NovelToon NovelToon
Supreme Imortal System

Supreme Imortal System

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Action / Sistem / Reinkarnasi / Budidaya dan Peningkatan / Kelahiran kembali menjadi kuat / Tamat
Popularitas:10.7k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Pensiun sebagai pembunuh nomor satu karena penyakit mematikan, Kenzo bereinkarnasi ke dalam novel kultivasi buatannya sendiri. Berbekal 'Sistem Sampah' yang ia modifikasi menjadi senjata maut dan pengetahuan sebagai sang pencipta, Kenzo siap membantai siapa pun yang berani mengusik waktu santainya bersama sang putri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15: Kolam Rembulan dan Kartu As

​Satu bulan telah berlalu sejak Kenzo menapakkan kaki di dunia novel ini. Namun, sang pembunuh legendaris yang biasanya memiliki kontrol diri baja itu kini tampak lebih kusam. Lingkaran hitam tipis menghiasi matanya, bukan karena kurang tidur, melainkan karena menatap layar sistem terlalu lama.

​[Ding!]

[Selamat! Anda mendapatkan gelar: 'Penjudi Ampas Sejati'.]

[Efek: Kesempatan mendapatkan hadiah langka meningkat menjadi 10%, namun rasa kesal Anda meningkat 100%.]

​Kenzo menghela napas panjang, menutup layar transparan itu dengan gerakan lesu. "Haah... Gelar macam apa itu? Benar-benar penghinaan," gumamnya. "Mulai sekarang, aku akan berhemat. Poin ini harus digunakan untuk hal yang lebih berguna daripada sekadar mendapatkan kaus kaki bolong."

​"Sudah kubilang, berhenti berjudi! Kau itu Kreator atau pecandu kasino?" Ling Yue muncul dari balik gubuk, membawa nampan berisi buah-buahan. Ia menatap Kenzo dengan tatapan menghakimi yang sangat tajam.

​Kenzo tidak membela diri. Ia hanya merebahkan tubuhnya lebih dalam ke kursi malas, membiarkan keheningan hutan menyelimutinya. Baginya, rasa malas adalah bentuk perlawanan terbaik terhadap takdir yang berisik.

​Malam harinya, setelah hampir seharian tidak melakukan apa pun selain bernapas, Kenzo bangkit. Ia melangkah masuk ke dalam gubuk dengan langkah tanpa suara. Di atas tempat tidur besar yang ia beli bulan lalu, ia melihat pemandangan yang tak pernah ia bayangkan saat menulis novel ini: Ling Yue tidur terlelap dengan Lin-er yang memeluk lengannya erat.

​Wajah Ling Yue tampak tenang, tidak ada lagi omelan atau kerutan kesal. Kenzo menatap mereka sejenak, sebuah perasaan hangat yang asing menggelitik dadanya yang pernah sakit.

​"Dia benar-benar sudah menjadi ibu bagi anak itu," batin Kenzo. "Baguslah. Dengan begitu, aku bisa bermalas-malasan lebih banyak tanpa merasa bersalah."

​Ia berbalik dan keluar, memutuskan untuk berjalan-jalan di sekitar rumahnya. Setelah berjalan beberapa ratus meter menembus kabut malam, ia menemukan sesuatu yang baru di balik rimbunnya pohon bambu. Sebuah kolam kecil dengan air yang sejernih kristal, memancarkan cahaya biru lembut di bawah sinar rembulan.

​[Ding!]

[Kolam Spiritual Tingkat 1.]

[Fungsi: Memurnikan Meridian, mempercepat pengumpulan Qi, dan memberikan relaksasi total pada sistem saraf.]

​"Ternyata sistem ini masih punya sedikit sisa kebaikan." ucap Kenzo. Tanpa pikir panjang, ia melepaskan bajunya dan melompat ke dalam air yang sejuk itu.

​Byurr!

​Seketika, ia merasakan sensasi jutaan jarum halus yang menyegarkan menusuk pori-porinya. Energi Qi yang murni mengalir masuk ke dalam tubuhnya tanpa perlu dipaksa. Dalam hitungan jam, Dantian-nya berputar lebih cepat, memadat, dan mengeras.

​[Selamat! Anda telah mencapai puncak Ranah Pembentukan Dasar!]

​Kenzo keluar dari kolam, merasakan tubuhnya seringan kapas. Otot-ototnya yang dulu kaku kini memiliki elastisitas dan kekuatan yang jauh melampaui manusia biasa. "Hidup tenang memang indah." bisiknya sambil mengenakan kembali pakaiannya.

​Namun, ketenangannya pecah saat sebuah dahan pohon patah di belakangnya.

​"Ternyata hanya seorang kultivator lemah yang sedang mandi malam," suara serak seorang pria muncul dari kegelapan. Seorang pria paruh baya dengan pakaian serba hitam dan aura membunuh yang pekat keluar dari balik pohon. "Keberuntunganku bagus sekali. Membunuhmu akan sangat mudah."

​Kenzo menyipitkan mata. Ia baru menyadari satu hal bodoh: ia tidak membawa Sniper Qi-nya karena merasa tempat ini aman. Berdasarkan tekanan energinya, pria ini setidaknya berada di Ranah Inti Emas Tengah.

​"Sial. Tanpa senjata, aku tidak mungkin menang hanya dengan kekuatan fisik melawan Inti Emas ke atas. Aku bisa bertahan sebentar, tapi pada akhirnya aku akan hancur." pikir Kenzo cepat.

​Pria itu menyeringai, pedangnya bersinar hijau saat ia menerjang maju. "Mati kau, rakyat jelata!"

​Namun, tepat sebelum ujung pedang itu menyentuh lehernya, Kenzo justru tersenyum tipis. Sebuah senyuman yang membuat si penyerang tiba-tiba merasa merinding.

​"Apa?! Kenapa kau tersenyum, hah?!" teriak pria itu bingung.

​"Karena aku masih punya satu Kartu As yang tersisa." ucap Kenzo tenang.

​Ia merogoh saku celananya yang masih basah dan mengeluarkan sebuah kartu merah membara. Begitu Kenzo mengalirkan sedikit Qi-nya ke kartu itu, seluruh hutan seketika menjadi panas. Sebuah bola api raksasa seukuran rumah muncul di antara Kenzo dan musuhnya.

​[Tembakan Bola Api Absolut: Aktif!]

​WHOOSH! DUAARRRR!!!

​Ledakan api yang luar biasa menerjang maju, melahap pria itu seketika hingga ia bahkan tidak sempat berteriak. Hutan di depan Kenzo berubah menjadi lautan api dalam sekejap, menyisakan jalur hangus sepanjang seratus meter. Musuhnya? Jangankan tulang, debunya pun sudah terbang ditiup angin.

​Kenzo berdiri diam, menatap kehancuran di depannya dengan wajah datar. "Ups. Sepertinya kekuatan kartu ini terlalu berlebihan untuk satu orang saja. Sayang sekali poin yang kugunakan untuk mendapatkannya."

​Ia berbalik dan berjalan pulang, mengabaikan api yang mulai padam oleh energi kolam spiritual. Besok pagi, ia pasti akan diomeli Ling Yue karena merusak pemandangan, tapi setidaknya ia masih bisa tidur siang besok.

1
I'm Nao
trauma sudah beliau 😬😬😅😅
I'm Nao
tolong bersabar ini ujian 🤗🤗🤗
I'm Nao
"turut mengheningkan cipta" kata si bodoh 😅😅😅
I'm Nao
hormat komandan!!!! pejuang kita akhirnya dapat ber istirahat dengan tenang 😬😬😬😬
I'm Nao
ekhem ini adalah sesuatu yang berada di luar logika sistem dan kamu masih terlalu kecil nak 😉😉😉
I'm Nao
houuuuu mengerikan 😬😬😬
I'm Nao
......kering pun kering wak 😅😅😅😅
I'm Nao: rillll
total 2 replies
I'm Nao
.....😐😐😐...........Allllamak😮😮😮
I'm Nao
😐😐😮😮😮😮😮😮😮
I'm Nao
anjay mulai berguna......



sebentar😅😅
I'm Nao: wkwkwkwkwkwkw
total 2 replies
I'm Nao
🤣🤣🤣🤣
I'm Nao
🤣🤣🤣
I'm Nao
anjirlah mau di smackdown juga wkwkwk 🤣🤣🤣🤣🤣
Agen One: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
/Skull/
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
ngakak🤣🤣🤣
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
satu kali tembak langsung modaaarr
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
Sistem nya tidak berkutik/CoolGuy/
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
Bagus dan menarik. semangat teruzzzz
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
/Doge/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!