NovelToon NovelToon
ISTRI UNTUK SUAMIKU

ISTRI UNTUK SUAMIKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Poligami / Tamat
Popularitas:304.9k
Nilai: 5
Nama Author: samudra lee

Penyakit kanker yang diderita, membuat Kiara memaksa suaminya, Tama, untuk berpoligami. Dia rela melakukan itu agar suaminya bisa memiliki keturunan.

"Aku menikah denganmu tidak semata karena aku ingin memiliki keturunan. Aku menikahimu karena aku mencintaimu. Jadi, jangan paksa aku untuk menikah lagi!" tukas Tama saat Kiara memintanya untuk berpoligami.

"Jangan membuatku merasa bersalah dengan kekurangan yang aku miliki! Jika kamu mencintaiku, maka menikahlah!" ~ Kiara.

Bagaimana nasib rumah tangga Tama dan Kiara selanjutnya? Yuk, ikuti kisah mereka dalam ISTRI UNTUK SUAMIKU.

Jangan lupa, rate bintang 5, like, komen dab votenya ya. Salam sayang dari otor ter KETCE.

Follow akun author ya🤗

Ig: Samudra_Lee_19
fb: Samudra Lee

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon samudra lee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#IUS 15

Sesuai rencana, Kiara menjalani kemoterapi selama satu minggu. Dan perlahan kondisi tubuhnya sudah mulai membaik. Kiara juga tidak lagi membicarakan masalah anak dan poligami, tentu saja itu membuat Tama bahagia.

Hari itu, Kiara sudah diperbolehkan untuk keluar dari rumah sakit. Louis sudah menjadwalkan kapan Kiara harus kembali menjalani kemoterapi.

"Kia, keadaanmu kan sudah mulai membaik. Bagaimana kalau kita pulang saja ke rumah. Aku yakin semua keluarga kita sedang cemas memikirkan kita yang tiba-tiba menghilang." Tama memasukkan baju-baju Kiara ke dalam koper yang baru dia ambil dari rumah Louis. Selama Kiara menjalani pengobatan di rumah sakit, Tama menitipkan barang-barangnya di apartemen temannya itu.

"Tidak."

Jawaban Kiara sontak membuat Tama menghentikan aktivitasnya dan menatap ke arah sang istri. "Kenapa?" tanyanya.

"Aku belum benar-benar sembuh. Ini baru tahap awal prosedur pengobatan yang harus aku jalani. Aku masih harus melakukan prosedur lanjutan agar benar-benar sembuh." Kiara mengatakan itu dengan suara bergetar menahan tangis. "Aku tidak mau, ayah dan bunda melihatku dalam keadaan sakit. Apalagi, jika nanti mereka melihatku botak tanpa rambut. Bunda pasti akan sangat sedih. Aku tidak ingin itu. Aku akan kembali ketika aku benar-benar sudah dinyatakan sehat dan sembuh dari penyakit ini."

Tama berjalan mendekati Kiara dan membawanya kedalam dekapannya. "Kedua orang tua kita akan lebih sedih, saat mereka tidak mengetahui kabar kita."

"Mereka pasti akan mengutus banyak orang untuk mencari kita," lanjut Tama. Tama mengurai pelukannya dan menatap netra berwarna coklat milik Kiara. "Kita kabari mereka ya?" bujuk Tama.

Kiara menjauhkan tubuhnya dari Tama. Dia mengambil alih kegiatan yang sempat dihentikan oleh suaminya. Kiara memasukkan baju-bajunya kedalam koper. "Kalau begitu, aku juga akan menghilang dari hadapanmu. Aku akan pergi ke tempat yang tidak bisa kalian temukan."

Tama menghela napasnya dengan kasar. Dia sudah menduga kalau istrinya akan menolak usulannya. Kiara terlalu keras kepala untuk bisa diubah pendiriannya.

"Kamu sudah janjikan, kalau kamu tidak akan memberitahu keberadaan kita kepada orang tua kita. Tapi, kenapa sekarang kamu berubah pikiran? Apa karena kamu takut harus kehilangan fasilitas keluarga Wijaya? Atau kamu takut, aku akan merepotkanmu?"

Tama mencekal pergelangan tangan Kiara saat istrinya tersebut hendak melangkah meninggalkan ruang rawatnya.

"Kia, bukan itu maksudku." Tama berdiri tepat dihadapan Kiara, kemudian dia menggenggam kedua tangan istrinya itu. "Tanpa fasilitas keluarga Wijaya pun, aku masih bisa memberimu kehidupan yang layak. Aku tidak akan pernah keberatan, meskipun seumur hidup kamu merepotkanku. Karena bagiku, dirimu bukanlah beban. Kamu adalah kebahagiaan yang aku inginkan sejak kecil. Kamu adalah tujuan hidupku, membahagiakanmu sama dengan membahagiakan diriku sendiri."

Kiara terdiam, dia menghela napasnya perlahan. Kiara sadar kalau dirinya terlalu egois. Dia tahu kalau maksud suaminya bukan seperti itu. Tapi, dirinya belum siap bertemu dengan keluarganya dalam kondisi penyakitnya yang belum sembuh. Dia tidak mau membuat bundanya menangis karena takut akan kehilangan putrinya. Dia ingin saat dirinya kembali ketengah-tengah keluarganya, dirinya sudah dalam keadaan sehat. Bukan dalam keadaan yang lemah seperti ini.

"Maafkan aku, Mas. Maafkan aku!" ucap Kiara dengan air mata yang mengalir di kedua pipinya. "Aku tahu aku egois. Aku janji padamu, kita akan kembali ke keluarga kita saat aku benar-benar sembuh."

Tama kembali menarik Kiara kedalam pelukannya. "Kita akan tinggal di tempat yang kamu inginkan. Kita akan bersembunyi sesuai keinginanmu."

Kiara mengangguk, dia membalas pelukan suaminya.

***

Akhirnya setelah drama yang terjadi di rumah sakit yang membuat keduanya sama-sama menangis, Tama dan Kiara kini sudah berada di sebuah rumah kontrakan. Tama sengaja mencari rumah yang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah sakit. Sekitar tiga puluh menit, waktu yang dibutuhkan untuk mereka menuju rumah sakit.

"Maaf ya, Sayang. Hanya rumah ini yang letaknya tidak terlalu jauh dari rumah sakit," ucap Tama sambil meletakkan koper ke dalam kamar mereka.

"Mas, kapan kamu mencari rumah ini? Bukannya hampir setiap hari kamu berada di rumah sakit bersamaku?" tanya Kiara.

"Aku mencarinya saat kamu tidur. Aku sudah membersihkan rumah ini kemarin," jawabTama. Dia tersenyum menatap istrinya.

"Maafkan ya, Mas. Karena aku selalu merepotkanmu," ucap Kiara.

"Aku selalu senang jika kamu terus merepotkanku."

"Ayo kita makan!" ajak Tama. Dia membawa istrinya untuk duduk di sofa yang ada di rumah tersebut.

Tama mengambil dua piring dan sendok dari dapur. Dia menaruh nasi yang tadi dia beli ke atas piring yang baru saja dia ambil. Keduanya pun mulai menikmati makanan yang ada di depan mereka. Namun, kedua menghentikan makan mereka saat ada seseorang yang mengetuk pintu.

"Assalammualaikum." Suara perempuan dan laki-laki dari balik pintu.

Tama dan Kiara saling tatap. Suara itu seakan familiar di telinga mereka.

"Siapa ya, Mas?" tanya Kiara. "Aku seperti pernah mendengar suara itu."

"Aku juga seperti pernah mendengarnya. Mungkin dia tetangga kita. Biar aku yang buka." Tama beranjak dari tempat duduknya dan berjalan ke arah pintu.

"Waalaikumsalam," jawab Tama sambil membuka pintu di depannya.

Tama tampak terkejut saat melihat wajah dua orang yang berdiri di depannya. Demikian juga kedua orang yang berada di depan Tama. Mereka juga tampak terkejut melihat keberadaan Tama di lingkungan mereka.

"Kamu."

"Anda."

"Kalian."

Ucap Tama dan kedua orang itu bersamaan.

1
Chy Achyy
Luar biasa
yummy
ini cerita yang rata" pemeran nya pada egois njirr, kalo ga egois ya bego pemerannya
Bahari Sandra Puspita
cerita yang bagus kak sebenarnya..
tapi karena sudah berbau poligami, yang baca jadinya sedikit deh..
btw, tetap semangat ya kakak.. 💪🏻
walaupun harus sad ending dan aku tidak suka itu, tapi aku tetap menghargai semua jerih payahmu untuk menghasilkan karya ini kak..
semoga sehat selalu ya kak.. 😘🥰
Ragil Saputri
akhirnya ngumpul jga ma kluarga,. jgn ngilang" lgi KIA Tama, kasian ortu kalian......
ooo ternyata Roni dijebak dan berakhir di hotel PK polisi....
Ragil Saputri
itu pasti Dira
Ragil Saputri
readers tutup mata dlu Thor 🤭🤭🤭🤭
Ragil Saputri
makanya jgn egois KIA, kasian jga Tama dan kamu pastinya jga tersiksa kan
Ragil Saputri
aku bukan mau nimpuk Wina, aku mau nendang dia sampe ke laut, biar berhenti ganggu KIA dan tama...
Ragil Saputri
kembali ke kluarga kalian lgi
Ragil Saputri
semoga rumah tangga mereka akan baik'saja
Ragil Saputri
ho oh Thor.... kesel pke banget ma Wina....lama" Wina ngelunjak dia
Ragil Saputri
naaaa kn bener..... Wina jdi baper pingin jdi istri kedua beneran .... .gaswat
Ragil Saputri
jelas nyesel lah
Ragil Saputri
terima gk terima, itulah resikonya Kiara.. sama" sakit hati😥
Ragil Saputri
banjir😭😭😭😭😭
Nay
Si Wina caper Mulu .
jadi gregetan pengen tonjok wajahnya
Nay
, Wina wiwina.....
bukannya terima kasihh, malah mau nikung.
Ragil Saputri
jreng jreng....sakit kan hati kamu Kiara
begitupun Tama
Ragil Saputri
beneran ni Tama mo nikah lgi
Ragil Saputri
ampuuun d h KIA...masih aja nyuruh Tama nikah lgi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!