NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikah

Terpaksa Menikah

Status: tamat
Genre:Berondong / Tamat
Popularitas:70.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Putritritrii

Raka Atmadja adalah pewaris tunggal Keluarga Atmadja.


"Ambillah, anggap saja itu ganti rugi dariku atas hilangnya keperawananmu!"


"Dasar Kau pria brengsek!!! Tidak aku sangkah di muka Bumi ini ada pria brengsek seperti dirimu!"


"Kau pikir dengan Uang itu, Kau bisa mengembalikan keperawananku yang sudah Kau nikmati! Tidak akan pernah sebanding dengan uang mu Tuan!!! Jangan berpikir uang Anda bisa membeli segalanya! Anda salah besaaar Tuan!"


"Jangan berteriak di depanku!! Kau pikir kau itu siapa? Kesalahan terletak pada dirimu sendiri. Datang dalam keadaan mabuk ke kamarku lalu membuka seluruh pakaianmu sendiri dan meminta sesuatu yang harusnya nggak akan aku lakukan. Coba Kau berpikir sejenak Pria mana yang akan menolak? Apa lagi saya memang Pria normal yang tertarik dengan lawan jenis. Wajar saya menerima kemauan panas Anda!"


Kisah Raka menemukan sang pujaan hati bernama Eva, saat melakukan one night stand yang membuatnya hamil. Apakah Raka akan menerimanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putritritrii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TM16: RASA CINTA 01

\=\=\=\= Apartemen Raka \=\=\=\=

" Pak Raka , kita mau kemana? " Tanyanya lagi tidak tahan dengan keheningan di Mobil Raka seperti dikuburan.

Eva bingung , tidak pernah melewati jalanan yang dibawak Raka. Dia menjadi khawatir , tidak tenang juga karena tampak wajah Raka tidak bersahabat seperti sebelumnya.

" Pak Rakaaaaaaaa!!!! " Teriak Eva.

Raka yang mendengarnya pun kaget , kupingnya mendengung. Dia pun refleks menginjak Rem , dan juga menahan Tubuh Eva agar tidak terpental kedepan.

" Kenapa kamu teriak-teriak! Mengagetkan saya saja." ucapnya Raka dan menatap Eva kesal.

Eva yang juga kaget karena rem tiba-tiba itu menoleh kasar pada Raka.

" Habisnya itu , pak Raka punya kuping sama mulut , sama-sama tidak bisa dipakai dengan benar!!!" semprot Eva.

Raka pun tertawa kecil. " Itu kan perkataan saya ke kamu. Kenapa coba kamu ucapkan ke saya."

" Memang benarkan? saya sudah bertanya sedari tadi baik-baik ke Pak Raka , Tapi pak Raka cuman diam dan tidak mendengarkan saya!" u c a p Eva.

" Ikut saja , tidak usa banyak tanya!." ucap Raka kembali mengemudikan Mobilnya.

Eva pun sedikit kesal , jika saja dia mengingat kata-katanya saat dirumah sakit kemarin. Menatap tajam kearah Raka. Raka pun merasakan aura tatapan Eva. Dia menoleh Kearah Eva dengan wajahnya yang kesal itu.

" Ada apa dengan tatapan kamu? Apa ada masalah dengan wajah saya?" Tanyanya ke Eva.

Eva pun semakin kesal. " Bukan wajah pak Raka yang salah , tapi Otak pak Raka!!!"

" Kenapa otak saya?" Tanyanya santai.

Eva kembali lagi menoleh kearahnya. " Pak Raka! jangan karena pak Raka itu atasan saya , jadi pak Raka suka-suka kesaya! kalau diluar gini , Pak Raka itu saya anggap rata dengan saya.

Raka pun tertawa kecil. " Maksud kamu gimana? saya gak ngerti tuh." Raka ingin menggoda Eva.

" Dasarrr pria aneh. Ingat kembali perkataan Pak Raka waktu dirumah sakit. Pak Raka menyuruh saya pergi dari hidup Pak Raka! terus pak Raka bilang saya mencari-cari perhatian Pak Raka , tapi sekarang? Nyatanya Pak Raka yang suka-suka mengatur kehidupan saya!" Semprot Eva .

Raka sejenak mendengarnya menjadi diam , tanpa sepata kata , tidak berani menjawab ucapan yang barusan dikatakan oleh Eva.

Eva pun sudah merasa lebih puas , mengeluarkan unek-uneknya. Tapi kembali dia menatap kewajah Raka , yang berubah menjadi sendu. Entah apalah yang dipikirkan Pria itu. Eva menjadi ikut terdiam , dan menatap kejalan malam yang sunyi karena hujan.

Suara Hujan yang turun membasahi bumi itu pun menjadi penghibur bagi Eva. Seenggaknya suara hujan itu membantu menutupi kekesalannya.

" Eva!" Panggil Raka.

Eva pun kaget , dan menoleh ke Raka.

" Iya!" ucap Eva datar.

" Kamu yakin untuk membesarkan anak itu?" Tanya Raka dengan wajah serius dan dengan suara lembutnya.

" Pak Raka tidak usah capek memikirkan anak yang saya kandung. Jika pak Raka keberatan untuk mengakui ini anak bapak , saya tidak masalah menjadi Single Parent. Saya sudah terbiasa menghidupi diri sendiri , dan saya pasti bisa melakukan apa saja untuk menghidupi anak saya!." Jawab Eva.

Mendengarkan jawaban Eva , hatinya sedikit merasa bersalah. Benar saja yang dibilang neneknya. Jika Eva itu gadis penjerat Pria kaya , kenapa dia tidak dari dulu memberikan tubuhnya.

Setibanya di Basement Apartemen , Raka membuka Mobilnya. Dan berjalan kearah pintu Mobil dimana Eva duduk.

" Ayo turun." ucap Raka.

Eva menatap bingung pada lokasi area parkiran mobil mewah itu. Sebelum masuk saja dia sudah menatap bangunan tinggi yang dia yakin sebuah Tempat tinggal.

Kembali lagi menatap pada Kaki Raka yang menggunakan celana pendek. Kakinya yang bersih dan kulitnya putih itu sudah tercelup air banjiran dengan campuran kotoran lainnya. Sungguh berbaik hati banget sudah mau kotor demi Eva.

" Pak....kenapa saya dibawa kesini?" Tanyanya pada Raka.

" Bawellll. . . Kenapa banyak Tanya sih?" Ucap Raka.

Kemudian dengan Refleks dia membuka Safety belt dan menarik tubuh Eva dalam pelukannya dan menggendongnya , membawa masuk kedalam lift menuju kamarnya.

" Pak Raka mau dibawa kemana sih saya? saya kan malu pak digendong begini. Turunkan saya!"

Raka menatap intens pada wajahnya yang cantik tanpa goresan make up saja sudah sangat cantik.

" Lihat kaki kamu , tidak memakai sendal. Saya berbaik hati untuk menggendong kamu , sebelumnya saya juga sudah suruh kamu turun , kamunya tidak mau. sudah jangan banyak tanya!" ucapnya sambil menatap pada bibir Eva.

Eva pun tertunduk malu , saat Wajah Raka terlalu dekat dengan wajahnya. Pipinya menjadi merah seperti tomat.

Bagaimana sebenarnya pribadi pria brengsek ini. suka-sukanya saja.

Dengan tangan dikalungkan keleher Raka , dia merasa sedikit canggung. Tapi jika tidak seperti itu bukankah dia akan terjatuh.

Tak lama pintu Lift terbuka , memasuki Koridor Raka menggendong tubuh mungil Eva dengan sangat hati-hati. Rasa khawatir pada Gadis itu , mulai timbul dalam hatinya.

Kemudian Raka menuruni Eva saat tiba didepan kamarnya. Mengambil card dan membuka pintu.

" Masuklah " ucap Raka ke Eva .

Eva pun menatap ke wajah Raka yang masi berdiri didepan pintu , lalu melihat sedikit kearah dalam. Mengambil ancang-ancang , Eva pengen lari dari situ. Tapi nihil , rambutnya yang panjang ditarik dengan sigap oleh tangan Raka.

" Kamu mau kabur!!" ucap Raka sambil menghampiri nya.

" Lepaskan pak sakit"Jawabnya meringis.

" Kamu jangan Nakal berani-berani mau kabur. Gak liat apa ketulusan dari saya? Menjemput kamu dari tempat banjir dan juga gelap. Hah..! " ucapnya ke Eva dengan tangan masi memegang rambutnya.

" saya tidak meminta pak Raka kan? pak Raka sendiri yang datang ke Kosan saya !."

" Wah... ini yang dinamakan Wanita gak tahu diri banget ya!! , buruan masuk jangan membantah perintah saya!"

Memastikan Eva masuk kedalam Apartemennya , Raka tetap berjalan dibelakangnya. Ya kalah kuat dengan Tubuh Raka yang tegap berotot itu dengan mudah menghancurkan benteng pertahanan Eva. Apa lagi dia lagi mengandung.

Mau tak mau Eva pun menuruti perintah Tuan muda Atmajda itu. Dia masuk dengan kaki telanjangnya , memijak lantai yang dingin , karena Air Conditioner Apartemen otomatis sudah mendinginkan ruangan.

Eva merasakan dingin dikakinya. Raka yang melihatnya masi menghadap depan dengan menelusuri ruangan tamu Apartemen menarik tangannya. Refleks Eva malah menabrak dadanya.

Saling menatap , mata berjumpa mata. Karena tubuh Eva terbilang pendek dari Tingginya Raka , Eva menatap keatas melihat wajah tampannya. Raka pun merindukan tatapan itu. Mengingat saat di kolam renang, tatapan Eva yang polos tanpa dibuat-buat itu yang disuka Raka darinya.

Eva pun merasa tubuhnya gemetar , jantungnya pun berdegup kencang. Karena tatapan Raka itu juga yang mampu mendebarkan jantungnya. Sigap Eva menarik tangannya dan ingin menjauh dari Raka karena dia sendiri tidak bisa menguasai situasi seperti itu.

Tapi Raka keburuh ingin merasakan sentuhan Bibir Eva lagi. Dia pun menarik tangan Eva kembali, dan memegang wajahnya dan memberikan ciuman hangat dibibir Eva.

Dengan memejamkan matanya , Raka mengecup lembut bibir Eva yang hangat, yang mampu membuat hatinya merasakan kenyamanan bersama Eva. Tapi entah kenapa dia menolak saat dia tahu Eva mengandung. Alasannya apa , mungkin sekarang belum bisa dijawab.

Eva merasakan sentuhan bibir Raka , membuat tubuhnya menjadi panas , berhasrat ingin menolak. Tapi respon tubuhnya tidak ingin merusak momen indah itu. Apa bisa jadi tubuhnya mulai terbiasa merespon tubuh Raka? Atau jangan-jangan bawaan sang Bayi yang dikandungnya.

Entahlah , Eva tidak mampu menolak. Eva juga memejamkan matanya , menikmati kecupan hangat yang belum pernah dia rasakan sebelumnya. Karena cuma Raka , Pria yang berani memberikan lebih pada tubuhnya.

________ BERSAMBUNG _________

HELLO PEMBACA , MAAF JIKA MASIH ADA KEKURANGAN HURUF ATAU KELEBIHAN HURUF. KEDEPANNYA AKAN COBA SAYA PERBAIKI. TERIMAKASIH SUDAH SETIA MEMBACA NOVEL SAYA. TAPI JANGAN LUPA DONG UNTUK VOTE NOVEL SAYA. DAN JUGA LOVE , LIKE DAN KOMENTARNYA. MAUPUN KASI BINTANGNYA UNTUK NOVEL SAYA INI YA ❤

1
Ayunda Marbun
sebenarnya si raka gak salah ,yg salah cuma dia gak mengakui anak itu ,si eva yg dtg mabuk² maksa si raka tp yauda la semua ditangan author
Diiaan
datang lagi aku di 2025🤣
Moch Firman
karya yg keren
Jamaliah
visualnya ada yang di hapus yaa Thor
Retno Wijayanti
Luar biasa
Rumiati Arumi
membaca cerita nya ada rasa yang bercampur aduk,Antra nanggis,dan tertawa sendiri dlm menghayati sebuah cerita
👍👍🙏
Rumiati Arumi
semakin kesini semakin seru ceritanya👍
Maelfie Alzena
dulu pernah BCA berkali2pingin BCA LG dari kemarin di cri2 gak ada judul bnyak tp peran beda cuma inget nama peran utama nya saja. nama author nya jg GK tau.
Sustika Ekawati: bener banget kak,aku udah cari² sampai berbulan bulan kak,baru nemu sekarang🤣🤣🤣
total 1 replies
Siti Rohayati
saya Sdh ber x membaca tapi tak bosan alur cerita ny bagus mantap /Drool/
Pujianto Ajha
Luar biasa
Happy Situmorang
Luar biasa
srimusvita
ok
endang asmarini
semangat athor
Anonymous
akhirnya/Doubt/
Anonymous
nyesal km raka
Anonymous
eva dak usah kerja sj/Facepalm/
Anonymous
wkwkwk raka
Anonymous
habis ini gantian mantannya raka yg keluar
Anonymous
nenek hebat
Anonymous
gila itu org
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!