NovelToon NovelToon
Tuan CEO, I LOVE YOU

Tuan CEO, I LOVE YOU

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / CEO / Romantis / Cintamanis / Fantasi Wanita / Cintapertama
Popularitas:575
Nilai: 5
Nama Author: moms F

"Perpisahan kita bukan salah siapa2. Bukan sepenuhnya salahmu, salah ku , salah dia ataupun salah waktu. Kita adalah dua orang yg tepat, tapi tepat disini bukan sebagai pasangan melainkan sebagai pembelajaran untuk kita menjadi lebih dewasa"

Nada Ageta Putri

"Jika kesalahan ini sebagai pembelajaran. Bisakah aku tetap belajar bersama mu sehingga kita bisa dewasa bersama"

Juna Genio Lin

"Apakah perasaan cinta sebuah kesalahan? Jika memang iya, aku tak ingin perasaan ini. Perasaan ini terus menggerogoti kewarasan ku dan membuat ku menjadi jahat yang menyakiti orang di sekeliling ku"

Senar Anggriani

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon moms F, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6. Melody

Saat Nada berjalan menuju pintu, Nada hanya pamit pada orangtua nya. Dan tidak menghiraukan Juna yang terus memohon padanya.

Enzo memaksa Nada untuk mengantar nya. Mobil Enzo yang membawa Nada sudah menjauh dari rumah. Sepanjang perjalanan Nada menatap kosong jalanan melalui jendela. Pikirannya terasa kosong. Terlalu banyak emosi yang bersinggah di hatinya.

"Menangis lah, jika memang terasa sakit" ucap Enzo mengelus surai Nada. Nada terkekeh dengan airmata yang keluar.

"Nasib percintaan Nada sungguh menyedihkan ya bang. Mau nikah, malah di selingkuhi. Dan selingkuhan nya orang yang paling dekat dengan Nada pula"

Enzo hanya bisa mengelus kepala Nada dengan sayang menggunakan tangan satunya.

Sepanjang jalan Enzo hanya mendengar keluhan Nada dan isakan kecil di dalam senyum adik kecilnya. Sungguh Enzo tak tega melihatnya.

Nada juga sudah lelah menangisi mereka yang menyakiti nya. Nada hanya menghela nafasnya berkali-kali sepanjang perjalanan. Nada mencoba memejamkan matanya untuk menenangkan hati nya yang sungguh sangat tak karuan.

Hal pertama yang Nada lakukan menuju apartemen sahabat baiknya. Jika ia menuju apartemen milik nya. Ia yakin Juna akan kembali datang untuk mengganggu nya. Sumpah demi apapun, ia belum ingin bertemu dengan nya. Lagipula Nada tidak ingin tahu berita tentang mereka sedikit pun.

"jaga diri baik-baik ya dek, hubungi Abang kalau ada apa-apa. Jangan di simpan sendiri, mengerti" ucap Enzo dan di angguki Nada. Lalu keluar dari mobil Enzo.

Nada menyeret kopernya setelah tiba ditujuan. Nada belum memberi tahu perihal yang dialaminya kemarin. Ia terlalu sibuk dengan kesedihan nya sehingga ia lupa mengabari sahabat nya.

Nada masuk kedalam lift dan menekan lantai dimana sahabat nya tinggal.

Didalam lift Nada yang hanya sendiri termenung memandangi pantulan dirinya dari pintu lift. Penampilan yang di katakan tidak rapi seperti ia biasa berpakaian. Wajah yang kuyu dengan mata yang sembab di balik kacamata untuk menutupi kesedihannya.

Ponsel Nada berkali-kali berdering. Dan dapat ia lihat sudah ratusan kali panggilan tak terjawab dan puluhan pesan yang terus membuat ponselnya terasa panas. Nada langsung menonaktifkan ponsel digenggam nya.

Setelah sampai di lantai tujuan. Nada berjalan menuju unit dimana sahabat nya tinggal. Nada menekan bel beberapa kali. Dan dapat Nada dengar kesibukan yang terjadi didalam. Dan tak berapa lama kemudian perempuan cantik dengan penampilan acak-acakan yang menandakan ia baru bangun dari tidur nya. Menguap dan mengucek matanya sambil membuka pintunya.

"loh, kamu kok disini. Bukannya kamu di kurung sama Tante biar ngak lecet buat acara nanti" tanya Melody yang tak lain sahabat nya bingung.

" kok kamu bawa koper. Kamu..."

Belum sempat Melody meneruskan ucapannya. Nada menerjang tubuh melody dan memeluknya erat.

" hey,, kamu kenapa. Ada masalah" tanya Melody membalas pelukannya .

Melody merasakan pundaknya basah dan ia tahu bahwasanya Nada sedang menangis.

Melody melepaskan pelukannya dan menuntun Nada memasuki apartemen nya dan mengambil koper yang masih d luar.

Melody menyerahkan segelas air kepada Nada yang sedang duduk di ruang tamu.

"sudah tenang" tanya Melody dan di angguki oleh Nada.

"sudah bisa cerita"lanjut melody dan di angguki lagi oleh Nada.

"Kamu kenapa?" sambil mengelus tangan Nada yang ia ambil dari pangkuan nya.

Sudah bertahun-tahun Melody mengenal Nada dan sampai menjadi sahabat gadis cantik ini. Baru kali ini Melody melihat seberapa kacaunya penampilan Nada. Nada yang ia kenal riang, Nada yang ia kenal manja, Nada yang ia kenal selalu memberi senyum manisnya setiap ada yang berbuat salah padanya. Kini semua itu tidak ia lihat dari Nada di hadapannya.

"Ody, Kak Senar di hamili sama bang Juna" lirih Nada

"WHAT..."teriak Melody terkejut

"beneran, kamu kamu serius Nad. Kamu ngak bercanda kan?" tanya Melody memastikan dan hanya air mata yang makin deras mengalir di mata Nada. Melody sudah mengerti itu merupakan jawabannya bahwa nya Nada benar-benar serius.

"bangsat, bajingan, brengsek...."umpat Melody yang ikut emosi. Melihat bahu Nada terguncang. Melody menghentikan umpatannya. Menarik Nada ke pelukannya.

Melihat Nada agak tenang Melody melepaskan pelukannya dan memegang bahu Nada.

"Pernikahan mu sebentar lagi Nad. Jadi apa yang kamu lakukan sekarang" tanya Melody sembari menghapus air mata sahabat nya.

Nada menjelaskan semua keputusan yang ia ambil. Dan menjelaskan semua yang ia ingin kan.

"Gila.. Benar-benar gila" seru Melody yang tak habis pikir.

" Aku tahu sebesar apa rasa sayang si bangsat Varo padamu. Masa mereka melakukan itu" ucap melody tak percaya. Melihat ke terdiaman Nada dan raut wajah Nada. Melody dapat menemukan jawaban nya.

"Nad, aku ngak tahu bagaimana merangkai kata untuk memberikan mu menenangkan mu. Karena aku tahu, bagaimana pun aku berbicara. Itu ngak akan berguna buat mu untuk saat ini" ucap Melody

" untuk saat ini aku cuma bisa menjadi pendengar buat mu. Tumpahkan semua kesedihan mu. Menangis lah sepuasnya hari ini. Sampai hati mu merasa lega. Tapi janji sama aku satu hal Nad" lanjutnya ter jeda

"janji, setelah hari ini kembali ke Nada ceria yang ku kenal. Lupakan masalalu yang membuatmu terluka dan merugikan dirimu,hmm"

Mendengar itu Nada menangis sejadi-jadinya mendekap boneka yang diberikan Melody. Melody hanya bisa menepuk pundak Nada dan mengelus surai nya.

Sumpah demi apapun, Melody ikut merasakan kesedihan yang di alami Nada. Keputusasaan, kekecewaan dan pengkhianat yang di alami Nada.

Ia saksi bagaimana Nada menjadi pengagum Juna. Bagaimana bahagianya ia menjadi kekasih Juna, dan bagaimana bahagianya ia di lamar oleh Juna. Ia saksi perjalanan cinta mereka.

"aku salah apa Ody, aku kurang apa"

"kenapa mereka tega mengkhianati ku seperti ini"

"Kamu ngak salah apa-apa Nad. Dan kamu ngak ada kurangnya. Malah Juna bodoh membuang berlian sempurna seperti kamu. Malah Senar yang gatal buat ngambil si brengsek Juna dari mu"

"Tapi kenapa harus dengan kakak Senar. Kenapa juga bang Varo merahasiakannya"

"kenapa ,kenapa"

Melody tak mampu menjawab pertanyaan dari Nada dan memilih membawa Nada ke dalam pelukannya. Ingin sekali Melody mengumpat dengan kata-kata kasar.

Tapi Melody menahannya. Melody tidak ingin menambah kekacauan yang sudah terjadi. Ia hanya bisa menjadi pendengar untuk sahabat nya.

"Jadi apa yang akan kamu lakukan sekarang Nad. Kamu mau pergi kemana dengan keadaan kacau seperti ini" tanya Melody setelah melihat Nada tenang.

"Aku ngak tau, aku belum tahu kemana akan pergi. Tapi jika aku tetap di kota ini. Aku tidak ingin menjadi bahan gunjingan karena pengantin nya ganti dan membuat orangtuaku malu. Kalau aku masih di kota ini cepat atau lambat pasti bertemu dengan mereka. Aku belum ingin bertemu dengan mereka untuk saat ini" jelas Nada

suasana hening menyelimuti mereka dengan pikirannya masing-masing.

"Kenapa kamu ngak minta saran bang Enzo aja Nad"

"Kurasa Bang Enzo sudah mencari jalan buat kamu atau gimana kalau kita ke Kota M"

#tbc

1
Shinta Teja
jangan lama2 ya moms up nya....🙏🙏🙏🙏
Shinta Teja
2 hari ga update, kemana nih moms F nya.... penasaran tau,moms...😓
Shinta Teja
suka,,,, meskipun aku ga pernah mengalami yang dialami nada tapi aku begitu merasakan emosinya menjadi nada.....😪😤
semangat nada!!!💪💪💪
ini othor nya yang keren nih bisa memainkan emosi para pembaca nya.... good job,Thor ...🫰🫰🫰🫰
Shinta Teja
dasar senar.....caramu mendapatkan nya saja sudah salah. malah berharap lebih.....
Shinta Teja
jangan mau, nada.... kamu bukan Inara yang mau masuk jadi orang ketiga.....
Shinta Teja
ya Allah,,,,,aku juga merasakan sakit mu,nad... seolah Tuhan ga adil hanya memberikan rasa sakit untuk kita aja sedang mereka malah tertawa bahagia.....😓
Shinta Teja
run nad,,,, run.....
lari lah sejauh mungkin.... tinggalkan sumber rasa sakit itu & cari kebahagiaan mu ditempat yang baru...
Shinta Teja
serin?! senar kali,thor
Shinta Teja
semangat,nada .... aku bakal temani kamu🤗🤭
Shinta Teja
aku juga ikut menahan sesak di dadaku membayangkan hancur & kecewa nya kamu,nad... dikhianati orang terdekat itu amat sangat menyakitkan & mungkin waktu seumur hidup tak akan mampu menyembuhkan luka mu....😓
Shinta Teja
lho,,,kenapa?! bukannya Alvaro juga babak belur,Thor?! sekarang malah si Juna juga...
Shinta Teja
masih hangat!!!k kek nya baru Mateng & baru keluar dari oven deh🤗🤭
Zeepree 1994
hadir Thor..
semoga setelah patah hati karena tiga orang ini, nada bisa bangkit lagi melupakan kesakitannya, bila mungkin jauhkan nada dari orang2 yang kejam ini Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!