NovelToon NovelToon
Santet 2

Santet 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Kumpulan Cerita Horror / Horor / Horror Thriller-Horror / Mata Batin / Dendam Kesumat
Popularitas:61.8k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Nando menatap tubuh sang istri yang terbaring dengan tubuh penuh nanah dan tidak pernah berhenti merintih, sudah dua bulan ini Yuli terus aja menderita dengan rasa sakit begitu panjang dan ini semua tidak tahu datang dari mana.

Yuli adalah wanita yang tipe tidak pernah keluar rumah untuk urusan jalan-jalan atau yang membuang waktu, dia hanya diam di rumah dengan penampilan sederhana serta tidak banyak bertingkah namun mendadak saja sekarang jadi sakit seperti itu dan kabar beredar bahwa dia sedang di santet.

Siapa kah yang sudah menyantet Yuli?
Benarkah bahwa Yuli memang terkena santet?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10. Menghubungi teman

Niko dan Farel berjalan perlahan untuk mencari keberadaan Yuli yang ada di dalam hutan ini, walau sudah lama tinggal di tempat ini namun tetap saja tidak pernah masuk ke dalam hutan yang terasa begitu angker dan sebenarnya mereka juga bingung karena selama ini tidak pernah melihat ada hutan yang begitu rimbun di perjalanan ini.

Nama nya juga kota jadi wajar saja kalau mendadak terasa aneh setelah mendapati ada hutan yang begitu rimbun dan sekarang penuh dengan semak belukar seperti ini, Niko juga mulai waspada karena dia takut ada sesuatu yang aneh dan kemudian membuat masalah di tempat mereka berada sekarang.

Farel ingat bahwa dia harus meminta tolong kepada temannya itu karena dia yakin ini bukan hal biasa, setelah tadi melihat Yuli yang bisa terbang di udara dan hinggap di antara pohon ke pohon maka Farel semakin yakin bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan wanita itu dan dia membutuhkan bantuan dari orang yang memang ahli.

Namun karena perasaan takut yang begitu besar dan juga dia sedikit waspada bila mendadak saja nanti muncul serangan yang membuat mereka berdua bisa celaka di tempat ini, maka Farel jadi gemetar ketika mencari nama kontak yang ada di dalam ponsel dia dan Niko juga sangat cemas berada di dalam hutan yang begitu gelap.

Suara hewan malam yang mereka dengar semakin menambah seramnya suasana yang sedang di hadapi saat ini, mereka adalah orang kota dan tidak pernah menghadapi situasi seperti sekarang sehingga wajar saja bila perasaan takut dan timbul di dalam hati begitu besar dan menggebu.

Kalau saja tidak kasihan kepada Yuli yang sedang sakit itu maka ingin sekali rasanya mereka berdua tadi kabur saja menggunakan mobil dan pulang ke rumah masing-masing, namun Yuli masih perlu ditolong karena dia sedang sakit keras dan keadaan ini begitu aneh sehingga tidak mungkin bisa bertahan sendirian di dalam hutan ini.

"Aduh mana sih nomor dia." keluh Farel sampai gemetar.

"Hihihiiiiii.....

"Astagfirullah, itu suara kuntilanak." bisik Niko sangat merinding.

"Jangan berbisik seperti itu karena nanti aku jadi tambah gemetar untuk mencari nama dia." Farel menatap ke sana kemari karena perasaan takut semakin besar.

"Ya Allah lindungilah kami berdua, tolong jauhkan lah mara bahaya yang sedang mengincar." Niko terus berdoa karena sekarang perasaan dia begitu takut.

"Nah ini dia maka Sadewa, semoga kau sedang tidak tidur dan mengangkat panggilan ku." harap Farel karena dia sangat ingin menghubungi Sadewa agar bisa di tolong sekarang.

"Jam tiga pagi, ini pasti mereka sedang tidur nyenyak." batin Niko.

Tuuttttt.

Braaaaaak.

"Hihihiiiii....

"Ya Allah, Yuli!" Niko berteriak ketika Yuli gelantungan di atas pohon.

Sedangkan Farel sedang sibuk berusaha untuk menelpon Sadewa yang memiliki kemampuan untuk mengurus tentang hal gaib ini sehingga dia masih belum fokus melihat keadaan Yuli itu, walau melihat pun tapi belum tentu dia juga bisa membantu karena Farel tidak memiliki kemampuan untuk mengurus para iblis.

"Heh sialan, kau menghubungi aku malam seperti ini apa tidak tidur mata mu itu!" Sadewa membentak kesal karena dia memang sedang terlelap.

"Wa tolong aku sekarang karena kami tersesat oleh iblis!" Farel tanpa basa-basi langsung meminta tolong.

"Ini kau sedang mengigau atau bagaimana?!" tanya Sadewa karena dia tidak langsung percaya.

"Demi Tuhan aku tidak bohong karena sekarang kami sedang ada di dalam hutan, ini hutan apa kami juga tidak tahu karena tadi aku sedang menolong seseorang yang kemungkinan besar terkena santet." Farel menjelaskan secara singkat saja.

"Aku akan datang!" Sadewa menutup panggilan karena dia tahu Farel tidak mungkin berdusta.

Mendengar dari suaranya saja sudah bisa di telusuri bahwa Farel memang sedang ketakutan oleh sesuatu, oleh sebab itu Sadewa tanpa banyak bertanya dan Dia memutuskan untuk langsung mendatangi lokasi Farel saat ini agar dia bisa membantu sang teman lepas dari jerat sesuatu yang tidak bisa di lihat oleh mata biasa.

"Mas mau ke mana malam-malam begini?" tegur Quina saat dia juga ikut terbangun.

"Salah satu teman ku ingin mendapat bantuan karena dia mendapat gangguan ghaib." Sadewa menjawab secara singkat.

"Tolong hati-hati bila ingin mengurus masalah seperti itu." Quina agak berteriak karena Sadewa telah pergi jauh.

Wanita cantik ini hanya bisa menarik nafas panjang dan kemudian Dia memutuskan untuk tidur kembali karena ingin membantu juga tidak bisa, dia menyadari bahwa sang suami memiliki kekuatan yang tidak biasa sehingga lebih baik untuk membantu orang yang memang membutuhkan bantuan tersebut.

...****************...

"Tante, kenapa Mama jadi seperti itu?" Yudith masih menangis ketika ada di dalam mobil.

"Sayang, tolong diam dulu ya karena Tante juga bingung dan panik." Tina tidak tahu harus bersikap bagaimana sekarang karena dia juga ikut syok.

"Huhuhuhuuu jangan ambil Mama ku, Ya Allah." bocah kecil ini menangis sambil berdoa.

Hati Tina begitu pilu ketika mendengar ucapan dari sang keponakan bahwa dia begitu takut kehilangan sang Mama, sungguh ini mungkin penderitaan yang begitu besar bagi seorang anak walau sekarang bisa di katakan Yudit masih belum seberapa paham tentang apa yang telah terjadi kepada Yuli ini sehingga dia hanya bisa menangis.

"Kalau Mama masuk ke dalam hutan itu nanti Mama bisa hilang, kenapa Papa tidak tinggal di rumah saja biar bisa membantu Mama?" isak Yudith semakin pilu.

"Tenang ya, kita akan segera pulang ke rumah dan memberitahu Papa." bujuk Tina lagi.

"Papa paling hanya akan marah karena selama ini Papa banyak marah kepada Mama." lirih Yudith.

Wanita yang sedang mengemudi mobil ini hanya bisa menarik nafas panjang Karena dia juga mengetahui bagaimana tabiat Nando ketika sedang emosi, terlebih lagi Niko juga sudah mengatakan bahwa mungkin saja Nando telah memasuki tahap bosan untuk mengurus sang istri sehingga emosi dia semakin tidak stabil dan tidak terkontrol lagi, akan dihadapan sang anak pun dia tidak menahan emosi itu.

Walau Nando adalah adik kandung dari Tina namun dia tidak membela Nando secara ugal-ugalan dan juga tidak menyalahkan Yuli yang sedang sakit keras, sebab Tina juga takut bila nanti dia akan mengalami sakit seperti itu tapi tidak di urus oleh Niko sehingga dia terus berusaha untuk menasehati Nando agar mau mengurus sang istri yang tengah sakit keras, tapi memang Nando sangat keras kepala sehingga terus berkata kasar kepada Yuli ketika akan di ajak ngobrol atau pun berbicara tentang keluh kesah yang sedang sang istri alami.

Selamat siang menjelang sore besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
Ayu Putri
rasakan km Nando,sukurin digampar SM sadewa
Safitra
lanjut kak
NoviTa jungkook: siap 🥰🥰
total 1 replies
tse
sayang banget si sendal jepit g ikut masuk, biar dia bisa liat dengan matanya sendiri bahwa apa yang di katakan kakaknya dan anaknya ga bohong, bukan halusinasi doank...
kenapa sendal jepit ga di ajak masuk aja sih mak... biar dia kapok...
Wanita Aries
hadeh saudara kandung gk beres perkara rebutan laki2 sampe bgtu
Nurr Tika
lanjut thor
NoviTa jungkook: siap 🥰🥰
total 1 replies
Cindy
lanjut kak
NoviTa jungkook: siap 🥰🥰
total 1 replies
Nureliya Yajid
lanjut
NoviTa jungkook: siap 🥰🥰
total 1 replies
yanti ikhsan
Nabila di bayar lunas,,gak sabar nunggu Nando kena karma juga
cuplis
nabila kalau mati pasti arwahny akan gentayangan
NoviTa jungkook: pergi masuk club kalau hantu kota🤣
total 1 replies
Jeje kwok 12🌹
masuk menunggu purnama and the genk masuk dalam alur cerita ini/Grievance/
Zuhril Witanto
Ica udah bertindak...seenak saja bikin orang sakit...
moerni🍉🍉
😓😓😓cacamarica ...bakal jdi calon teh celup d lembah
moerni🍉🍉: wkkwkkw....
mellehhh
total 3 replies
Sofiana Rosita
siang juga thor,,,💪
NoviTa jungkook: 🥰 🥰 🥰
total 1 replies
Eli Rahma
greget bgt sama ica marica hehe itu..
neni nuraeni
semoga aja dewa bisa menglhkn setanya
Dyana
blm ktmu purnama dan Arya... hbis ini s nando... nuggu nando kena banting cantik mba pur... 😍😍😍
Safitra
lanjut thor
Haniza Putri
yahhhh kurang seru thorr KLO peran purnama and the geng dikittt
Yani
met siang thor....sini ujan ..enaknya nyemil tahu goreng ÷ sambel kecap sambil baca ceritamu🤭
Tri Handayani
lanjut thoor semakin penasaran😍eh tp knapa thor nando gk diikutkan masuk hutan gaib biar gk ngeyel trus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!