NovelToon NovelToon
Nigista Dan Dunianya

Nigista Dan Dunianya

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Dosen / Lari Saat Hamil / Bad Boy / Diam-Diam Cinta / Cintapertama
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Kak Nya

Nigista, seorang gadis cantik yang terlahir dengan kelebihan yang tak biasa, harus berjuang untuk bertahan hidup di tengah caci maki orang-orang sekitarnya. Dia hanya ingin hidup normal, seperti manusia lainnya, tapi takdir sepertinya tak berpihak padanya.

Nigista Kanaya Putri, nama yang indah, tapi ironisnya, di rumahnya dia lebih sering dipanggil "Si pembawa Sial" oleh ibunya sendiri. Setiap musibah yang menimpa keluarga selalu saja dia yang disalahkan.

Tapi, Nigista memiliki kemampuan unik - dia bisa mendengar bisikan-bisikan dari orang-orang yang butuh pertolongan, sebuah kelebihan yang membuatnya sering merasa terjebak. Di sekolah, dia menjadi target bully-an teman-temannya karena sering menjerit-jerit ketika bisikan itu datang, membuatnya dicap sebagai "gadis aneh"

Yok ikuti kisah Nigista

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kak Nya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nigista Dan Dunianya

"Yaudah kalo lo tetap mau sekolah, tapi kalo sampai lo kenapa-kenapa tanggung sendiri." ucap Adara yang terdengar ketus

Sejak tadi Adara membujuk Gista agar beristirahat saja di rumah karena kondisi Gista masih belum pulih sepenuhnya namun gadis keras kepala itu keukeh mau sekolah.

Hari ini Adara diizinkan membawa mobil sendiri oleh mamanya, karena wanita baya itu ada urusan jadi Adara bisa mengajak Gista pergi kesekolah bersama. Saat sampai disekolah Gista langsung disambut oleh teman-teman barunya.

"Gista!" pekik Anita serta pipit secara bersamaan

"Lo kemana aja la? Kok ngilang." Anita yang bertanya

"Iya kata Adara lo gak pulang seharian?" Pipit ikut bertanya

"Gue ada dirumah, ditempat favorit gue, dasar Adara aja gak peka." ucap Gista dengan senyuman mengukir bibirnya

Adara terdiam mendengar ucapan Gista, ia bukan tak peka tapi bodoh. Bisa-bisanya ia tak tau dimana keberadaan saudarinya.

Brumm.. Brumm..

Bunyi deruman motor terdengar nyaring di telinga, membuat suasana hening seketika. Bunyi deruman motor semakin keras, kemudian berhenti di parkiran sekolah. Raden dan rombongan turun dari motor, melepas helm dan menyunggar kebelakang rambut mereka dengan tangan. Mereka menarik perhatian para siswi-siswi yang berlalu lalang di lapangan maupun di koridor.

"Pagi guys!" suara Gibran serta Irsyad sangat nyaring di antara Raden dan Betran

"Kebiasaan deh kalo datang buat seisi sekolah heboh." celetu Adara

"Ya, kita 'kan tampan rupawan jadi wajar saja para betina tergoda." Gibran menyengir, tak lupa kedipan mata ia berikan pada Adara.

"Uweekkkk! Mau muntah gue dengernya."

"Lo mau muntah karena denger kata-kata gue kan dar? Bukan karena lo hamil—"

Plak!

Adara menampar Gibran yang asal bicara, untung saja tak ada guru yang mendengar ucapannya kalo saja ada mungkin ia akan di panggil ke ruang BK.

"Aw, sakit adindaku ..." Gibran mengelus wajahnya yang terasa perih

"Makannya kalo ngomong itu di saring jangan asal bicara, awas kalo lo ngomong begitu lagi gue jahit mulut lo."

Raden hanya dapat menggelengkan kepala melihat pertengkaran Adara dan Gibran, kedua manusia itu memang tidak pernah akur.

Raden melangkan mendekat Gista. "Udah sehat?"

Gista menoleh. "Udah, makasih ya udah nolongin gue kemarin."

"Udah sehat? Emang lo sakit apa sta?" tanya Irsyad yang berada di dekat Raden

Mendengar ucapan Irsyad membuat semua ikut menatap Gista.

"Kemarin Gista sakit makannya gak masuk sekolah.." ucap Raden membuat teman-temannya di buat heran

"Kok lo bisa tau den?" tanya Betran

"Nah kali ini gue setuju sama pertanyaan si tukang marah." timpal Gibran membuat Betran mendelik

"Kemarin 'kan gue anter Adara, gimana sih kok pada lupa."

"Hehe iya juga ya, lo 'kan emang selalu anter Adara tapi kok belum di resmi-resmikan sih hubunganya." sindir Anita.

"Adara juga butuh kepastian kali, iyakan dar?" timpal Pipit

"Apasih kalian, jangan di dengerin den." ucap Adara yang terlihat tak suka namun di hatinya berbeda lagi

'Jadi Raden sama Adara sedeket itu, apa jangan-jangan orang yang Adara sering ceritakan itu Raden ya?' batin Gista

"Oh iya den, lo kemaren kan belom jelasin sama gue kenapa lu bisa masuk ke rumah gue padahalkan gue lihat lo udah pulang kemaren sebelum gue masuk kedalam rumah." Adara mengalihkan pembicaraan, ia tau jika Raden merasa risih dengan olok-olokan teman-temannya.

"Oh itu, kemaren gue mau ajak lo jalan sama yang lain eh pas gue puter balik gue denger suara lo minta tolong jadi gue langsung masuk aja.." ucap Raden yang tentunya berbohong sebenarnya ia ingin memastikan Gista sudah pulang atau belum

"Idih sok-sok'an mau ajak Adara jalan sama kita-kita, bilang aja lo cuma mau berduaan sama Adara 'kan?" ucap Anita

"Aaaa.. atau jangan-jangan Raden mau nembak lo dar?" Pipit berteriak histeris membuat semua orang menatap ke arah mereka

Wajah Adara memanas, tidak bisa di pungkiri perkataan teman-temannya membuat dirinya salah tingkah. Ya, Adara sudah menaruh hati pada Raden pada saat mereka pertama kali ketemu, apalagi dengan perhatian dan kepedulian yang selalu Raden berikan membuatnya jatuh hati pada laki-laki itu semakin dalam.

"Gue duluan ke kelas ya." ucap Gibran serta Gista secara bersamaan

"Widih kompak amat, kok bisa ngomong barengan gitu." ucap Irsyad yang tak mendapati respon dari keduanya, Gibran serta Gista pergi begitu saja dari sana.

______

"Lo serius sta gak ikut camping?" tanya Raden dan yang lainnya

Saat ini mereka tenga berada di kantin, menikmati makan siang sembari membahas persoalan camping.

Gista menganggukan kepalanya sebagai jawaban.

"Kenapa?"

"Gak papa gak suka aja dunia luar, banyak bahayanya." bohong Gista, sebenarnya ia sangat suka hal-hal yang berbau pertualangan

"Yah, padahal ini camping pertama kita bareng lo sta masa lo gak ikut sih." ucap Anita dengan wajah memelasnya

"Ikut aja sta, seru tau." timpal yang lainnya

Gista menggelengkan kepalanya. "Gue gak bisa."

"Alasanya?" Raden yang tadinya hanya diam kini ikut bersuara, ia menatap Gista dengan lekat.

Gista ikut menatap padanya. "Gak suka aja." ucapnya setelah memalingkan wajahnya

"Bohong!" ucap Raden membuat semua menyercit

"G-gue selesai, gue duluan ya kekelas." Gista meninggalkan makanannya yang belum dia sentuh sama sekali.

Sejak tadi Adara memperhatikan cara Raden berbicara dengan Gista, tatapan keduanya memiliki makna yang berbeda mengingatkan Adara prihal kejadian kemaren sore.

Flasback on:

Langkah Adara terhenti di ambang pintu, ia yang hendak masuk kamar Gista seketika mengurungkan niatnya. Adara mengintip di sela-sela pintu kamar Gista, ia di buat terkejut saat melihat Gista dan Raden berpelukan bahkan Gista menceritakan semua rasa sakitnya pada Raden.

"Sejak kapan Gista mau cerita sama sembarangan orang prihal masalahnya? Apa jangan-jangan mereka memiliki hubungan khusus." gungam Adara

Adara memalingkan wajahnya saat melihat Raden menghapus air mata Gista, bahkan kata-kata yang Raden ucapan untuk menenangkan Gista itu seperti seorang laki-laki yang menenangkan kekasihnya.

"Kenapa sakit banget ya liatnya?"

Flashback off

"Daraaaaa, lo kenapa bengong aja?" Anita berteriak tepat di telinga Adara membuat sang empuh berdecak kesal

"Ck! udah berapa kali gue bilang kalo dara it—"

"Dara itu panggilan khusus dari mama lo dan calon suami lo nanti." potong Anita, ia sudah tau apa yang hendak Adara katakan

Semua tertawa mendengar penuturan dari Anita, "lo udah ada calon suami dar?" tanya Gibran yang seperti mengejek Adara

"Ada dong,"

"Siapa?"

"Intinya buka lo." ucap Adara membuat raut wajah Gibran seketika berubah, sementara teman-temannya yang lain menertawakannya.

1
Asep Dahiman
bagus banget
Dania Kymberli: Di tunggu ya kelanjutannya
total 1 replies
Asep Dahiman
lanjut kak cerita nya bagus banget👍
Melisa
I LOVE YOU TU RADEN🤭🤭
Dania Kymberli: Hei jangan menggatal ke cowok orang🤣
total 1 replies
Melisa
Rebutan 🤣
Melisa: Kyk gw dulu pas masih SD kls 1 ntah 2 ya itu 🤭 disukai duo cwok inisial
Z&R, tpi skrng mereka dh ga ngejar gw LG 😭
total 2 replies
reva1616
lanjut kaa
falea sezi
males klo emak nya g di tangkep
falea sezi
adara. goblok. laporin emak lo yg penjahat itu Gista jg diem. aja oon
falea sezi
mending Gista pergi g sekolah cari krja aja
falea sezi
kayak nya Gista bukan anak nya mungkin anak angkat atau anak selingkuh an suami nya kali aja makanya emak Gista benci bgt
Dania Kymberli: Bisa jadi/Shhh/
total 1 replies
Melisa
Lanjuttt secepatnya 😭💪💪💪
Melisa
kapan nih di upload?
Melisa
Lanjut secepatnya 💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Naomi Simanjuntak
next double upp dong kakk plliiuusss 🙏
Naomi Simanjuntak
semangat ya bikin povvnnyyaa kakkkk 🥰💪
Naomi Simanjuntak
jngn lama yh kakk uuupppnnnyyyyaaaa 🙏
Naomi Simanjuntak
kakk malam ni povnnyyaa bisa lanjut ga 😢
Naomi Simanjuntak
next kak bisa bikin cerita yang panjang gak soalnya seru banget sama penasaran jalan cerita selanjutnya gmna lagi🥹🙏
Naomi Simanjuntak
next double upp dong kakk plliiuusss 🙏
Naomi Simanjuntak
semangat ya bikin povvnnyyaa kakkkk 🥰💪
Naomi Simanjuntak
jngn lama yh kakk uuupppnnnyyyyaaaa 🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!