Sepulang nya Alvira dari mengantar kan putri nya ke sekolah, Alvira berniat singgah di rumah mertua nya.
Tapi alangkah terkejut nya Alvira saat dia mengetahui bahwa di rumah mertua nya sedang ada acara pernikahan kedua suami nya.
Sang suami yang kata nya pergi ke kantor, kini sedang melaksanakan akad nikah atas nama wanita lain.
Alvira bertekad untuk membalas semua perbuatan mereka, suami nya, mertua nya dan juga adik ipar nya yang mendukung suami nya.
Ikuti kisah nya di sini.
Jangan lupa like, komen dan follow ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
02
Vira tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh laki - laki paruh baya itu, dia bergegas melangkah kan kaki nya ke depan pintu rumah bu Tuti yang terbuka lebar.
Di dalam sana ada banyak orang, seperti acara akad nikah. Ketika Vira tiba di depan pintu, semua orang yang ada di dalam rumah tidak menyadari kehadiran Vira. Karena di dalam sana sedang ada acara akad nikah.
Suara lantang Bayu mengucap kan akad nikah atas nama wanita lain membuat Vira seketika tersentak kaget, benar apa yang di katakan oleh bapak yang ada di depan tadi. Orang yang menikah adalah Bayu, suami nya Vira.
"Sah!!"
"Sah!!"
"Sah!!"
Suara lantang saksi yang mengatakan Sah, bagai kan petir di siang hari bagi Vira. Dia depan mata nya sendiri Vira melihat suami nya menikahi wanita lain, seketika hati Vira hancur remuk redam.
Vira masih mematung di depan pintu rumah mertua nya, bu Tuti tampak sangat bahagia. Baik bu Tuti, maupun Bayu tidak menyadari kehadiran Vira di sana. Vira merasakan dunia nya runtuh seketika, laki - laki yang mengucap kan ijab qabul dengan nama nya 11 tahun yang lalu, kini kembali mengucapkan ijab qabul dengan nama wanita lain.
Tiba - tiba seseorang datang dan menarik Vira dari sana, Vira yang masih terkejut dan syok tidak bisa melakukan apapun kecuali hanya diam dan menurut saja. Vira di bawa keluar dari halaman rumah nya bu Tuti.
"Maaf bu Vira, jika saya lancang!" Laki - laki yang tadi menarik Vira pergi dari sana kini melepas kan tangan Vira setelah mereka menjauh dari area pernikahan itu.
"Kamu siapa?" Tanya Vira heran.
"Saya Tedi bu, saya adalah salah satu karyawan nya pak Bayu. Saya tahu pak Bayu sudah membohongi semua orang di kantor, tapi saya tidak bisa memberi tahu ibu selama ini karena saya tidak pernah mendapat kan kesempatan bertemu ibu sebelum nya. Sekarang saya tidak menyangka akan bertemu bu Vira di sini!" Laki - laki yang mengaku bernama Tedi itu menunduk kan kepala nya di hadapan Vira.
"Apa maksud mu mas Bayu sudah membohongi semua orang yang ada di kantor?" Tanya Vira dengan penasaran.
"Pak Bayu mengatakan pada semua orang, bahwa ibu sakit keras dan ibu lah yang meminta nya menikahi Miranda, sekretaris nya Pak Bayu!" Tedi menjelaskan kebohongan yang sudah di buat Bayu di kantor nya.
"Astagfirullah hal adzim, kenapa mas Bayu setega ini pada ku!" Vira menekan dada nya yang terasa sesak.
"Bu Vira, kembali lah ke kantor bu. Bu Miranda bersikap sesuka hati nya pada kami para karyawan rendahan ini bu, bahkan gaji kami sering di potong semenjak bu Miranda bekerja di kantor ini!" Tedi memohon pada Vira.
"Baik lah, terima kasih banyak Tedi. Silah kan kau pergi, aku akan kembali ke kantor secepat nya!" Vira menghapus air mata yang masih mengalir di pipi nya.
Setelah laki - laki yang bernama Tedi itu pergi, Vira segera kembali ke dalam mobil nya. Vira meraih kantong kresek yang berisi bubur ayam dan juga kue yang dia beli tadi, dia ingin membuang nya.
Tapi mendadak Vira mengurung kan niat nya, akan lebih baik dan berkah jika dia berikan pada orang yang membutuhkan saja. Vira pun akhir nya mengurung kan niat nya itu, dan dia segera melakukan mobil nya meninggal kan rumah ibu mertua nya.
Di dalam perjalanan Vira menemukan seorang pemulung yang sedang memungut sampah, dia berhenti dan mengambil bungkusan kue dan juga bubur yang tadi di beli nya.
"Pak, ini ada sedikit rejeki buat bapak. Di ambil ya!" Vira memberikan bungkusan itu pada pemulung itu.
"Alhamdulillah, terima kasih banyak bu, anak dan istri saya belum makan!" Pemulung itu sangat senang menerima apa yang Vira berikan.
Setelah itu Vira bergegas kembali ke rumah nya, dia langsung menjatuhkan tubuh nya di atas kasur empuk nya. Dan dia menangis sejadi - jadi nya, menumpahkan semua kesedihan nya.
"Kenapa kau setega ini mas? Apa salah ku mas?" Vira menangisi nasib nya yang kini di duakan oleh suami nya.
Tiba - tiba Vira teringat dengan ucapan laki - laki yang bernama Tedi tadi, ternyata ini lah alasan Bayu yang sering pulang malam dengan alasan lembur.
"Mas Bayu, aku tidak akan menerima semua nya begitu saja. Perusahaan itu milik orang tua ku dan kau berani nya membawa gundik mu masuk ke dalam perusahaan orang tua ku. Tidak akan ku biar kan kalian hidup dengan tenang!" Vira bangkit dan menghapus air mata nya.
Vira segera mengganti pakaian nya dengan pakaian formal, sudah lebih dari 10 tahun dia meninggal kan pekerjaan nya sebagai wanita karir demi menjaga harga diri sang suami. Tapi kini suami nya malah mengkhianati nya, dia tidak akan diam saja.
Perusahaan yang saat ini di kelola oleh Bayu adalah perusahaan milik orang tua Vira, Vira adalah anak bungsu, dan dia memiliki seorang kakak yang tinggal di luar negeri. Sehingga perusahaan itu di serah pan pada Vira.
"Silahkan kau bersenang - senang dengan gundik mu mas, setelah ini akan ku kembalikan kau ke setelan awal mu sebelum menikah dengan ku!" Guman Vira dengan geram.
Setelah memoles wajah nya dengan make up tipis, Vira segera pergi ke kantor di mana selama ini di tangani oleh sang suami. Dia ingin mengambil alih kantor itu kembali, dia tidak rela harta orang tua nya di kuasai oleh Bayu dan juga gundik nya.
"Maaf bu Vira, Pak Bayu nya sedang tidak ada di tempat. Dia sedang meeting di luar!" Seorang resepsionis memberi tahu Vira.
"Aku datang bukan untuk bertemu dengan mas Bayu, jadi biar kan dia berada di luar!" Vira berkata dengan tegas pada resepsionis itu.
"Baik bu, silah kan!" Resepsionis itu menunduk kan kepala nya.
Vira segera naik menuju ke ruangan yang selama ini di tempati oleh Bayu, ketika memasuki ruangan itu seketika Vira kembali merasakan nyeri di Ulu hati nya. Ada foto Bayu yang sedang berpelukan mesra dengan sekretaris nya yang bernama Miranda itu di atas meja, dan ada barang- barang pribadi wanita jalang itu di dalam laci.
"Ternyata kalian sudah cukup lama bermain di belakang ku, tidak akan ku biar kan kalian mengambil sesuatu yang bukan milik kalian. Aku akan membalas semua perbuatan kalian tanpa ampun!" Guman Vira sambil mengepal kan tangan nya.
Vira segera memanggil cleaning service, dia meminta ruangan itu di bersih kan secara total dan membuang semua barang - berbagai pribadi milik jalang itu dari sana. Bahkan Vira mengeluarkan meja sekretaris yang selama ini di tempat kan oleh Bayu di dalam ruangan itu.
"Pembalasan ku di mulai mas, silahkan nikmati hari - hari terakhir kebahagian kalian!" Vira berguman sambil tersenyum sinis.
Vira sudah berjanji pada diri nya sendiri, dia tidak akan menerima semua itu begitu saja. Bayu dan Miranda akan segera mendapat kan balasan nya dalam waktu dekat ini.
yg di maksut vira itu... bukan mngembalikan posisimu jdi ceo... tpi mngembaliknmu ke stelan awal... di mna saat km msih jdi karyawan biasa🤣🤣
ya bgitu saja vira biar km bisa terus di manfaat kan bayu.
tak Kira teges ternyata ah sudah lah.
lagian.... jdi org g brsyukur... dpt istri baik... cantik... kaya.... derajatmu di angkat.... eeee pke belagu nmbah istri...😅😅😅