NovelToon NovelToon
Ritual Gunung Kawi

Ritual Gunung Kawi

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Matabatin / Tumbal / Hantu / Iblis
Popularitas:165.1k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Rahman adalah pemuda biasa yatim piatu yang sejak kecil ikut dengan Pakde nya, hingga suatu hari dia di ajak menemani pakde pergi kegunung Kawi.

di gunung itu lah dia menyaksikan hal yang sangat tidak dia duga, bahkan menjadikan trauma panjang karena dari ritual itu dia harus sering berhadapan dengan sesuatu yang mengerikan.

Untung nya Rahman punya teman bernama Arya, sehingga pemuda itu bisa membantu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19. Purnama membantu

"Laras." Bu Kades mengetuk pintu rumah janda muda itu.

"Loh Bu Kades, mari masuk." Laras menyambut ramah pada tamu nya.

"Aku datang mau minta tolong padamu, tolong aku ya." Bu Kades sudah menangis sedih.

"Ayo duduk dulu, kok sampai gemetar begini loh." Laras kaget juga melihat keadaan Bu Kades.

"Ya Allah aku sungguh kaget dan tidak tau lagi mau minta tolong kepada siapa." lirih Bu Kades.

"Purnama, tolong ambilkan minum untuk Bu Kades." Laras agak berteriak kepada sang anak.

"Iya, sebentar aku buatkan teh." Purnama bergegas walau sedang menggosok baju.

"Tenang dulu ya, Bu! perlahan saja cerita nya biar tidak sesak di dada." bujuk Laras memegang tangan istri kepala desa ini.

Bu Kades emang sudah menangis karena dia sungguh tidak menyangka kalau sang suami akan bersikap seperti itu, bahkan tadi sama suami juga sama sekali tidak membujuk dia untuk tetap tinggal di dalam rumah walau melihat bahwa Bu Kades keluar dari rumah itu dengan perasaan sedih.

Ini pikiran Bu Kades malah menduga bahwa sang suami telah memiliki pesugihan karena tadi Parto sendiri mengatakan bahwa ritual itu di tujukan kepada leluhur agar mereka bisa hidup makmur, jadi tentu saja pikiran wanita ini langsung mengarah bahwa sang suami telah memiliki pesugihan sejak dulu.

Sebab mereka juga bisa di bilang hidup berkecukupan dan tidak pernah kekurangan sehingga jelas rasa curiga timbul begitu besar di dalam hati wanita ini, oleh sebab itu dia langsung nekat mendatangi Laras untuk bercerita apa yang telah terjadi tentang sang suami di dalam rumah itu karena Bu Kades sangat yakin bahwa ritual itu untuk memuja iblis.

Laras pernah mengalami beberapa hal gaib dan mereka semua yang ada di desa ini percaya bahwa Laras memang mengerti akan hal itu sehingga tidak masalah bila minta tolong kepada janda muda tersebut, dan yang paling tepat adalah Laras adalah wanita baik sehingga dia tidak mungkin diam begitu saja tanpa membantu.

"Ini silahkan di minum dulu, Bu." Purnama menghidangkan secangkir teh.

"Terima kasih ya, Nak." Bu Kades tersenyum walau sambil menangis.

"Ceritakan pelan pelan saja apa yang sudah terjadi, Bu." pinta Laras lembut.

"Saya baru saja memergoki suami saja sedang melakukan ritual di kamar tamu." cerita Bu Kades.

"Ritual?"

"Iya, dia bilang kalau itu ritual untuk kemakmuran! berarti pesugihan kan ya?" Bu Kades gemetar kencang.

"Apa Ibu tidak pernah tau selama ini?" Purnama yang bertanya sambil menatap Bu Kades tersebut.

"Tidak, demi Allah saya tidak pernah tahu akan hal itu dan baru tadi ini melihat dia melakukan ritual." jujur Bu Kades.

Melihat dari reaksinya maka mungkin benar saja bahwa Bu Kades ini tidak pernah melihat sang suami melakukan ritual seperti itu, sehingga sekarang baru tahu dan langsung syok berat karena dia tidak pernah menyangka bahwa sang suami akan melakukan ritual iblis di dalam kamar.

Laras juga masih terdiam karena pikiran dia sedang bercabang antara ingin mengurus masalah Arman atau sekarang malah tambah lagi dengan permasalahan dari Kades ini, ingin sembarangan berbicara juga tidak mungkin karena nanti justru akan menyinggung perasaan orang lain dan belum tentu prasangka itu benar karena nanti bisa saja dia akan kena marah.

"Apa Ibu sempat melihat apa saja yang ada di meja ritual itu?" Laras bertanya pelan.

"Ada semacam buah dan dupa bau kemenyan, serta ada ayam hitam juga." jelas Bu Kades.

"Apa ada telur yang di kelilingi kembang tujuh rupa?" Purnama ikut bertanya.

"Emm seperti nya ada, di sebelah ayam tadi ada telur tapi sangat besar dan mungkin itu telur angsa." jelas Bu Kades.

"Itu ritual apa kalau pakai telur angsa?" Laras saja tidak mengerti.

"Kalau kata dia hanya untuk kemakmuran, saya curiga nya itu pesugihan." jelas Bu Kades lagi karena dia sangat cemas dan juga ketakutan teringat suami nya.

"Dan satu lagi yang membuat saya curiga, Arman gantung diri tepat di kebun karet suami saya! sedangkan jarak rumah atau sekolah dia sangat jauh dari kebun karet itu." jelas Bu Kades.

Laras menatap Purnama karena hanya Purnama yang akan mengetahui itu ritual apa dan apa mungkin ada sangkut paut dengan kematian Arman, ini kematian Arman bukan hanya menjadi cerita sekali lewat saja karena sudah banyak yang curiga tentang kasus pemuda itu dan bahkan tadi Mbah Kakung juga mendatangi Laras untuk bercerita tentang apa yang telah dialami oleh Arman karena mereka merasa itu bukan kebetulan yang tepat sehingga mulai menyelidiki kasus tersebut.

"Pur, bantu lah warga sini untuk mencari tahu apa yang telah terjadi." Laras berkata lembut.

"Kita punya hidup sendiri, Bu! jadi tidak perlu ikut campur urusan orang." tolak Purnama.

"Jangan begitu anak ku, kamu baik hati dan juga cantik sehingga pasti mau menolong orang kok." bujuk Bu Laras lagi.

"Hehhhhh!" Purnama menarik nafas panjang.

"Nanti kalau kamu mau membantu maka Ibu akan berikan hadiah buat kamu." bujuk Bu Laras sambil mengelus kepala sang anak.

"Bantu Ibu ya, Nduk! Ibu janji akan memberikan hadiah juga." Bu Kades ikut membujuk.

"Cih memang nya aku matre apa." kesal Purnama.

"Bukan matre dong, itu nama nya hadiah untuk kerja keras dari Ibu." ujar Laras tersenyum manis.

Purnama masih terdiam sesaat dan nampak dia sedang memikirkan apakah mau membantu atau tidak, tapi memikirkan hadiah yang sudah di janjikan itu membuat otak dia tidak bisa untuk menolak dan mau tidak mau maka Purnama segera bangkit berdiri mengambil sesuatu sehingga Bu Laras tersenyum senang karena sang anak akhirnya bisa mempunyai hati yang baik.

"Ini letakan di bawah ranjang sampean, jangan di lihat walau nanti malam akan mengeluarkan suara aneh." jelas Purnama memberikan telur ayam kampung.

"Apa akan sangat mengerikan, Pur?" Bu Kades ketakutan sudah.

"Tentu saja karena suami mu sudah berhubungan dengan iblis, pastikan saja dulu agar aku nanti bisa membantu." jelas Purnama lagi.

"Bisa tidak kalau pakai cara lain, aku takut sekali." Bu Kades memang sudah ketakutan.

"Kalau tidak mau ya sudah, di suruh gitu saja tidak mau." sewot Purnama mengambil telur itu kembali.

Namun Bu Kades cepat mengambil kembali telur yang sudah diberikan oleh Purnama tadi karena dia takut bila tidak dibantu oleh Purnama, dari ada dia hanya ketakutan sendiri maka lebih baik segera mengambil telur itu dan nanti malam dia harus menyiapkan mental agar bisa siap mendengar apa saja yang akan datang di bawah ranjang tersebut.

Selamat siang besti, jangan lupa like dan komen nya.

1
Bivendra
dasar maul🤣🤣🤣🤣
FiaNasa
hiiii...bau Pesing Lo azka😄😄
FiaNasa
ayo bahas babat aja semua nya
Mat Rachmadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ρυтяσ✨
buseeeeet, sudah deg"n malahan di kagetin sama mb'Sri🤣🤣🤣🤣🤣
ρυтяσ✨
Bagas gituuuu... mana mau dia mendengar puja'an di di ghibahin 🤭🤭
Raffaza Direzky87
nah rasain itu,punya mulut makanya di jaga, baru juga selesai ngomong,langsung nggelinding itu kepala
neni nuraeni
😀😀😀 kocak
MiilaaManurung
😂😂😂😂😂😂😂
moerni🍉🍉
si azka kok yo mbok kerjain t thorr😅😅
ALVERA NA USER FACEBOOK INDONESIA 07//09//19
ya Allah babang zidan sampe keseret gegara maul😂😂
Raffaza Direzky87
Rahman mungkin,dia menangis karena merasa kesakitan
Endang Sulis
Bagaskara ternyata dari dulu sudah keren pantas menjadi panglima ular
NoviTa jungkook: selalu di tuh
total 1 replies
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
nah bagus tuh kaya Bagas langsung babet aja ...duh cinta mu Pur harus kandas untuk Bagas demi kedamaian hidup mu ...untung Bagas mengerti ya kalo tidak jadi iblis sejati kalian 🤭
Cindy
lanjut kak
Eli Rahma
keren gas..
Safitra
lanjut kak
nara
wih bagas langsung tebas kepala gendruwo tanpa ba bi bu 😄😄
NoviTa jungkook: crash aja🤣
total 1 replies
Nurr Tika
keren bagaskara
Itel A70 4/128
Sore thor
NoviTa jungkook: 🥰 🥰 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!