NovelToon NovelToon
Lovely Sugar Daddy

Lovely Sugar Daddy

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Tamat
Popularitas:459k
Nilai: 5
Nama Author: meidina

Arthur Alejandro, seorang pengusaha yang sukses dalam semua hal, tapi dia merasa hidupnya hampa.

tapi kehidupan pria itu berubah saat seorang gadis bernama Andreas Ayuningtyas mampu menggetarkan jiwanya.

apa mereka bisa bahagia?
atau malah hancur segalanya?

plus, ini semua kisah tentang sugar Daddy ya, jadi jangan marah....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

permohonan Dewi.

ketiganya sedang di dalam kamar milik Dewi, sedang urusan di luar di bereskan dua asistennya.

Arthur dengan telaten sedang mengobati pipi Tyas yang merah, sedang Dewi terus mengenggam tangan Tyas.

"sudah om .... tolong obati Dewi juga, lengannya tadi juga merah dan takut akan memar," kata Tyas menahan tangan Arthur

Tyas pun dengan hati-hati mengobati luka gadis kecil itu. "kenapa kamu tak memperbolehkan aku mengatakan jika kita punya hubungan, aku tak suka om Setyo begitu menghinamu," kata Arthur melihat Tyas.

"tidak, ini bukan waktu yang tepat, terlebih jika Dewi tak mengizinkan aku tak mau menikah juga,karena aku tak mau menyakiti gadis ini," jawab Tyas lirih.

Arthur diam, dia mungkin bisa mengabaikan semua orang, tapi Dewi adalah putri tunggalnya dan dia harus melindungi putrinya itu.

"Dewi papa boleh menikah lagi?" tanya Arthur pada putrinya itu.

"jika itu kak Tyas, Dewi setuju, kak Tyas maukan jadi mama Dewi..." mohon Dewi dengan sungguh-sungguh sambil melihat Tyas di depannya.

tanpa sadar Tyas malah meneteskan air mata, entahlah hatinya malah begitu tak tenang.

tuan Tjandra mendengar pun begitu tak suka, terlebih Tyas yang di besarkan di lingkungan hiburan malam.

terlebih dia mendengar semua cerita kalangan dari tuan Setyo, terlebih pria itu memang tak menyukai Tyas dari awal.

tuan Tjandra masuk ke dalam kamar, "Arthur, papa ingin bicara dengan ku,"

Arthur pun pergi mengikuti tuan Tjandra, Keduanya pun sampai di ruang baca di pantai satu.

ternyata ada mama Farida dan tuan Setyo di dalam sana, dan Arthur pun duduk dengan arogan di depan keempat orang itu.

"mau apa kalian semua, ingin mengatakan hal buruk lagi, aku tak terpengaruh," kata Arthur malas.

"papa tak setuju jika kamu akan menikahi gadis semuda itu,meski itu permintaan Dewi," kata tuan Tjandra ketus.

"apa hak anda, anda sudah kehilangan hak itu saat hanya diam saat istriku meregang nyawa di tangan istri mu itu, dan selama ini aku hanya menahan semuanya sendiri kesusahan ku sendiri, dan tak membencimu saja sudah sebuah keberkahan untuk anda, jadi jangan paksa aku untuk tidak mengakui kalian semua," kata Arthur.

"jangan keterlaluan Arthur, bagaimana pun kami adalah orang tua mu," kata mama Farida.

"kau yakin, bukankah orang tua ku sudah meninggal dunia saat usia ku lima tahun karena sebuah kecelakaan yang tak lazim, kau lupa itu nyonya Farida Sanz, bahkan aku sempat ingat bahkan kamu melarang aku ikut orang tuaku dulu, ah.... aku ingat sekarang, jika kamu menutup kasus itu dengan uangmu," kata Arthur dingin.

mama Farida langsung diam dan di tatap tajam oleh dua orang di ruangan itu.

pasalnya kematian orang tua dari Arthur itu bersamaan dengan istri dari tuan Setyo yang juga ikut di mobil itu, dan meninggalkan pria itu dengan anak-anaknya.

"ayolah, aku bukan bocah Lima tahun yang bisa kalian tipu, kau juga tak hanya menghancurkan satu keluarga, tapi membuat seorang gadis kecil menderita karena ulah mu itu, dan dia tumbuh tanpa peran ibu, bahkan ayahnya saja tak memperdulikan dirinya dan sibuk dengan perusahaan-perusahaan miliknya," kata Arthur membungkam mulut ketiganya.

"cukup Arthur apa yang kau inginkan, silahkan saja bermain dengan gadis itu, tapi dia tentu tak pantas menjadi nyonya keluarga Sanz bukan, ini keluarga terhormat, ku harap kau ingat itu," kata tuan Setyo dengan datar.

"hei pria tua, kau lupa darah siapa yang mengalir di tubuhnya, dia itu keturunan mu, bahkan dia satu-satunya putri kesayangan dari putri mu Sasa, jadi ini hidupku dan kalian bertiga jangan ikut campur, dan mulai sekarang aku akan memilih jalan hidupku sendiri," kesal Arthur langsung pergi.

tapi saat dia ingin pergi, dia kaget melihat Tyas di depan pintu, terlebih gadis itu pasti mendengar semuanya.

Arthur langsung memeluk gadis itu, "aku akan membuatmu bahagia, aku tak ingin siapapun menghalangi jalan ku, dan putriku juga sudah menerimanya, dan kami pasti bisa bahagia,"

Dewi pun menghampiri Keduanya, dan bergabung memeluk Tyas, "asisten Wisnu, minta mereka meninggalkan rumah ini, dan bilang tunggu saja undangan dariku saja," perintah Arthur.

"Dewi sayang kak Tyas," kata gadis kecil itu.

Tyas pun berlutut menyamakan tingginya dengan dewi, "kak Tyas juga mencintaimu."

tuan Setyo tak mengira jika gadis itu bisa mempengaruhi Arthur sejauh ini, dia tak suka melihat itu.

"lihat saja Arthur, suatu saat dia akan membuatmu terluka dan kamu akan hancur saat itu," kata tuan Setyo.

"akan ku pastikan itu tak akan terjadi, kakek," kata Tyas melirik pria itu.

"jangan memanggilku kakek, aku tak punya cucu seperti mu," saut tuan Setyo pergi.

"ah maaf tuan terhormat, saya lupa hal itu, maaf jika hadir karena tidak di inginkan oleh anda, dan apa bedanya aku dengan kedua cucu laki-laki anda yang terlahir dari rahim yang sama, dan benih yang sama, bahkan mereka hadir di luar nikah, dan setidaknya aku hadir di dalam pernikahan orang tuaku, tapi sayang aku tak mengenal ayahku karena anda-anda juga bukan," kata Tyas mengejutkan Arthur karena bersikap dingin dan baru kali ini gadis itu menunjukkan sisi lain dirinya.

tuan Setyo begitu terkejut melihat sisi lain dari cucu yang tak di akui itu, ketiganya pun pergi dari rumah mewah itu.

bahkan asisten Danang dan asisten Wisnu, bahkan pak Yun juga mengantar kepergian ketiganya.

Arthur memeluk dua wanita yang begitu dia cintai itu. sedang di tempat lain Franda sedang mengalami nasib buruk.

dia baru sampai di rumahnya, tapi saat dia melihat begitu banyak mobil di rumahnya.

ternyata ayahnya di bawa oleh polisi atas tabrak lari yang telah menewaskan dua orang pemotor.

Franda tak mengira jika kasus lama itu akhirnya terungkap, pasalnya dulu mama Farida membantunya untuk menghapus semuanya.

"psk tolong jangan bawa ayah saya, saya mohon,ini kasus lama!" teriak Franda.

"maaf tapi ini adalah kejahatan, dan jika anda terbukti ikut menyembunyikan bukti dari kasus ini, anda juga bisa kami tangkap," kata polisi yang mengiring ayahnya.

sedang di dalam rumah mama Franda dan adiknya begitu sedih, mereka tak mengira jika tiba-tiba semuanya memburuk.

"mama, tenang ma, ada Franda yang akan mengeluarkan papa," katanya memeluk mana dan adiknya.

"mau bagaimana, kita bahkan sudah bangkrut, besok akan di umumkan, karena tadi saham keluarga kita terjun bebas dan tak bisa di selamatkan, bahkan mungkin kita akan menjadi gelandangan," jawab mama Franda pada putrinya itu.

"apa maksudnya ma, bagaimana bisa kita hancur dalam hitungan jam?" lirih Franda yang ingat ancaman dari Arthur.

wanita itu pun terduduk lemas, bahkan bisa di pastikan jika kepala keluarga itu akan menghadapi hukuman penjara cukup lama.

Franda tak mengira jika Arthur benar-benar melakukannya, bahkan membuatnya berakhir seperti ini.

sedang di rumah mewah itu, Dewi sedang tidur dengan Tyas di sampingnya untuk menimang gadis itu.

Dewi memeluk Tyas dengan begitu posesif, gadis yang tak pernah seutuhnya dapat kasih sayang.

kini dia bisa merasakan bagaimana menjadi seorang anak yang sesungguhnya, terlebih Tyas dengan begitu telaten menimangnya hingga tidur nyenyak.

sedang Arthur menyiapkan beberapa berkas untuk proyek yang besok akan di adakan rapat besar.

Tyas pun bangun setelah menidurkan Dewi, dia keluar dan turun kebawah dan mencari pak Yun.

"apa anda butuh sesuatu nyonya?" tanya pak Yun mengejutkan Tyas.

"apa anda tau dimana om Arthur, karena aku ingin berpamitan pulang," kata Tyas yang melihat jam di rumah itu.

"untuk apa pulang, menginap saja, temani Dewi, apalagi setelah semua yang terjadi, oh ya aku membelikan mu baju ganti, cepat kembali," usir asisten Danang pada Tyas

"baiklah, aku akan tidur dengan Dewi," jawab Tyas yang kembali ke lantai atas.

pak Yun membuatkan makanan untuk Arthur dan kedua asistennya, mereka akan lembur malam ini.

Arthur pun merasa jika semuanya sudah selesai dengan baik, dia bahkan melihat hasil foto dari tempat proyek yang begitu memuaskan.

"bagaimana, apa perintahku sudah kau lakukan?" tanya Arthur saat melihat kedatangan dari asisten Danang dan pak Yun.

"sudah tuan, dan nona sudah tidur di kamar nona kecil," jawab asisten Danang.

"baiklah, sekarang kau harus membuat guncangan pada keluarga Nugroho, buat mereka sadar siapa kita, yang sudah jaya dengan usaha kita sendiri," perintah Arthur.

"tentu tuan, dan aku tau apa yang tepat karena tuan Setyo sudah menghina calon nyonya keluarga ini," kata asisten Danang.

Arthur tak pernah kecewa dengan pekerjaan dari asisten Danang, terlebih pria itu memang selalu mengikuti perintah dengan baik.

Tyas merasa bingung dengan baju tidur yang di berikan oleh asisten Danang, meski ada jubah satin di luarnya.

tapi dalaman dari jubah itu begitu tipis dan tembus pandang, bahkan ini bisa menggoda seseorang untuk berpikiran kotor.

tapi beruntung dia tidur dengan Dewi, jadi tak mempermasalahkan hal itu, Tyas pun tidur di samping gadis kecil itu.

pukul satu dini hari, semua pekerjaan sudah selesai begitupun asisten danang.

mereka pun memutuskan untuk beristirahat di kamar masing-masing, Arthur yang baru selesai mndi langsung menuju ke kamar putrinya untuk mengucapkan selamat pagi.

tapi dia kaget saat melihat baju yang di gunakan oleh Tyas yang begitu pendek dan menggoda.

bahkan gadis itu tak memakai selimut, Arthur pun mencium kening putrinya yang sudah tidur nyenyak.

sedang Arthur langsung mengendong Tyas dan memindahkan ke kamarnya.

"Daddy pelan sedikit..." lirih Tyas yang mengigau.

"hei kamu mimpi apa, kenapa aku harus pelan," tanya Arthur lirih.

sesampainya di kamar Arthur menidurkan Tyas di ranjang dan tak sengaja jubah satin itu terjatuh ke lantai.

saat Tyas terkulai di nyenyak di ranjang, Arthur begitu terpesona dengan bentuk tubuh indah yang terpampang nyata di depannya.

bahkan baju tidur Tias begitu menggoda dirinya. "boleh aku memangsanya kali ini, jika seperti ini aku mungkin tak bisa bertahan," lirih Arthur mencium bibir Tyas.

"emh..." desah Tyas sambil mengalungkan tangannya pada pria dewasa itu.

1
Al_nindra
ak jg pernah nangis tanpa sebab
ak masih dRs pasca SC lg tidur sktr jm 10 pagi, g lg mimpi apa2 tau2 nangis nyesek bangun2 itu wajah sama bantal udh basah krena airmata
ternyta jm 10 pagi, tepat saat anak bayiku dikuburkan
ak SC pagi, bayiku meninggal tengah mlam, dikubur besok pagi nya jm 9-10. dan ak tau klu anakku meninggal stelah magrib krena akhirnya suami&keluargaku terus terang klu bayiku meninggal.
alsan terlmbat memberi tahu krena tensiku pasca SC tau2 jd 200, dokter jg kaget,pdhl ak biasa tensi 98-100
RS
Luar biasa
Nina Hani Anissa
artur tyias dewi ah pokonya lucu ceritanya
Anna Imuet
bagus
Nuryanti 94
aku mampir kk
Mimik Pribadi
Saking terlalu aktifnya duo bocil itu pntsn saja papi Reksa bilang anak iblis 🤣🤣,,,,kolam ikan Arwana aja smpe di kencingin blum lgi huru-hara lainnya 🤣🤣
Mimik Pribadi
Sang pengacara Ridwan kah??
yng mencelakai Artur saking cintanya sm Tyas??
Mimik Pribadi
Syukurlah akhirnya Artur bisa jga Tegas,,,,jadi Tyas bisa sdkt lbih tenang,cuma gimana reaksinya jika Tyas bener2 hamil,,,,
Mimik Pribadi
Msh bnyk misteri yng blum terungkap,,,,lanjuuttt
Mimik Pribadi
Baru baca udh suka dngn alur cerita,,,lanjuuttt
Noni Jo
visual artur keren thor ozkan denis
Dewi Purwanti
rumit bangetttt dachh jalan ceritanya gue kirain orang tua Arthur ternyata hanya orang tua angkat yg mau menguasai harta keluarga Sanz 🥴🥴
Dewi Purwanti
dasar wanita tua g punya akhlak,.. menjijikan sekali sikap anda nyonya sama cucu sendiri aj tega gmn ama anak sendiri🙄🙄
Dewi Purwanti
hot Daddy harus di kurung di kamar yas biar g pergi2 lg🤭🤭
Dewi Purwanti
jd...jd... Andre dan Arthur saudara kandung/tiri🙈🙈
Dewi Purwanti
masih banyak typo Thor
Dewi Purwanti
jd pelacur aja sana
Mer_y
bagus
Yunaanita
semangat ka
nisa
mksih kk ok critanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!