NovelToon NovelToon
Cassandra (2nd Series Billionare Love Story )

Cassandra (2nd Series Billionare Love Story )

Status: tamat
Genre:Romantis / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 5
Nama Author: Nipi Nupu

Novel ini merupakan series kedua dari Billionare Love Story. Novel pertama sudah dirilis dan sudah tamat. Tapi kehidupan Alena dengan Dave masih bisa ditemukan di novel ini.

Kali ini bercerita tentang pria kedua yang bertemu kembali cintanya yang sempat hilang karena acara pertemuan orangtuanya. Apakah Sandra dan Calvin bisa menemukan kembali cinta mereka yang sempat memudar karena perpisahan selama 13 tahun?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nipi Nupu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gosip karyawan

Sandra melihat dirinya didepan kaca yang ada di toilet wanita kantornya. Telinganya merah dan panas. Ia yakin ada seseorang yang sedang membicarakannya. Tapi ia tidak peduli pada pikirannya. Ia menyipitkan matanya dan membukanya perlahan. Sejak pagi ia berada di komputer. Matanya lelah. Seharusnya ia bisa ke kantin sebentar untuk minum kopi atau apapun yang dapat menyegarkan tubuhnya.

Handphone disaku nya bergetar. Ia melihat siapa yang menelepon. Nomor tidak dikenal.

"Halo.."jawab Sandra.

"Halo, sore Sandra. Saya dokter Toni."

"Oh iya dok. Gimana dok? Apa ada kabar baik?"

"Ya, bulan depan di minggu pertama kita lakukan operasi. Gimana?"

Tanpa pikir panjang, Sandra langsung berkata. "saya siap dok!" jawabnya.

Sandra mengangkat kakinya. Ia tersenyum. Akhirnya penderitaannya akan berakhir. Iapun masuk kedalam toilet untuk membuka stockingnya dan melihat keadaan kakinya.

Terdengar ada beberapa karyawan wanita masuk. Sandra mulai menutup pintu toilet.

"Sejak ada karyawan baru itu, karyawan cowok disini mulai alih perhatian. Itu baru di bagian design. Gimana di bagian riset?" tanya seseorang.

Sandra terdiam. Ia mulai memasang telinganya. Ia merasa ada orang yang membicarakannya.

"Sama. Kayaknya semua bagian mulai alih perhatian. Sebenernya siapa sih Sandra itu? Nyebelin banget."

"Jangankan karyawan, bos kita aja dia deketin. Emang dasar, dia punya modal wajah cantik kayak gitu tuh makanya belagu. Udah kaya p***ac*r aja. Atau jangan-jangan dia emang kayak gitu." jawabnya sambil tertawa.

"Aku liat tiap hari dia bareng sama si bos. Aku gak tau gimana caranya dia ngerayu si bos."

Sandra menunduk. Ternyata keberadaannya di perusahaan ini telah membuat banyak karyawan kesulitan.

Setelah tidak terdengar seseorang membicarakannya diluar, iapun keluar. Ia menatap wajahnya di cermin. Tidak ada yang bisa menolak memiliki wajah cantik. Kecantikan adalah anugerah Tuhan. Dan Sandra salah saya satu yang memiliki anugerah itu.

Sandra berjalan menuju tempat duduknya. Selama ini ia tidak menyadari tatapan orang-orang. Kali ini ia menyadari jika tatapan karyawan perempuan padanya sangat berbeda. Dan memang ia menyadari jika perlakuan perusahaan padanya berbeda. Ia terlalu diistimewakan. Sedangkan selama ini karyawan yang lain tidak tahu keadaanya yang sebenarnya. Ia melangkah lesu dan berjalan melewati lift. Ketika lift itu berhenti dilantainya dan terbuka perlahan, ada seseorang memanggilnya.

"Sandra!" panggil seseorang.

Sandra berhenti melangkah. Ia membalikkan badannya ke belakang. Ia melihat seseorang yang ia kenal.

"Papa?"seru Sandra terkejut. Ia melihat kedua orangtuanya sedang berdiri didalam lift bersama kedua orang Calvin. "Mama!" serunya senang. Sandra langsung berlari dan memeluk mereka.

"Kalian pulang?" tanya Sandra senang.

"Cuma sebentar. Papa ada presentasi di Bali. Lebih baik papa sama mama kasih kejutan buat kamu."

Sandra cemberut. "How long?"

"Only 3 daya left."jawab papanya sambil tersenyum. Melihat wajah segar kedua orangtuanya, ia yakin kedua orangtuanya bahagia.

"Tinggal 3 hari? Kenapa kalian baru sekarang nemuin aku?" protes Sandra.

"Karna kita banyak kerjaan.." jawab ibunya.

"Mam,, kalo aku ngundurin dari perusahaan ini gimana? trus kalo misalkan aku pergi lagi ke Korea gimana?"bisik Sandra dengan wajah memelas.

"No." jawab ibunya tegas.

Sandra diam. Ia kecewa. Bekerja di entertainment korea lebih menyenangkan dibandingkan bekerja di perusahaan besar. Apalagi pekerjaan ini bukan jiwanya. Mendengar karyawan tadi membicarakannya, tekadnya semakin bulat. Ia yakin yang membicarakannya bukan hanya dua orang tadi.

Merekapun berjalan menuju ruangan direktur tempat Calvin bekerja. Saat ini Calvin tidak ada diruangannya. Beberapa karyawan yang melihat mereka berbisik-bisik. Sandra tahu itu.

"Om, Tante, kalo boleh Sandra mau mengatakan sesuatu."

Anita dan suaminya menatap Sandra.

"Kenapa?" tanya Anita.

"Kalo boleh, Sandra mau mengundurkan diri dari perusahaan ini." jawab Sandra membuat keempat orang didepannya terkejut.

"Kenapa?" tanya Anita.

"Kenapa Sandra?"tanya suaminya.

"Sebenarnya pekerjaan disini bukan pekerjaan yang Sandra suka. Jiwa Sandra gak disini. Lagian jujur, Sandra gak nyaman sama tatapan karyawan disini." jawab Sandra sedih.

Anita menatap Sandra. "Siapa yang bikin kamu gak nyaman? Kerja kok gitu. Biar tante yang bertindak."

Sandra menggelengkan kepalanya. "Enggak Tante, mereka juga butuh pekerjaan. Biar Sandra yang mundur."

Ibu dan ayahnya menatap Sandra tajam.

"Ini bukan alasan kamu buat pindah kan?" tanya Icha tajam.

Sandra langsung menatap ibunya. "Enggak mam.."

"Gini loh nit, udah lama anak ini merengek minta pindah. Aku bukannya mengekang dia. Tapi sejak dia kecelakaan di Korea sana, aku lebih protect sama anak ini. Gak ada yang jaga dia selama kita pergi. Makanya kita terpaksa titip sama kalian. Mau gimana lagi, kita gak bisa bawa dia pergi."

"Aku ngerti. Kalo aku punya anak cewek juga pasti sama."

"Gini loh tante.. Sandra punya apartemen sendiri. Tapi mama larang Sandra tinggal disana. Alasannya takut ada yang jahat sama Sandra. Sandra udah hampir 30 tahun. Masa usia segini masih dititipin?" protes Sandra.

"Karena orangtua kamu sayang sama kamu, Sandra." jawab Anita.

"Tapi Sandra juga butuh kebebasan. Sandra bisa jaga diri." jawab Sandra sambil menangis.

Icha menggelengkan kepalanya. "Terpaksa, liat kamu sedih gitu, mama juga sedih. Mama setuju kamu mengundurkan diri, tapi kamu tetep harus tinggal sama Tante Anita."

"Saya setuju." jawab Anita.

Ketika Calvin datang ke kantornya, ia terkejut melihat kedua orangtuanya ada disana. Tapi ia melihat kedua orang lagi dan Sandra sedang menangis disudut ruangannya.

"Loh, Tante sama om kapan datengnya?" tanya Calvin. Ia duduk disamping Sandra yang sedang menunduk. Ia terlihat menyeka airmatanya.

"Dateng dari tadi pagi, tapi nanti malem kita berangkat ke Bali buat presentasi om besok pagi."

jawab Icha.

Calvin melihat Sandra yang masih menunduk. Ia mencubit pelan seraya berbisik. "Kenapa?"

Sandra terdiam. Ia duduk menjauh. Calvin langsung mengerutkan keningnya.

"Vin.." panggil ayahnya.

Calvin menatap ayahnya. "Kenapa pa?"

"Sandra mengundurkan diri."

"Hah!" seru Calvin terkejut. "Enggak boleh. Aku gak approve." jawab Calvin cepat.

"Udah papa ijinin."

Calvin mengerutkan keningnya. "Kenapa papa ijinin? Trus Sandra kerja dimana?"

Calvin menatap Sandra. "Ngomong dong Sandra.. Kenapa kamu ngundurin diri?" tanya Calvin marah.

Sandra hanya diam. Ia masih menunduk karena kesal pada kedua orangtuanya. Ia hanya ingin kebebasan.

Ayahnyapun berdiri. "Biar kita yang pergi, kalian ngobrol berdua." ucapnya seraya berdiri.

Icha menghampiri Sandra. "Jaga diri baik-baik. Mama nanti langsung ke bandara sama papa." ucapnya. Sandra hanya diam tanpa menatap kedua orangtuanya.

1
Ririn Nursisminingsih
nah. kereen sandra biar calvin sadardiri
Lisa Icha
hi Thor Aku pertama Kali mampir ya sepertinya ceritamu ini seru
kavena ayunda
ne cerita muter flasback nya bkin bingung anjirr😂😂😂
Eka Sundari
alur cerita bagus..
Neangdary Fred Rining
sangat baik.
Sri Astuti
okelah tengkyu..⚘
Sri Astuti
biarin aja klo cm bentaran.. tp hrs waspada lho Sandra...
Sri Astuti
wah.. Sandra.. bagus kasih pelajaran tapi jgn terlalu lama ya.. bahaya jg
Sri Astuti
ayo Vin tegesin aja skrg end buat dinda
Sri Astuti
ternyata Calvin tuh kekanakan dan plin plan.. ga bs bersikap dewasa.. bahkan Dave yg td nya playboy aja bs mikir lurus
Sri Astuti
masa si Calvin lupa sm trik dinda
Sri Astuti
seruuu
Sri Astuti
siap" buka ftont Sandra
Sri Astuti
wah dinda jd donatur.. kupikir Calvin
Sri Astuti
romantis sih emg
Sri Astuti
Gimana ya sebenernya hati dan pikiran Calvin itu.. berubah terus
Sri Astuti
semoga Calvin tak terjerat lg sm ulah Dinda
Sri Astuti
bikin strategi yg cerdas San.. jgn mau kalah sama temenmu yg jahat itu
Sri Astuti
ya wis lah Ivan..sembuhin Dinda aja buktiin kamu sdh berubah
Sri Astuti
nah gt dong.. jgn plinplan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!