NovelToon NovelToon
Jangan Menyesal Setelah Aku Pergi

Jangan Menyesal Setelah Aku Pergi

Status: tamat
Genre:Single Mom / Selingkuh / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:648.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Jalur Langit

Disa ingin memberi kejutan berupa kehamilan yang telah lama dinanti-nanti, tetapi dia malah mendapatkan kejutan lebih dulu dari Cakra. Cakra membawa pulang Risa yang sedang hamil anaknya.

Dari pada menerima Cakra, yang jelas-jelas sudah mengkhianatinya, dan harus menerima Risa sebagai madunya, Disa memilih pergi dengan membawa anak Cakra yang dia sembunyikan.

"Jangan menyesal setelah aku pergi."

***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jalur Langit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

Setelah mendapat ancaman dari Cakra untuk tidak menyentuh Disa, tiba-tiba masuk pesan dari Andre yang isinya membuat Disa menggeram marah.

"Sorry to say it, tapi gue gak bisa celakain cewek itu."

"Kenapa? Kemarin dia udah setuju kok." Risa misuh-misuh.

Andre tak menjelaskan alasannya mengapa, yang jelas Andre tiba-tiba saja menolak pekerjaan yang Risa kasih, walaupun Risa sudah setuju tubuhnya sebagai bayaran.

Entah apa yang lebih menarik atau lebih Andre pikirkan, hingga tubuh Risa DITOLAK!

Sialan!

"Nggak apa-apa. Aku nggak takut sama ancaman Mas Cakra, dan kalau Andre gak bisa celakain Disa, aku sendiri yang akan melakukannya!" geram Risa marah.

Satu harapan yang terus Risa pegang teguh, Disa tidak boleh bahagia!

......................

Urusan kalung Risa yang berpindah ke tangan Disa benar-benar membuat Cakra kelimpungan. Ia menyuruh orang-orangnya untuk mencari tahu teman Disa (laki-laki) yang dekat dengan Disa, yang sekiranya memungkinkan menjadi tersangka atas pemberian kalung itu.

Informasi akhirnya Cakra dapatkan, hanya ada satu pria yang selama beberapa minggu ini berotasi di hari-hari Disa, meksipun mereka tidak terbilang dekat banget, namun hanya dia satu-satunya laki-laki yang bahkan pernah bepergian dengan Disa.

"Namanya Rayyan, kabarnya dia ini mantannya Mbak Disa, dulu. Dia pilot yang bekerja di salah satu maskapai penerbangan komersial."

Cakra mengangguk paham, memperhatikan selembar kertas berisi biodata pria bernama Rayyan ini.

Mantan Disa? Kemungkinan besar kebenaran itu, dialah yang memberikan kalung itu kepada Disa, jika benar dia mantannya Disa.

Pertanyaannya sekarang, bagaimana dia bisa mendapatkan kalung itu dari Risa? Bagaimana caranya? Apakah ada hubungan antara dia dan Risa?

Cakra harus cari tahu itu.

......................

Disa membuka kedua matanya perlahan, tidak langsung beranjak, ia menatap lamat-lamat langit-langit di kamarnya. Tidurnya cukup berkualitas sehingga ia merasa tubuhnya lebih rileks, ringan, riang, tanpa beban.

Entah kapan tepatnya, Disa tidak terlalu menyadari, namun dia sekarang sudah tidak segalau dulu—pada saat awal-awal menyadari dia sudah dikhianati. Lagi pula, buat apa terus menerus meratapi nasib sial? Tidak ada gunanya. Lebih elok bila terus melanjutkan hidup menjadi pribadi yang lebih jauh lebih baik dari pada hari kemarin.

Ibu hamil itu mengubah posisi menjadi duduk, kemudian merenggangkan kedua tangannya. Sejenak, ia mengingat-ingat—hari apa ini? Berbinar-binar kedua matanya ketika menyadari ini adalah akhir pekan, yang artinya adalah hari libur Vina.

Tanpa menunggu diperintah, tangan Disa gesit meraih benda canggih di atas nakas. Mencari-cari nomor Vina, lalu menelepon sahabat kentalnya itu—kegiatan baru Disa di akhir pekan yang rutin ia lakukan.

"hm?" sahut suara malas-malasan menjawab di seberang sana. Disa tebak, si jomblo itu terpaksa bangun mimpi indahnya karena mendapat telepon dari Disa. Pasti matanya masih merem, pipinya dipenuhi bekas iler, dan bantalnya bau iler. Disa bergidik membayangkannya.

"Dah bangun belum, Vin?" Pakai nanya lagi, Disa.

"Ngapa lo telpon gue subuh-subuh begini?" Lagi, suara Vina terdengar dibarengi dengan suara orang menguap. Si penelepon memutar bola matanya malas.

"Gile! Buka mata batin lo, kanjeng ratu Vina, ini udah jam tujuh masih dikira subuh?"

"Oh yeah?" diam sejenak. "Oh ternyata iya. So? Apa ada?"

"Mantai yuk!" ajak Disa, tidak tahu diri.

Cewek jomblo yang sama sekali tidak minat menikah itu langsung mendesah malas. "Lo nggak bisa apa jangan ganggu gue di hari keramat gue?" sedikit jengkel.

"Gak bisa," sahut Disa enteng. "Jadi gue harus ganggu siapa dong kalau nggak lo? Jadi gue harus nunggu hari apa dong buat pergi sama lo selain di hari Minggu? Senin sampai Sabtu lo kerja."

"Gue tuh mau tidur seharian, Dis. Mager."

"Pantes lo jomblo terus," ledek Disa.

"Gue jomblo bukan karena gue mager ya, emang gak minat pacaran aja, apa lagi nikah." Vina cepat memberi penjelasan yang benar alasan mengapa ia masih jomblo di saat sahabatnya hampir menjadi seorang ibu anak kembar. Bukan karena mager!

"Ayolah, main-main gitu kalau libur. Masa Lo nggak butuh hiburan gitu setelah enam hari kerja. Nggak sumpek apa?" Disa mencoba merayu Vina. Tidak akan sulit, karena Vina seringnya akan kalah dengan Disa.

"Gue udah cukup terhibur dengan tidur seharian, nonton netflix, makan."

"Aduuuh, kasihan ya si kembar. Pengen main sama auntynya tapi auntynya mageran."

"Hadehhh. Emang paling bisa lo ya. Ya udah, satu jam lagi kita meluncur ke pantai!"

See? Apa sih yang bisa Vina tolak dari setiap permintaan Disa? Vina adalah sahabat terbaik dari yang terbaik, semenjak Disa kembali tinggal di rumah ibunya, hangout bersama disa di akhir pekan menjadi kegiatan rutinnya.

"Okay!"

Disa melangkah riang menuju kemar mandi. Dia selalu mengsugesti dirinya agar selalu happy. Melakukan apa saja yang mampu membuatnya hatinya bahagia. Disa sedang hamil, ia harus selalu bahagia dan happy, walau tanpa kehadiran sosok laki-laki yang membuatnya hamil. Biar saja dia bersama istri baru pilihannya.

Untungnya untuk masalah uang, Disa tidak mengalami kesulitan. Sisa tabungan ada banyak, ia juga masih rutin mendapatkan gaji dari hasil konten-kontennya di media sosial—meskipun kecil, mantan papa mertuanya yang kaya itu selalu mengiriminya uang.

Waktu luangnya terbilang banyak, so, apa lagi yang menjadi alasan Disa untuk terus bersedih? Teman yang setia menghiburnya pun ada—Vina.

Selang satu jam kemudian, Disa keluar dari rumah. Dia meminta izin kepada ibunya, yang seperti biasa sedang sibuk di warungnya, bilang kalau Disa akan pergi ke pantai bersama Vina.

"Iya, yang penting harus hati-hati. Jangan sampai kecapekan," kata Rahmi, mengizinkan.

"Iya, Buk," Disa mengangguk patuh.

Perempuan dengan kemeja warna biru yang cerah dan celana panjang itu duduk di salah satu kursi, menunggu jemputan Vina. Satu menit kemudian, bukannya motor Vina yang datang melainkan mobil BMW keluaran terbaru.

Disa melongo, mobil siapa? Kayak kenal....

Yang turun dari bangku penumpang adalah Vina. "Hai! Udah siap, kan?"

Rasa penasaran Disa tidak perlu menunggu lama untuk terjawab. Ia cepat tahu setelah melihat pria yang baru keluar dari balik kemudi.

Rayyan.

Tersenyum tipis dengan Disa, dan menyapa ibunya ramah, bahkan menyalami wanita yang diharapkan akan menjadi ibu mertuanya.

"Kok lo sama Rayyan?" kira-kira begitulah mata Disa—yang menatap Vina jika bisa ngomong.

"Rayyan ikut, ya? Gapapa, kan? Biar kita gak berdua doang, jadi rame gitu loh bertiga," seloroh Vina, seenak udelnya sendiri. Ngajak Rayyan tapi tidak berdiskusi dengan Disa terlebih dahulu? Ya, sepertinya ini balasan dari sikap Disa yang suka mengganggu waktu istirahat Vina.

"Alhamdulillah kalau ada Rayyan. Ibuk jadi tenang di rumah," kata Rahmi.

Maksud?

"Ada yang jagain anak-anak perempuan ibuk, maksudnya," imbuh Rahmi, seolah menjawab kernyitan bingung di dahi Disa.

"Mau berangkat sekarang atau nunggu lebaran dulu?" tanya Vina, sebab Disa tak kunjung bangkit, masih duduk saja, entah niat pergi atau tidak sebenernya.

"Let's go," seru Disa, berdiri.

"Lo di depan aja, Dis, biar gue yang duduk di belakang," suruh Vina cepat. Tindakannya bahkan lebih cepat dari bicaranya, Disa dibuat melongo saat Vina masuk lewat pintu belakang.

Okelah, rasanya tak elok jika Disa ikut duduk di belakang bersama Vina, karena Rayyan—si pemilik mobil, bukanlah sopir mereka. Dengan sedikit keterpaksaan, Disa membuka pintu di samping kemudi setelah sebelumnya berpamitan dengan ibunya.

"Libur, Ray?" Disa basa-basi dengan Rayyan yang mulai menggerakkan mobilnya.

"Kalau nggak libur, aku nggak mungkin nyupir mobil saat ini," Rayyan menjawab.

Disa mengangguk, mengulum bibirnya. "Iya, pasti sekarang lagi nyupir pesawat."

Vina terbahak. "Nyupir pesawat banget nggak tuh? Nggak ada yang lebih keren apa bahasanya, Dis?"

"Lho? Bener, kan?" bela Disa.

"Biarin, suka-suka dia aja mau ngomongnya gimana. Ngayuh pesawat pun kita pasti paham kok maksudnya."

"He? Plenger semua."

Rayyan, di tengah fokusnya menyetir, sempat-sempatnya mencuri pandang ke arah wanita yang duduk di sebelahnya. Rambutnya yang setengah diikat, sementara setengahnya lagi dibiarkan tergerai, membuat Disa kelihatan lebih cantik, dipadukan dengan make up tipis yang semakin manis dipandang.

kenapa, ya, bukan Rayyan saja yang menikah dengan Disa?

"Lain kali jangan pergi sendirian lagi, Dis. Kalau mau pergi gitu mending ajak Vina atau ibu kamu," kata Rayyan. Mengingatkan Disa akan pertemuan mereka di mall tempo hari yang berujung pada kepulangan Disa yang diantar oleh Rayyan. Itu juga kali pertama mereka semobil bareng.

"Iya," Disa menjawab singkat, mengangguk pelan.

Vina, duduk di belakang sambil menopang dagu. Memperhatikan Rayyan yang sedang berusaha pedekate dengan Disa.

Manis dilihat.

Rayyan terlalu blak-blakan menunjukkan perasaannya, sementara Disa masih tertutup ... Atau malu-malu?

Meski ia sama sekali tidak tertarik mengurusi percintaan hidupnya, tetapi Vina senang jika menyaksikan kisah percintaan temannya.

...****************...

1
Ellina Seraphine
kan.. kan.. gw tebak Risa hamil bukan anaknya Cakra.. 🤣
Katherina Ajawaila
iya bener kelamaan kAllau 1 thn 40 hr nya bocil aja biar tar belah duren nya barengan sm 40 hr lahir nya si kembar
Katherina Ajawaila
Disa jgn mau balik sm Cakra jikok, jorok ngk jelas bekas jablai piala bergilir😡
Katherina Ajawaila
habis nge jablai. percaya aja itu pelacur mu hbs lahiran juga ngk ada takut nya, mmg dasar anjing betina bentar lg juga bunting 😆
Katherina Ajawaila
kereeen lah Rayyan, biar kejengkang Cakra😁
Katherina Ajawaila
waaaauuu keren lah Dosa jadi istri kspten Rayyan, pilot booo, biar keje. ngk ang bu yuni liat baby nya pasti yg cewek mukanya Cakra 🥰
Katherina Ajawaila
org Bpk nya Bukan kamun, kamu hanya pencuci dot nya aja Cakra, yg nk bisa gambil lah muka nya, apa lg kalau di tes DNAnya, jauh k laut ngk kelihatan😆
Katherina Ajawaila
lo aja bego Cakra kenapa Risa bekelit paduin sm Andre, itu lo hanya tempat cuci botol yh di manfaatin
Katherina Ajawaila
mantap karna aku hamil anak Andre bukan kamu mas, jawab pelacur
Katherina Ajawaila
kelar ketahuan bejad nya Risa semoga 🤬
Katherina Ajawaila
pelacur ketahuan srjengkak lg langsung cabut loh 5 huruf. perek aja belagu. 😔
Katherina Ajawaila
nmnya pelacur nhk. mungkin nolak krn mmg profesinya, semoga ketahuan biar msk dua" di prodeo. mantap kan jablai 🤑
Katherina Ajawaila
m yuni ngk takut dosa ua ngejilit kelar
s" menantunya yg asli yg mana yg udh bolong br di amgkatsntu yg mana, biar aja pasti bakal ketahuan nanti nya
Katherina Ajawaila
mantap, kabualan terus, org pelacur ya pinter ngeles aja
Katherina Ajawaila
mantap lo Tida pelacur receh ngk. malu jual lendir sana sini belum aka kena penakut kelamin 🤬
Katherina Ajawaila
mati aja lo Cakra yg lo anter bukan darah daging mu, ntar juga ketahuan 😖
Katherina Ajawaila
tau" hamil aggur Risa,krn anak. zinah
Katherina Ajawaila
keren PP nya Cakra, semoga menjadi. kenyataan yg kuasa akan unjukin. siapa sebenarnya cucu yg asli dara Cakra stau. yg. beramai ramai
Katherina Ajawaila
kita lihat itu pasti anak beramai ramai ngk jelas pecun, bisa" cacat, di situ mau blng apa lg semesta merestui atau karma berlaku, tunggu aja Disa tgl main nya
Katherina Ajawaila
ngk di mana" sahabat kadang jd racun ngk malu ya buka kaki buat suami temen, ngk jorok amat rasa nya apa ya, suami teman gitu loh, bisa jadi udh ngk ori tu sih, masa mau jd pelakor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!