NovelToon NovelToon
YUKI & KINTA

YUKI & KINTA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Teman lama bertemu kembali / Cintamanis / Idola sekolah
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nur Kolim

"Di tengah kesibukan kehidupan SMA di Jakarta, Yuki dan kelompok teman terbaiknya menjalani petualangan yang mengubah hidup mereka dari merawat kakaknya yang sakit, menemukan cinta pertama, hingga membentuk tim untuk lomba bahasa asing nasional.

Dengan persahabatan sebagai dasar kuatnya, mereka menghadapi segala rintangan: perbedaan cara pandang, tantangan kompetisi, dan bahkan menemukan makna baru dalam persahabatan antar budaya. Awalnya hanya sekelompok teman biasa, kini mereka membuktikan bahwa kerja sama dan cinta bisa membawa mereka meraih kemenangan yang tak terduga termasuk kesempatan untuk menjelajahi dunia luar!"



"Siapakah mereka? Dan apa yang akan terjadi saat mereka melangkah keluar dari zona nyaman Jakarta untuk menjelajahi dunia yang lebih luas?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Kolim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 24 (S2)

Setelah membentuk tim untuk lomba bahasa asing nasional, mereka mulai berkumpul setiap sore di perpustakaan sekolah untuk belajar bersama. Mei menjadi pembimbing utama untuk kosakata dan pelafalan, Rio membuat materi pembelajaran yang menarik, sedangkan Yuki, Kinta, Hana, dan Rina membantu satu sama lain dengan bagian yang mereka kuasai.

Pada hari Senin sore, mereka berkumpul seperti biasa. Mei membawa buku kamus Jerman yang tebal dan kartu belajar yang sudah dia buat sendiri. "Hari ini kita akan fokus pada kosakata tentang budaya dan tradisi Jepang. Ini penting karena lomba akan ada bagian tes pengetahuan budaya," ucap Mei dengan serius.

Awalnya, semuanya berjalan lancar. Namun seiring berjalannya waktu, mereka mulai menghadapi masalah karena perbedaan cara belajar di antara anggota tim.

Hana sulit mengingat kosakata karena dia lebih suka belajar dengan cara bermain atau melalui makanan. "Aduh, ini kosakata terlalu banyak! Aku tidak bisa mengingatnya semua!" ucap Hana dengan wajah lesu. Dina yang juga punya masalah yang sama mengangguk. "Ya, aku juga merasa begitu. Apakah kita bisa belajar dengan cara yang lebih menyenangkan?"

Di sisi lain, Rio lebih suka belajar dengan cara yang terstruktur dan serius. "Kita harus fokus jika ingin menang lomba. Kalau kita bermain-main, kita tidak akan siap saat hari H tiba," ucap Rio dengan suara sedikit tegas. Hana merasa sedikit tersinggung. "Kamu bilang kita bermain-main? Kita hanya ingin belajar dengan cara yang lebih mudah dipahami!"

Suasana menjadi sedikit tegang. Mei mencoba menengahi mereka. "Tenang saja, kita bisa menemukan cara belajar yang cocok untuk semua orang. Misalnya, kita bisa belajar kosakata tentang makanan Jepang sambil mencoba membuatnya. Begitu kita bisa mengingat kosakata dan juga mendapatkan pengalaman baru."

Yuki juga menambahkan. "Betul! Kita bisa menggabungkan cara belajar yang terstruktur dengan cara yang menyenangkan. Seperti itu, semua orang bisa merasa nyaman dan kita bisa belajar dengan baik."

Hari Rabu sore, saat mereka akan mulai belajar, Rio menemukan bahwa materi pembelajaran yang dia buat dengan susah payah hilang. Semua catatan penting, kartu belajar, dan video pembelajaran yang disimpan di flashdisk nya tidak bisa diakses lagi.

"Aduh! Apa ini? Semua materi hilang! Aku sudah bekerja keras buat ini!" ucap Rio dengan marah dan sedih. Dia melihat sekeliling dan menyadari bahwa flashdisk nya mungkin terjatuh atau tertukar dengan orang lain di perpustakaan.

Hana merasa bersalah karena dia pernah meminjam flashdisk Rio untuk melihat video resep makanan Jepang kemarin. "Maaf ya, Rio... kemarin aku pinjam flashdisk mu dan mungkin aku tidak menyimpannya dengan benar," ucap Hana dengan suara pelan. Rio merasa lebih marah. "Kamu kan tahu bahwa materi itu sangat penting! Sekarang kita harus membuatnya dari awal dan waktu kita semakin sedikit!"

Hana menangis air mata. "Aku sudah bilang maaf kan! Aku tidak sengaja!" Dina segera mendekati Hana dan menenangkannya. "Jangan marah ya, Rio. Hana juga tidak sengaja. Kita bisa membuat materi baru bersama-sama."

Namun Rio masih merasa kesal dan memutuskan untuk pulang dulu. "Aku perlu waktu sendiri untuk tenangkan diri. Kita akan melanjutkan besok saja," ucap dia sebelum pergi meninggalkan perpustakaan.

Setelah Rio pergi, suasana menjadi sangat pesimis. Hana masih menangis, Dina mencoba menenangkannya, sedangkan Mei dan Rina mencoba mencari cara untuk memulihkan materi yang hilang.

Yuki berdiri dan melihat semua teman nya. "Kita tidak bisa menyerah seperti ini. Rio memang kesal, tapi kita harus bekerja sama untuk menyelesaikan masalah ini. Kita bisa membuat materi baru yang lebih baik dari sebelumnya!" ucap Yuki dengan semangat.

Kinta mengangguk. "Betul! Kita bisa membagi tugas agar pekerjaan tidak terlalu berat. Aku akan membantu membuat catatan penting, Rina bisa membuat ilustrasi untuk kartu belajar, Mei bisa membantu menyusun kosakata, Hana dan Dina bisa membuat contoh soal dengan tema makanan dan budaya, dan aku akan mencoba menghubungi Rio untuk meminta maaf dan mengajaknya kembali."

Mereka semua menyetujui dan mulai bekerja. Hana berhenti menangis dan mulai bersemangat lagi. "Aku akan membuat contoh soal yang sangat menarik! Dan aku akan meminta maaf kepada Rio dengan tulus besok pagi!"

Malam itu, Yuki menghubungi Rio melalui telepon. "Rio, aku tahu kamu masih kesal, tapi kita semua ingin membantu membuat materi baru. Hana juga sangat menyesal dan ingin meminta maaf padamu langsung besok," ucap Yuki dengan suara lembut. Rio terdiam sebentar sebelum menjawab. "Aku juga merasa terlalu emosional tadi. Aku akan datang besok pagi dan kita bisa bekerja sama lagi."

Keesokan pagi, Rio datang ke perpustakaan dengan wajah yang sudah lebih tenang. Hana langsung mendekatinya dan meminta maaf dengan tulus. "Rio, maaf banget ya aku membuatmu kesal dan membuat materi mu hilang. Aku akan membantu membuat materi baru dengan sekuat tenaga!" ucap Hana dengan air mata di sudut matanya.

Rio tersenyum lembut dan mengangguk. "Tidak apa-apa, Hana. Aku juga maaf karena marah tanpa berpikir panjang. Kita semua ingin yang terbaik untuk tim kita kan?" Mereka saling berpelukan dan semua orang merasa lega.

Mereka kemudian merencanakan cara belajar baru yang lebih menyenangkan dan efektif. Mei mengusulkan untuk membuat "Kelompok Belajar Seru" dengan berbagai aktivitas:

1. Hari Makanan: Belajar kosakata tentang makanan Jepang sambil membuat makanan tersebut bersama di rumah Yuki. Ayase akan membantu mereka memasak.

2. Hari Budaya: Belajar tentang tradisi dan adat istiadat Jepang dengan menonton film atau membuat kerajinan tangan tradisional Jepang.

3. Hari Pidato: Berlatih pidato dalam bahasa Jerman dengan tema yang berbeda setiap minggu, dan memberikan umpan balik yang konstruktif satu sama lain.

4. Hari Permainan: Belajar kosakata melalui permainan seperti tebak kata atau permainan papan yang dibuat khusus.

Semua orang sangat suka dengan ide tersebut. Rio bahkan menawarkan untuk membuat aplikasi kecil untuk membantu mereka belajar kosakata kapan saja dan di mana saja. "Aku bisa membuat aplikasi dengan fitur kuis dan kartu belajar digital. Jadi kita bisa belajar saat bepergian juga!" ucap Rio dengan semangat.

Hari Kamis sore, mereka mencoba aktivitas pertama Hari Makanan. Mereka berkumpul di rumah Yuki dengan Ayase yang sudah menyiapkan bahan untuk membuat sushi dan ramen.

Mei mengajarkan kosakata tentang bahan makanan dan cara memasak dalam bahasa Jerman sambil membantu mereka membuat sushi. "Ini disebut 'Nori' dalam bahasa Jepang dan 'Tang' dalam bahasa Jerman. Ini digunakan untuk membungkus nasi sushi," ucap Mei dengan senyum.

Hana dan Dina sangat senang karena mereka bisa belajar sambil memasak. "Wah, ini cara belajar yang paling menyenangkan yang pernah aku rasakan!" ucap Hana sambil mencoba membungkus sushi dengan hati-hati. Rio juga merasa lebih santai dan mulai tertawa bersama mereka.

Setelah selesai memasak, mereka makan bersama sambil berbicara dalam bahasa Jerman sebanyak mungkin. Meskipun kadang mereka membuat kesalahan dalam berbicara, tapi mereka selalu saling membantu dan tidak merasa malu.

Bu Siti yang datang mengunjungi mereka melihat semua orang yang bahagia dan bersemangat. "Ini yang paling bagus dari belajar bersama kalian bisa saling membantu dan membuat proses belajar menjadi menyenangkan," ucap Bu Siti dengan senyum bangga.

Setelah makan malam, mereka semua duduk di taman belakang rumah Yuki. Mereka membicarakan kemajuan mereka dan rencana untuk aktivitas selanjutnya.

"Kita sudah membuat banyak kemajuan dalam waktu yang singkat," ucap Rina sambil menunjukkan ilustrasi yang dia buat untuk kartu belajar. "Aku sudah membuat ilustrasi untuk semua kosakata yang kita pelajari hari ini."

Rio juga menunjukkan aplikasi yang sudah dia kerjakan sebagian. "Aplikasi ini sudah bisa digunakan untuk kuis dasar. Kita bisa mengembangkannya lebih jauh agar bisa membantu kita lebih banyak."

Yuki melihat semua teman nya yang bersemangat dan merasa sangat bangga. "Kita adalah tim yang sangat hebat. Meskipun kita menghadapi tantangan, tapi kita selalu bisa menemukan cara untuk mengatasinya bersama-sama."

Kinta menggenggam tangannya Yuki dan tersenyum. "Ya, karena kita bukan hanya sekadar tim untuk lomba kita adalah teman yang saling mencintai dan mendukung satu sama lain."

Mereka melihat langit yang penuh bintang, merasa penuh semangat dan percaya diri untuk menghadapi lomba yang akan datang. Mereka tahu bahwa masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan, tapi dengan kerja sama dan persahabatan yang mereka miliki, mereka yakin bisa mencapai kesuksesan.

1
farel
pertama
farel
pertama 💪
skino
perbaikin alur nya yaa, aku bingung sebenarnya Yuki dan lain lain ada di kota mana/negara, padahal kan sering buat makanan jepang🙏
Alya: maaf kalau ada kesalahan
total 2 replies
farel
absen kakk
Alya: 😁hehe
total 2 replies
skino
cepet banget s 2 nya
N Kin
70/100
Alya: hahaha terimakasih banyak kakkk
total 1 replies
LOSCE
cemangat, aku tunggu sampe ceritanya di kuliah💪
Alya: hehehehe iyaa terimakasih banyak atas dukungan nyaa
total 1 replies
LOSCE
semangat terus kak, jangan lupa mampir
Alya: iyaa terimakasih
total 1 replies
Nimpo Luin
kurang panjang
Alya: terimakasih ulasan nyaaa
total 1 replies
skino
semangatttt
Alya: iyahh
total 1 replies
skino
cerita nya tambah menarik ada yaa🤭🤭
Alya: hehehehe terimakasih kakk.
total 1 replies
Mikey Toman
chapter 2
Alya: 😁😁😁iyahh
total 1 replies
Mikey Toman
/Awkward/
Alya: 😇☝️☝️
total 1 replies
farel
pertamaaa
Alya: terimakasihhh banyakk yaa karenaaa telahh menyukaii novellku iniii
total 1 replies
farel
pertama
Alya: iyaaaa
total 1 replies
farel
pertamaaa
farel
pertamaa
farel
Hana pinter bener bisa dapat nilai 95. . .
farel
mantapp
farel
pertama komenn🤭
Alya: terimakasih kasih udah membaca novel iniii
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!