NovelToon NovelToon
The Queen

The Queen

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Wanita Karir / Diam-Diam Cinta / Cintapertama / Berbaikan / Tamat
Popularitas:314
Nilai: 5
Nama Author: Daena

Bagian I: Era Sang Ratu dan Awal Dinasti Kisah bermula dari Queen Elara, seorang wanita tangguh yang membangun fondasi kekuasaan Alexandra Group. Ia menikah dengan Adrian Alistair, pria dingin dan strategis. Dari persatuan ini, lahir dua pasang anak yang menjadi pilar keluarga: si kembar Natalie dan Nathan. Natalie tumbuh sebagai gadis yang tampak lugu namun memiliki sifat "bar-bar" yang terpendam, sementara Nathan menjadi eksekutor tangguh penjaga kehormatan keluarga.
Bagian II: Penyamaran Sang Pangeran Italia Masa muda Natalie Alistair diwarnai oleh kehadiran seorang pengawal misterius bernama Julian, yang sebenarnya adalah Giuliano de Medici, pewaris takhta mafia dan perbankan Italia yang sedang menyamar. Di tengah ancaman rival seperti Jonah dan Justin Moretti, cinta mereka tumbuh dalam gairah yang terjaga.
Bagian III: Dua Pewaris dan Rahasia Kelam Natalie dan Giuliano dikaruniai dua anak: Leonardo dan Alessandra. Leonardo tumbuh menjadi putra mahkota yang sempurna.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35 Pemicu Amarah

Selama bertahun-tahun ini, Xander Alexandra adalah tembok yang tak tertembus. Ia menolak setiap wanita yang dikenalkan ayahnya, dengan alasan fokus pada keamanan dinasti. Namun, bagi Nathan Alexandra, putranya sudah terlalu lama menyendiri. Nathan tidak menyadari bahwa hati Xander sudah terkunci di dalam sel kaca gelap bersama Alessandra.

Di sebuah jamuan makan malam resmi di kediaman Alexandra di Jakarta, Nathan mengumumkan rencananya. "Xander, sudah saatnya kau memikirkan masa depan. Kate Lore, putri dari mitra strategis kita di Singapura, adalah wanita yang cerdas dan setara denganmu. Aku ingin kalian mulai saling mengenal."

Kate Lore adalah wanita yang sempurna secara fisik, anggun, berpendidikan tinggi, dan memiliki aura yang tenang. Namun, di sudut ruangan, Alessandra yang saat itu sedang berkunjung ke Jakarta, mendengarnya. Gelas kristal di tangannya retak karena tekanan jemarinya, namun ia tetap tersenyum tipis, senyuman yang menyembunyikan badai maut.

Malam itu, di paviliun tamu, Alessandra kehilangan kendali. Dorongan psikopatnya yang selama bertahun-tahun ia tekan demi sandiwara Anak baik meledak seketika. Seorang pelayan muda masuk ke kamarnya untuk mengantarkan teh, secara tidak sengaja menumpahkan sedikit air ke gaun Alessandra.

Tanpa suara, Alessandra mencengkeram leher pelayan itu, matanya berkilat hitam pekat. Ia mengambil gunting perak dari meja riasnya, menempelkan ujungnya ke urat nadi pelayan yang gemetar ketakutan. "Kau tahu apa yang terjadi pada orang yang mengganggu ketenanganku saat aku sedang marah?" bisik Alessandra dengan suara yang menyeramkan.

"Sandra! Hentikan!"

Xander muncul di ambang pintu, segera menutup dan mengunci pintu tersebut. Ia menarik Alessandra menjauh, membiarkan pelayan itu lari keluar dengan ketakutan (setelah Xander mengancamnya untuk tutup mulut).

"Kau gila! Kau ingin menghancurkan semua sandiwara kita selama ini?!" Xander membentak sambil mencengkeram bahu Alessandra.

Alessandra berbalik, mendorong Xander ke dinding dengan kekuatan yang luar biasa. "Kau akan menikah dengan wanita itu, Xander? Kau akan membiarkan tangannya menyentuh kulitmu yang seharusnya menjadi milikku?" Alessandra berteriak, air mata amarah mengalir di pipinya. "Aku akan membunuhnya. Aku akan membedah jantungnya di depan matamu jika kau berani menatapnya!"

Xander menatap wajah Alessandra yang hancur karena cemburu dan kegilaan. Pertahanannya selama bertahun-tahun, janji pada ayahnya, rasa hormat pada hukum keluarga Runtuh seketika. Obsesinya pada Alessandra jauh lebih besar daripada rasa takutnya pada dosa.

"Aku tidak akan pernah menyentuhnya, Sandra," bisik Xander parau. Ia menarik tengkuk Alessandra dan menciumnya dengan kasar, sebuah ciuman yang melepaskan semua rasa haus yang mereka pendam selama bertahun-tahun.

Malam itu, di dalam kamar yang terkunci rapat, tidak ada lagi sepupu, tidak ada lagi penjaga dan tawanan. Hanya ada dua jiwa yang haus akan satu sama lain. Xander mengangkat Alessandra, membawanya ke ranjang besar dengan penuh gairah yang meledak-ledak.

Sentuhan Xander tidak lagi ragu. Ia menjelajahi setiap inci tubuh Alessandra, mengklaim apa yang selama ini hanya bisa ia bayangkan dalam mimpi buruknya. Alessandra membalas dengan liar, kuku-kukunya meninggalkan bekas merah di punggung Xander, meluapkan segala rasa sakit dan kecemburuannya melalui gairah yang membara.

Penyatuan mereka malam itu terasa seperti ledakan nuklir di tengah keheningan dinasti Medici dan alexandra. Itu adalah tindakan pemberontakan paling nyata. Di bawah cahaya lampu remang, mereka saling memiliki dengan intensitas yang menyiksa, sebuah tarian panas di mana rasa sakit dan nikmat bercampur menjadi satu. Xander menyerahkan seluruh jiwanya pada monster cantik itu, dan Alessandra merasa untuk pertama kalinya ia tidak butuh menyakiti binatang atau manusia lain karena Xander telah mengisi kekosongannya.

Pagi harinya, Xander terbangun dengan Alessandra yang tertidur di pelukannya. Ia tahu, mulai detik ini, mereka telah melewati titik yang tidak bisa kembali. Jika Nathan atau Natalie tahu apa yang terjadi di kamar ini, dunia akan kiamat bagi mereka.

Xander mencium dahi Alessandra, lalu bangkit dan merapikan pakaiannya. Ia harus keluar sebelum para pelayan atau orang tua mereka curiga.

"Xander," panggil Alessandra dengan suara serak yang seksi.

Xander menoleh di ambang pintu.

"Jika kau tetap menemui Kate hari ini, pastikan kau memakai baju kerah tinggi. Aku tidak ingin dia melihat bekas gigitanku di lehermu," ucap Alessandra dengan senyum kemenangan psikopatnya yang khas.

Xander menyeringai tipis. "Aku akan membatalkan perjodohan itu, Sandra. Dengan cara apa pun."

Beberapa hari kemudian, Kate Moretti secara misterius mengundurkan diri dari rencana perjodohan tersebut setelah menerima pesan anonim yang berisi detail rahasia gelap keluarganya yang hanya bisa diketahui oleh peretas tingkat tinggi seperti Alessandra. Nathan Alexandra kecewa, namun ia tidak curiga. Ia menganggap Kate hanya tidak cukup kuat untuk bersanding dengan putranya.

Keluarga besar tetap melihat Xander dan Alessandra sebagai sepupu yang akrab namun sopan. Mereka tidak pernah tahu bahwa di balik dinding-dinding mewah gedung Alexandra, ada api terlarang yang terus menyala. Hubungan itu menjadi semakin dalam dan beracun, sebuah aliansi yang akan membawa dinasti mereka menuju kejayaan luar biasa... atau kehancuran total jika rahasia itu suatu hari terungkap.

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷

Happy reading😍😍😍😍

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!