NovelToon NovelToon
Forbidden Lecture

Forbidden Lecture

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen
Popularitas:985
Nilai: 5
Nama Author: Ra H Fadillah

Ia dikenal sebagai dosen yang tenang, rasional, dan tak pernah melanggar batas.
Sampai suatu hari, satu tatapan membuat seluruh prinsipnya runtuh.
Di ruang kelas yang seharusnya netral, hasrat tumbuh diam-diam tak pernah diucapkan, tapi terasa menyesakkan. Setiap pertemuan menjadi ujian antara etika dan keinginan, antara nalar dan sisi manusia yang paling rapuh.
Ini bukan kisah cinta.
Ini adalah cerita tentang batas yang perlahan retak dan harga mahal yang harus dibayar ketika hasrat tak lagi bisa dikendalikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ra H Fadillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24 Jebakan di Ruang Direksi

Clarissa tidak bisa tinggal diam melihat posisinya terancam oleh seorang mahasiswi yang dianggapnya hanya "anak kemarin sore". Dengan dalih ingin membantu, keesokan harinya Clarissa menghampiri meja Airin di dalam ruangan Jordan saat sang CEO sedang turun ke lantai bawah untuk meninjau proyek.

​"Airin, ini ada tambahan data terbaru untuk presentasimu di depan dewan direksi nanti siang. Pak Jordan yang memintaku memberikannya padamu," ucap Clarissa dengan senyum manis yang dipaksakan. Ia menyodorkan sebuah map biru berisi grafik-grafik rumit.

​Airin, dengan sifat polosnya, menerima map itu tanpa curiga sedikit pun. "Terima kasih, Mbak Clarissa. Saya akan segera memasukkannya ke dalam draf."

​"Sama-sama. Oh ya, Pak Jordan bilang datanya harus dimasukkan semua tanpa kecuali, ya," tambah Clarissa sebelum melangkah keluar dengan kilat kemenangan di matanya. Padahal, data di dalam map itu adalah laporan kerugian dari anak perusahaan yang sudah ditutup lima tahun lalu data sampah yang jika dipresentasikan akan membuat Airin terlihat sangat tidak kompeten.

​Siang harinya, ruang rapat besar Abraham Corp sudah penuh dengan para direktur senior yang berwajah kaku. Jordan duduk di kursi utama, tampak bangga dan siap mendukung Airin.

​"Silakan, Airin. Tunjukkan hasil risetmu," ucap Jordan dengan nada menyemangati.

​Airin maju dengan tenang, meski jantungnya berdebar. Ia mulai memaparkan datanya. Namun, saat sampai pada bagian yang diberikan Clarissa, suasana ruangan mendadak berubah. Para direktur mulai saling berbisik, beberapa bahkan menggelengkan kepala dengan raut wajah kecewa.

​"Tunggu dulu," potong salah satu direktur senior dengan nada ketus. "Data apa ini? Kenapa kamu memasukkan angka kerugian dari tahun 2021 untuk proyek tahun 2026? Ini penghinaan bagi kecerdasan kami!"

​Wajah Airin seketika memucat. Ia menatap layar proyektor dengan bingung. "Tapi... saya diberitahu bahwa ini data terbaru..."

​Jordan yang melihat Airin dipojokkan langsung berdiri. Rahangnya mengeras, matanya menatap tajam ke arah layar. Sebagai ahli keuangan, ia tahu seketika bahwa itu adalah sabotase. Ia menoleh ke arah Clarissa yang berdiri di sudut ruangan dengan wajah yang pura-pura terkejut.

​"Airin, siapa yang memberikan data itu padamu?" tanya Jordan. Suaranya rendah namun mengandung badai yang siap meledak.

​Airin melirik Clarissa yang kini menatapnya dengan pandangan mengancam. "Mbak Clarissa yang memberikannya tadi pagi, katanya atas perintahmu, Jordan."

​Seluruh ruangan mendadak sunyi. Jordan berjalan perlahan mendekati Clarissa. Tekanan udara di ruangan itu seolah merosot drastis.

​"Atas perintahku?" tanya Jordan tepat di depan wajah Clarissa. "Sejak kapan aku memberikan perintah untuk menghancurkan riset yang aku awasi sendiri setiap malam?"

​"Maaf, Pak... saya... saya mungkin salah ambil map," gagap Clarissa, kakinya mulai gemetar.

​"Kesalahan seperti ini tidak ada di kamus Abraham Corp. Kamu sengaja ingin mempermalukan Airin di depanku?" Jordan berbalik ke arah dewan direksi. "Rapat ditunda sepuluh menit. Keluar semuanya, kecuali Airin dan Clarissa."

​Begitu ruangan kosong, Jordan menarik Airin ke sisinya, melingkarkan lengannya di pinggang Airin dengan sangat posesif sebagai bentuk perlindungan. Ia menatap Clarissa dengan pandangan yang sangat mematikan.

​"Kamu dipecat, Clarissa. Sekarang juga. Dan jangan harap kamu bisa bekerja di perusahaan mana pun di bawah naungan Abraham Corp atau keluarga Rodriguez," ucap Jordan mutlak.

​"Pak! Tolong... saya sudah bekerja lama"

​"Pergi sebelum aku memanggil keamanan untuk menyeretmu keluar," potong Jordan dingin.

​Setelah Clarissa lari keluar sambil menangis, Jordan segera beralih pada Airin. Ia melihat mata Airin yang mulai berkaca-kaca karena kaget dan malu. Jordan tidak tahan, ia menarik Airin ke dalam pelukannya yang hangat, mengusap punggungnya dengan lembut, dan mengecup keningnya berkali-kali.

​"Maafkan aku, sayang. Aku yang lalai membiarkan ular itu mendekatimu," bisik Jordan menyesal.

​Airin mengerucutkan bibirnya sambil mengusap air mata kecil di sudut matanya. "Aku merasa bodoh karena langsung percaya saja."

​"Kamu tidak bodoh, kamu terlalu tulus. Dan itulah kenapa aku mencintaimu," Jordan mengangkat dagu Airin, lalu mengecup bibirnya dengan lembut untuk menenangkan hatinya yang masih kesal. "Sekarang, lupakan data sampah itu. Gunakan data aslimu. Aku tahu kamu sudah mengerjakannya dengan sempurna."

​Airin mengangguk, merasa keberaniannya kembali berkat dukungan Jordan. Di sisi lain, ia belajar satu hal penting: berada di sisi Jordan berarti ia harus siap menghadapi badai, namun ia juga tahu bahwa Jordan akan selalu menjadi perisai terkuatnya.

1
brawijaya Viloid
jgn lupa update thorrr 🥲
shabiru Al
mungkin karena status yang dmiliki jordan sebagai kelurga abraham kali ya.. jadinya tuan rodriguez menerima baik kehadiran jordan
shabiru Al
keluarga jordan menerima baik airin,, tpi apakah keluarga rodriguez pun sebaliknya...
shabiru Al
benarkah jordan tulus mencintai airin... bukan hanya obsesi semata
shabiru Al
airin udah dtandai sama jordan.. gak akan bisa kabur
shabiru Al
ternyata jordan lawan yang seimbang bagi kelurga rodriguez....
shabiru Al
dan jordan.... apa seimbang dengan keluarga rodriguez ?
shabiru Al
kenapa juga airin mau d intimidasi sama jordan... memangnya seberapa besar nama rodriguez itu ya sampai airin gak mau teman2nya tahu
shabiru Al
ternyata hanya sesama pria yang bisa memahami sikap jordan sama airin,, airin nya polos banget
shabiru Al
mesti kasihan gak sih sama airin ntar d possesifin sama jordan
jajangmyeon
menarik bgt, saran update trus y thor 😊🥳
jajangmyeon
kepo bgt 2 bocah 🤣
brawijaya Viloid
jordan mw ngapain hayoo🤭
brawijaya Viloid
okk
brawijaya Viloid
cool bgt
jajangmyeon
lanjuttt
Anonymous
gantung bgt plis thor update terussss 💪💪
Anonymous
lanjut thor
shabiru Al
mulai dekat nih....
shabiru Al
hhmmm semakin tertarik nih kayaknya jordan sama airin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!