Untuk readers sekalian. Mohon maaf bahwasannya novel PRESDIR SUAMIKU ini masih dalam tahapan Revisi. Oleh karena itu apabila ada yang salah dalam penulisan mohon dimaafkan.
TERIMA KASIH😊😊
Dia adalah Anna seorang mahasiswa...seorang yang suka kerja keras membantu kehidupan keluarganya...ayah yang sudah sakit-sakitan terpaksa harus mencukupi kebetuhan keluarganya dan membanti membiyayai kuliah adik tersayangnya.
Dia adalah Galuh seorang laki-laki dingin, yang tidak terima orang terdekatnya terluka, dia seorang presdir di salah satu perusahaan terbesar di kota A.
Bagaimana mereka bisa disatukan dengan watak yang bertolak belakang tersebut...apakah waktu bisa menyatukannya!
Penasaran??? Yuk baca ceritanya ya readers.
IG : gx_shi7
YouTube : Nadila Sizy
Jangan lupa komen,vote dan like nya yah...
update : Selasa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nadila sizy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aku rindu kamu
" Tapi aku tidak mau cari wanita lain, aku mencintai kamu Anna, tidak ada tempat lagi di hatiku ini untuk wanita lain, aku hanya mencuntai kamu. Apa kamu tidak lihat itu semua Anna? " Galuh menarik tangan Anna yang menjauh.
" Tapi aku tidak mencintaimu presdir, apa kamu paham! " kata Anna dengan menahan marahnya. Entah kenapa Anna sedikit sakit di dadanya mengatakan hal itu namun dia tidak tahu kenapa hal itu terjadi.
Anna sebenarnya sudah mulai tumbuh benih sukanya kepada Galuh tapi dia tidak tahu apakah dia juga mencintai Galuh atau tidak, dia tidak mau suatu hari nanti ketika dia suka Galuh dan Galuh merasa bosan hingga akan melepaskannya karena kekurangannya maka dia lebih baik menyimpan perasaannya dari pada sakit hati suatu hari nanti.
" Apa kamu serius dengan perkataanmu itu Anna? Aku akan menerima semua perkataanmu. Tapi, aku akan selalu menunggu kamu sampai kamu benar-benar mencintai ku suatu hari nanti, hingga suatu saat nanti, aku akan menunggu kamu untuk mendekati aku. Kamu harus ingat bahwa aku sangat mencintai kamu dan tidak akan ada ruang di hati ini untuk wanita lain, aku akan pergi, kamu harus jaga dirimu, jangan sampai aku datang kesini karena mendengar kabar buruk tentang kamu lagi. " kata Galuh berjalan keluar dari rumah Anna.
" Kenapa! Kenapa hati ini sakit melihat pria itu meninggalkan ku, perasaan apakah ini? Aku tidak boleh membuat diriku seperti ini, aku sebelumnya baik-baik saja tanpa pria ini disisiku, maka aku akan kembali seperti dulu lagi. Harus! " kata anna memegang dadanya yang sakit melihat kepergian Galuh.
Satu minggu kemudian.
"Anna, Anna, kamu kesini sebentar, aku sudah lihat jadwal kamu yang ikut lomba melukis itu, lombanya akan dimulai besok, kamu harus siapkan beberapa peralatan penting yang mungkin akan dibutuhkan besok. "
" Oke, oke aku akan pulang sekarang, tapi aku akan beli beberapa peralatan melukis di mall, kamu temanin aku yah. " ajak Anna memegang tangan Sisi.
" Baiklah, aku siap-siap dulu yah. " balas Sisi mengambil tasnya.
" Yaudah kita pergi sekarang yuk! " mata Anna menarik tangan Sisi yang sudah selesai beres-beres.
Di Mall
Tidak sengaja Anna bertemu Galuh, tapi mereka seolah tidak kenal satu sama lain.
Kenapa juga dia bisa ada disini, bikin aku merasa canggung saja untuk melihatnya tapi kenapa hati ini merasa nyaman melihatnya setelah seminggu kita tidak bertemu, aku merasakan kebahagian yang tidak bisa aku ungkapkan rasanya. gumam Anna dalam hatinya melihat ke Galuh.
Dipandangan Galuh melihat Anna di depannya.
Anna, sudah seminggu lamanya aku mencoba menjauhi kamu dengan hati yang terpaksa untuk melakukannya, kenapa sekarang kamu baru muncul sekarang? Apa kamu tidak tahu betapa aku sangat merindukan kamu selama seminggu ini, walaupun hanya seminggu tapi aku seolah sudah sangat lama merindukan kamu. gumam Galuh dalam hatinya menatap Anna
" Eh, itu bukannya presdir dan asistennya yang kemarin itu kita temui di pendaftaran lomba melukis kamu anna? "bisik Sisi.
Sisi pun menarik Anna agar mendekati Galuh.
" Hallo presdir! " kata sisi memberi hormat kepada Galuh.
" Hallo nona, bagaimana kabar kalian? " tanya Galuh menatap Anna.
" Apa? Apa kamu ... maaf maksud saya presdir ingat kami? " tanya Sisi terkejut karena Galuh mengingatnya.
" Tentu saja saya ingat kalian karena kalian saya akhirnya tahu artinya cinta. " kata Galuh menatap Anna.
Dia, kenapa dia bisa berbicara seperti itu di depan Sisi, apa dia mau mengerjai aku? gumam Anna dalam hatinya memandang balik Galuh.
" Huh! Apa maksudmu presdir? " tanya Sisi kebingungan.
" Tidak ada, saya hanya asal-asalan saja tadi. Saya harap para Nona tidak memasukkan ke dalam hati perkataan saya barusan. Kalau begitu saya mohon pamit dulu. Saya disini hanya memantau perkembangan mall hari ini. Sampai jumpa lain waktu para Nona sekalian. " kata Galuh menjauhi para wanita itu.
Galuh pun melangkah menjauh. Dia kancing jasnya di sela-sela mereka melangkah. Galuh tampak melambatkan langkahnya lalu kembali melihat wanitanya kebelakang.
" Joni, kamu jangan ambil uang yang wanita itu berikan untuk membeli beberapa produk disini. Kamu harus membuat wanita itu tidak mengetahui itu pemberitahuan dari aku. Kalau tidak mereka tidak akan menerimanya. " Galuh berbicara sembari melihat wanitanya yang tampak bahagia bersama temannya.
" Baik presdir. " balas Joni memberi hormat.
Kenapa presdir memberikan keistimewaan ini kepada para wanita itu, apa presdir menyukai salah satu dari mereka? . Gumam Joni dalam hatinya.
Aku tahu kamu tidak akan menerima perlakuan istimewa ini, kau sangat berbeda dari wanita yang pernah aku temui sebelumnya, aku tahu kamu tidak akan suka makanya aku menyembunyikannya dari kamu. Anna sampai kapan kamu bisa menerima aku sepenuhnya, aku sungguh merindukkan kamu, aku ingin kau pergi kemana pun aku pergi, selalu ada dipandanga nku dan tidak akan pernah meninggalkan kamu selamanya. Gumam Galuh melihat Anna dari kejauhan.
.
.
.
.
.
Bersambung.
udah kelihatan tua.,.. penampilan nya pun ngsk mendukung sama tokohnya Anna..
Thor cari yg mudah dikit n penampilan yang sederhana aja thoor.
Menepi di profilku yuk. Ada novelku SANG PENGUASA NEGERI
masih baru dan butuh bimbingan dari kalian semua.
Selamat membaca 😊