Alesha Hanania, gadis kampung yang terpaksa berhenti kuliah karena ayahnya meninggal dunia dan ibunya sakit-sakitan.
Esha mulai mencari pekerjaan untuk bertahan hidup. Sampai pada suatu hari dia bertemu dengan Rosi, teman sekolahnya. Rosi menawarinya pekerjaan di Jakarta.
Setibanya di Jakarta, ternyata Rosi menipunya. Rosi membawa Esha ke sebuah klub malam untuk dijual kepada pemilik klub.
Malam itu menjadi malam yang bersejarah dalam hidup Esha. Malam yang merenggut kesucian yang selama ini ia jaga. Malam yang mempertemukannya dengan pria brengsek bernama Raffi Bastian Anggara ....
WARNING!!
Banyak mengandung bawang. Siapkan tisyu dulu yah sblm membaca... 😂
Budayakan untuk LIKE di setiap eps sbg bentuk dukunganmu terhadap penulis dan novel ini... TQ 🙏
Ig Author @_anita.rai
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anita R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Surprise
Hari itu Esha berulang tahun. Raffi berencana memberikan istrinya sebuah kejutan. Raffi sengaja tidak ke kantor dan mengajak Esha pergi ke suatu tempat dengan menaiki mobilnya.
Raffi menutup mata Esha dengan sapu tangan yang dilipat. Raffi memberhentikan mobilnya di sebuah tanah lapang kemudian menuntun Esha keluar dari mobil. Raffi pun membuka sapu tangan yang menutupi mata Esha.
"Sekarang buka matamu sayang!" titah Raffi.
Esha pun perlahan membuka matanya.
"Surpriiiiise!" seru Raffi.
Esha terkejut melihat ada sebuah mobil baru di depan matanya. Mobil sedan berwarna silver.
"Kak Raffi mobil siapa ini?" tanya Esha dengan heran.
"Ini mobil kamu Sayang," jawab Raffi.
"Kak Raffi membelikan Esha mobil baru?" tanya Esha masih tidak percaya.
"Iya Sayang. Mobil ini sebagai hadiah ulang tahunmu. Selamat ulang tahun Sayang," tutur Raffi kemudian mencium kening istrinya.
"Tapi Esha kan nggak bisa nyetir Kak."
"Nanti biar aku ajari."
"Terima kasih banyak Kak Raffi. I love you," tutur Esha seraya memeluk suaminya.
"I love you too," Raffi pun membalas pelukan istrinya.
Raffi mengajari Esha menyetir. Awalnya Esha takut, tapi Raffi menyemangati istrinya itu. Esha pun mau belajar.
Setelah berlatih beberapa kali, akhirnya Esha pun bisa menyetir walaupun belum terlalu lancar. Ternyata Esha orangnya cepat belajar. Raffi pun tersenyum puas dengan kepandaian yang dimiliki istrinya.
Tanpa sepengetahuan Raffi dan Esha, ada seorang laki-laki yang tengah mengawasi mereka secara sembunyi sembunyi dari kejauhan. Orang itu mengambil foto Raffi dan Esha beberapa kali.
***
Sore itu ....
Esha terlihat senang saat mendapat panggilan teflon dari bu Dahlia. Esha pun segera menjawabnya.
"Assalamu'alaikum Ibu."
"Wa'alaikumsalam. Selamat ulang tahun Sayang, semoga panjang umur, semoga Allah selalu melindungimu dan melimpahkan kebahagiaan di setiap langkah hidupmu Sayang."
"Aamiin ya Allah. Terima kasih Bu. Begitu juga dengan Ibu. Esha sayang sekali sama Ibu."
"Ibu juga sangat menyayangimu Nak. Jaga dirimu baik-baik. Ibu tutup dulu telponnya. Assalamu'alaikum."
"Iya bu. Wa'alaikumsalam."
Amar pun mengirimkan pesan whatsapp kepada Esha. Esha pun membacanya kemudian membalasnya.
{ Happy birthday, princess ... Semoga Allah memberkahimu dengan kesehatan, kebahagiaan, dan umur yang panjang. Aamiin. }
{ Aamiin, makasih Mar. Kamu selalu ingat hari ulang tahunku. }
Ting tong ting tong ....
Tiba-tiba ada seseorang yang menekan bel pintu apartemen Esha beberapa kali.
'Siapa yang datang?' batin Esha.
Esha pun beranjak membukakan pintu. Ternyata yang datang seorang laki-laki yang membawa sebuah paket.
"Selamat sore, ada paket untuk Nona Alesha," kata orang itu.
"Saya Alesha. Dari siapa ya Pak?"
"Wah saya kurang tau Nona, tolong diterima."
"Terima kasih Pak."
Esha menerima paket yang diberikan orang itu. Orang itu pun berlalu meninggalkan apartemen Esha.
Esha menutup pintu kemudian duduk di sofa. Esha penasaran siapa yang telah mengiriminya paket. Perlahan Esha membuka paket itu.
Tiba-tiba Esha membulatkan kedua matanya. Ternyata isinya adalah sebuah gaun yang indah berwarna peach lengkap dengan hijabnya. Ada kartu di dalamnya. Esha pun membaca kartu itu.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Gaun yang paling indah untuk wanita yang paling cantik di dunia ....
Raffi Bastian Anggara
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
'Ternyata kak Raffi yang mengirimkannya,' batin Esha.
Esha tersenyum bahagia sambil menari-nari membawa gaun itu.
Drrrttt drrrrttt drrrrttt ....
Ponsel Esha bergetar. Dengan cepat Esha meraih ponsel yang ada di atas meja. Ternyata Raffi menelfon. Esha cepat-cepat menjawabnya.
"Assalamu'alaikum kak Raffi."
"Wa'alaikumsalam Sayang. Apa kamu sudah terima paketnya?"
"Sudah Kak, cantik sekali gaunnya. Terima kasih Kak."
"Syukurlah kalau kamu menyukainya. Kamu pakai gaun itu, nanti aku jemput kamu pukul tujuh malam. Kita makan malam di luar. Oke Sayang?"
"Iya Kak."
"Aku tutup dulu telfonnya, assalamu'alaikum."
"Wa'alaikumsalam."
Tepat pukul tujuh malam Raffi datang ke apartemen menjemput Esha. Esha terlihat sangat cantik memakai gaun yang diberikan Raffi. Gaun berwarna peach itu sangat pas di badan Esha.
Raffi terpesona dengan kecantikan istrinya itu. Raffi memandang Esha tanpa berkedip dari ujung kaki hingga ujung kepala sambil senyum-senyum sendiri.
"You are so beautiful tonight," ucap Raffi lalu meraih tangan kanan Esha dan mencium tangan itu.
"Thanks kak Raffi," ucap Esha sambil menepiskan senyumnya.
Mereka berjalan bergandengan tangan menuju parkiran lalu menaiki mobil sport Raffi. Raffi mengemudikan mobilnya perlahan menuju sebuah restoran.
Tak lama kemudian, mereka pun sampai di sebuah restoran mewah. Raffi sudah memesan tempat. Mereka pun duduk. Pelayan datang membawakan kue ulang tahun, makanan dan minuman yang telah dipesan Raffi sebelumnya.
Esha terkejut melihat kue yang sangat cantik bertuliskan 'Happy Birthday Alesha'.
"Surpriiiiise!" seru Raffi.
"Kak Raffi ... cantik sekali kuenya Kak," ucap Esha dengan kagum.
Raffi menyalakan lilin lalu menyanyikan lagu Happy Birthday** untuk Esha. Esha sangat terharu mendengarnya. Matanya berkaca-kaca.
"Sekarang kamu make a wish, habis itu tiup lilinnya!" titah Raffi.
Esha pun menutup matanya seraya menengadahkan kedua tangannya ke atas lalu berdoa kepada Tuhan. Selesai berdoa, Esha pun meniup lilinnya.
Lalu Esha memotong kuenya dan menyuapkan potongan pertama untuk suaminya. Raffi pun gantian menyuapi istrinya. Lalu mereka pun makan bersama.
Setelah selesai makan, pelayan datang membawakan dessert, yaitu es krim.
"Makanlah!" titah Raffi.
Esha pun memakan es krim itu. Tiba tiba Esha terkejut saat melihat ada sebentuk cincin di dalam es krim itu.
"Kak Raffi, ada cincin. Kenapa bisa ada cincin di es krim ini?" tanya Esha dengan heran.
"Surpriiiiiise!" seru Raffi. "Cincin itu untuk kamu Sayang. Maaf dulu waktu kita menikah aku tidak memberikanmu cincin pernikahan. Sini biar aku pakaikan."
Raffi mengambil cincin itu lalu memakaikannya di jari manis Esha. Esha tidak bisa berkata apa-apa lagi. Dia sangat bahagia. Air matanya pun menetes saking terharunya.
"Sayang kenapa kamu menangis?"
"Kak Raffi ... terima kasih banyak. Esha benar-benar terharu."
Raffi menghapus air mata Esha dengan kedua telapak tangannya.
"Dasar cengeng ... begitu saja menangis," ucap Raffi.
Mereka pun tertawa bersama.
Drrrttt drrrrtt drrrrttt ....
Tiba-tiba ponsel Raffi bergetar. Raffi merogoh ponsel yang ada di saku celananya. Ternyata bu Debby menelfon. Raffi pun menjawab telfonnya.
"Hallo Ma."
"Raffi, kamu dimana? Kenapa kamu nggak pulang dari semalam Sayang? Mama telfon berkali-kali kenapa kamu nggak angkat telfon Mama? Kata orang kantor, kamu juga nggak ke kantor hari ini."
"Raffi sedang ada urusan Ma."
"Urusan apa? Cepat kamu pulang Sayang! Mama tunggu kamu di rumah."
"Iya Ma, sebentar lagi Raffi pulang."
Raffi pun menutup telfonnya. Kemudian Raffi mengantarkan Esha pulang ke apartemennya. Setelah itu, Raffi pulang ke rumah menemui bu Debby.
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG ........................
Notes :
Jangan lupa tekan LIKE dan komentarnya setelah membaca!
Terima kasih .... 😊
Penulisnya cukup faham dalam Agama, sehingga tidak los kontrol.
Judul Kesucian Alesha dlm cerita ini ibu meligat tentang keiklasan hati dari Alesha, Amar ya sejak awal, disusul Raffi seyelah menikah siri dgn Aulia yg sederhana tp bisa mengetuk hati Raffi sbg suami untuk melakukan kebaikan dalam hidup termasuk Sholat n adab pd orang2 yang sdh berjasa mengurus dirinya, juga Aulia keiklasannya muncul saat tahu Raffi sangat mencintai Alesha apalagi tahu bgw mereka sdh menikah...
Semangat thor, sehat selalu, memang benar menulis tuh tidak mudah, mood nya harus bagus/Heart//Heart//Heart/