NovelToon NovelToon
I Love You Om Dosen

I Love You Om Dosen

Status: tamat
Genre:Dosen / Duda / Beda Usia / One Night Stand / CEO / Tamat
Popularitas:28.7k
Nilai: 5
Nama Author: Eli Priwanti

Malam kelam merenggut masa kecil Carmenita yang baru berusia delapan tahun. Sebuah tragedi misterius merobek kebahagiaannya. Kedua orang tuanya tewas di tangan sosok tak dikenal. Samudera mengambil alih. Ia mengasuh Carmenita dengan segenap jiwa, memberinya rumah dan cinta sebagai seorang ayah angkat.

Waktu berlalu, bayangan gadis kecil itu kini menjelma menjadi perempuan dewasa yang menawan. Di usia delapan belas tahun, Carmenita tumbuh dalam sunyi pengaguman.

Ia tak hanya mengagumi Samudera yang kini menjelma menjadi Dosen berkharisma, idola para mahasiswa di kampus tempatnya mengajar. Carmenita telah jatuh cinta.

Cinta yang lama dipendam itu meledak dalam pengakuan tulus. Namun. Baginya, perasaan Carmenita hanyalah "cinta monyet"; gejolak sesaat dari seorang putri yang ia jaga. Ia melihatnya sebagai anak, bukan sebagai seorang wanita.
Mampukah ketulusan dan keteguhan cinta Carmenita, yang dianggapnya ilusi kekanak-kanakan, menembus dinding pertahanan hati Samudera?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eli Priwanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penyesalan yang menghancurkan

Deru mesin mobil belum benar-benar mati saat Samudera melompat keluar dan berlari masuk ke dalam rumah. Langkah kakinya yang berat bergema di lorong sunyi menuju kamar Carmen. Dengan tangan yang gemetar hebat, ia memutar kunci pintu yang selama tiga hari ini ia gembok dari luar.

Cklek!

Pintu terbuka. Cahaya lampu lorong yang masuk ke kamar yang temaram itu memperlihatkan sosok Carmen yang tengah meringkuk di atas ranjang. Gadis itu tertidur dalam posisi janin, seolah berusaha melindungi dirinya sendiri dari dunia yang kejam.

Samudera terpaku di ambang pintu. Ia membekap mulutnya dengan kedua tangan, berusaha meredam isak tangis yang mendesak keluar. Pemandangan itu menghantam jantungnya lebih keras dari apa pun. Sosok yang ia panggil "putri kecil", yang ia rawat dengan kasih sayang selama ini, ternyata adalah wanita yang ia hancurkan di malam terkutuk itu.

Untuk memastikan kebenaran yang masih sulit diterima akalnya, Samudera melangkah pelan menuju meja rias Carmen. Matanya tertuju pada sebuah kotak beludru berwarna merah muda. Dengan napas tersengal, ia membuka kotak itu.

Di sana, di antara perhiasan kecil lainnya, tergeletak sebuah jepitan rambut kupu-kupu kristal. Samudera merogoh sakunya, mengeluarkan jepitan yang ia temukan di Hotel Grand. Saat ia mendekatkan keduanya, mereka tampak identik. Sepasang. Sempurna. Dan itu adalah bukti mutlak atas dosanya.

"Ya Tuhan... kenapa bisa jadi seperti ini?" rintih Samudera. Ia menjambak rambutnya dengan kasar, lalu ambruk terduduk di ujung ranjang. Tempat tidur itu sedikit bergoyang, membuat Carmen terusik dari tidur tidak nyenyak nya.

Carmen membuka matanya perlahan. Saat menyadari sosok tinggi Samudera berada di dalam kamarnya, ia langsung terduduk dengan wajah pucat dan penuh ketakutan.

"Om... Kenapa Om Samudera ada di sini?" tanya Carmen dengan suara serak. Tubuhnya gemetar hebat. "Apakah aku telah membuat kesalahan lagi? Tolong jangan hukum aku lagi, Om..."

Samudera menoleh, menatap Carmen dengan mata yang merah dan nanar. Ada campuran antara kemarahan pada diri sendiri dan rasa frustrasi yang luar biasa dalam tatapannya.

"Ya, kau telah melakukan banyak kesalahan, Carmen," ujar Samudera dengan suara parau yang menakutkan. "Om sudah tahu semuanya. Kau sebenarnya sudah tahu lebih dulu soal ini, kan? Kenapa kau menyembunyikan semua ini dariku?"

Jantung Carmen seakan berhenti berdetak. Ia meremas selimutnya, mencoba mencari kekuatan di tengah ketidaktahuannya yang pura-pura. "Maksud Om Sam apa? Aku... aku benar-benar tidak mengerti..."

"Jangan pura-pura bodoh, Carmen!" bentak Samudera, suaranya naik satu oktaf karena emosi yang meluap. Ia melemparkan kedua jepitan kupu-kupu itu ke atas pangkuan Carmen. "Kau sudah tahu siapa pria yang telah merenggut kesucianmu malam itu di kamar 808! Kau sudah tahu sedari awal bahwa pria brengsek itu adalah aku, pamanmu sendiri!"

Jeger!

Kata-kata itu menghantam Carmen layaknya sambaran petir di siang bolong. Rahasia yang selama ini ia simpan rapat-rapat di dasar jiwanya demi melindungi pria itu, pria yang ia cintai sekaligus ia takuti...kini terbongkar.

Carmen tidak sanggup lagi memandang wajah Samudera. Ia menutup wajahnya dengan kedua tangan, tangisnya pecah seketika. Isakannya terdengar begitu pilu hingga seluruh tubuhnya berguncang hebat.

"Maaf... maafkan aku, Om..." gumam Carmen di balik tangisnya yang tersedu-sedu. "Aku hanya tidak ingin Om membenci dirimu sendiri... Aku tidak ingin Om hancur karena tahu kebenarannya..."

Samudera hanya bisa terpaku, melihat gadis yang ia sakiti justru masih memikirkan perasaannya. Ruangan itu kini hanya dipenuhi oleh suara tangis penyesalan yang tak akan pernah bisa mengulang waktu.

Samudera bergeser, mengikis jarak di antara mereka. Dengan tangan yang masih gemetar, ia mencoba meraih jemari Carmen yang dingin. Gerakannya begitu hati-hati, seolah Carmen adalah porselen retak yang akan hancur jika disentuh terlalu keras.

"Maaf... tolong maafkan Om-mu ini, Carmen. Om sudah sangat menyakitimu, menghancurkan masa depanmu, bahkan mengurung mu seperti binatang," bisik Samudera dengan suara parau yang penuh dengan duka.

Carmen mendongak. Di balik mata yang sembap, ia melihat kehancuran yang sama di mata pria itu. Tanpa mampu menahan diri lagi, Carmen menghambur ke pelukan Samudera. Ia mendekap pria itu sangat erat, bahunya naik turun karena tangis yang semakin histeris. Ia menumpahkan segala ketakutan yang ia pendam sendiri selama berminggu-minggu.

"Tolong maafkan aku juga, Om... maaf karena selama ini aku berbohong," isak Carmen di dada Samudera. "Aku takut... aku takut sekali jika Om tahu, Om akan membenciku. Tapi kejadian malam itu... itu murni karena ulah seseorang yang membenciku. Sayangnya aku tidak memiliki bukti kejahatannya. Aku hanyalah korban dari mereka, Om!"

Mendengar itu, rahang Samudera mengeras. Giginya mengatup rapat hingga terdengar bunyi gemeletuk. Amarah yang tadinya ia arahkan pada "pria asing" kini berbalik sepenuhnya menjadi keinginan untuk membalas dendam pada siapa pun yang telah menjebak mereka berdua.

"Kau tenang saja, Carmen. Om akan selidiki masalah ini sampai ke akar-akarnya. Siapa pun mereka, mereka akan membayar setiap tetes air matamu," tegas Samudera sembari mengelus rambut Carmen. "Dan untuk masalah kehamilanmu... Om janji, Om akan bertanggung jawab sepenuhnya. Tolong, maafkan Om."

Carmen melepaskan pelukannya perlahan, menatap Samudera dengan tatapan kosong yang menyayat hati. "Tidak, Om... Om Sam tidak bersalah. Malam itu Om di bawah pengaruh obat juga Kan? Sama seperti ku. Aku... aku sudah memutuskan untuk melakukan aborsi. Aku tidak ingin Om terbebani oleh janin ini. Jadi Om tidak perlu merasa bertanggung jawab."

"Apa?!" Samudera tersentak. Mendengar kata "aborsi" meluncur dari bibir Carmen, amarahnya kembali tersulut, namun kali ini karena rasa protektif. "Kau mau menjadi seorang pembunuh, Carmen?"

"Tapi ini aib, Om..."

"Janin itu tidak berdosa! Dia darah dagingku!" bentak Samudera, namun segera melembutkan suaranya saat melihat Carmen menciut. "Aku tetap akan bertanggung jawab. Aku... aku akan menikahi mu, Carmen!"

Deg!

Jantung Carmen seolah berhenti berdetak. Ia tertegun, menatap pria di hadapannya dengan perasaan yang campur aduk. Bahagia, sedih, dan ngeri melebur menjadi satu.

Selama ini, ia memang memendam rasa cinta yang terlarang pada pria yang telah merawatnya ini. Mendengar kata "nikah" adalah mimpinya yang paling rahasia. Namun, saat mimpi itu terwujud di tengah tragedi seperti ini, hatinya justru terasa perih. Ia melihat mata Samudera, di sana hanya ada rasa bersalah, kewajiban, dan penebusan dosa. Tidak ada binar cinta yang ia harapkan.

"Menikah... denganku?" tanya Carmen lirih, air matanya kembali menetes.

"Iya. Kita akan menikah secepatnya. Tidak akan ada yang berani menyentuhmu atau menghina anak itu jika kau menjadi istriku," jawab Samudera tegas, meski sorot matanya tetap menyiratkan luka yang sangat dalam.

Carmen hanya bisa terdiam. Ia tahu, mulai saat ini, hidup mereka tidak akan pernah sama lagi. Pernikahan ini mungkin akan mengikat mereka selamanya, namun ia bertanya-tanya dalam hati: Mampukah cinta tumbuh di atas tanah yang sudah hangus oleh penyesalan?

Bersambung...

1
Rusmini Mini
jgn bilang mumpung Samudra blm tua jd produksi anak jln terus /Grin//Grin/
thankyou thor /Pray//Pray//Pray//Heart//Heart//Heart/
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: sama-sama kak🙏
terimakasih juga sudah mengikuti kisahnya sampai akhir 🙏😊
total 1 replies
Patrick Khan
aku suka😍😍😍
Patrick Khan
ternyata pelakunya orang terdekat😖
Patrick Khan: ho.o kak
total 4 replies
Patrick Khan
haaaaa terkejut q.. apa benar smw ini
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: /Shhh//Shhh//Shhh/
total 1 replies
Rusmini Mini
kokoh kan cintamu di hati Carmen dgn kuat agar hati Carmen tdk meragu pd hatimu ....
Rusmini Mini
Amanda penjahat berkedok sahabat....
ternyata diam diam mencintai Samudra
Patrick Khan
pak Dani dapet opo mbeloh bgt ke tiara🤣🤣🤣
Patrick Khan
visual farel meresahkan mata q yg jelalatan ini🤣🤣🤣😍
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Patrick Khan
om nya kyk gitu q mw deh😁
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: apalagi aku kak, mau banget 🤣🤣🤣
total 1 replies
Inooy
cerita nya aq sukaaaaa banget, d tambah othor nya super duper ramah..berasa ketemu teman lama saking care nya ka othor ama pembaca 😍🥰❤️❤️❤️❤️..apalagi cerita nya g belibet alur nya jelas, walaupun bab nya pendek tp cerita nya runut g loncat2..daaaann ka othor nya g pernah mengeluhkan ini itu 🥰
makasih kaka cerita nya, smoga sehat selalu dn tetap berkaya 🤗🥰😍❤️❤️❤️❤️
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: siap kak 👍😊
total 3 replies
Inooy
akhir nya happy ending juuuuga...
makasih ka El cerita nyaa, walaupun sempet esmosih tp om Sam berhasil bwt aq happy 🤭...meskipun bab nya pendek tp tidak mengurangi keindahan cerita nya kaa, aq suka buanngeeet 👍👍😍❤️❤️
Inooy: sama2 ka Eel..
total 4 replies
Shifa Burhan
novel pemuja pebinor

novel ini membuktikan pikiran picik wanita pemuja pebinor

author dan reader sama saja
lihat pelakor dilaknat habis habisan sedangkan pebinor diperlakukan lembut
para pelakor dibinasakan dan pebinor bebas begitu saja (pikiran picik author tidak tega menghukum pebinor)

koment reader2 membuktikan wanita2 munafik
*ketika ada pelakor mereka akan koment laknat habis habisan giliran pebinor Farrel mereka tidak berani koment pedas, bahkan mereka membela kelakuan Farrel

lelaki pemuja pelakor itu lelaki munafik
wanita pemuka pebinor itu wanita munafik

dan novel karya author ini sangat membuktikan author nya pemuja pebinor
*pelakor dilaknat dan dibinasakan
*sedangkan Farrel jelas ikut andil dalam kejahatan itu bebas begitu saja

Thor selama kau melaknat pelakor tapi kau begitu lembut pada pebinor itu saja kau menunjukan sifat aslimu pemuja pebinor

dan pemuja pebinor dan pemuja pelamor itu adalah wanita atau lelaki jablay yang kesetiaan diragukan
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: anda sebagai pembaca berhak menghakimi novel yang anda anggap sangat mengecewakan, tapi anda tidak punya hak untuk menuduh seseorang seperti itu apalagi mengatai "Jablay" itu suatu penghinaan buat saya, belajarlah menghargai orang lain, mengkritik boleh, tapi tahu batasnya. ingat bahwa tuhan itu tidak pernah tidur, setiap kata-kata anda yang menyakitkan, suatu saat akan berbalik pada diri anda sendiri. saya maafkan perkataan anda. saran saya, bijaklah mengkritik karya orang, bukan menghujat penulisnya.
total 4 replies
Juriah Juriah
ini yg aku suka dari author Eli priwanti bab nya ga terlalu banyak dan ga menggantung juga jln crita di selesaikan dan berakhir dengan bahagia.. trimakasih buat crita bagus nya kak semangat trus buat menulis crita" Baru nya yg lebih bagus kak💪🙏🙏
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: Alhamdulillah 🤲
terimakasih atas semua dukungannya, kak 🙏😊🥰
total 1 replies
neny
terima kasih kak othor telah menyajikan cerita yg bagus,dan mudah dipahami,,semoga karya2 kak othor sukses selalu,,Ditunggu cerita2 selanjut nya,,Semangat💪😘
neny: sama2 kak😘
total 2 replies
neny
seneng deh happy ending,,kebahagian itu datang krn diciptakan,,dlm rmh tangga itu hrs ada kepercayaan,keterbukaan,dan saling memahami,,
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: betul sekali kak👍
total 1 replies
neny
tuh kan,,mencintai tdk harus memiliki,,smg dng ada nya kerikil2 kecil ini akan menguatkan cinta kalian🥰💪
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: aamiin
total 1 replies
Teh Euis Tea
alhamdulilah happy ending, ceritamu bagus bgt thor ga bertele2 sat setdan yg aku suka othornya gercep balesin komen mslah ikutan bercanda, top markotop untuk othor dan sehat selalu ya thor dan di tunggu novel berikutnya
Inooy: samaan qta teeh,,ada sih beberapa othor yg mengapresiasi komenan para pembaca nya..tp tidak se-care ka El, kadang2 cuma d like aj itu pun g smua komenan qta d like..klo ka El smuuuuaa d komenin selain d like jg, jd aq ngerasa d hargai banget teh...
ka El hampir sama dengan ka Rara RD, sampe2 ka Rara mah minta ketemuan gara2 saling komen 🤭..sayang nya g sempet terealisasikan krn kesibukan ka Rara 🥹
total 6 replies
Nar Sih
ending yg bagus kak ,dan di tunggu karya selanjut nya juga makasih bnyak udah kasih cerita ini 🙏😍😍
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: siap kak 👍😊
total 8 replies
Rais Raisya
alhmdulilah akhir yg bahagia 🙏
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: terimakasih kak, sudah mengikuti kisahnya sampai akhir 🙏
total 1 replies
Inooy
benar kata om Sam Caar,,siapa pun pasti akan sakit mendengar orang yg qta cintai pernah suka ama orang lain dn itu tidak bisa d pungkiri..terlebih lebih orang yg d suka nya ibu sendiri, pasti perasaan jijik yg akan qta rasakan..tp d balik itu smua kamu harus percaya perasaan om Sam skarang terhadap kamu Car,,karena masa lalu tetaplah masa lalu yg g akan berubah..tetapi yg qta jalani masa skarang, jd percayalah ama om Sam jangan percaya orang lain Car...dn lebih baik lg klo ada masalah bicarakan langsung ama om Sam, biar g terjadi kesalahpahaman.....ingat kamu lg hamil, kamu g boleh banyak mikir ini itu!!
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: setuju kak👍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!