NovelToon NovelToon
My Presdir

My Presdir

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Shintapuji

Kehilangan orang yang dicinta untuk selama- lamanya membuat separuh jiwa terbang entah kemana. Rasanya dunia runtuh, hidup menjadi kosong. Wanita itu benar- benar merasa kehilangan kekasihnya.

"Aku sudah memaafkanmu, jangan mengikutiku lagi!" (Azalea Tanisha Anandhi)

"Bukan maaf yang aku inginkan, aku hanya ingin kita menikah!" (Aksa Arion Sanjaya)

Karena rasa bersalah terus saja menyelimuti, Presdir itu berusaha menggantikan kekasihnya. Tapi, mampukah wanita itu mengikhlaskan kekasihnya yang telah tiada dan membukakan pintu hatinya untuk sang Presdir?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shintapuji, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Belanja Berlebihan

"Jangan marah, Za. Jangan baperan juga jadi orang itu." Aksa masih saja terkekeh, kalau tempat itu tidak ada orang, sudah dipastikan jika Aza akan menghabisi Aksa sampai jadi debu.

"Sayang, bagaimana jika gaun ini?" tanya Aira sembari menunjukkan gaun panjang putih polos yang tengah dibawa karyawan butik.

"Sepertinya itu terlalu mewah dan mahal. Lebih baik cari yang lain saja, Tante." Aza menolak gaun itu. Gaun putih berlengan panjang, berenda dan berlapis Tulle dengan detail berlian. Terlihat sangat cantik dengan harga ratusan juta pastinya.

Aza tak mau menyusahkan orang, ia memilih gaun dengan harga yang murah saja. Keluarga Aksa telah menyiapkan dan menanggung semua biaya pernikahan, Aza sangat tak enak jika harus memakai sesuatu yang mahal.

"Gaun yang ini saja," ucap Aza menunjuk gaun putih yang panjangnya hanya selutut, polos tanpa ada berlian yang menyelimutinya. "Pernikahan kan diadakan sederhana, menurut Aza ini sangat bagus, terlihat nyaman dan santai."

"Baiklah jika itu yang kamu mau, nanti biar Oma yang menambah aksen berlian supaya nggak terlalu polos banget," seru Mira.

"Kamu mau pakai jas yang mana, Sa?" tanya Keno.

"Aksa mau pakai kaos sama celana pendek saja, Pah," jawab Aksa dengan santainya. Tentu saja ini membuat semuanya kesal. Bagaimana bisa acara pernikahan, dia malah mau memakai kaos saja. Ah, sepertinya otak Aksa semakin lama semakin memudar.

"Nggak usah nikah kalau gitu! Bikin malu saja!" gertak Keno.

Aksa bukannya takut tapi malah cengengesan. Sepertinya jika itu terjadi, dia akan trending di jagad maya. Tak mampu membeli jas, lelaki itu memakai kaos di acara pernikahannya. Itu berita yang dipikirkan Aksa, ia tertawa sendiri membayangkannya.

"Maafkan ke-somplakan calon suamimu ya, Sayang..." ucap Aira menggelengkan kepalanya. Anaknya benar- benar sudah gila.

*****

Ketika semua sudah membeli gaun dan jas yang senada untuk pengantin dan para keluarga, mereka berempat pun menuju ke tempat lain. Aira mengajak calon menantunya itu pergi ke toko perhiasan untuk memesan cincin dan beberapa set perhiasan.

"Kamu mau cincin yang mana?" tanya Aira lembut sembari membelai kepala Aza.

Sungguh, Aza semakin tak enak untuk memilihnya. Semuanya terlihat mahal, mungkin tidak hanya berharga jutaan tapi ratusan juta.

"Tante saja yang memilihkan, Aza nggak tahu kalau tentang perhiasan," jawab Aza menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

"Ehm, baiklah. Yang ini terlihat sederhana tapi sangat indah." Aira menunjuk ke arah cincin dengan satu mata berlian kecil dengan harga hampir mencapai satu milyar.

Aza terperangah melihat harganya, ia menggeleng. Sungguh, ini terlalu mahal untuknya. "Ini terlalu mahal, Tante. Kita cari yang murah saja..." ucap Aza lirih.

"Nggak masalah, sayang. Kita pilih perhiasan yang lain. Ehm, bagaimana kalau kita beli kalung dan anting yang sama? Sepertinya lucu, mertua dan menantu yang serasi..." ujar Aira tersenyum sumringah.

Aza hanya menurut, ia membiarkan calon Mama mertuanya berbuat semaunya. Usai melakukan pembayaran, Aira mengajak ke toko tas dan sepatu. Aira dan Keno berjalan terlebih dahulu, sedangkan Aza dan Aksa berjalan di belakang mereka.

Aza menarik ujung kaos yang tengah dipakai Aksa saat ini, sang pemilik pun segera menoleh ke arah Aza, "kenapa? Apa ada masalah?" tanya Aksa menatap lekat wajah sendu wanita di sampingnya.

"Ini terlalu berlebihan, Sa. Berhentilah membelikanku barang- barang mahal, sudah berapa banyak uang yang kalian keluarkan untukku hari ini? Aku nggak pantas menerimanya," lirih Aza.

"A- aku juga nggak pantas bersanding denganmu. Keluargamu kalangan atas semua, sedangkan aku..." Aza tak meneruskan kalimatnya lagi karena ia yakin kalau Aksa sudah mengerti maksudnya.

Aksa menghentikan langkahnya, begitu juga dengan Aza. Ia menarik dagu Aza supaya wanita itu menatap dirinya, "Jangan pikirkan uang, kamu sangatlah pantas menerima semua ini. Kamu juga pantas bersanding denganku, keluargaku tak mempermasalahkan status dan kalangan mana kamu berasal. Semuanya sama, Za. Nggak ada yang perlu kamu takutkan. Keluargaku menerima kamu apa adanya."

Aza terharu dengan perkataan Aksa, matanya berkaca- kaca menatap lelaki itu. Aksa terlihat sungguh- sungguh.

"Nggak usah nangis, masa calon istrinya Pak Presdir nangisan sih. Ayo lanjut lagi." Aksa merangkul Aza dan mengajaknya melangkah mengikuti Aira dan Keno lagi.

Semua barang yang dibutuhkan telah terbeli, tentu saja semuanya adalah pilihan Aira. Tas, sepatu, baju, make up, aksesoris, dan masih banyak lagi tentunya. Mereka tak langsung pulang, melainkan makan siang terlebih dahulu di sana.

Restoran Jepang andalan keluarga mereka menjadi tempat makan siang kali ini. Ramen, sushi, onigiri, yakiniku, dan teman- temannya telah tersaji di meja mereka.

"Jangan lupa berdo'a dan selamat makan," seru Keno.

Canda dan tawa terselip saat menikmati santap siang. Ini adalah momen yang membahagiakan bagi Aza, makan siang bersama keluarga yang lengkap adalah impiannya sejak kecil.

"Mama sama Papa pergi dulu ya, kita akan menghadiri pernikahan anaknya Bu Wira," seru Aira sebelum pergi meninggalkan Aza dan Aksa. Mereka telah dijemput oleh Pak Jono, sopir baru.

"Sayang, jaga kesehatanmu ya. Jangan sampai sakit, ingat loh pernikahan akan berlangsung minggu ini," ucap Aira memeluk Aza.

"Jaga dia baik- baik, Sa. Jangan sampai dia kenapa- kenapa," ucap Keno kepada Aksa.

"Nggak usah dibilangin Aksa juga udah ngerti, Pah."

Aza dan Aksa masih diam di tempat, memandangi piring dan gelas yang telah kosong.

"Sa, Apa aku nggak akan dimarahin Bu Clara nantinya?"

"Aku sudah izin sama Clara, dia itu teman baikku. Jangan takut, dia nggak akan marah denganmu," jawab Aksa tersenyum lembut.

"Aku kembali ke kantor saja, lumayan masih ada banyak waktu."

"Pulang saja, kamu pasti capek."

"Tapi..."

Aksa melototkan matanya membuat Aza menurut. Mereka segera keluar dari Mall. Langkah Aksa terhenti saat merasakan ada gelitikan di kakinya. Ia menunduk melihat ada apakah di kakinya itu. Seekor anak kucing. Kucing berbulu hitam lebat dengan kalung lonceng berwarna merah yang tersemat di lehernya.

"Heyy, kucing manis, kenapa kamu bergelayut di kaki Om Aksa." Aza berjongkok dan membelai kucing yang tengah memeluk kaki Aksa. Ia segera menarik dan menggendongnya.

Meoooww... meoow... meoww...

"Kamu lapar?" tanya Aza karena kucing itu terus saja mengeong.

"Mau kamu tanya sampai ratusan kali pun dia nggak bakal jawab, Za. Dasar bodoh," ucap Aksa menepok jidatnya.

"Biarkan saja kenapa sih, lebih baik kamu belikan kucing ini makanan," seru Aza. Ia menggendong kucing itu layaknya bayi.

"Hey kucing, kamu mau makan apa?" Aksa menatap kucing yang sedang berada di gendongan Aza.

"Tadi ngatain bodoh, eh nggak taunya dia juga sama!" gumam Aza.

Aksa berpikir sejenak memikirkan makanan apa yang akan ia berikan kepada kucing manis itu. Matanya menatap Mekdi di sampingnya, ia pun tersenyum simpul.

"Kita ke Mekdi saja, ayokkk!" Aksa menarik lengan Aza mengajaknya masuk ke restoran ayam goreng itu.

1
torjoindah
sejauh ini lumayan bagus ceritanya.. tapi terlalu banyak candaan nya
Wahyu Dc Boy
Luar biasa
Sulaiman Efendy
CLARA KN ANAKNYA SANDI & MEGA, TRUS DEVANO ANAKNYA FRIDO & NIKEN, KNP MREKA JDI MUSUHAN, HINGGA SANDI & MEGA GK STUJU CLARA JDI KKASIHNYA DEVANO...
Sulaiman Efendy
JGN LGSUNG VONIS BENCI KE MMA LO AZA...
Sulaiman Efendy
ANAK SI ALFA,, YAA BEGITULAH, DLU BPAKNYA JUGA BGITU, UDH TAU AIRA KKASIH KENO, MSH JUGA INGIN DIREBUT... DAN GATALNYA SI AIRA JUGA MELADENI... UNTUNG CMA SKDAR DI PELUK2 & DIBELAI2, GK DICIUM ATAU SAMPE DIZINAHI, TPI YG KURANG AJAR, SAAT AIRA SDG HAMIL YG KE 4 BLN KLO TK SALAH, BERANI2 ALFA PELUK2 PINGGANG AIRA & DN MNGELUS ELUS PERUT HAMIL AIRA DI DEPAN KENO, DEPAN ISTRINYA, DPN RAKA MNTAN AIRA, DN JUGA DI ORTU AIRA ATAUPN ORTU KENO...
LUCUNYA KENO GK TEGAS, CMA BSA KESAL KYK ORG BODOH..
Sulaiman Efendy
AKHIRNYA KSAMPAIAN JUGA MANDI MA ISTRINYA...
Sulaiman Efendy
NEXT,, JIKA ORANG MNDOA'AKAN KITA JAWABANNYA BUKAN "AMIN",, TETAPI AAMIINN. KLO AMIN DOANK, ITU ARTINYA TERPECAYA, DIPERCAYA, AMIN ITU GELAR BAGINDA RASULULLAH, MUHAMMAD AL AMIN.. YG ARTINYA MUHAMMAD YG SANGAT DIPERCAYA.. KLO AAMIINN : SEMOGA TERKABUL ATAU DIKABULKAN.. BUKA KAMUS BAHASA ARAB.. KRN SALAH MLAFADZKN NYA AKAN BERBEDA MAKNA YG SANGAT BESAR...
Sulaiman Efendy
PASTI ITU IBU KANDUNG AZA....
Sulaiman Efendy
KASIANNNN DEHHHH,, DLU PAPANYA SI ALFA HNY DI PHP SAMA MMA AIRA, SKRG ANAK ALFA SI TANIA, JG GK BSA BRSAMA AKSA,, DGN AIRA GK JDI KKASIH MAUPUN JDI BESAN...
TPI SANGAT BAGUS,, KLO JDI BESAN,, NNTI ENAK2 ALFA DEKAT LGI SAMA AIRA, KRN BESANAN JUGA BSA TERJALIN SKANDAL..
KYAK NOVEL SUAMIKU SAHABAT PACARKU, DN SEQUELNYE MY BROTHER, MY BELOVED, MY HUSBAND.. KRYA,OTHOR CINTYA..
Sulaiman Efendy
KLO LO UDH NIKAHI AZA, LO HRS TEGAS DN JGA SAMA TANIA, JGN SPRTI PAPA KENO LO YG GK JGA PRASAAN MAMA AIRA LO SAAT DGN ELLEN, SERTA KLAKUAN MMA AIRA LO SAMA ALFA PAPA NYA TANIA...
Sulaiman Efendy
DAN SI AKSA INI MIRIP MAMANYA YG SUKA BERI HARAPAN. DN TDK TEGAS SEPRTI KENO
Sulaiman Efendy
SIFATNYA SI TANIA INI PSTI MIRIP SI ALFA AYAHNYA..
Sulaiman Efendy
BISA PINGSAN AZA KLO TAU AKSA BOSNYA...
Sulaiman Efendy
DIMATA LO AZA GADIS CULUN, JUSTRU AZA GADIS ISTIMEWA DI MATA REVY...
DGN PNAMPILAN APA ADANYA, JUSTRU AKN AMAN AZA DRI PANDANGAN LAKI2...
Sulaiman Efendy
LO MENIKAHI GADIS YATIM PIATU SPRTI AZA, AKN MNDAPATKN PAHALA..
Sulaiman Efendy
SI AZA KYK TK PNY IMAN, ISLAM MELARANG MERATAPI KMATIAN SCARA BRLEBIHAN,, KULLUN NAFSIN DZA'IKATUL MAUT.. BHWA SETIAP YG BRNYAWA PSTI MNEMUI KMATIAN..
SPRTI APA KMATIAN KITA, ITU HNYLALH SEBAB..
KPN, DIMANA, KRN APA, PSTI SEMUA YG BRNYAWA AKN MATI.. ITU SUNATULLAH.. DN TAKDIR YG TELAH MNJADI KETETAPN ALLAH..
Sulaiman Efendy
WAHHH,, PERTANGGUNG JAWABAN YG ENAK TUU, AKU JG MAU KLO DISURUH TANGGUNG JAWAB SPRTI ITU..😁😁😁😁😁
Aqiyu
😢
Aqiyu
ibunya Aza
Aqiyu
Aksa terlalu slengekan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!