NovelToon NovelToon
Santet 2

Santet 2

Status: tamat
Genre:Misteri / Kumpulan Cerita Horror / Mata Batin / Tamat
Popularitas:487.1k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Nando menatap tubuh sang istri yang terbaring dengan tubuh penuh nanah dan tidak pernah berhenti merintih, sudah dua bulan ini Yuli terus aja menderita dengan rasa sakit begitu panjang dan ini semua tidak tahu datang dari mana.

Yuli adalah wanita yang tipe tidak pernah keluar rumah untuk urusan jalan-jalan atau yang membuang waktu, dia hanya diam di rumah dengan penampilan sederhana serta tidak banyak bertingkah namun mendadak saja sekarang jadi sakit seperti itu dan kabar beredar bahwa dia sedang di santet.

Siapa kah yang sudah menyantet Yuli?
Benarkah bahwa Yuli memang terkena santet?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10. Menghubungi teman

Niko dan Farel berjalan perlahan untuk mencari keberadaan Yuli yang ada di dalam hutan ini, walau sudah lama tinggal di tempat ini namun tetap saja tidak pernah masuk ke dalam hutan yang terasa begitu angker dan sebenarnya mereka juga bingung karena selama ini tidak pernah melihat ada hutan yang begitu rimbun di perjalanan ini.

Nama nya juga kota jadi wajar saja kalau mendadak terasa aneh setelah mendapati ada hutan yang begitu rimbun dan sekarang penuh dengan semak belukar seperti ini, Niko juga mulai waspada karena dia takut ada sesuatu yang aneh dan kemudian membuat masalah di tempat mereka berada sekarang.

Farel ingat bahwa dia harus meminta tolong kepada temannya itu karena dia yakin ini bukan hal biasa, setelah tadi melihat Yuli yang bisa terbang di udara dan hinggap di antara pohon ke pohon maka Farel semakin yakin bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan wanita itu dan dia membutuhkan bantuan dari orang yang memang ahli.

Namun karena perasaan takut yang begitu besar dan juga dia sedikit waspada bila mendadak saja nanti muncul serangan yang membuat mereka berdua bisa celaka di tempat ini, maka Farel jadi gemetar ketika mencari nama kontak yang ada di dalam ponsel dia dan Niko juga sangat cemas berada di dalam hutan yang begitu gelap.

Suara hewan malam yang mereka dengar semakin menambah seramnya suasana yang sedang di hadapi saat ini, mereka adalah orang kota dan tidak pernah menghadapi situasi seperti sekarang sehingga wajar saja bila perasaan takut dan timbul di dalam hati begitu besar dan menggebu.

Kalau saja tidak kasihan kepada Yuli yang sedang sakit itu maka ingin sekali rasanya mereka berdua tadi kabur saja menggunakan mobil dan pulang ke rumah masing-masing, namun Yuli masih perlu ditolong karena dia sedang sakit keras dan keadaan ini begitu aneh sehingga tidak mungkin bisa bertahan sendirian di dalam hutan ini.

"Aduh mana sih nomor dia." keluh Farel sampai gemetar.

"Hihihiiiiii.....

"Astagfirullah, itu suara kuntilanak." bisik Niko sangat merinding.

"Jangan berbisik seperti itu karena nanti aku jadi tambah gemetar untuk mencari nama dia." Farel menatap ke sana kemari karena perasaan takut semakin besar.

"Ya Allah lindungilah kami berdua, tolong jauhkan lah mara bahaya yang sedang mengincar." Niko terus berdoa karena sekarang perasaan dia begitu takut.

"Nah ini dia maka Sadewa, semoga kau sedang tidak tidur dan mengangkat panggilan ku." harap Farel karena dia sangat ingin menghubungi Sadewa agar bisa di tolong sekarang.

"Jam tiga pagi, ini pasti mereka sedang tidur nyenyak." batin Niko.

Tuuttttt.

Braaaaaak.

"Hihihiiiii....

"Ya Allah, Yuli!" Niko berteriak ketika Yuli gelantungan di atas pohon.

Sedangkan Farel sedang sibuk berusaha untuk menelpon Sadewa yang memiliki kemampuan untuk mengurus tentang hal gaib ini sehingga dia masih belum fokus melihat keadaan Yuli itu, walau melihat pun tapi belum tentu dia juga bisa membantu karena Farel tidak memiliki kemampuan untuk mengurus para iblis.

"Heh sialan, kau menghubungi aku malam seperti ini apa tidak tidur mata mu itu!" Sadewa membentak kesal karena dia memang sedang terlelap.

"Wa tolong aku sekarang karena kami tersesat oleh iblis!" Farel tanpa basa-basi langsung meminta tolong.

"Ini kau sedang mengigau atau bagaimana?!" tanya Sadewa karena dia tidak langsung percaya.

"Demi Tuhan aku tidak bohong karena sekarang kami sedang ada di dalam hutan, ini hutan apa kami juga tidak tahu karena tadi aku sedang menolong seseorang yang kemungkinan besar terkena santet." Farel menjelaskan secara singkat saja.

"Aku akan datang!" Sadewa menutup panggilan karena dia tahu Farel tidak mungkin berdusta.

Mendengar dari suaranya saja sudah bisa di telusuri bahwa Farel memang sedang ketakutan oleh sesuatu, oleh sebab itu Sadewa tanpa banyak bertanya dan Dia memutuskan untuk langsung mendatangi lokasi Farel saat ini agar dia bisa membantu sang teman lepas dari jerat sesuatu yang tidak bisa di lihat oleh mata biasa.

"Mas mau ke mana malam-malam begini?" tegur Quina saat dia juga ikut terbangun.

"Salah satu teman ku ingin mendapat bantuan karena dia mendapat gangguan ghaib." Sadewa menjawab secara singkat.

"Tolong hati-hati bila ingin mengurus masalah seperti itu." Quina agak berteriak karena Sadewa telah pergi jauh.

Wanita cantik ini hanya bisa menarik nafas panjang dan kemudian Dia memutuskan untuk tidur kembali karena ingin membantu juga tidak bisa, dia menyadari bahwa sang suami memiliki kekuatan yang tidak biasa sehingga lebih baik untuk membantu orang yang memang membutuhkan bantuan tersebut.

...****************...

"Tante, kenapa Mama jadi seperti itu?" Yudith masih menangis ketika ada di dalam mobil.

"Sayang, tolong diam dulu ya karena Tante juga bingung dan panik." Tina tidak tahu harus bersikap bagaimana sekarang karena dia juga ikut syok.

"Huhuhuhuuu jangan ambil Mama ku, Ya Allah." bocah kecil ini menangis sambil berdoa.

Hati Tina begitu pilu ketika mendengar ucapan dari sang keponakan bahwa dia begitu takut kehilangan sang Mama, sungguh ini mungkin penderitaan yang begitu besar bagi seorang anak walau sekarang bisa di katakan Yudit masih belum seberapa paham tentang apa yang telah terjadi kepada Yuli ini sehingga dia hanya bisa menangis.

"Kalau Mama masuk ke dalam hutan itu nanti Mama bisa hilang, kenapa Papa tidak tinggal di rumah saja biar bisa membantu Mama?" isak Yudith semakin pilu.

"Tenang ya, kita akan segera pulang ke rumah dan memberitahu Papa." bujuk Tina lagi.

"Papa paling hanya akan marah karena selama ini Papa banyak marah kepada Mama." lirih Yudith.

Wanita yang sedang mengemudi mobil ini hanya bisa menarik nafas panjang Karena dia juga mengetahui bagaimana tabiat Nando ketika sedang emosi, terlebih lagi Niko juga sudah mengatakan bahwa mungkin saja Nando telah memasuki tahap bosan untuk mengurus sang istri sehingga emosi dia semakin tidak stabil dan tidak terkontrol lagi, akan dihadapan sang anak pun dia tidak menahan emosi itu.

Walau Nando adalah adik kandung dari Tina namun dia tidak membela Nando secara ugal-ugalan dan juga tidak menyalahkan Yuli yang sedang sakit keras, sebab Tina juga takut bila nanti dia akan mengalami sakit seperti itu tapi tidak di urus oleh Niko sehingga dia terus berusaha untuk menasehati Nando agar mau mengurus sang istri yang tengah sakit keras, tapi memang Nando sangat keras kepala sehingga terus berkata kasar kepada Yuli ketika akan di ajak ngobrol atau pun berbicara tentang keluh kesah yang sedang sang istri alami.

Selamat siang menjelang sore besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
ovi Putriminang
hancur lah tu
ovi Putriminang
pingsan lah si tina
INDRA
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Lina.mrl
kenapa caranya gak di pelet aja si nando nya Ca..biar klepek-klepek sama kamu🤣..
Elsa Devika
hadir 🙌
Mamax Naura
aduuhh jng gtu laahh Purr....masak kira2 mau Di patok.i🙄
chandra dhipta
tdi pas awal baca nama anaknya deva / devan gk sii ,kog skarang jdii yudit 🤦🤦🤦 tau ah
N~R
alahh...curiga nih Nando jeleki" in Yuli, karena dia mau cari gebetan baru biar g disalahin pas selingkuh dia nya.jangan" dia pula yg nyantet Yuli...
Dewi
Alah emng nando yg kurg ajar pnsran skli nnti gimna siksaan buat nando
Dewi
Yg di kata bu RT ada bner nya tpi memng gk semua laki" sperti itu
Shinta Wijaya
maaf agk kecewa Krn sad ending..aku kebawa suasana inget tetangga yg meninggal ktanya krna santet sama djadiin tumbal aku bukan pihak keluarga TPI ikut g trima
Shinta Wijaya
maaf agk kecewa Krn sad ending..aku kebawa suasana inget tetangga yg meninggal ktanya krna santet sama djadiin tumbal aku bukan pihak keluarga TPI ikut g trima
Dewi
Dkun ny msih hidup jelas skli pas setan gosong ngomg itu kn dkun ny brgerak lagi
Dewi
iya ksian bgt yudit smoga ini ank nnti ny bisa mnerima kbr dgn sabar dan tabah
Dewi
Rame krn pda sibuk liat kondisi dewa
Dewi
Smoga sadewa sgera sadr di obati gun nnti ya niko biar nnti member lain jemput kmu..
Dewi
Ksian bgt kmu niko 😅sabar ya niko sadewa yg kalah mkny kmu di tinggl bagas gk ngerti psti nya da mnusia di smur..
Yulay Yuli
curiga malah sama nando aku tuh
Dewi
Lah dukun ny kenal mb pur pdhal di kota ya.. bner2 nih dkun sialan..
Dewi
Ksian skli yuli bneran meninggl dan pnderitaan yg mnyiksa.. uda meninggl saja raga ny msih di jdikan wadah sialan.. bner2 trsiksa lahir batin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!