Faizal,,, ada lah seorang dokter yang bekerja di rumah sakit yang terkenal di kota itu. Di balik sukses nya dia, tanpa di sadari oleh siapa pun, kehidupan keluarga yang ia miliki sangat lah kelam dan suram.
Ia pun tidak ingin membawa cerita hidup nya yang kejam itu pada siapa pun, sampai suatu hari semua nya berubah.
Apa kah berubah makin parah atau makin membaik, ikuti lanjutan cerita nya jika ingin tahu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#15
Beberapa hari kemudia, Vina pulang kerumah nya. Bukan karna ia baru di boleh kan pulang. Hanya saja, ia baru mau pulang setelah beberapa hari di rumah sakit.
Ia pun di minta Vina untuk mengantar kan Vina pulang kerumah nya. Ia hanya bisa menuruti permintaan adik sepupu nya ini.
"Vin, kakak harus langsung pulang kerumah sakit ya". Kata Faizal beralasan.
"Kakak gak masuk rumah dulu nih". Kata nya.
"Gak perlu Vin, kakak mau kerumah sakit langsung. Karna kakak masih banyak pekerjaan setelah beberapa hari merawat mu." kata Faizal.
Vina sebenar nya tak yakin jika kakak sepupu nya ini akan kembali kerumah sakit. Kakak nya pasti akan menemui Mela, karna dia sudah lama tidak bertemu dengan Mela.
Walau pun ia, melepas kakak nya pergi. Tapi dia tidak percaya dengan yang kakak nya kata kan. Akhir nya, ia memutus kan untuk mengikuti kakak nya dari jauh.
Benar saja, Faizal memang tidak kerumah sakit. Dia menuju toko bunga milik Mela. Dia berhenti di depan toko bunga Mela.
"Hay.... Mel. Lagi ngapain nih". Kata nya tiba tiba masuk toko bunga.
"Eh,,, kakak. Udah sekesai tugas nya kak". Tanya Mela sambil menata bunga nya. Dan kemudian menghenti kan pekerjaan nya.
"Duduk kak". Kata nya sambil mempersila kan Faizal duduk di kursi dalam toko kecil itu.
"Makasih Mel, kamu sibuk ya akhir akhir ini." kata nya.
"Gak juga lah kak, aku hanya di toko gak ada yang di sibuk kan". Kata nya sambil memberi segelas air.
"Di minum kak, hanya air putih yang ada di sini". Kata nya.
"Makasih ya Mek, gak papa. Apa yang ada syukuri aja lah". Kata Faizal sambil meneguk air yang Mela sedia kan.
"Maaf kan aku ya Mela, soal malam kemaren. Aku udah bohong sama kamu, niat nya mau jalan sama kamu Mel, tapi malah gak jadi". Kata nya dengan wajah menyesal.
"Gak papa kak, aku gak merasa kakak berbojong kok. Lagian kakak kerja, gak mungkin lah kakak bohong kan." kata nya.
Tiba Tiba datang lah Vina yang dari tadi ia bersembunyi di balik pintu toko bunga. Dia mendengar kan apa yang kakak nya kata kan.
"Kakak, kata nya ingin kembali kerumah sakit. Kenapa malah kesini kak". Kata Vina membuat Faizal sangat kaget.
"Vina, kamu kok bisa sampai di sini sih." kata Faizal.
"Aku kesini, bukan masalah penting bagai mana bisa sampai kan kak". Kata Vina.
"Duduk dulu Vina, aku ambil kan kamu minum". Kata Mela.
"Gak perlu, aku kesini hanya ingin mengingat kan kakak ku, jika dia tak boleh melupa kan tujuan awal nya mendekati mu". Kata Vina.
"Maksud kamu apa sih Vin, Aku gak ngerti". Kata Mela.
Mela menatap Faizal, ia ingin Faizal menjelas kan apa maksud kata kata Vina barusan.
"Kamu apa apaan sih Vin, ini masalah kakak kamu gak perlu ikut campur". Kata Faizal marah.
"Kakak jangan lupa kak, tujuan kakak untuk mendekati gadis ini apa, jangan sampai kakak tergoda dengan dia kak". Kata Vina.
"Ada apa ini sebenar nya, kakak bisa kalian jelas kan pada ku. Apa kah yang Vina kata kan. Apa maksud nya, ada maksud apa srbenar nya". Kata Mela ingin penjelasan dari Faizal.
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
sesekali bolehlah di tegasin biar gak ngelunjak
👍👍👍👍👍👍👍
👍👍👍👍
tp sayang akhir cerita kurang mantap
lebih semanhat
lebih bagus lagi
🙏🙏🙏🌹
sabar Faisal smg papamu cpt sadar
🙏🙏🙏
mksih byk