NovelToon NovelToon
ANAYA-nya HELGA

ANAYA-nya HELGA

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Bad Boy / Cintapertama / Idola sekolah
Popularitas:528
Nilai: 5
Nama Author: NLiRa

Sekolah internasional terkenal dijakarta yang bernama Grand Imperial Academy, sedang disibukan dengan kedatangan siswa-siswi baru, yang sedang melakukan masa orientasi.

Anaya menjadi salah satu siswi baru di Grand Imperial Academy, ia bersekolah disana karena ada kedua abang kandungnya dan juga abang sepupunya yang bersekolah disana dan sudah menjadi siswa kelas 12 yang merupakan panitia orientasi juga.

Helga si Ketua OSIS yang tak pernah terlihat senyumannya sedikitpun menjadi icaran banyak siswi di Grand Imperial Academy.

Namun senyum Helga mulai muncul saat ia mulai tertarik dengan Anaya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NLiRa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TENTANG CITRA

"Ngapain lo tanya itu sama adek gua? " tanya Mahesa sinis pada Helga.

"Gue cuma pengen tau, gak salah kan? " tanya Helga pada Mahesa.

"Sa... " sahut Mahesa yang langsung disela oleh Anaya.

"Gak salah kok kak Helga" sahut Anaya yang tersenyum manis kearah Helga.

"Menurut Ana, cowok gentle itu seperti bang wil. Soalnya bang wil berani bilang kalau dia sayang dan cinta sama Flo saat di depan keluarga" ucap Anaya.

"Ana masih ingat saat keluarga Ana dan keluarga kak Flo ada pertemuan bisnis. Bang wil ngambil kesempatan untuk nembak kak flo di sana, dan itu sangat keren" ucap Anaya dengan exited yang membuat William tersenyum bangga sedangkan Floella ikut tersenyum tapi juga sedikit malu.

"Itu mah dia aja yang gragas Ana" protes Mahesa.

"Gak kok, itu namanya gentle abang. Bang Wil gak ngegantung perasaan kak Flo"ucap Anaya.

"Abang juga gentle kali Na" sahut Farraz tak mau kalah dari William.

"Ana gak pernah lihat abang dekat cewek" ucap Anaya yang membuat Naina salah tingkah.

"Ada kok Na, cuma abang kamu yang itu masih terlalu mundur" ejek Floella lagi.

"Udah lanjut makan, jangan bahas itu lagi" ucap Naina yang gak mau namanya keseret.

"Kak Naina sakit?, kok wajahnya merah" tanya Havinka.

"Eh, en-enggak kok Vinka" ucap Naina yang gelagapan.

"Biasa itu, lagi nahan salting" ejek Floella.

"Salting kenapa? " tanya Anaya.

"Udah diam, lanjut makan" ucap Farraz dengan cepat.

"Kak Flo, nanti pulang sekolah kak Flo harus cerita sama Ana" ucap Anaya yang penasaran.

"Ana" tegur Farraz.

"Apa, Ana cuma mau kak Floella cerita masalah itu kan kak?, apakah namanya? " ucap Anaya yang gelagapan.

"Adalah pokoknya mah" sahut Floella yang tersenyum puas.

"Btw, sejak kita ngobrol dari tadi, Citra kenapa hanya diam dan ketawa doang tanpa ikut ngobrol" ucap Lusia yang sedari tadi memperhatikan Citra yang hanya diam dan ikut ketawa jika temannya ketawa.

"Habisnya aku gak tau harus ngobrol apa kak" ucap Citra jujur.

"Jadi aku makan sambil nyimak aja, lumayan dapat tontonan sambil makan" sambung Citra sambil cengegesan.

"Tapi jangan kebanyakan diam Cit, Kalau lo mau ikutan ngobrol silahkan aja, kita chill di sini" ucap Retta.

"Iya, btw lo udah jadi adik gue karena Ana dan Vinka juga udah jadi adik gue" ucap Lusia yang heboh.

"Makasih kak Lusia, semalam Vinka udah cerita kok sama aku"sahut Citra yang tersenyum.

"Sama-sama sayang" jawab Lusia yang tersenyum lebar.

Saat mereka asik mengobrol, bell pun berbunyi menandakan jam istirahat sudah selesai.

"Ana, Citra ayo ke kelas" ucap Havinka.

"Ayo" sahut Citra.

"Abang jangan lupa bayar" ucap Anaya yang sudah jalan ke luar kantin.

"Iyeee" teriak Mahesa.

"Sumpah semenjak ada mereka lunch kita jadi berbeda" ucap Joana.

"Tambah seru" sambung Naina.

"Yups true, kita makan siang sambil dengar celotehan absurd Ana, sambil lihat perdebatan Vinka dan Helga dan sambil dengar ketawa ngakak Citra. This combo yang perfect, gue jadi pengen sekolah lama lagi disini" ucap Lusia.

"Dan Ana, mood swing nya parah banget. Dari marah, nangis, nahan emosi eh habis itu ceria lagi kayak gak ada apa-apa" ucap Nevan.

"Iya cuy, habis ngeluarin unek-unek, eh lanjut makan" sahut Jefran.

"Tenang aja, kalian akan lihat tingkah absurdnya yang lain lagi nanti" ucap Floella.

"Sebenarnya Ana bukan anak yang bisa diam, ada aja tingkahnya setiap hari. Cuma ya kesan pertama dia masuk yang membuat dia gak enak dengan pandangan orang lain, tapi ya setelah unek-uneknya tadi dikeluarkan Ana bakal balik jadi Ana dulu lagi" ucap William.

"Jadi gak sabar pengen lihat Ana yang absurd" ucap Nevan.

"Lihat boleh, tapi jangan sampai jatuh cinta" ucap Mahesa yang penuh penekan dan menoleh kearah Helga.

"Untuk kalian jangan, tapi untuk gue boleh" sahut Helga yang pergi dan membuat teman-temannya menatap Mahesa ngeri.

"Lo sama juga" teriak Mahesa kesal.

"Hes, di rumah kita ngobrol" ucap Farraz yang ikut pergi.

Proses pembelajaran berjalan seperti biasanya sampai akhirnya jam menunjukkan pukul 15.00, waktunya pulang sekolah. The Ravens dan Cheeky Girls sudah berada di parkiran mereka sedang menunggu Anaya dan Havinka. Anaya sudah menghubungi abangnya kalau ia akan ke parkiran dengan Havinka.

"Citra, kamu pulang sama siapa? " tanya Ana sambil berjalan keluar dari kelas.

"Aku di jemput sama kakak aku" ucap Citra

"Kamu punya kakak Cit? " tanya Havinka.

"Punya, kakak aku sudah bekerja dan kami hanya tinggal berdua" ucap Citra.

"Eman orang tua kamu kemana cit? " tanya Havinka.

"Ibu dan ayah aku sudah meninggal dari aku umur 10 tahun" ucap Citra yang membuat Anaya dan Havinka merasa gak enak.

"Eh Citra, maaf aku gak bermaksud" ucap Havinka yang tak enak.

"Gak apa-apa kok" sahut Citra yang tersenyum.

"Citra maaf sebelumnya, kalau boleh tau kakak kamu kerja di mana? " tanya Anaya dengan hati-hati.

"Gak apa-apa Ana. Kamu boleh nanya apapun sama aku dan aku bakal jawab selama aku punya jawaban" ucap Citra yang tersenyum.

"Kakak aku bekerja di perusahaan Dwi Spark" ucap Citra yang membuat Anaya terkejut.

"Nama kakak kamu siapa? " tanya Anaya lagi.

"Jessica Anjani, dia bekerja sebagai asisten desainer disana" ucap Citra.

"Sebenarnya dulu kakak aku desainer diperusahaan itu, cuma karena ada desainer baru posisi kakak aku tersingkirkan deh" ucap Citra yang menceritakan tentang kakaknya dan membuat Anaya terkejut.

"Kok bisa tersingkirkan sih?, perusahaan gak mungkin menyingkirkan pekerjaan lama cuma karena ada orang baru" ucap Havinka yang kebingungan.

"Kakak aku juga gak tau, dia tiba-tiba dikabarkan bahwa posisi dia dijadikan sebagai asisten desainer baru. Ya dari pada kehilangan pekerjaan jadi kakak aku terima aja, karena bekerja di perusahaan Dwi Spark juga merupakan impian dari kakak aku" ucap Citra panjang lebar.

"Aku boleh minta foto kakak kamu gak? " tanya Anaya.

"Untuk apa Ana? " tanya Citra yang kebingungan.

"Perlu, tenang aja aku gak bakal buat jahat kok" ucap Anaya.

"Eh aku gak bilang kamu mau buat jahat Ana, aku hanya penasaran untuk apa foto kakak aku" ucap Citra dengan cepat.

"Perlu, boleh minta gak? " tanya Anaya lagi.

"Ya-yaudah boleh, bentar aku kirim lewat WA ya" ucap Citra yang mengeluarkan ponselnya dan mengirimkan foto sang kakak pada Anaya.

"Sudah Ana" ucap Citra.

"Makasih Citra" ucap Anaya yang tersenyum lebar.

"Iya, Ana" sahut Citra.

"Oh ya, aku duluan ya. Kakak aku pasti udah nunggu di gerbang" ucap Citra.

"Iya Citra, Hati-hati ya" ucap Anaya.

"Iya" sahut Citra.

"Sampai ketemu besok Citra" teriak Havinka.

"Iya" balas Citra.

"Ana, untuk apa foto kakaknya Citra? " tanya Havinka.

"Ada deh" ucap Anaya yang membuat Havinka semakin penasaran.

"Ana, kamu buat aku semakin penasaran" ucap Havinka yang kesal.

"Biarin wleekkk" ejek Anaya yang menjulur lidahnya dan lari menuju parkiran.

"ANAAAAA" teriak Havinka yang mengejar Anaya.

...****************...

...****************...

Hai udah lama author gak up cerita, so kali ini author up cerita baru yang bertemakan anak sekolah lagi. mohon dukungannya, maaf kalau banyak kata yang typo. Jangan lupa Like, Comment dan Sarannya. Jujur saran dari kalian bisa menjadi motivasi bagi author untuk buat jalan cerita. Makasih semuanya, selamat menikmati...

...****************...

...****************...

1
Meenyaaa
Ana cukup manja sama abang2nya aja, kalau sama musuh cakar Ana cakar
Meenyaaa
nah gini baru keren
Meenyaaa
aaakkkkkk helgaaaa
Meenyaaa
pada heboh semua🤣🤣
Meenyaaa
HELGAAAA
Meenyaaa
Vika kecintaan soalnya😄
Meenyaaa
ka Helga doang bye bye nya🤭
Meenyaaa
lanjuttt
Meenyaaa
nasip lu mahesss🤣🤣🤣
Meenyaaa
🤣🤣
Meenyaaa
up lagi kak
Meenyaaa
up yang banyak thor
Meenyaaa
bner lagi🤣🤣
Meenyaaa
mampusss
Meenyaaa
huhuhu Mahesa... ☹️
Meenyaaa
keren ceritanya, ringan untuk kisah anak SMA. lanjut tiap hari thor
Meenyaaa
ucapan tajam emang gak membekas di kulit tapi selalu membekas di batin. peluk jauh Ana
Meenyaaa
ya jlas perhatian, wong abangnya
Meenyaaa
ini manusia mulutnya gak ada etika ya, main nuduh org digilir lagi
Meenyaaa
lanjut lagi thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!