NovelToon NovelToon
Mawar Yang Tersisih Kan

Mawar Yang Tersisih Kan

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga / Saudara palsu / Mengubah Takdir
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Mawar adalah anak ke 2 yang di paksa harus selalu mengalah dengan adik nya, Mawar di bedakan oleh ibu nya.

Mawar harus selalu mengalah demi sang adik, Mawar di perlakukan seperti anak tiri. Penderitaan Mawar semakin pedih saat ayah nya meninggal dunia, sikap ibu nya semakin menjadi terhadap diri nya.

Untung saja kakak laki - laki Mawar bisa melindungi diri nya, sebagai sang kakak dia tidak rela melihat penderitaan sang adik.

Sang kakak bahkan rela menolak beasiswa nya di sebuah universitas ternama karena dia tidak ingin meninggal kan Mawar sendirian.

Ikuti kisah Mawar dalam mengarungi kehidupan di bawah tekanan sang ibu dab juga adik nya, bisa kah ibu nya Mawar menyayangi Mawar seperti dia menyayangi putri bungsu nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24

Sudah satu minggu Mawar tinggal di kota L, dia tidak begitu merasa bersedih tinggal jauh terpisah dari keluarganya. Toh, selama ini dia sendiri tidak pernah mendapat kan kasih sayang walaupun dia berada di tengah - tengah keluarga nya.

Berbeda dengan bu Munah, dia merasa keteteran dengan semua pekerjaan rumah setelah Mawar tidak ada lagi di rumah. Semua pekerjaan rumah kini beralih ke tangan bu Munah, Indah tidak sedikit pun mau membantu nya.

Bu Munah kini merasakan betapa berguna nya Mawar setelah dia tidak ada lagi di rumah, selama ini bu Munah tidak pernah menghargai keberadan Mawar di rumah nya.

"Astagfirrulah hal adzim Indah, apa yang kau lakukan seharian ini?" Bu Munah terkejut saat dia pulang dari kebun di siang hari, rumah dalam keadaan berantakan.

Sementara Indah masih tertidur dengan pulas nya, padahal waktu sudah menunjuk kan jam 12 siang. Hari ini memang hari minggu dan bu Munah memang sengaja tidak membangun kan Mawar sebelum dia berangkat ke kebun tadi.

Piring kotor berserakan di dapur, begitu juga rumah seperti kapal pecah. Pakaian kotor menumpuk di kamar mandi, termasuk seragam sekolah dan sepatu milik Indah belum di cuci.

"Indah, cepat bangun, jangan cuma tidur saja!" Bu Munah menarik selimut yang menutupi tubuh nya Indah.

"Ibu, apa - apaan sih? Aku ngantuk banget!" Indah menjawab ucapan ibu nya tanpa berniat untuk bangun sama sekali.

"Ini sudah dzuhur Indah, tapi kau belum bangun tidur juga!" Bu Munah kesal dengan sikap putri bungsu nya yang sangat pemalas.

Dengan langkah malas karena omelan dari ibu nya, akhir nya Indah bangun juga. Dia segera mandi dan setelah itu dia malah sibuk meriah diri nya, bukan nya malah membantu ibu nya.

"Mau kemana kau Indah?" Tanya bu Munah pada Indah.

Indah sudah rapi dan dia bersiap untuk pergi keluyuran bersama teman - teman nya, bukan nya malah membantu ibu nya. Indah bahkan tidak perduli jika seragan sekolah nya untuk di pakai besok pagi masih kotor, karena dia punya beberpa seragam lain nya.

"Aku mau keluar lah bu, sama teman - teman ku. Ini kan hari minggu!" Jawab Indah santai.

"Indah, bisa kah kamu bantu ibu sebentar. Tolong jemur semua seragam sekolah mu, mumpung saat ini sedang panas terik. Takut nya nanti baju dan sepatu mu tidak kering buat besok!" Bu Munah berkata pada Indah.

"Males banget bu, lagian kan ibu tahu sendiri, aku tidak terbiasa mengerjakan semua nya!" Ujar Indah sambil berlalu dari hadapan ibu nya.

Setelah Indah pergi, Bu Munah mengerjakan semua nya sendiri. Dari mulai mencuci pakaian, mencuci piring, hingga beres - beres rumah. Bu Munah kini merasakan sendiri rasa lelah yang selama ini di rasakan oleh Mawar selama bertahun - tahun.

Menjelang sore, semua baru selesai dan bu Munah baru bisa beristirahat. Sudah seminggu ini Bu Munah mengerjakan semua nya sendiri, rasa lelah membuat nya teringat dengan putri yang selama ini dia sisih kan.

"Aku telepon Mawar saja, aku minta dia pulang setiap sabtu saja!" Guman bu Munah sambil mencari nomor Mawar.

Mawar saat ini sedang tidur siang di kontrakan nya, suasana sedang sepi. Hampir semua penghuni kontrakan pergi keluar pada hari minggu ini, karena mereka tidak ada jam kuliah. Ponsel milik Mawar berdering, Mawar bergegas meraih ponsel nya untuk melihat siapa yang menelepon nya.

"Ibu? Tumben ini menelepon ku!" Mawar merasa heran, pasal nya selama ini bu Munah tidak sedikit pun perduli dengan keadaan Mawar.

"Hallo bu!" Mawar langsung menyapa ibu nya ketika dia menjawab panggilan dari sang ibu.

"Hallo Mawar, kamu apa kabar nya di sana?" Tanya bu Munah pada anak nya.

"Aku baik - baik saja bu!" Jawab Mawar singkat.

Mawar terdiam sejenak, dia merasa heran sejak kapan ibu nya perduli pada nya. Perubahan sikap ibu nya tentu saja membuat Mawar merasa heran, pasal nya selama ini ibu nya tidak pernah mau tahu keadaan nya.

"Hallo Mawar, kamu masih di sana?" Bu Munah kembali bertanya ketika dia mendengar Mawar hanya diam saja.

"Iya bu, ada apa bu?" Tanya Mawar pada ibu nya.

"Mawar, kenapa kamu tidak pulang nak?" Tiba -tiba Bu Munah bertanya pada Mawar.

"Aku tidak bisa pulang bu, aku mau kuliah. Ada apa bu?" Tanya Mawar dengan sedikit keheranan, pasal nya tidak mungkin sang ibu merindukan diri nya.

"Mawar, pulang lah setiap sabtu sore nak. Ibu lelah sekali karena harus mengerjakan semua pekerjaan rumah ini sendiri, ibu tidak sanggup nak!" Bu Munah berbicara dengan lembut pada Mawar.

Seketika Mawar menjadi terharu, pasal nya baru kali ini Mawar mendengar ibu nya berbicara dengan lembut pada nya. Karena selama ini, sang ibu selalu berbicara dengan nada kasar dan di penuhi bentakan pada diri nya.

"Indah di mana bu? Indah sudah besar bu, seharus nya dia membantu ibu!" Mawar berkata pada ibu nya.

"Indah tidak mau membantu ibu sama sekali nak, dia setiap hari kerja nya cuma keluyuran saja bersama teman - teman nya. Bahkan dia selalu pulang sore, setelah pulang sekolah dia pergi dulu bersama teman - teman nya!" Bu Munah memberi tahu tentang Indah pada Mawar sambil menangis.

Mendengar tangisan ibu nya, hati Mawar yang lembut seketika menjadi kasihan. Tapi semua sikap buruk yang di milik oleh Indah adalah akibat dari kesalahan ibu nya sendiri, selama ini bu Munah terlalu memanjakan Indah sehingga Indah tidak bisa menghormati orang yang lebih tua, termasuk ibu nya sendiri.

Mawar tidak bisa berkata apa - apa lagi, karena jika dia salah bicara tentang Indah maka bu Munah pasti akan murka pada nya.

"Ibu capek banget Mawar, setiap hari ibu yang harus mengerjakan semua nya sendiri. Dari memasak, hingga beres - beres dan yang lain nya. Indah selain menolak jika ibu meminta dia untuk membantu ibu. Jadi tolong Mawar, kamu pulang ya setiap sabtu sore, dan kembali lagi ke kota senin pagi!" Bu Munah membujuk Mawar agar mau pulang ke rumah setiap akhir pekan.

"Iya bu, nanti aku akan usahakan untuk pulang!" Mawar yang berhati lembut tersebut tidak tega menolak keinginan sang ibu walaupun selama ini ibu nya sudah berbuat kasar pada diri nya.

Setelah panggilan telepon antara Mawar dan bu Munah di tutup, Mawar termenung mengingat ucapan ibu nya tadi.

"Baru kali ini ibu bicara dengan lembut pada ku, semoga saja ibu benar - benar menyadari kesalahan nya yang sudah memanjakan Indah secara berlebihan!" Mawar berharap ibu nya benar - benar berubah setelah dia tidak ada lagi di sana.

1
kalea rizuky
maaf males MC nya glblok
partini
bicara lembut ada maunya,, semoga kena stroke biar tau rasa
Isabela Devi
pada halkan mawar bisa sambil kerja Farhan
Isabela Devi
kasian mawar tp Farhan ingin mawar sukses
Isabela Devi
ibu yg ga punya belas kasih sama anak
Isabela Devi
mawar pergi dari rumah itu mungkin kamu bukan anaknya
Isabela Devi
ibu jahat bangatnya
Isabela Devi
dapat kak yang baik gitu, rasanya senang bangat
Isabela Devi
Farhan ga terimah beasiswa Krn dia mau jaga adiknya, amanah dari papanya sebelum meninggal
Isabela Devi
biasanya anak yang di manja gitu dibtengah jalan sekolahnya ga henar
Isabela Devi
semoga mawar kuat
Isabela Devi
semoga suatu saat mawar mendapatkan kebahagiaan
Isabela Devi
ibu yang py hati emang, apa mawar bukan anak kandung dia ya
kalea rizuky
ibuk gendeng nunggu karma mu
kalea rizuky
mending pergi dr rmh lag
partini
sambil kuliah kan bisa kerja yg online ataupun offline
Dede Azwa
semoga km pergi mawar..dari rumah sendiri tp bagai kan neraka... semoga di luar sana km menjadi orang yg sukses...😭sedih aku thorrr kok ada seorang ibu modelan kaya gitu..😡
Dede Azwa
astagfirullah...itu sich janji edan🤦😡
Dede Azwa
astagfirullah..kok ada ya ibu modelan ke gitu...😡
Korik Kook
kok aneh gak mungkin ibu kandung kelakuannya kyak gitu sama anak sendiri.. klo anak tiri mungkin / hasil perkosaan aneh ceritamu ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!