NovelToon NovelToon
Gadis Bar Bar Dan CEO Arogan

Gadis Bar Bar Dan CEO Arogan

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Keluarga / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama / Harem / Cintapertama
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: giyonk17

" jadi aku harus menikah dengan nya "!! gumam seorang gadis yang sedang ber si tatap dengan laki laki tampan di hadapnya saat ini.
"aku tidak bisa membayangkan jika punya istri seperti dia"! gumam laki laki tersebut di dalam hati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon giyonk17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 15

Sarline pun segera beranjak dari duduknya dan pergi keluar kamarnya meninggalkan saka yang masih duduk di ranjangnya.

"Sarline"!! Teriak saka sambil menyusul langkah sang adik keluar kamar dan menuruni anak tangga.

Sarline celingukan mencari papa dan mama nya yang tidak ada di lantai bawah.

"Dimana papa dan mama"! Tanya sarline kepada pak Herry yang saat ini sudah berdiri di samping meja makan.

"Tuan dan nyonya Baru saja keluar ,nona"! Jawab pak Herry.

"Jadi apa yang dikatakan kak saka benar ya"! Kata sarline sambil mendudukkan bokongnya di kursi meja makan tersebut.

"Bagaimana"! Tanya Saka yang sedikit ngos ngosan karena sedikit berlari saat menuruni anak tangga.

"Mereka sudah pergi"! Sahut sarline.

"Jadi bagaimana ,mau bareng apa tidak"! Kembali saka memberikan tawaran yang sangat jarang sekali di ucapkan, bahkan tidak pernah sama sekali.

"Halah, bilang saja mau ketemu Alea"! Gumam sarline lirih sambil melirik kearah saka yang sudah mengambil sandwich di hadapanya.

"Baiklah ,kalau memang kakak memaksa"! Jawab sarline akhirnya. Keduanya pun sarapan pagi itu Tanpa di temani mama Zahra dan tuan bhara, karena kedua orang tuanya sebenarnya sedang berkunjung ke rumah tuan sagata ,barusan dapet kabar jika nyonya Farah kesehatannya menurun.

"Selamat pagi,boss, nona"! Sapa asisten Dika yang sudah menunggu disamping mobil.

Hemmm"!! Sahut sarline, saka dan Asisten Dika pun sontak menatap ke arah gadis berseragam putih abu abu itu.

"Seharusnya aku yang bilang seperti itu"!tegur  saka .

"Kelamaan"!! Sahut sarline lalu masuk begitu saja kedalam mobil sebelum asisten Dika sempat membuka Kanya . Saka hanya menggeleng kan kepalanya lalu masuk kedalam mobil dan duduk disamping sarline.

"Dia kenapa sih, kemaren saja memandangku sampai aku keluar keringat dingin,tapi sekarang cuek nya tidak ketulungan,"! Gumam asisten Dika sambil berjalan masuk menuju kursi kemudi.

15 menit berlalu ,mobil hitam tersebut telah sampai di depan sekolahan elit di kota tersebut, sarline langsung saja akan turun dari mobilnya namun menatap sekilas ke arah sang kakak yang sedang celingukan mencari sesuatu.

"Aku lupa, Alea tidak masuk hari ini tadi bilang katanya kurang enak badan"! Kata sarline lalu keluar dari dalam mobil begitu saja.

"Apa"!! Pekik saka seketika dadanya terasa sesak mendengar jika Alea sakit.

"Jalan,dik"! Kata saja dari kursi belakang, wajahnya nampak begitu cemas setelah mendengar kabar tersebut. Dika pun menyadari hal itu saat tatapanya tak sengaja melihat boss nya dari kaca spion.

"Dia sakit apa, kenapa tidak memberiku kabar"! Gumam saka sambil menatap layar ponselnya, dan seketika itu saka baru ingat jika dirinya tidak punya nomor Alea.

"Bodoh, sebenarnya ini hubungannya bagaimana,kenapa aku tidak punya nomor ponselnya"! Geruntuh saka semakin bertambah kesal dan khawatir menjadi satu.

"Boss apa ada masalah"! Tanya asisten Dika memberanikan diri .

"Hemmm, tidak"! Sahut saka yang tidak ingin jika laki laki di depanya ini sampai tahu apa yang dia rasakan.

Sesampainya di kantor pikiran saka masih tertuju ke pada Alea,bahkan hampir 2 jam menatap leptop didepanya fokus saka sangat terganggu ,dia hanya diam mematung tidak berbuat apa apa pada berkas dan leptop tersebut.

"Tidak bisa jika diam begini saja"! Gumam saka lalu beranjak pergi bagitu saja meninggalkan kantornya tanpa memberitahu asisten Dika yang sedang sibuk di ruangannya.

Saka keluar dan memakai mobil kantor menuju rumah Alea,, Setelah berputar putar hampir 30 menit akhinya mobil hitam itu sampai di depan rumah yang semalam dia lihat.

"Benar ini kan rumahnya"! Gumam saka dalam hati sambil menatap rumah di sederhana yang masih tertutup itu. Perlahan saka membuka pintu mobil dan membawa sebuah totelvbag berisi roti dan buah.

"Permisi ,apa ini benar rumah Alea"! Tanya saka memastikan kepada seorang bapak bapak yang kebetulan lewat .

"Benar tuan"! Sahut bapak tersebut dengan ramah, saka mengangguk lalu melangkah mendekat ke arah pintu yang tertutup itu.

Tok .tok.tok.

Saka mengetuk pintu,namun tidak ada tanda tanda seseorang membukakannya.

Tok.tok.tok.

Kembali tangan saka mengetuknya dan sedikit lebih keras .

"Tunggu"!! Sahut seseorang dari dalam ,mendengar suara itu jantung saka semakin berdetak kencang ,entah berisik apa saat ini di dalam jantungnya.

Alea melangkah perlahan menghampiri pintu depan kepalanya sedikit pusing, ketepatan hari ini Bu Hanik tidak ada dirumah, wanita paruh baya itu sedang membuat kue di acara orang hajatan di komplek perumahan tersebut, karena sudah di booking sejak satu Minggu yang lalu,alhasil Bu Hanik tidak bisa membatalkannya meskipun dirinya tahu jika Alea sedang kuran enak badan saat ini.

Ceklek "!!

"Siap"!! Mata Alea terbelalak sempurna Bahkan dirinya belum selesai berucap sudah terkena serangan jantung dadakan,karena melihat kekasih pura pura nya yang sudah berdiri didepan pintu ,meskipun wajahnya datar dan dingin seperti beruang kutub, namun aura ketampanan nya tidak kaleng kaleng .

Alea bertambah mumet dan tiba tiba.

Bruk"!!

Alea jatuh pingsan tepat di dada bidang saka.

"Lah, malah semaput"! Seru saka tak kalah kaget.saka segera membopong tubuh alea dan membaringkannya di sofa ruang tamu tersebut.

"Dia beneran sakit ya, keningnya panas sekali,Alea, Al"! Panggil saka sambil mengguncang lenganya pelan tapi masih ada respon.

"Piye Iki"! Gumam saka seketika ikut panik.

"Apa mungkin aku telpon om Vano, tapi,aarg"!! Saka dilema bahkan dirinya kini sudah mondar mandir tidak jelas seperti setelika .

Akhirnya saka pun lancang masuk kedalam kamar dan mencari minyak telon ,tapi masalahnya dia salah masuk,bukanya kamar Alea malah kamar Bu Hanik yang dia masukin.

"Ini tidak salah kamar Alea,kenapa begini" gumam saka mata masih celingukan mencari apa yang bisa membuat Alea sadar, matanya pun langsung menangkap sebuah minyak kayu putih yang teronggok di atas meja.

"Ini dia, semoga jaga tidak ketahuan aku sudah masuk masuk kamar,kan tidak lucu seorang CEO dituduh maling"! Kata saka lirih lalu segera keluar dari dalam kamar tersebut, untung masih dalam keadaan sepi, saka langsung saja berjongkok di samping Alea dan mulai membalurkan minyak kayu putih tersebut pada tangan dan kaki Alea , semula perasaanya baik baik saja ,hanya rasa khawatir yang berada di dalam hatinya,namun saat tanganya akan mengoleskan minyak tersebut pada perut rata Alea, seketika rasa panas menyerang tubuhnya.

"Al, maaf ya ini tidak seperti yang kamu bayangkan, aku hanya menolongmu, jadi jangan kepedean dulu"! Kata saka dengan tangan bergetar, saka menaikan kaos yang menempel pada tubuh Alea.

Glek"?!

Saka menelan ludah nya kasar saat melihat perut putih Alea. Tanganya bergetar hebat bahkan keringat dingin mulai keluar dari pelipisnya. Perlahan saka memegang perut rata Alea dengan telapak tanganya yang sudah di tuangin minyak kayu putih,.

"Al, jangan mendesah,tahan jika kamu merasakan sesuatu"! Saka berkata dalam hati matanya masih fokus pada perut Alea.

Deg. deg. deg.

Jantung saka berdetak tak karuan karuan ,sarang ular piton di bawah sana mulai bereaksi dengan cepat saka menarik tanganya yang masih menempel pada perut Alea dan menutup kembali dengan kaos . Saka mengoleskan minyak tersebut pada kening dan hidung Alea, perlahan gadis cantik itu mengerjapkan matanya.

1
Reni Anjarwani
seru deh lanjut semanggat doubel up
Siti Khoyimah
🤭🤭 saka aq ikut traveling lo
Reni Anjarwani
ya ampun seru , otaknya pada ngeres semua
Siti Khoyimah
semngat thor ,aq suka saka mode CB
Reni Anjarwani
seru bgt thor ceritanya doubel up thor
Siti Khoyimah
lnjut
Reni Anjarwani
lanjut thor seruu bgt
Siti Khoyimah
🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!