NovelToon NovelToon
Aku Mencintaimu

Aku Mencintaimu

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Diana Ana

Di bumbui Cerita 21++

Tak kusangka aku bisa mencintaimu.

Semenjak kejadian yang menimpanya malam itu. Arana harus kehilangan kesuciannya yang telah Ia jaga selama 23 tahun.

Karna kejadian yang meningpanya malam itu Arana harus menerima kenyaatan pahit. Kekasih yang sangat Ia cintai pergi meninggalkannya begitu saja.

Arana di perkosa oleh seorang
pemuda yang tidak Ia kenal.

Apakah Arana bisa menemukan pemuda yang telah merampas kesuciannya?...
Dan apakah Arana bisa membalas cinta orang yang telah merampas semuanya darinya? ketika pemuda itu mengatakan Aku Mencintaimu Arana.

Ikutin terus ya Cerita Cinta Manisku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diana Ana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15.Kecemasan Steven

Setelah selesai memakan makananya Steven melihat ke arah

wajah Arana yang terlihat sedikit pucat, Steven tak berhenti menatap wajah

Arana karna merasa heran Arana ingin membawanya kemana, karna saat ini mereka

telah memasuki kawasan kota XX yang tak lain adalah kota kelahiran Steven. Aran

juga tak memberitahukan kemana dan untuk apa mereka berada di kota XX.

“Ara, sebenarnya kita mau kamana?” Steven menatap wajah

Arana.

“Kita akan ke rumah seorang dukun.”

“Dukun!” terkejut “Untuk apa kita ke rumah dukun?” Steven

menatap tajam ke arah wajah Arana.

Tampa mejawab pertanyaan dari Steven, Arana beranjak dari

duduknya, lalu berjalan ke luar dari dalam Cafe, menuju arah mobil Steven

terperkir.

Sementara Steven membayar tagihan makanan yang baru saja

selesai mereka makan, lalu berlari keluar, menuju arah mobilnya dan mendapati

Arana tengah berdiri di sampin pintu mobilnya, karna pintu mobil Steven

terkunci.

Steven memencet kunci tombol mobilnya. Arana yang mendengar

suara tombol kunci mobi terbuka dengan segera masuk ke dalam mobil lalu duduk.

Steven ikut masuk ke adalam mobil lalu duduk, namun tak menyalahkan mesin

mobilnya.

“Ara, sebenarnya kita mau kemana? Jelaskan padaku.” Steven

berbalik melihat ke arah Arana yang kini tengah duduk di sampinnya.

“Aku ingin ke rumah dukun. Aku ingin menggugurkan anak ini.”

Arana mengatakan itu tampa melihat ke arah Steven.

“Apa!” terkejut “ingin menggugurkan! Ara, apa kamu sadar

yang ingin kamu lakukan?” Steven nampak terlihat begitu sangat kesal mendengar

Arana yang ingin menggugurkan kandungannya, dan entah apa yang membuatnya

terlihat kesal seperti itu.

“Iya, aku sadar ingin melakukannya. Tak ada cara lain lagi

yang bisa ku lakukan selain melakukan itu.” Arana meneteskan air matanya ketika

mengatakan itu.

“Ara, apa tak ada cara lain? Melakukan ini sangat berbahaya

untuk keselamatan nyawamu.” Steven melihat ke arah Arana yang kini tengah

meneteskan air mata.

Steven melihat Arana mengeluarkan air mata, terliha begitu

sangat sedih tidak tau dengan apa yang tengah di rasakannya saat ini, sampai

tak menyadari tangannya menyentuh wajah Arana dan mengusap butiran air mata itu

dengan kedua tangannya.

“Ara, sebelum melakukan ini, kamu harus memikirkannya dengan

sangat matang. Takut nantinya kamu akan menyesal dengan apa yang telah kamu

lakukan” Steven masih memegan wajah Arana ketika mengatakan itu.

“Sudah tak ada cara lain lagi Stev, hanya itu satu-satunya

jalan keluar yang harus aku pilih.”

“Apa kamu begitu sangat yakin ingin melakukan ini Arana?”

Steven mengulang kembali kata-katanya.

“Aku harus bagaimana Stev?” menangis sesegukan “Semua jalan

keluar untukku sudah tertutup, apakah aku harus mengakhiri hidupku dan tak

melakukan ini? Ha, katakan padaku Stev, apa yang harus aku lakukan? Huhuhu.”

Arana menangis sesegukan sambil menutup wajah dengan kedua tangannya “Aku malu!

Apa yang akan di pikirkan semua orang tentangku dan seluruh anggota keluargaku.

Karna kehamilan ini akan membawa aib untuk semuanya. Huhuhu.”

“Kamu kan bisa meminta pertanggun jawaban dari Ayah anak

yang tengah kamu kandung itu.” Steven masih mencoba untuk meyakinkan Arana agar

tidak melakukan hal itu.

“Hem, andai saja aku bisa melakukannya.” Tertawa,

menertawakan dirinya sendiri “Sudahlah Stev, kalau kamu ingin mengantarku ke

sana, sekarang kita jalan, tapi kalau kamu tak ingin menemaniku ke sana, ya

sudah, aku turun di sini saja.” Arana berbalik dan ingin membuka pintu mobil

Steven. Namun belum empat Arana membuka pintu mobil dengan segera Steven

berkata.

“Arana, tunggu, aku akan mengantarmu ke sana ke tempat

dimana kamu ingin pergi.” Steven menarik tangan Arana ketika melihatnya ingin

turun dari mobilnya.

Mendengar kata yang keluar dari mulut Steven yang ingin

mengantarnya ke rumah Dukun, Arana kembali memperbaiki duduknya sama seperti

semula. Sementara Steven mulaimelajukan mobilnya menuju arah alamat yang di

berikan Arana kepadanya.

Di dalam perjalanan menuju ke rumah dukun Steven tak

berhenti merasa tidak nyaman, bahkan merasa sangat gelisa mendengar semua yang

ingin Arana lakukan terhadap kandungannya. Karna merasa begitu sanngat gelisa

Steven kembali berkata.

“Arana, apa kamu yakin ingin melakukan ini?” Steven berbalik

melihat ke arah wajah Arana ketika mengatakan itu.

“Aku yakin Stev, meskipun sebenarnya?... ah sudalah.mungkin

ini memang harus terjadi.” Arana menundukkan wajahnya ketika mengatakan itu.

Mendekati rumah dukun perasaan Steven semakin tak karuan,

sesekali melihat ke arah Arana yang kini tengah melihat ke arah depan lalu

pokus kembali melihat ke arah jalanan.

Steven merasa tak rela, bila Arana melakukan hal ini, rasa

cemas, rasa gelisah semua mulai menghampiri hati Steven, Steven juga tak

menegrti dengan perasaan yang tengah di rasakannya.

“Ahh, kenapa? kenapa hatiku begitu tidak rela membiarkan Arana melakukan hal itu, sunghuh aku tidak rela.” Steven membatin.

Steven mematikan mobilnya tepat di depan rumah dukun

tersebut, lalu kembali melihat ke arah Arana yang mulai ingin turun dari

mobilnya.

“Ara, apakamu begitu sangat yakin ingin melakukan hal ini?”

steven kembali mengulang kata-katanya.

“Iya, Stev, aku yakin karna ini adalah jalan yang terbaik.” Tersenyum

di paksakan “Aku mau masuk, apa kamu mau ikut?” Arana menatap wajah Steven

ketika mengatakan itu.

“Masuklah, nanti aku akan menyusulmu.”

Arana keluar dari mobil, lalu berjalan masuk ke dalam rumah

dukun tersebut, di dalam rumah dukun Arana tak sengaja berpapasan dengan

seorang gadis yang baru saja melakukan hal itu, wanita itu terlihat begitu

sangat kesakitan terlihat dari wajahnya dan juga suara ringgisannya yang selalu

terdengar hingga sampai di pintu rumah dukun tersebut, di dampingi oleh seorang

pemuda di sampinnya, dan mungkin itu adalah pemuda yang tengah menghamilinya

dan tak mau bertanggun jawab dan memilih untuk menggugurkannya itulah yang ada

dalam pikiran Arana saat ini.

Dengan langkah pelan Arana berjalan masuk ke dalam ruangan

yang biasa dukun itu lakukan. Arana bergidik ngeri ketika melihat dukun itu

membawa ember yang berisi dengan cairan yang berwarna merah keluar dari ruangan

tersebut.

Setelah selesai membicarakan semuanya dengan dukun kini

Arana tengah terbaring di atas tempat tidur, sementara dukunnya mulai

memprsiapakan alat yang akan ia gunakan.

Sementara di depan rumah dukun Steven tak berhenti melawan

rasa gelisa yang mulai menusuk seluruh rongga tubuhnya.

“Ah, apa yang terjadi denganku? Kenapa aku seperti ini? Perasaanku

mengatakan kalau Arana tak boleh melakukan hal itu. Iya Arana tidak boleh

menggugurkan janinnya, aku harus mencegahnya.” Tampa berpikir panjang lagi

Steven berlari masuk ke dalam rumah dukun tersebut.

“Arana, kamu dimana?” Steven berteriak kencang di dalam

rumah dukun karan tidak menemukan siapapun.

Dukun yang mendengar suara teriakan Steven, keluar dari

ruangannya yang di tempati Arana tengah terbaring..

1
Iqbal Ika
bgus
Yesi Yupita
refleks nyanyi apa salah ibuku dirundung pilu
Winsulistyowati
Kasihan Thor...Moga Dia Tanggjwb Yo Thor Pd Arana..
🌻Ruby Kejora
di sini rupanya rame sekali Kak Salam kenal dan salam sukses buat kakak💐😄
bundan@ furqan
ika widya
udh lma bgt g up thor kn pnasaran dgn klnjutn crtany thor
Queenamila
tanpa thor bukan tampa
👸🏻🌹🎆Nana ConLey💫
akibat Michel jg yg terlalu ambisi merebut pcr org
alhasil skrg menderita hati dah 🤪🤪
Anita Rahayu
jgn lma2 upnya dah 1thun thor
Yanthi Chahya Yustikarini
seruuu
Ms Dahlia
alo.. aq mampir..
aq dah baca sinopsis, MW mau ralat dikit ya Thor🤭

usia kuliah S1 itu kalo dari tamat SMA itu rata2 18-22 tahun. kl udah 23 berarti mahasiswa abadi 😂
Cristin Tasinem
ayo lanjut Thor jangan kelamaan jeda nya
Liany Sayda
lanjut
Betty Yunita Yunita
Kira2 up ny masih lama ya thor....
Rommy Wasini Khumaidi
kenapa gk jujur aja sama steven,kalao ara diperkosa
Itoy Bintanx
kalo di pikir2 ini byk terkejut ny
Betty Yunita Yunita
Thor betapa ny jangan lama2 dong
Siti Sadiyah
lanjut
Siti Sadiyah
#####################
Eti Guslidar
aditya. hhhhhh
Eti Guslidar
suami yg penyayang.. mauuuuu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!