NovelToon NovelToon
Touch Me, Uncle Dom!

Touch Me, Uncle Dom!

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Beda Usia / Romansa / Tamat
Popularitas:15M
Nilai: 4.9
Nama Author: lena linol

Sequel dari novel Pesona Ayah Mertua.

Terpaksa menikah dengan Uncle Dom yang super dingin datar, membuat Emily merasa seperti tokoh protagonis wanita yang ada di dalam novel yang berperan menjadi istri yang tidak di inginkan oleh suaminya sendiri.

Penasaran dengan kisahnya? Jangan lupa subscribe agar kalian tidak ketinggalan pemberitahuan update Novel ini.

Follow IG emak @Thalinda Lena

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

First Kiss

Dom menatap Emily dengan sangat tajam. Ia kini menghimpit tubuh Emily yang kecil di pintu kamarnya itu.

"Uncle." Emily tidak berani menatap Dom, ia memejamkan kedua matanya dengan erat. Apalagi saat deru nafas yang hangat dan beraroma mint itu menerpa wajahnya, membuat seluruh tubuh Emily meremang. Jantungnya berdegup dengan kencang, baru pertama kalinya dirinya merasa takut seperti ini kepada pria datar itu.

Dom memiringkan kepalanya, menatap wajah Emily dengan instens. Gadis cantik itu semakin terlihat sangat cantik dan manis jika di lihat dari dekat. Tatapan Dom beralih pada bibir Emily yang mungil dan ranum.

Emily membuka kedua matanya saat merasakan bibirnya di sentuh dengan jemari Dom dengan gerakan lembut.

"Kamu pernah berkata jika ingin belajar berciuman," ucap Dom dengan datar, tatapan tajamnya kini beralih menatap manik biru milik Emily yang terlihat sangat indah.

"Aku ... tidak jadi, aku menarik semua ucapanku yang pernah kukatakan kepadamu," jawab Emily gugup. Ia saat ini merasakan takut saat melihat Dom terlihat lain dari biasanya.

Dom kini menangkup sebelah sisi wajah Emily. Jantung Emily seolah ingin lepas dari tempatnya, dan nafasnya kian memburu saat Dom semakin mendekatkan wajahnya.

Emily menahan nafasnya saat benda kenyal itu mendarat di permukaan bibirnya.

Emily dan Dom saling memejamkan mata. Keduanya saling meresapi dan menikmati bibir mereka yang saling menyatu. Debaran jantung mereka saling beradu, dan deru nafas keduanya seolah menjadi pengiring musik dalam kesunyian kamar dan suasana yang tidak menentu itu.

Dalam hati mereka berkata. "Seperti ini rasanya berciuman?"

Bibir mereka hanya menempel saja. Dom sebenarnya ingin melakukan hal yang lebih dari itu, mengikuti nalurinya, akan tetapi dirinya takut jika melewati batasnya. Karena bagian bawah sana sudah mulai berdiri tegak. Dirinya pria dewasa dan tahu apa yang sedang ia rasakan saat ini.

Dengan terpaksa ia melepaskan tautan bibirnya. Lalu kembali memasang wajah datar dan menatap tajam Emily.

"Keluar dari sini! Anggap yanh tadi adalah hukuman untukmu karena sudah berani memasuki kamarku tanpa izin!" desis Dom dengan tajam.

Seketika itu dada Emily terasa sangat sesak, kedua matanya sudah memerah dan menahan tangisnya. Kemudian ia segera keluar dari kamar tersebut dengan perasaan yang sakit luar biasa.

Dom mengacak rambut gondrongnya ketika Emily sudah keluar dari kamarnya.

"Apa yang sudah aku lakukan?!" Dom menjadi kesal sendiri karena ia tidak bisa menahan dirinya.

Dom mengusap bibirnya dengan ibu jarinya. Bibir Emily yang lembut dan kenyal masih begitu terasa di dalam benaknya.

*

*

"Lily!" seru Bibi Jasmine saat melihat gadis cantik itu keluar dari kamar Dom.

"Bibi." Lily menoleh ke arah wanita paruh baya itu.

"Kamu dari kamar Dom?" Bibi menatap gadis cantik bermata biru itu dengan selidik.

"I-iya, aku hanya ingin membangunkannya karena sudah siang," ucap Lily dengan cepat mencari alasan, lalu memeluk Bibi Jasmine dengan erat, melepaskan kerinduan karena sudah lama tidak berjumpa.

"Bibi apa kabar?" Emily mengalihkan pembicaraan.

"Kabar buruk. Bibi sedih karena Dom sampai saat ini belum menikah," jawab Bibi Jasmine, memulai aktingnya.

"Sabar, Bi. Semoga Uncle segera mendapatkan jodohnya," ucap Emily mengusap lengan Bibi Jasmine.

"Kamu mau menikah dengan Dom?" tanya Bibi tanpa basa basi.

"Aku? Dengan Uncle? Ha ha ha, Bibi ini lucu sekali." Emily tertawa hambar sambil bertepuk tangan.

***

Lily di cium Dom, kenapa Emak yang merasakannya ya? 🤣🤣

Mengiba minta Vote-nya, udah hari senin bestie❤❤

1
Erina Munir
aju takut tinggi thor...pobia tinggi...😔
Erina Munir
ikutin aja sonya....🤣🤣🤣
Erina Munir
o on aja yg ceweknya...knp mau ...De el deh luuh
Erina Munir
black geer nih yee 😄😄😄😄
Erina Munir
hahaaa...masa sihh bau prasaan sih eenya bayi ga bau deeh....aah othor bisa aja niih
Erina Munir
dasarr dompreet 🤣🤣🤣🤣
Erina Munir
dom kurang peka ya sm lily
Erina Munir
🤣🤣🤣🤣🤣 hrs nurut kesian nnti bayinya kan ga tau klo ada kuman2 d jenggot km dom
Erina Munir
semoga black berjodoh dngn sonya
Erina Munir
ayuuh luuh arraa
Erina Munir
ok outhoor
Erina Munir
ahaahaa arra mang udh gila pas kenal carlos
Erina Munir
kayanya ada yg kangeen arra niihh 😄😄😄
Erina Munir
ihhh arra berani bneer ya...
Erina Munir
dasar dompreet....jdi doyan ya kau
Erina Munir
ahaaahaa deddy encokaan yaa
Erina Munir
ahaaaahaaa kocak othor takut juga d slepet 🤣🤣🤣
Erina Munir
hahaaa othor ada2 aja
Erina Munir
kerjain sja s carlos arra
Erina Munir
ya ampuunn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!