelah Aluna selsai makan,dia menatap Alex,ibunya Alex,dan Nadia secara bergantian,kali ini tatapannya terlihat tajam dan itu membuat Nadia juga ibunya tertegun,tatapan itu seperti bukan tatapan anak kecil biasanya..
" aku datang berkunjung ke sini bukan hanya karna ingin makan saja,tapi aku datang kesini ingin memberikan hadiah pada Alex,,Arjuna berikan barang itu padanya " perintah Aluna..
Arjuna mengangguk,dia memberikan barang itu pada Alex, sementara Alex menerima nya dengan wajah keheranan..
" yang mulia apa ini ? " tanya Alex yang belum membuka nya,dia tidak berani tanpa persetujuan Aluna.
" itu adalah surat rumah baru mu,kediaman yang di dekat istana sudah menjadi rumah kalian,,itu sebagai hadiah dari ku karna kamu melakukan tugas mu dengan baik,,bukalah " jelas Aluna.dia melihat reaksi keluarga Alex yang terkejut,mata mereka berkaca-kaca.
Dan dengan tangan bergetar Alex membuka nya dan membaca surat rumah yang sudah atas namanya,dia terkejut lalu dia mendongak menatap Aluna.
" yang mulia" tiba-tiba Alex berdiri yang di ikuti oleh ibu dan adiknya,mereka berlutut dihadapan Aluna yang membuat Aluna merasa tidak nyaman..
" yang mulia terimakasih saya benar-benar tidak menyangka bisa memiliki rumah sebagus itu,, terimakasih yang mulia" Alex rasanya tidak tau harus membalas kebaikan Aluna bagaimana.
"hhhmmm.. berdirilah aku harap kamu bisa menjadi pejabat yang jujur,,jika suatu hari nanti kamu mengecewakan ku kamu akan tau sendiri resiko nya,,dan aku sangat membenci seorang penghianat!! " tekan Aluna.
Alex dan keluarga nya yang sudah berdiri menatap Aluna dengan bersungguh-sungguh..
" yang mulia anda tenang saja,saya tidak akan pernah mengecewakan anda " ucap Alex yang di angguki oleh Nadia juga ibunya.
" kalau begitu saya pergi dulu,,Arjuna ayo kita kembali ke istana " ajak Aluna dan dia berjalan terlebih dulu.
" kami mengantarkan kepergian yang mulia ratu" ucap Alex juga ibu dan adiknya,mereka menatap kepergian Aluna dengan perasaan haru.
Sedangkan Arjuna yang mengekor di belakang hanya terdiam saja,dan saat Aluna ingin naik keatas kereta,,Arjuna buru-buru menggendong nya dan menaikkan Aluna ke kereta kuda.
Aluna tersentak saat Arjuna tidak sengaja menyentuh bagian dadanya,dia menggeram marah meski dia masih gadis kecil,dia merasa tidak nyaman sehingga.
Dukkkkkkkkkkkkkkkk
Arjuna terjengkang akibat tendangan Aluna,dia terjatuh di tanah dan mendongak ingin mengeluh tapi saat melihat perubahan wajah Aluna dia menutup bibirnya rapat-rapat.
" kamu....kamu laki-laki mesum " ucap Aluna dan dia langsung masuk kedalam kereta dengan nafas memburu.
Sedangkan Arjuna ? Dia kebingungan mendengar ucapan Aluna.
" aku... laki-laki mesum ? Memangnya aku ngapain ? aneh,,,haa...punya majikan sekejam yang mulia benar-benar nasib..nasib " dia geleng-geleng dan melihat kereta kuda Aluna sudah menjauh.
buru-buru Arjuna memasuki kereta kuda nya,dan sepanjang jalan dia mengumpati Aluna,jika Aluna tau dia pasti akan mendapatkan tendangan bebas.
***************
kerajaan tetangga
brakkkkkkkkkkkkkkkk
" apaaaa ?? Beraninya mereka memenjarakan Lauren !! kurang ajar aku tidak akan memaafkan mereka semua,,dan dia hanya seorang anak kecil yang tidak berguna beraninya menentang ku " marah Julian yang baru saja mendapatkan kabar jika putrinya di masukkan kedalam penjara bawah Tanah oleh Aluna seorang gadis kecil.
" jadi apa yang harus kita lakukan yang mulia ? Apa kita akan berperang? " tanya Kasim nya dengan serius.
Brakkkkkkkkkkkkkkkk
sekali lagi dia memukul meja,lalu dia menatap Kasim setelah itu para pejabat nya yang terlihat ketakutan.
" tentu saja !! Bagaimana mungkin aku diam saja,,putri ku Lauren di permalukan,dan itu sama saja dia menghina ku " teriak Julian.
mereka ketakutan melihat kemarahan kaisar mereka,dan mereka juga mengumpat Aluna karna menurut mereka semua ini adalah kesalahan nya.
" apa lagi yang kalian tunggu,,cepat persiapan diri kalian,,2 hari lagi kita akan meratakan kerajaan Theo,,dan saat itu aku akan mengumumkan pada semua orang gelar Ratu penguasa hanya pantas untuk putri ku ! " bentak nya lagi.
Kasim buru-buru mengangguk, lalu dia pergi dari sana,sama seperti para pejabat,mereka mempersiapkan diri mereka,,tapi mereka tidak menganggap peperangan ini penting.
Karna mereka sudah tau kerajaan mereka pasti akan meratakan kerajaan Theo,sama seperti Julian dia tersenyum licik sembari mengepalkan tangannya.
" Theo kamu memang bodoh,dengan menyerahkan tahta mu pada putri mu itu sama saja kamu memberikan ku kesempatan menguasai kerajaan mu...hahhahahahaaaa " tawa Julian di sana,dan hanya tinggal dia sendirian di dalam aula istana.
*****************
kembali lagi didalam kereta,Aluna yang sedang duduk di dalam kereta menatap keluar jendela sepanjang jalan,dia melihat semua orang yang sibuk dengan kegiatan nya.
sementara orang-orang yang tadinya sibuk dengan kegiatan nya,saat melihat kereta kuda mewah milik Aluna yang di atasnya terpampang lambang istana Phoenix,mereka buru-buru berlutut.
" heyyy...coba lihat itu kereta kuda milik ratu,,cepat berlutut"
" kenapa aku harus berlutut pada anak kecil ? seharusnya dia yang berlutut dihadapan ku karna aku lebih tua dibandingkan dia yang hanya seorang anak kecil "
" bodoh kamu memang bodoh,kamu tidak tau bagaimana Ratu kita ? Dia sangat kejam dan tidak berperasaan jangan sampai kamu menyingung nya,,jika kamu tidak ingin seluruh keluarga mu musnah "
Aluna hanya menatap mereka dengan datar,dan dia juga mendengar ucapan mereka semua tapi dia tidak ambil pusing,kereta kuda milik Aluna pun melewati mereka semua.
kini Aluna memasuki hutan yang lebat,Aluna menarik nafasnya dalam-dalam,karna dia merasa hutan ini sangat nyaman dan tenang.
" bagaimana jika aku mendirikan rumah mewah disini,pasti akan terasa lebih nyaman,,dan aku tidak perlu mendengar kebisingan seperti di istana " gumamnya, sebenarnya Aluna tidak tertarik lagi menjadi Ratu,dia ingin hidup bebas mengembara.
Terima kasih Thor cerita nya.. keren loh😍😍
lanjut up lagi thor
lanjut up lagi thor