NovelToon NovelToon
Sepasang Phoenix Api Dan Naga Es

Sepasang Phoenix Api Dan Naga Es

Status: sedang berlangsung
Genre:Kebangkitan pecundang / Kelahiran kembali menjadi kuat / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Romansa / Penyeberangan Dunia Lain
Popularitas:155
Nilai: 5
Nama Author: angin malam 888

Steven seorang insinyur mesin, ia dikenal sebagai seorang bujang lapuk. Diusianya yang mencapai 28 thn, ia belum pernah pacaran.
Suatu hari, saat hujan turun dengan deras, Steven mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan tinggi. Di sebuah tikungan, dari arah berlawan muncul sebuah sepeda motor juga dalam kecepatan tinggi. Kedua motor itu bertabrakan dan Steven tidak sadarkan diri.

Saat ia terbangun, ia sadar jika tubuhnya sekarang bukanlah miliknya. Steven bertransmigrasi ke dalam tubuh Pangeran Kelima, kekaisaran Jiang. Pangeran kelima, Jiang Fengyun, yang berusia 15 thn. Walau Jiang Fengyun disayangi oleh kaisar, ia dikucilkan oleh saudara-saudarnya.

Hari dimana Steven mengambil alih tubuhnya adalah hari pernikahan Jiang Fengyun.
Wanita yang menjadi istrinya adalah putri sulung rumah Perdana Menteri Huang, tetapi ternyata istrinya juga sampah sia-sia yang terkenal di ibukota kekaisaran

Kedua pasangan sampah yang bersatu dalam pernikahan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon angin malam 888, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjual pil 3

Tetapi segera wajah Tetua Lan terkejut itu berubah menjadi wajah penuh kebingungan. Tetua Lan menatap kedua pil itu untuk waktu yang lama. Huang Ruli tidak mengusiknya, ia menunggu dengan sabar karena ia merasa Tetua Lan juga tidak akan bisa mengetahui kegunaan pil-pil itu. Dugaan Huang Ruli benar, terlihat wajah Tetua Lan dipenuhi kebingungan, "Maaf Tuan Muda, saya tidak bisa mengenali pil-pil ini. Bisakah Tuan Muda memberitahu orang tua ini tentang kegunaan pil-pil ini?"

Huang Ruli tersenyum dengan lebar, lalu ia menjawab, "Ini Pil Pengisian Roh, yang berguna untuk mengisi kekosongan qi di dantian secara instan. Sedangkan Ini Pil Penyerapan Roh, pil yang dapat membantu kita menyerap qi sebanyak dua kali lipat saat berkultivasi untuk waktu dua jam."

Setelah mendengar jawaban Huang Ruli tentang kegunaan pil-pil tersebut, Tetua Lan memasukkan kedua pil dan segera keluar dari ruangan itu dengan langkah terburu-buru. Melihat hal ini, Huang Ruli hanya bisa tersenyum. Gadis itu sangat yakin jika di masa depan permintaannya akan pil-pil buatannya akan terus berdatangan. Bukan hanya di Benua Barat bahkan akan sampai ke seluruh benua. Huang Ruli tidak menunggu lama, Tetua Lan kembali bersama seorang pria paruh baya yang berpakaian mewah, pria paruh baya itu duduk di seberang Huang Ruli.

"Tuan Muda, perkenalkan nama saya Nalan Yeling, saya kepala pengelola di sini. Boleh saya tahu siapa yang meracik pil-pil ini?" Ucap Nalan Yeling ramah, tetapi tatapannya matanya tampak menyelidiki Huang Ruli. Gadis itu tidak memperdulikan sikap Nalan Yeling yang terlihat sedang menyelidikinya, ia menjawab, "Salam Tuan Nalan Yeling, nama saya Liupan. Kedua jenis pil itu hasil racikan guru saya, guru tidak ingin dikenal oleh banyak orang sehingga guru meminta saya untuk menjualnya."

Nalan Yeling kembali mengamati pemuda di depannya, tetapi raut wajahnya terlihat lembut. Nalan Yeling memahami jika pemuda di depannya ingin identitasnya tersembunyi, dengan wajah tetap tenang, ia bertanya. "Berapa banyak pil yang hendak Tuan Muda Liupan jual?"

"Masing-masing pil berjumlah empat ratus butir, berapa yang Tuan Nalan Yeling akan membayar?" Wajah Nalan Yeling terlihat sangat terkejut dengan jumlah yang disebutkan oleh pemuda di depannya, tetapi segera wajahnya kembali normal dan ia masih bisa merespon dengan baik pertanyaan pemuda itu. "Jika semua pil itu berkualitas sempurna, satu koin emas untuk Pil Pengisian Roh dan enam koin emas untuk Pil Penyerapan Roh. Apakah Tuan Muda Liupan keberatan dengan harga ini? Jika Tuan Muda keberatan dengan harga ini, kita masih bisa negosiasikan kembali."

Huang Ruli kembali pura-pura sedang berpikir. Setelah beberapa waktu, gadis itu menganggukkan kepalanya. Huang Ruli kegirangan, hanya dengan modal lima koin emas, dia bisa menghasilkan seribu empat ratus lebih koin emas, untung besar. Gadis itu merasa jika ia akan cepat menjadi kaya. Huang Ruli mengeluarkan empat puluh botol pil di atas meja dan menyerahkan kepada Nalan Yeling, "Baik, Tuan Nalan Yeling, saya tidak masalah dengan harganya. Di dalam botol-botol pil itu terisi dua puluh pil."

Nalan Yeling memberi kode kepada Tetua Lan agar memeriksa pil-pil tersebut, Tetua Lan mengambil pil-pil itu dan beranjak keluar dari ruangan itu. Nalan Yeling menatap Huang Ruli dengan tatapan ramah, "Boleh saya tahu guru Tuan Muda Liupan ada di tingkatan mana saat ini? Saya melihat jika semua pil ini berkualitas sempurna. Bisa meracik pil berkualitas sempurna sebanyak ini, untuk saat ini tidak ada orang yang mampu melakukannya, bahkan di Benua Tengah sekalipun."

"Tuan Nalan Yeling, bukan saya tidak mau memberitahu anda soal tingkatan guru, saya tidak mengetahuinya karena saya tidak pernah menanyakannya." Jawab Huang Ruli dengan santai dan Nalan Yeling membenarkan dugaannya jika Huang Ruli ingin menyembunyikan identitasnya, ia juga tahu jika pemuda di depannya ini adalah seorang wanita. Pria paruh baya itu mengeluarkan sebuah giok biru dan memberikan kepada Huang Ruli. "Ini sebagai tanda persahabatan kami untuk Tuan Muda Liupan. Dengan plakat tersebut, Tuan Muda Liupan akan mendapatkan pelayanan vip di seluruh Paviliun Tianji dan potongan harga sebesar dua puluh persen setiap kali Tuan Muda Liupan berbelanja di tempat kami."

Huang Ruli meraih plakat tersebut dan mengamatinya sejenak, Nalan Yeling lantas menjelaskan fungsi giok itu. "Tuan Muda Liupan bisa meneteskan setetes darah ke giok itu. Dengan begitu hanya Tuan Liupan yang berhak menggunakannya."

"Terima kasih Tuan Nalan Yeling, saya sangat menghargainya." Melihat pria muda di depannya sangat ramah dan tidak sombong, Nalan Yeling merasa sangat senang. "Apakah Tuan Muda Liupan, ada keperluan lain?"

Huang Ruli mengeluarkan empat resep pil, "Mohon Tuan Nalan Yeling menyiapkan masing-masing seratus set."

Nalan Yeling melihat sekilas resep itu lalu ia meminta pelayan menyediakannya. "Kelihatannya guru Tuan Muda Liupan adalah seorang Master Alkemis yang sangat misterius, bahkan keempat resep itu saya tidak bisa mengenalinya. Masa depan Tuan Muda Liupan pasti akan sangat cerah bisa berguru kepada orang ini. Selamat Tuan Muda Liupan."

"Tuan Nalan Yeling terlalu memuji, saya masih harus banyak belajar." Huang Ruli tersenyum cerah dan Tetua Lan selesai memeriksa pil-pil itu. Nalan Yeling segera melakukan pembayaran. Setelah menerima pembayaran, Huang Ruli beranjak pergi.

"Tuan Muda Liupan, saya harap akan ada kerjasama selanjutnya. Saya akan menantikan kedatangan Tuan Muda Liupan untuk waktu berikutnya." Ucap Nalan Yeling sambil menangkupkan kedua tangannya, Huang Ruli segera membalas, "Tentu saja Tuan Nalan Yeling, saya akan segera kembali. Terima kasih."

Di minggu depan Kekaisaran Jiang dihebohkan dengan Pil Penyerap Roh dan Pil Pengisian Roh yang berkualitas sempurna yang di jual oleh Paviliun Tianji. Antrian panjang terlihat di depan Paviliun Tianji, hanya untuk membeli kedua jenis pil itu. Bahkan beberapa sekte dan keluarga bangsawan berusaha menjalin kerjasama dengan Paviliun Tianji untuk kedua jenis pil itu tetapi semuanya di tolak oleh Nalan Yeling. Nama Paviliun Tianji semakin berkibar di Kekaisaran Jiang, sedangkan di Paviliun Lingjun tidak ada penjualan pil-pil tersebut. Huang Ruli tidak menyangka Paviliun Lingjun akan menyimpan semua pil-pil itu tetapi gadis itu sudah memutuskan tidak akan menjual pil-pil itu lagi. Di masa depan ia akan meracik pil-pil itu hanya untuk orang-orangnya dan Jiang Fengyun.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!